Banyak Lho, yang Mau Nonton WMld Payung Teduh di UMK

Jpeg

 

 

MuriaNewsCom, Kudus – Gelaran musik bergengsi yang dihelat WMld bersama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP Universitas Muria Kudus (UMK), ternyata banyak yang menunggu.

Ya, even musik yang menghadirkan grup band Payung Teduh ini, rupanya memang menarik perhatian banyak pihak. Mereka tidak sabar untuk bisa menyaksikan langsung pertunjukan yang digelar Senin (2/5/2016) di Gedung Auditorium UMK, mulai pukul 19.00 WIB tersebut.

”Terus terang saya penggemar Payung Teduh. Lagu-lagunya enak soalnya. Niatnya mau nonton performa mereka saat di UMK nanti. Pokoknya nggak sabar mau lihat,” kata Hermawan, salah seorang pecinta musik yang juga mahasiswa, kepada MuriaNewsCom, Sabtu (30/4/2016).

Even bertajuk ”Jazz In Campus 2016” ini, memang akan menghadirkan bintang tamu Payung Teduh. Grup band alternatif Indonesia ini, adalah grup band beraliran fusi antara folk, keroncong, dan jazz.

Pernah dengar lagu ”Berdua Saja”, kan. Pastinya kamu akan merasakan bagaimana romantisme yang disuarakan Payung Teduh dalam lagu ini. Pastinya akan sangat mesra kalau kemudian menonton langsung performa mereka di UMK.

Band yang terbentuk pada akhir 2007 dengan formasi awal Is dan Comi. Sadar akan eksplorasi bunyi dan performa panggung pada tahun 2008, Payung Teduh mengajak Cito untuk bergabung bersama sebagai drummer lalu mengajak Ivan sebagai guitalele player pada tahun 2010.

Dan lagu ”Angin Pujaan Hujan” ialah lagu pertama yang memunculkan warna mereka sendiri. Seiring berjalannya waktu tercipta pula lagu-lagu lainnya seperti ”Kucari Kamu”, ”Amy”, ”Untuk Perempuan Yang Sedang Dalam Pelukan”, juga termasuk karya-karya dari pementasan teater bersama Catur Ari Wibowo seperti ”Resah”, ”Cerita Tentang Gunung dan Laut”, serta karya Amalia Puri yang berjudul ”Tidurlah dan Malam”.

Dan pada akhirnya Payung Teduh memutuskan untuk membuat album indie pertamanya yang dirilis dipenghujung 2010.  Akan sangat disayangkan kalau penampilan mereka nanti dilewatkan.

Karena bukan hanya PayungTeduh saja yang menunjukkan penampilan terbaik mereka. Dalam acara ”Jazz In Campus 2016” ini tampil pula beberapa band lainnya. Seperti Nayaka Project (jazz Semarang), Disket (jazz Kudus), Lakonte (Kudus), dan Ayunan (Kudus).

editor: Merie