Posko Siaga Mudik BPBD Blora Siap Layani 24 Jam

Foto : Dok BPBD Blora

Foto : Dok. BPBD Blora

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blora mendirikan posko siaga mudik yang siap melayani pemudik selama 24 jam. Pemudik yang memerlukan bantuan bisa mampir ke posko tersebut yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman Nomor 92, Blora. Atau bisa menghubungi ke nomor (0296) 532599.

 

Foto : Dok. BPBD Blora

Foto : Dok. BPBD Blora

PKS Blora siapkan 150 Relawan Siaga Bencana

Latihan penanugalan bencana dipandu langsung oleh BPBD Kabupaten Blora. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

Latihan penanugalan bencana dipandu langsung oleh BPBD Kabupaten Blora. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

 

 

MuriaNewsCom, BloraWilayah Indonesia dikenal sebagai kawasan rawan bencana karena berada dikawasan cincin api. Bencana dinegeri ini seakan terjadi silih berganti, gempa bumi, longsor, kebakaran hingga banjir kerap meluluhlantakkan daratan indonesia.

Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) Blora ambil bagian dengan menyelengarakan latihan tanggap bencana bagi kader dan simpatisan. Pelatihan dilaksanakan di daerah Waduk Greneng, Tunjungan Blora (30 April – 1 Mei 2016).

Ketua DPD PKS Blora Santoso Budi Susetyo mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan rutin setahun sekali. Dalam kegiatan ini kader PKS Blora mendapat pelatihan dasar dari bagaimana menangani bencana yang terjadi secara tiba-tiba.

”Pelatihan ini meliputi dua hal, pertama ketahanan fisik kader dan kedua keterampilan dalam menangani bencana. Harapannya dengan pelatihan dasar ini kader PKS Blora siap terjun dimana saja ketika terjadi bencana, dan membantu melakukan penanganan,” kata Budi kepada MuriaNewsCom melalui rilisnya, Selasa (3/5/2016).

Semantara itu, hadir dimalam hari menyaksikan pelantikan Relawan Pandu Keadilan Bupati Blora Djoko Nugroho dan memberikan apresiasi kepada PKS Blora atas terselengaranya kegiatan ini.

”Ini adalah kegiatan positif, saya bangga kepada PKS Blora, PKS Blora mampu mengambil peran dalam masalah kebencanaan, mari kita bersama-sama rapatkan barisan menjadi garda terdepan dalam penanggulangan bencana” ucapnya.

Kegiatan ini diikuti oleh 150 kader muda PKS Blora. Peserta mendapatkan materi kebencanaan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab Blora, lalu olah ketahanan fisik, terakhir peserta menikmati Permainan sederhana dengan penuh kecerian sebagai bagian dari kekompakan tim. Selain itu semua, peserta juga diwajibkan menjaga kekuatan ruhiyahnya dengan menjaga sholat berjamaah 5 waktu, tilawah 1 juz per hari dan sholat malam.

Editor: Supriyadi

 

 

Pancaroba Sebabkan Kerugian di Blora Capai Rp 799 Juta

Sri Rahayu Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Blora. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

Sri Rahayu Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Blora. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

 

BLORA – Peralihan musim dari kemarau menuju musim hujan di wilayah Kabupaten Blora perlu diwaspadai. Misalnya bencana puting beliung yang memporak porandakan wilayah tersebut beberapa waktu lalu (8/11/2015). Angin kencang tersebut menerjang di antaranya di Kecamatan Banjarsari, Kecamatan Jepun, Kecamatan Menden, Kecamatan Blora Kota. Dilansir oleh BPBD Kabupaten Blora kerugian akibat puting beliung tersebut mencapai Rp 799 Juta.

”Kami harus lebih memantapkan warga agar senantiasa mengecek kondisi rumah, terutama atap,” ujar Sri Rahayu Kepala BPBD Kabupaten Blora kepada MuriaNewsCom (16/11/2015).

Ia menjelaskan, puting beliung yang terjadi beberapa waktu lalu itu membuat 18 rumah warga rubuh, 4 rumah rusak berat, 2 kandang ternak roboh, 1 tempat penggilingan padi roboh, dan tentunya masih banyak rumah yang mengalami kerusakan ringan dan tak terhitung kuantitasnya, data tersebut berdasarkan BPBD Kabupaten Blora.

”Itu baru peristiwa bencana satu hari, belum yang lain. Bisa jadi kerugian melebihi dari apa yang telah kami catat,” imbuh Sri Rahayu. (RIFQI GOZALI/TITIS W)

Musim Hujan Tiba, BPBD Blora Sosialisasi Hadapi Bencana Pada Warga

Sri Rahayu Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Blora. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

Sri Rahayu Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Blora. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

 

BLORA – Menjelang musim hujan, Kabupaten Blora dihantui dengan adanya bencana alam. Seperti halnya banjir bandang yang biasa terjadi di Kecamatan Kedungtuban, Kecamatan Todanan, Kecamatan Randublatung, dan Menden.

Menurut penuturan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Blora, Sri Rahayu, pihaknya melakukan berbagai upaya guna persiapan bencana yang kemungkinan terjadi.

”Dengan memberikan surat edaran kepada Camat, untuk segera memberikan pengarahan kepada warga agar siap dalam mengantisipasi bencana,” ujar Sri Rahayu ketika ditemui MuriaNewsCom di kantor BPBD Kabupaten Blora (16/11/2015).

Selain itu, persiapan berupa peralatan yaitu berupa perahu karet disiapkan pihaknya. Persiapan berupa penyuluhan kepada warga mengenai tanda-tanda awal bencana, juga ditanamkan kepada warga sejak dini.

”Kami telah memberikan beberapa pelatihan kepada warga, agar mereka lebih siap ketika terjadi bencana,” imbuhnya. (RIFQI GOZALI/TITIS W)