Ini Alasan Sopir Bus Lebih Pilih Ngetem di Kawasan Dampo Awang Beach Rembang Daripada di Terminal

Petugas Dinas Perhubungan Rembang melakukan teguran terhadap sopir bus agar tidak ngetem di kawasan pintu masuk Dampo Awang Beach. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang –Ngatono (47),salah satu sopir bus trayek Rembang-Blora mengutarakan alasan kenapa ngetem di area pintu masuk Dampo Awang Beach atau Taman Kartini. Salah satu alasannya, karena hal itu bisa mendekatkan dengan penumpang.

“Di sini itu strategis. Sebab di area pintu masuk Taman Kartini ini juga, tempat berhenti atau turunnya penumpang bus antarkota antarprovinsi. Selain itu, di sini juga banyak becak yang mengantre menawarkan tumpangan di saat penumpang turun dari bus,” ujar Ngatono.

Ia menilai, bila Dinas Perhubungan Rembang mengarahkan agar bus ngetem di terminal tipe C, maka penumpang tidak akan tahu. Bahkan hal itu dirasa terlalu jauh bagi penumpang untuk menunggu bus.

“Di terminal itu sepi Mas. Justru penumpang malah kebiasaan datang Taman Kartini ini. Toh sepengetahuan tukang becak, sopir bus antarkota antarprovinsi juga area Taman Kartini ini sebagai jujugan penumpang untuk mencari bus dan becak,” paparnya.

Baca juga : Ngetem Sembarangan, Belasan Sopir Bus di Rembang Diomeli Petugas Dishub

Dengan adanya teguran dari Dishub supaya para sopir pindah ke terminal, ia juga merasa keberatan. Karena hal itu dinilai tidak strategis bagi sopir untuk mendapatkan penumpang. “Wah kalau itu mungkin kurang cocok. Sebab kalau terminal itu masih ke timur lagi. Padahal arah Blora itu kan sangat dekat dengan area Taman Kartini ini,” bebernya.

Dia menambahkan, Dishub seharusnya mengumpulkan para sopir untuk diberikan arahan. Baik untuk spoor bus trayek Rembang-Blora, Rembang-Pamotan dan Sarang-Tayu. Karena, jika yang menyampaikan sopir ke sopir dinilai tidak efektif.

Editor : Kholistiono

Ngetem Sembarangan, Belasan Sopir Bus di Rembang Diomeli Petugas Dishub

Petugas dari Dinas Perhubungan Rembang sedang menegur dan memberikan arahan kepada sopir bus agar tidak ngetem di area Pantai Kartini. (Edy Sutriyono/MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Rembang – Belasan sopir bus trayek Rembang-Blora ditegur oleh petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Rembang. Hal itu, lantaran mereka ngetem untuk mencari penumpang di sembarang tempat.

Kapala Seksi Lalu Lintas pada Dishub Rembang Sakidjo mengatakan, salah satu tempat yang dibuat ngetem sopir bus yakni di depan area pintu masuk Pantai Kartini “Dampo Awang Beach”.

“Lha wong ini bukan terminal kok dibuat ngetem, ya kita tegur. Semula, justru malah ngetemnya di pinggir Jalan Diponegoro atau depan Kantor Perhutani. Malah sekarang pindah ke area Dampo Awang Beach,” katanya.

Menurutnya, penertiban tersebut perlu dilakukan, agar lalu lintas di jalan Pantura, khususnya di area Jalan Diponegoro bisa terlihat rapi. Mereka kumudian diarahkan untuk pindah di terminal tipe B yang lama atau yang kini transisi ke tipe C.

Dari panatauan MuriaNewsCom di lapangan, bus yang ngetem di area pintu masuk Pantai Kartini tak hanya trayek Rembang-Blora saja. Melainkan juga ada bus trayek Rembang-Pamotan maupun Sarang-Tayu.

“Kita akan terus menertibkan mereke jika masih tetap ngetem di situ. Bila dibiarkan, justru akan mengakar, bus- bus lainnya akan ikut-ikutan ngetem di tempat ini. Lama kelamaan akan bisa repot,” ungkapnya.

Dia menambahkan, jika nantinya dibutuhkan imbauan secara tertulis, maka pihaknya akan memasang imbauan tersebut di area Pantai Kartini. Dengan begitu, sopir akan tahu bahwa ada larangan untuk ngetem di tempat tersebut.

Editor : Kholistiono