Lagi, Polres Blora Bekuk Pelaku Curanmor

Ilustrasi

Ilustrasi

 

MuriaNewsCom, Blora – Satuan Reserse Kriminal Polres Blora kembali membekuk pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor), Senin (23/5/2016) malam.

Pelaku yakni Jupriyanto alias Japrak  (22) warga Dukuh Ngumbul Tengahan RT 02/RW II Desa Ngumbul, Todanan, Blora. Pelaku berhasil ditangkap, Senin (23/5/2016), sekira pukul 20.00 WIB.

Dari keterangan yang dihimpun, pelaku ditangkap setelah dipancing untuk keluar dari kediamannya. Sesampainya di jalan Dukuh Ngumpul pelaku langsung disergap oleh kawanan petugas yang telah bersiap.

Atas penangkapan tersebut, Polisi mengamankan 1 unit sepeda motor Supra X dengan nopol B 6233 WBH sebagai barang bukti.

Sebelumnya, pelaku terbukti melakukan pencurian sepeda motor honda Supra X, Jumat (6/5/2016) yang dibawa Fernando Calvin S (15) warga Dukuh Banyuurip RT 06/RW 02 Desa Japah untuk menyaksikan orkes dangdut di kawasan pertigaan Dukuh Banyurip, Japah.

Korban memarkirkan sepeda motornya diparkir di dekat Mushola Al Ikhlas yang berjarak sekira 100 meter dari lokasi dangdutan. Sekitar pukul 22.00 WIB, Azis (15), kawan korban, melihat sepeda motor korban sedang didorong oleh tiga orang tak dikenal. Selnajutnya, Azis melapor kepada korban, dan memebritahukan bahwa sepeda motor yang ia tunggapi raib digasak maling.

Tahu kejadian tersebut, korban melapor kepada Budy Djoko Santoso, orang tua korban. Orang tua korban pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Japah.

Editor: Supriyadi

Curi Ninja saat Korbannya Asyik Nonton TV

Sepeda motor yang diamankan oleh polisi sebagai barang bukti (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

Sepeda motor yang diamankan oleh polisi sebagai barang bukti (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

 

BLORA – Pencuri sepeda motor Kawasaki Ninja beraksi saat korbannya asyik nonton televisi (TV). Kejadian di Desa Turirejo, Jepon, Blora.

Jajaran Polsek Jepon, Blora, bekuk tersangka pencurian sepeda motor (curanmor) Senin (04/01/2015) sekitar pukul 01.30 WIB dini hari.

Pelaku Daniel Kurniawan (32) beralamatkan di Jalan Panglima Batur, Masjid Jami, Pasar Lama, Banjarmasin,Kalimantan Selatan. DK tertangkap saat membawa kabur motor milik Warsino bin Ramelan Ngaprah RT 05/RW 03, Desa Bangsri, Kecamatan Jepon.

Kapolsek Jepon AKP Sutarjo mengungkapkan bahwa saat iti korban sedang nonton televisi, mendengar motornya distater ia langsung mengecek motornya digarasi. Betapa kagetnya karena motornya dibawa orang tak dikenal.

Setelah tahu motornya dibawa pelaku, korban langsung mengejarnya menggunakan sepeda motor lain. Sesampainya di Desa Turirejo,pelaku berhasil disalip oleh korban.

Pelaku kian kencang menggeber gas sepeda motor. Begitu korban sudah berada di dekat tersangka, spontan korban menendang sepeda motor yang dinaiki pelaku. Sampai akhirnya membuat pelaku terjerembab.

“Karena pelaku melawan saat sepeda motornya diminta akhirnya korban teriak maling-maling” kata Sutarjo Selasa (05/01/2016).

Teriakan korban membuat pelaku cepat diringkus warga. Hingga polisi tiba di lokasi kejadian.
“Ada salah satu warga melapor, bahwa pencuri motor tertangkap di Desa Turirejo,” ungkapnya.
Pelaku saat ini masih dalam pemeriksaan polisi. Atas kasus yang menjeratnya, polisi mengancam pelaku dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian. Satu barang bukti berupa 1 unit sepeda motor Kawasaki Ninja.

Polisi mengimbau agar warga mengunci sepeda motornya saat ditinggal agar tak terjadi kasus curanmor. (RIFQI GOZALI/AKROM HAZAMI)

Penadah Motor Curian Diringkus Polisi

Kapolres Blora AKBP  Dwi Indra Maulana saat melakukan gelar perkara kemarin (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

Kapolres Blora AKBP  Dwi Indra Maulana saat melakukan gelar perkara kemarin (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

 

BLORA – Darno (30) penadah motor curian asal Randublatung, Blora dibekuk aparat kepolisian setempat. Penangkapan terhadap penadah ini, merupakan pengembangan dari penangkapan terhadap pelaku pencurian kendaraan bermotor SY (25) beberapa waktu lalu.

Kapolres Blora AKBP  Dwi Indra Maulana mengatakan, Darno membeli motor dari pelaku dengan harga yang cukup murah, yakni berkisar Rp 1,2 juta. Kemudian, olehnya dijual lagi dengan harga sekitar Rp 1,5 juta. “Jadi sebenarnya penadah ini hanya mengambil untung sekitar Rp 300 ribu,” ujar Kapolres.

Dirinya mengatakan, jika penadah tersebut menjual barang curian tersebut kepada masyarakat yang berada di pinggiran, sehingga surat-surat resmi dianggap tak diperlukan lagi.

Dari penangkapan penadah barang curian kendaraan bermotor tersebut, pihaknya kini terus melakukan pengembangan, karena tidak menutup kemungkinan masih ada pelaku lain.

Sebelumnya, pihak kepolisian juga berhasil mengamankan satu orang pelaku curanmor, yakni SY warga Desa Temulus, Kecamatan Randublatung. Dihadapan polisi, SY mengaku telah melakukan pencurian di 30 titik di Rembang.

Dalam aksinya, pelaku menyamar sebagai pegawai perkantoran,jika motor yang diincar berada dikawasan perkantoran.  Pelaku juga menggunakan seragam pegawai, dan kemudian masuk di halaman kantor untuk menjalankan aksinya. (RIFQI GOZALI/KHOLISTIONO)

Polsek Blora Kota Bekuk Pelaku Curanmor

Ilustrasi

Ilustrasi

 

BLORA – Kepolisian Sektor (Polsek) Blora Kota, berhasil membekuk pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang selama ini kerap kali meresahkan warga di Kabupaten Blora.
Polisi membekuk pelaku berinisial SYwarga Desa Temulus, Kecamatan Randublatung, Blora. Saat ini polisi telah mengamankan seorang pelaku dan babuk di Mapolsek Blora Tengah.

Kapolsek Blora Kota AKP Sudarno mengatakan,pihaknya telah melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap pelaku. Dari pemeriksaan itu, polisi berhasil mengorek keterangan dari pelaku, bahwa pelaku sudah berulang kali melancarkan aksi kriminalnya tersebut.

“Setelah melakukan pemeriksaan, pelaku mengaku telah melakukan pencurian motor sebanyak 19 TKP di wilayah Blora. Selanjutnya di Kecamatan Randublatung pernah melakukan di 12 TKP. Aksinya ini dilakukan sendiri,” ujar Kapolsek.

Modus yang dilakukan oleh pelaku adalah dengan menyamar sebagai pegawai perkantoran bila sepeda motor yang dibidik berada dikawasan perkantoran. “Dia memakai baju pegawai lalu masuk halaman kantor,” katanya.

Alat yang digunakan, lanjut Sudarno, yakni menggunakan kunci T. Setelah mencuri, motornya dijual ke penadah.

Penangkapan terhadap pelaku ini, bermula ketika ada salah satu korban melapor kehilangan sepeda motor di GOR Mustika pada pertengahan November lalu. Kemudian, pelapor mengaku melihat helmnya yang ikut hilang tersebut, dipakai seseorang.

Kemudian polisi bertindak cepat, untuk melakukan pemeriksaan terhadap saksi yang membawa helm tersebut. Dari situ, kemudian terungkap jika helm tersebut dibeli dari tersangka. (RFQI GOZALI/KHOLISTIONO)