PEMBUNUHAN DI PATI : Detik-Detik Harsiwi Dihabisi di Kebun Tebu Wedarijaksa Terkuak Saat Reka Ulang

Dalam reka ulang, Sujito tampak menunggu Harsiwi di dekat tiang bendera lapangan Wedarijaksa sebelum dihabisi di kebun tebu. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Dalam reka ulang, Sujito tampak menunggu Harsiwi di dekat tiang bendera lapangan Wedarijaksa sebelum dihabisi di kebun tebu. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Jajaran Polsek Wedarijaksa dan Polres Pati menggelar reka ulang kasus pembunuhan berencana yang menewaskan Harsiwi (45), warga Kaborongan, Pati Lor di Kebun Tebu, Kebon, Wedarijaksa, Pati, Jumat (13/5/2016) lalu. Reka ulang digelar di TKP, Selasa (31/5/2016).

Kasat Reskrim Polres Pati AKP Agung Setyo Budi mengatakan, TKP pertama di lapangan olahraga Wedarijaksa di mana Sujito datang ke lapangan menggunakan sepeda motor dengan diantar Yanto. Selanjutnya, Sujito menunggu Harsiwi di dekat tiang bendera sendirian.

Setelah janjian, Harsiwi pun datang menemui Sujito menggunakan sepeda motor Beat dari arah utara. Setelah sempat mengobrol, Sujito bergegas membocengkan Harsiwi menuju perkebunan tebu.

Setelah sampai di kebun tebu, Sujito memarkirkan sepeda motor Beat merah milik Harsiwi menghadap timur dengan posisi masih berboncengan. Keduanya kemudian turun, duduk di rerumputan secara berdampingan menghadap ke selatan.

Saat duduk berduaan itulah, Sujito menarik syal yang dipakai di leher Harsiwi. Dengan cekatan, Sujito mendorong korban dari belakang sembari menarik syal.

“Setelah korban jatuh dalam keadaan telungkup, kaki kanan pelaku menindih punggung korban, tangan kiri memegang syal, dan tangan kanan memukuli wajah korban. Pelaku kemudian mengikat leher korban dengan syal. Pelaku juga melipat kedua tangan korban ke belakang dan mengikatnya dengan syal,” ungkap AKP Agung.

Tak berhenti di situ, tersangka juga mengikat leher korban dengan tali pita rambut milik korban. Setelah sempat diseret, tubuh korban kemudian digulingkan ke parit.

Korban pun tewas. Pelaku membuang sandal korban berwarna coklat putih ke lahan tebu, melepas spion sepeda motor milik korban, kemudian berkendara dengan Beat milik korban ke arah timur.

Rekonstruksi kasus pembunuhan tersebut disaksikan ratusan warga sekitar. Polisi pun membuat police line dan menjaga ketat proses rekonstruksi. “Ada sekitar seratus personel yang mengamankan proses rekonstruksi, termasuk 20 personel dari Satuan Shabara Polres Pati. Reka ulang berjalan lancaar dan kondusif,” kata Kapolsek Wedarijaksa AKP Sulistyaningrum.

Editor : Akrom Hazami

 

Baca juga : PEMBUNUHAN DI PATI :  Mayat Perempuan Terikat Syal di Kebun Tebu Wedarijaksa