Polisi Bekuk Komplotan Pencuri Sepeda Motor di Desa Randukuning Pati

Sejumlah barang bukti sepeda motor disita petugas dari komplotan pelaku curanmor asal Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Sejumlah barang bukti sepeda motor disita petugas dari komplotan pelaku curanmor asal Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Jajaran Unit Resmob Polres Pati membekuk komplotan pencuri sepeda motor yang beroperasi di kawasan kos-kosan Desa Randukuning Gang III RT 3 RW 3, Kecamatan Pati Lor, Pati.

Satu pencuri bernama Aris Cahyo Utomo (24) berhasil dibekuk di kawasan Indomaret Margorejo pada Senin (30/1/2017). Sedangkan Khoirul Anam (29) dibekuk di kawasan depan Swalayan Luwes pada Selasa (31/1/2017)  dini hari sekitar pukul 00.30 WIB.

Aris merupakan warga Desa Semirejo, Gembong dan Khoirul adalah warga Desa Sumberejo, Tlogowungu. Penangkapan kedua pelaku, menyusul laporan Liana Trisnawati (19), mahasiswi asal Desa Tawangrejo, Winong yang kehilangan sepeda motornya.

“Modus operandi yang dilakukan pelaku, mencuri sepeda motor menggunakan kunci letter T. Keduanya sudah berhasil ditangkap dan diamankan untuk dilakukan interogasi. Kami akan mengembangkan kasus itu untuk mencari barang bukti hasil tindak kejahatan, termasuk kemungkinan ada komplotan lainnya,” ujar Kapolres Pati AKBP Ari Wibowo.

Dari hasil penangkapan kedua pelaku, polisi berhasil menyita satu unit sepeda motor Mio Soul tanpa nomor polisi dari hasil tindak kejahatan. Polisi juga menyita satu lembar STNK, dan satu kunci letter T sebagai alat untuk merusak kontak sepeda motor.

Selain itu, polisi mengamankan barang bukti lainnya berupa satu unit kendaraan truk Mitsubhisi warna merah hasil tindak kejahatan, uang tunai Rp 300 ribu sisa hasil penjualan sepeda motor curian, satu unit sepeda motor Honda Vario 150 warna hitam bernomor polisi K 5984 KU sebagai sarana untuk mencuri truk di Jaken, serta satu unit Suzuki Satria warna hitam merah bernopol K 3317 DO untuk mencuri Mio Soul dengan TKP kos-kosan Randukuning.

Editor : Kholistiono

Polres Pati Ringkus Maling Spesialis Motor Asal Rembang

Pelaku (kiri) curanmor dan penadah sepeda motor dibekuk oleh jajaran Polres Pati, serta barang bukti yang berhasil diamankan. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Pelaku (kiri) curanmor dan penadah sepeda motor dibekuk oleh jajaran Polres Pati, serta barang bukti yang berhasil diamankan. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Jajaran Polres Pati meringkus maling spesialis sepeda motor bernama Ahmad Amar Khairudin (28), warga Desa Sumber RT 4 RW 3, Kecamatan Sumber, Rembang. Amar ditangkap, setelah mencuri sepeda motor di berbagai daerah di Kabupaten Pati, seperti Gabus, Winong, Tambakromo, Pucakwangi, Kayen, Gunungwungkal, Juwana, dan Jakenan.

Kabag Ops Polres Pati Kompol Sundoyo kepada MuriaNewsCom, Kamis (10/11/2016) mengatakan, pelaku pernah mencuri Vario di Pucakwangi, Kawasaki Ninja dan Honda Beat di Tambakromo, Mio Fino di Gabus, dan Mio Soul di Winong.

Selain itu, pelaku juga mengaku pernah melakukan pencurian sepeda motor di Pucakwangi dengan tujuh TKP, Winong empat TKP, Gabus dua TKP, Jakenan dua TKP, Juwana dua TKP, Kayen dua TKP, dan Gunungwungkal satu TKP. “Pelaku memang spesialis pencuri sepeda motor yang lama beroperasi di Pati,” ujar Kompol Sundoyo.

Dalam menjalankan aksinya, Amar biasanya menggunakan kunci leter T sebagai alat untuk membobol kunci sepeda motor. Saat ini, dia harus mendekam di tahanan Mapolres Pati untuk diinterogasi, pengembangan kasus, dan pencarian barang bukti lainnya.

Adapun sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan untuk sementara, di antaranya Vario putih dari TKP Pucakwangi, Mio Fino merah dari TKP Gabus, Mio Soul merah dari TKP Winong, Kawasaki Ninja dan Honda Beat hitam dari TKP Tambakromo, serta satu set kunci letter T.

Pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana tentang Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan. Pelaku terancam dengan hukuman pidana selama-lamanya tujuh tahun penjara.

Editor : Kholistiono

3 Maling Sepeda Motor Asal Jepara yang Beroperasi di Pati Diringkus Polisi

Tiga pelaku curanmor (atas) dan dua penadah hasil curian (bawah) serta empat sepeda motor yang diamankan polisi sebagai barang bukti. Tiga motor hasil curian, sedangkan Vario merah digunakan tersangka untuk mencuri. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Tiga pelaku curanmor (atas) dan dua penadah hasil curian (bawah) serta empat sepeda motor yang diamankan polisi sebagai barang bukti. Tiga motor hasil curian, sedangkan Vario merah digunakan tersangka untuk mencuri. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Tiga pelaku pencurian kendaraan sepeda motor yang beroperasi di wilayah Pati diringkus polisi. Ketiga pelaku tersebut merupakan warga Desa Keling dan Jlegong, Jepara.

Selain itu, polisi juga menangkap dua penadah sepeda motor hasil curian yang merupakan warga Desa Dukuhseti dan Grogolan, Kecamatan Dukuhseti. Mereka diringkus, setelah polisi melakukan pengembangan hasil razia rayon yang dilaksanakan rayon 5, terdiri dari Polsek Dukuhseti, Tayu, Cluwak dan Gunungwungkal.

Kabag Ops Polres Pati Kompol Sundoyo kepada MuriaNewsCom, Senin (31/10/2016) mengatakan, mereka sudah menjadi target operasi (TO) karena mencuri sepeda motor di sejumlah tempat, seperti Juwana, Tayu, Tambakromo, dan Pati Kota. Keberadaannya yang sudah sangat meresahkan masyarakat membuat polisi segera bertindak.

Ketiga maling tersebut, kata Kompol Sundoyo, antara lain Amin Nurohman (18) dan Agung Tri Nugroho (19) yang merupakan warga Desa Jlegong, Kecamatan Keling, Jepara, serta Irom Mustalia (21), warga Desa Keling, Jepara.

Sementara itu, dua penadah sepeda motor adalah Sugiyarto (64), warga Dukuhseti dan Abdul Kholik (41), warga Desa Grogolan, Dukuhseti. Mereka, baik pencuri maupun penadah diamankan di Mapolres Pati.

Polisi juga menyita sejumlah barang bukti, berupa sepeda motor Kawasaki Ninja RR warna hijau hasil pencurian di Juwana, satu sepeda motor Yamaha Mio J warna putih hasil pencurian di Warnet Joyokusumo Pati Kota, satu sepeda motor Honda Vario warna putih hasil pencurian di Tayu, dan satu sepeda motor Vario merah bernopol K 2931 NQ sebagai kendaraan untuk mencuri.

“Kami juga mengamankan satu set kunci leter T dengan dua mata bor sebagai alat untuk melakukan pencurian. Semua sepeda motor hasil kejahatan kami sita sebagai barang bukti. Saat ini, kami tengah menginterogasi para pelaku untuk pengembangan lebih lanjut,” ucap Kompol Sundoyo.

Mereka dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pidana pencurian disertai dengan pemberatan dengan ancaman hukuman pidana tujuh tahun penjara. Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dengan sepeda motor yang ditinggal. “Gunakan kunci pengaman tambahan, parkir di tempat yang ramai, kalau perlu pasang alarm antimaling,” imbau Kompol Sundoyo.

Editor : Kholistiono

Sepeda Motor Kamu Hilang? Cek di Polres Pati

Sepeda motor hasil curian diamankan di Mapolres Pati sebagai barang bukti dan bisa diambil pemiliknya dengan syarat khusus. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Sepeda motor hasil curian diamankan di Mapolres Pati sebagai barang bukti dan bisa diambil pemiliknya dengan syarat khusus. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Jajaran Polres Pati berhasil mengamankan 24 sepeda motor hasil pencurian yang dilakukan dua kawanan maling asal Desa Bulumanis, Kecamatan Margoyoso dan Desa Pondohan, Kecamatan Tayu, Pati.

Ke-24 sepeda motor tersebut beragam merek, mulai dari Honda Vario, Beat, Scoopy, hingga Suzuki Satria F. Masyarakat yang merasa kehilangan sepeda motor diminta untuk melakukan pengecekan di Mapolres Pati.

“Masyarakat yang merasa kehilangan sepeda motor, silakan bisa langsung dicek di Mapolres Pati bertemu pada bagian Sat Reskrim. Mungkin kalau nomor rangka, nomor mesin sudah rusak tetapi pemilik yakin itu motornya bisa dibawa pulang dengan syarat khusus,” kata Kapolres Pati AKBP R Setijo Nugroho, Jumat (22/1/2016).

Ia menambahkan, pengambilan sepeda motor itu hanya sebatas sebagai pinjam pakai. Karena, sepeda motor tersebut akan dihadirkan dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Pati.

“Silakan ajukan permohonan pinjam pakai, karena sepeda motor itu digunakan sebagai barang bukti untuk mengadili kawanan pencuri itu di Pengadilan Negeri nantinya. Ada perjanjiannya dan salah satu syaratnya, bisa menunjukkan BPKB,” tuturnya.

Saat ini, sudah ada satu orang yang sudah mengambil sepeda motornya di Mapolres Pati karena hilang dicuri kawanan maling. Salah satunya, Masduri yang merupakan warga Desa Jetak, Kecamatan Wedarijaksa.

Editor : Akrom Hazami

Kata Maling, Lokasi Ini jadi Favorit Curi Sepeda Motor di Pati

Kawanan pencuri asal Pati mempraktikkan saat melancarkan aksinya mencuri sepeda motor. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Kawanan pencuri asal Pati mempraktikkan saat melancarkan aksinya mencuri sepeda motor. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Tak semua tempat jadi sasaran empuk bagi maling untuk mencuri sepeda motor. Ada tempat-tempat yang dijadikan lokasi favorit bagi maling untuk menjalankan aksinya.

Seorang berinisial S yang merupakan warga Desa Bulumanis, Kecamatan Margoyoso kepada MuriaNewsCom, Jumat (22/1/2016) mengaku lokasi yang biasa dijadikan sasaran untuk mencuri sepeda motor, antara lain pasar dan masjid.

Di tempat tersebut, kata dia, biasanya banyak pemilik kendaraan yang lengah. Terutama di masjid atau musala, pemilik kendaraan biasanya tengah salat. Di saat mereka salat itulah, maling memanfaatkan kesempatan itu untuk membobol kunci sepeda motor dan membawanya lari.

“Kalau memang ada sepeda motor yang diparkir di depan rumah, tapi tidak dikunci itu juga menjadi kesempatan bagi kami untuk mencuri. Kalau sepeda motor dikunci tetapi rumah tampak sepi, kami juga bisa mencurinya. Kami memanfaatkan pemilik kendaraan yang lengah,” ucap S saat digelandang di Mapolres Pati akibat terlibat kasus pencurian motor.

Karena itu, Kapolres Pati AKBP R Setijo Nugroho mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan menjaga barang-barang berharga, termasuk sepeda motor. “Kewaspadaan itu perlu, karena pencuri selalu memanfaatkan momen saat pemilik barang lengah,” tandasnya.

Editor : Akrom Hazami

Reporter : Lismanto

2 Pencuri 24 Sepeda Motor di Pati Ditangkap

Kapolres Pati AKBP R Setijo Nugroho menunjukkan barang bukti yang digunakan maling untuk mencuri sepeda motor. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Kapolres Pati AKBP R Setijo Nugroho menunjukkan barang bukti yang digunakan maling untuk mencuri sepeda motor. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Jajaran Polres Pati membekuk dua maling yang sudah mencuri 24 sepeda motor dari berbagai merek. Mereka ditangkap, setelah polisi mengembangkan kasus dari penangkapan yang dilakukan kepada penadah.

Kapolres Pati AKBP R Setijo Nugroho kepada MuriaNewsCom, Jumat (22/1/2016) mengatakan, Sugiyanto salah satu penadah yang merupakan warga Desa Ngagel, Kecamatan Dukuhseti, Pati, ditangkap pada 29 Desember 2015 karena sudah membeli barang curian berupa sepeda motor merek Honda Scoopy seharga Rp 3 juta.

“Dari hasil pengembangan yang kami lakukan, kemudian kami menangkap Supeno yang merupakan warga Desa Bulumanis Kidul, Kecamatan Margoyoso. Dari keterangan Supeno, dia mengaku tidak mencuri sendirian tetapi dengan temannya,” tutur Setijo.

Dari penangkapan Supeno, polisi memburu kawannya bernama Supangat, warga Desa Pondohan, Kecamatan Tayu yang bersama-sama dengan Supeno melakukan pencurian. “Dari Penangkapan ketiganya, akhirnya kami juga menangkap Wagiman yang merupakan warga Desa Karaban, Kecamatan Gabus. Dia sebagai penadah, “ imbuhnya.

Dari hasil penangkapan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa 24 sepeda motor berbagai merek, satu set kunci leter T yang terbuat dari besi bekas obeng, satu buah linggis kecil terbuat dari besi dengan panjang 25 cm, satu buah HP Nokia model X2-02 warna hitam dan dua buah pisau gerinda.

Atas perbuatannya, kedua maling terancam dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Sementara itu, kedua penadah dijerat dengan Pasal 480 KUHP tentang penadah.

Editor : Akrom Hazami