Lebih Banyak Cewek yang Daftar Duta Wisata Grobogan, Cowoknya ke Mana?

Pemilihan Duta Wisata Grobogan 2016 lalu. Tahun ini jumlah pendaftar antara Mas dan Mbak Grobogan justru tak seimbang. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Ajang pemilihan Duta Wisata Grobogan 2017 tampaknya bakal sedikit berbeda dari sebelumnya. Karena, pendaftar untuk kategori Mas Grobogan jumlahnya lebih kecil dibandingkan peminat kategori Mbak Grobogan.

Masa pendaftaran peserta Duta Wisata Grobogan sudah ditutup 25 Agustus 2017 lalu. Sampai hari terakhir, total ada 30 pendaftar.

Rinciannya, 20 pendaftar adalah wanita dan 10 pria. Para pendaftar ini sebagian besar merupakan pelajar SMA dari beberapa sekolah di Grobogan.

“Untuk tahun ini, jumlah pendaftar pria memang lebih sedikit. Yakni, hanya 10 orang saja. Kalau pendaftar wanita jumlahnya dua kalinya. Tahun sebelumnya, jumlah pendaftar pria dan wanita ini berimbang,” kata Kabid Pariwisata Disporabudpar Grobogan Jamiat, Selasa (29/8/2017).

Jumlah pendaftar tahun ini juga lebih sedikit dari tahun sebelumnya yang mencapai 50 orang. Hal ini terjadi karena pihak panitia memang membatasi jumlah peserta maksimal hanya 30 orang saja.

Pembatasan itu dilakukan supaya pelaksanaannya bisa cepat waktunya serta lebih efektif dan efisien.

“Kalau pesertanya terlalu banyak, acaranya baru selesai hingga lewat tengah malam. Oleh sebab itu, jumlah pesertanya kita batasi hanya 30 orang saja. Untuk grand final pemilihan duta wisata akan dilangsungkan 9 September 2017 di pendapa,” kata Jamiat.

Editor : Ali Muntoha

Pemilihan Mas dan Mbak Grobogan 2016 Diwarnai Aksi Protes

Plt Kadisporabudpar Grobogan Wiku Handoyo memberikan ucapan selamat dan hadiah pada pemenang Mas dan Mbak Grobogan 2016 di Gedung Wisuda Budaya, Purwodadi, Jumat (26/8/2016) malam. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Plt Kadisporabudpar Grobogan Wiku Handoyo memberikan ucapan selamat dan hadiah pada pemenang Mas dan Mbak Grobogan 2016 di Gedung Wisuda Budaya, Purwodadi, Jumat (26/8/2016) malam. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Tuntas sudah rangkaian pemilihan Duta Wisata Grobogan 2016, menyusul digelarnya babak grand final di Gedung Wisuda Budaya, Purwodadi, Jumat (26/8/2016) malam. Jalannya acara pemilihan Mas dan Mbak yang dibuka Bupati Grobogan Sri Sumarni berlangsung meriah dan disaksikan ratusan penonton.

Dalam puncak acara yang diikuti 15 pasangan finalis tersebut, nama Agung Nugroho terpilih sebagai Mas Grobogan berdasarkan penilaian dewan juri. Sementara untuk mahkota Mbak Grobogan berhasil diraih Zulaikha Regita Nugraheni.

Meski demikian, usai pelaksanaan grand final, muncul beberapa protes yang dilayangkan pada pihak penyelenggara. Antara lain terkait dengan status pemenang Mas Grobogan 2016, yakni Agung Nugroho.

Di mana, juara I ini dipertanyakan lantaran diindikasikan bukan warga Grobogan. Disebut-sebut, Agung merupakan warga dengan KTP Kudus. Protes lainnya terkait postur sejumlah peserta grand final, khususnya dari kalangan putri. Tinggi badan peserta ini jauh di bawah ketentuan dalam persyaratan. Yakni, 165 cm untuk putri dan 170 cm untuk pria.

“Ketentuan tinggi badan ini sudah tercantum jelas dalam syarat pendaftaran peserta duta wisata. Harusnya, pendaftar yang tidak memenuhi ketentuan ini sudah tereliminasi pada tahap awal,” ungkap Nani, salah satu orang tua peserta grand final duta wisata tersebut.

Selain itu, sorotan lainnya yang muncul terkait perubahan jadwal grand final. Pada awalnya, babak akhir pemilihan Mas dan Mbak Grobogan bakal dilangsungkan Sabtu (27/8/2016). Namun, pelaksanaan grand final diajukan sehari.

Kemudian, soal pemindahan tempat grand final juga dapat sorotan. Semula, lokasinya digelar di Pendapa Kabupaten, tetapi hanya kurang dua hari pelaksanaan, tempat grand final dipindahkan ke Gedung Wisuda Budaya.

Akibat pindahnya lokasi penyelenggaraan yang diumumkan cukup mepet itu, sempat membingungkan. Soalnya, malam itu masih ada banyak orang yang menuju ke Pendapa Kabupaten untuk menyaksikan grand final.

“Saat tiba di pendapa, saya sempat kaget soalnya di situ kok sepi suasananya. Setelah cari info, lokasi pemilihan duta wisata ternyata pindah ke Gedung Wisuda Budaya. Saya tahunya cuma perubahan hari pelaksanaannya saja. Tidak tahu kalau lokasi penyelenggaraan juga ganti tempat,” ungkap Fahmi, salah seorang warga yang sempat ditemui di halaman Pendapa Kabupaten.

Sementara itu, Kabid Pariwisata Disporabudpar Grobogan Ngadino ketika dimintai komentarnya menyatakan, protes yang muncul dalam sebuah event dinilai wajar. Namun, masalah itu sudah bisa dinetralisir setelah diberikan penjelasan.

Menurutnya, dalam persyaratan peserta. Ketentuannya menyebutkan orang yang berdomisili di Grobogan. Jadi, peserta ini tidak dikhususkan buat warga Grobogan saja. Tetapi orang dari luar daerah juga boleh. Tetapi dengan catatan berdomisili di Grobogan dan ada surat keterangan domisili dari kelurahan/desa.

“Jadi, pemenang Mas Grobogan atas nama Agung Nugroho itu kelahirannya Kudus dan kuliahnya juga di sana. Tetapi, sejak beberapa waktu lalu, yang bersangkutan tinggal di Purwodadi karena sedang PKL atau magang di RSUD dr R Soedjati,” jelasnya.

Soal tinggi badan, memang diakui ada beberapa peserta yang di bawah ketentuan. Hal itu dilakukan karena pihaknya mengalami kesulitan mendapatkan banyak peserta jika ketentuan itu diberlakukan. Oleh sebab itu, beberapa pendaftar yang tinggi badannya kurang dari ketentuan terpaksa diakomodir.

Sedangkan, soal pemindahan jadwal dan lokasi dilakukan seiring adanya kegiatan yang sama waktunya di sekitar situ. Yakni, ada acara Grobogan Berselawat di perempatan alun-alun. Kemudian, mulai tengah malam, komplek pendapa dipersiapkan untuk acara pemberangkatan jemaah calon haji.

“Soal perubahan waktu dan lokasi grand final ini memang kita putuskan agak dekat dengan penyelenggaraan. Tetapi, perubahan ini juga sudah kita umumkan. Namun, bisa jadi masih ada sebagian pihak yang tidak tahu,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Grand Final Pemilihan Duta Wisata Grobogan Dimajukan

Para finalis pemilihan Duta Wisata Grobogan 2016 sedang mengikuti tes wawancara yang dilangsungkan di Gedung Dekopinda (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Para finalis pemilihan Duta Wisata Grobogan 2016 sedang mengikuti tes wawancara yang dilangsungkan di Gedung Dekopinda (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 MuriaNewsCom, Grobogan – Jadwal pelaksanaan grand final pemilihan Duta Wisata Grobogan 2016 mengalami perubahan. Acara puncak pemilihan akan dilangsungkan pada Jumat (26/8/2016). Sebelumnya, jadwal grand final sudah ditentukan Sabtu (27/8/2016).

“Acara grand final akhirnya dimajukan sehari dari jadwal sebelumnya. Hal ini menyesuaikan dengan padatnya acara hingga akhir pekan nanti. Untuk tempat penyelenggaraan tidak ada perubahan, tetap di Pendapa Kabupaten mulai jam 19.30 WIB,” ungkap Kabid Pariwisata Disporabudpar Grobogan Ngadino, Rabu (24/8/2016).

Menurutnya, dalam grand final nanti, akan diikuti 30 finalis. Terdiri 15 putra dan 15 putri. Para finalis ini sudah terpilih dari seleksi awal yang dilakukan pada para pendaftar.

Sementara itu, pelaksanaan pembekalan bagi calon duta wisata Grobogan berlangsung lancar. Semua finalis tidak ada yang absen dalam salah satu tahapan yang harus dijalani sebelum mengikuti grand final.

Pembekalan yang disampaikan pihak panitia antara lain, terkait soal pakaian yang harus dikenakan dalam pemilihan duta wisata nanti. Pakaian yang digunakan harus mencerminkan budaya khas Jawa Tengah.

Selain itu, soal sopan santun juga jadi materi pembekalan. Para peserta diminta untuk saling menghargai dan bersikap sportif serta menjaga keharmonisan. Meski nantinya harus bersaing, tetapi mereka diminta tetap kompak dan saling membantu.

Sehari sebelumnya, para peserta sudah menjalani tahapan temu teknik di lokasi yang sama. Adapun agenda temu teknik antara lain, timbang berat badan dan ukur tinggi tubuh. Kemudian, panitia juga menentukan nomor undian peserta berikut pasangannya. Selain itu, ada pula sesi pengambilan foto para peserta. Setelah tahapan pembekalan, peserta akan mengikuti satu agenda lain. Yakni, tahapan wawancara.

 Editor : Kholistiono

 

Beberapa Hari Sepi, Pendaftar Pemilihan Duta Wisata Grobogan Akhirnya Berdatangan

 Pemilihan duta wisata tahun lalu. Untuk pendaftaran tahun ini, sampai sekarang sudah ada 18 orang (MuriaNewsCom)


Pemilihan duta wisata tahun lalu. Untuk pendaftaran tahun ini, sampai sekarang sudah ada 18 orang (MuriaNewsCom)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Ajang pemilihan Duta Wisata Grobogan 2016 tampaknya bakal ramai peserta. Indikasinya, hingga Senin (8/8/2016) sudah banyak calon peserta yang mengembalikan formulir pendaftaran.

Sebelumnya, sempat muncul kekhawatiran ajang ini akan sepi peminat. Pasalnya, sejak pendaftaran dibuka 1 Juli hingga awal Agustus lalu, jumlah pendaftarnya masih minim. Masa pendaftaran calon peserta ini dibatasi hingga 13 Agustus mendatang.

“Dari pengalaman sebelumnya, memang model pendaftarannya selalu seperti ini. Peserta biasanya mendaftar pada beberapa hari terakhir sebelum masa pendaftaran ditutup. Peserta pemilihan duta wisata sebelumnya sekitar 50 orang tiap tahun,” kata Kabid Pariwisata Ngadino.

Menurutnya, saat ini, jumlah pendaftar duta wisata sudah ada 18 orang. Kebanyakan, pendaftar ini merupakan pelajar SMA dari beberapa sekolah di Grobogan. Dia menjelaskan, persyaratan bagi peserta duta wisata ini tidak terlalu berat atau hampir sama dengan tahun lalu. Di antaranya, berdomisili di Grobogan dengan usia minimal 17 hingga 25 tahun, pendidikan minimal SLTA atau sedang menempuh pendidikan tingkat SLTA atau perguruan tinggi.

Selain itu, mampu berkomunikasi yang baik dalam bahasa Jawa, Indonesia dan Inggris. Dengan persyaratan yang cukup mudah itu, tidak akan menyulitkan mereka yang akan ikut serta dalam kontes tersebut.

“Persyaratan ikut duta wisata ini saya rasa tidak sulit sehingga banyak orang yang bisa ikut. Untuk pendaftaran duta wisata ini gratis alias tidak dipungut biaya. Mengenai pelaksanaannya akan dilangsungkan 27 Agustus nanti,” imbuhnya.

Editor : Kholistiono

 

Yang Mau Ikutan Pemilihan Duta Wisata Grobogan, Buruan Daftar

Ajang pemilihan Mas dan Mbak Grobogan tahun 2015 lalu di Pendopo Kabupaten (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Ajang pemilihan Mas dan Mbak Grobogan tahun 2015 lalu di Pendopo Kabupaten (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Bagi kawula muda yang mau ikutan kontes duta wisata sebaiknya segera mempersiapkan diri. Sebab, pihak panitia pemilihan kontes tahunan ini sudah mulai membuka tahapan pendaftaran peserta. Masa pendaftarannya, sudah dibuka mulai mulai tanggal 1 Juli hingga 13 Agustus mendatang.

“Beberapa hari sebelum Lebaran, tahapan pendaftaran sudah kita mulai dan informasi ini sudah kita sosialisasikan pada masyarakat. Sejauh ini, sudah ada beberapa orang yang mengambil formulir pendaftaran,” kata Kabid Pariwisata Disporabudpar Grobogan Ngadino.

Menurutnya, kendati sudah ada yang mengambil formulir, namun sampai hari ketiga masuk kerja pascalebaran, belum ada peserta yang mendaftarkan diri untuk mengikuti kontes tahunan tersebut. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, biasanya para peminat akan mendaftar pada hari-hari terakhir sebelum masa pendaftaran ditutup.“Dari pengalaman sebelumnya, memang model pendaftarannya selalu seperti ini. Peserta pemilihan duta wisata sebelumnya sekitar 50 orang tiap tahun,” katanya.

Dia menjelaskan, persyaratan bagi peserta duta wisata ini tidak terlalu berat atau hampir sama dengan tahun lalu. Di antaranya, berdomisili di Grobogan dengan usia minimal 17 hingga 25 tahun, pendidikan minimal SLTA atau sedang menempuh pendidikan tingkat SLTA atau perguruan tinggi.

Selain itu, mampu berkomunikasi yang baik dalam Bahasa Jawa, Indonesia dan Inggris. Dengan persyaratan yang cukup mudah itu,katanya, tidak akan menyulitkan mereka yang akan ikut serta dalam kontes tersebut.

“Persyaratan ikut duta wisata ini, saya rasa tidak sulit, sehingga banyak orang yang bisa ikut. Untuk pendaftaran duta wisata ini gratis alias tidak dipungut biaya. Mengenai pelaksanaannya akan dilangsungkan 27 Agustus nanti,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono