Tim Troso dan Bondo Berebut yang Terbaik di Bola Voli

sukun voli (e)

Pertandingan Turnamen Bola Voli Putra Bonk Voe Cup IX Tahun 2016 berlangsung seru, dan ditonton ratusan orang. (ISTIMEWA)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Turnamen Bola Voli Putra Bonk Voe Cup IX Tahun 2016 mempertemukan dua tim terbaik, hasil dari seleksi pada babak-babak awal yang dilangsungkan selama ini.

Turnamen yang sudah digelar sejak 25 Maret 2016 itu, mempertemukan tim bola voli Desa Troso dan Desa Bondo, di babak final.

Dalam turnamen yang didukung Sukun Spirit of Sport itu, ada empat tim yang melaju ke babak final. Yakni tim Desa Kecapi, tim Desa Lebak, tim Desa Troso, dan Desa Bondo.

Dua tim yang ada, yakni tim Desa Kecapi dan Lebak berhasil menjadi juara bersama tiga dan empat. Sedangkan untuk perebutan juara pertama dan kedua, diselenggarakan sore tadi, Senin (11/4/206), mulai pukul 16.00 WIB, di lapangan Desa Platar, Kecamatan Tahunan.

Kedua tim telah mempersiapkan diri untuk bertanding di pertandingan yang ditonton ratusan orang tersebut. Mereka akan tampil sebaik mungkin demi memenangkan gelar juara pertama.

Editor: Merie

Sukun Spirit of Sport Berikan Support pada Tim Voli Truno Sakti

 

(Istimewa)

(Istimewa)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Sebagai bentuk dukungan tehadap perkembangan olahraga bola voli di Kudus, Sukun Spirit of Sport memberikan bantuan kepada Tim Voli Truno Sakti Kudus berupa bola voli, jaring net, dan kaos tim.

Tim yang terbentuk mulai tahun 2010 ini didirikan sebagai wadah bagi pemuda Ngemplak Kulon,Kudus untuk menyalurkan bakat dan kreativitas mereka di bidang olahraga serta sebagai penyaluran kegiatan positif.
Saat ini,Tim Truno Jaya mempunyai anggota sebanyak 24 orang.Diharapkan, dengan suport ini dapat membuat para anggota tim semakin semangat dan meningkatkan prestasi Tim Truno Sakti Kudus.

Rencananya,Tim Truno Jaya akan bertanding melawan Tim Badak pada Minggu (7/2/2016) pukul 16.00 WIB di Sukun Sport Center.

Editor : Kholistiono

Kompetisi Bola Voli Sukun Dapat Sambutan Hangat

Para juara pada kompetisi antarklub PBVSI Bupati Kudus Cup 2015, diserahkan hadiahnya dari jajaran direksi Sukun. ISTIMEWA

Para juara pada kompetisi antarklub PBVSI Bupati Kudus Cup 2015, diserahkan hadiahnya dari jajaran direksi Sukun. ISTIMEWA

 

KUDUS – Olahraga bola voli semakin mendapatkan tempatnya yang bagus di kalangan masyarakat. Tidak terkecuali gelaran kompetisi bola voli yang diadakan Sukun Spirit of Sport belum lama ini.

Kompetisi voli antarklub Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) dengan tajuk Bupati Kudus Cup 2015, yang digelar Sukun Spirit of Sport Oktober lalu, menunjukkan bahwa masyarakat Kudus semakin mencintai olahraga satu ini.

sukun-volley ball-2-

Sambutan hangat diberikan kepada even yang digelar dengan menghadirkan klub-klub PBVSI tersebut. Itu tersebukti dari membeludaknya para pecinta voli yang hadir di acara tersebut.

Even yang digelar di Sukun Sport Cennter itu, memang dihadiri ribuan penonton dari berbagai kalangan. Utamanya adalah pecinta olahraga voli. Mereka menyaksikan langsung bagaimana para pemain dalam tim saling beradu kuat untuk menjadi pemenang.

sukun-volley ball-

Ini memang menjadi salah satu bukti bahwa even-even bola voli memang selalu dinanti oleh masyarakat. Sehingga setiap ada even yang digelar, berhasil menghadirkan ribuan orang.

Nah, berikut highlight pertandingan final puteri antara SWA dengan Rajawali, dan pertandingan final putera antara Mustika dengan Perkasa Sakti, yang bisa disaksikan pada video http://youtu.be/5IM–VYwhx4. Selamat menikmati. Salam olahraga. (MERIE)

Pertandingan Pertama, Kudus Bekuk Rembang

Ilustrasi

Ilustrasi

KUDUS – Pertandingan voli laga pertama Kudus dalam Kejurprov Junior di Sragen, mempertemukan Kudus melawan Rembang. Dalam laga tersebut, Kudus berhasil menekuk Rembang dengan skor 2 – 0.

Kemenangan tersebut, seketika membuat para pemain menjadi sangat semangat. Terlebih, kemenangannya yang diraih bukanlah kemenangan yang tipis. Melainkan Kudus memang telak melawan Rembang.

Dalam laga awal, pemain binaan Agung Pribadi itu langsung menunjukkan taringnya. Terbukti di pertandingan indoor itu, Kudus memang dengan memenangkan laga awal dengan skor 25 – 12.

Selisih jauh tidak mengendurkan irama pemain. Hingga kemenangan telak kembali terulang dalam pertandingan kali kedua, yang berakhir dengan skor 25 – 14.

”Awal yang bagus kami memang dengan skor yang tinggi. Mudah-mudahan dalam pertandingan berikutnya kami diberikan kelembaban kembali,” katanya saat dihubungi MuriaNewsCom.

Selama tahap seleksi laga tersebut, Kudus putra berada dalam grup J. Dalam grup tersebut, Kudus mendapatkan jumlah tim yang tidak mendukung. Sebab pada grup lain yang hanya terdapat tiga tim, di J terdapat empat tim.

Selain kudus, di grup tersebut terdapat Rembang, Wonogiri, Kebumen. Meski secara kemampuan dengan tim tersebut, Kudus di atas angin. Namun segala sesuatu dimungkinkan terjadi dalam pertandingan.

”Target kita tetap juara grup. Dan dalam atau grup, yang paling kita waspadai adalah Wonogiri,” imbuhnya. (FAISOL HADI/TITIS W)

Pertandingan Bupati Cup Dilanjutkan Besok Malam

Laga semifinal Mustika dengan Porvit berlangsung panas hingga lima set di GOR Sukun, kemarin Kamis (15/10/2015). (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Laga semifinal Mustika dengan Porvit berlangsung panas hingga lima set di GOR Sukun, kemarin Kamis (15/10/2015). (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

KUDUS – Pertandingan besar dalam rangka Bupati Cup, voli antarklub se-Kabupaten Kudus hari ini Jumat (16/10/2015) diliburkan. Pertandingan penentu peringkat ketiga, baru dilanjutkan besok malam Sabtu (17/10/2015).

Hal itu disampaikan Ketua Harian Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kudus Ridwan kepada MuriaNewsCom. Menurutnya pertandingan untuk Jumat memang diliburkan. Hal itu sesuai dengan jadwal pertandingan semenjak awal.

”Kalau Jumat pertandingan memang libur. Dan saat ini memang pas liburnya, mengingat pertandingan berikutnya adalah perebutan peringkat tiga,” katanya.

Dalam unggulan yakni Porvit, namun nampaknya dewi fortuna benar-benar berpaling dari klub binaan Agung Pribadi itu. Bukan hanya klub putra saja yang takluk di semifinal melawan Mustika kemarin, hal sama juga dialami klub Porvit putri yang juga kalah di semifinal.

Porvit putri kalah melawan S.W.A dengan skor 3-0 sekaligus. Kemenangan yang sangat jauh dengan angka 0 dalam Porvit. Kini Porvit putri berjuang dalam memperebutkan peringkat tiga klub se-Kudus itu.

Pertandingan Porvit putri dalam perebutan peringkat ketiga, akan berlangsung pada pukul 15.00 WIB besok malam. Porvit akan meladeni Billa 98 yang juga dikalahkan Rajawali dengan skor 3-0 pula.

Dalam Porvit putra, juga akan melangsungkan pertandingan perebutan peringkat tiga. Porvit yang juara tahun lalu, akan melawan Putera Jaya dalam laga pukul 18.00 WIB. Pertandingan Porvit tersebut juga tidaklah mudah, sebab diketahui Putera Jaya sudah menguasai ilmu Porvit. Hal itu sudah dipastikan, sebab Putera Jaya juga mendapatkan ilmu yang sama dari Porvit.

”Porvit akan melawan Putera Jaya, yang juga adik dari Porvit. Kadang juga latihannya bareng. Jadi pertandingan akan seru nanti antara kakak adik,” jelasnya. (FAISOL HADI/TITIS W)

Puluhan Klub Voli Rebutkan Juara Terbaik di Kudus

Klub peserta pertarungan voli se Kudus tengah melakukan pemanasan sebelum bertanding di Gor Sukun Gondosari, Gebog, Jumat (2/10/2015). (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Klub peserta pertarungan voli se Kudus tengah melakukan pemanasan sebelum bertanding di Gor Sukun Gondosari, Gebog, Jumat (2/10/2015). (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

KUDUS – Puluhan Klub voli asal Kudus, ramaikan pertandingan bola voli se Kudus. Tak tanggung-tanggung, pertandingan akbar tersebut diikuti oleh kebanyakan tim voli dari berbagai kalangan.

Seperti halnya Porvit, sang legenda voli di Kudus turun langsung dalam pertandingan itu. Tidak hanya itu, kedatangan mereka dengan para pemain senior atau unggulan dalam klub tersebut. Klub lainnya adalah Perkasa Sakti, yang juga klub besar terlihat jam terbang perbandingan yang tinggi. Nama lainnya ada Putra Jaya, OVJ, Otaka dan lain sebagainya.

Ketua harian PBVSI Kudus Ridhwan mengatakan, dalam pertandingan tersebut diikuti 35 klub putra dan 12 klub putri. Puluhan klub tersebut terbagi dalam beberapa pool. ”Untuk yang putra ada delapan pool, sedangkan untuk yang putri kita bagi menjadi empat pool,” katanya saat ditemui MuriaNewsCom.

Dalam setiap pool, bakal diambil dua terbaik. Yakni juara pool dan runner up. Setelah itu bakal digantungkan kembali untuk mendapatkan klub yang masuk delapan besar. Pembukaan pertandingan baru dilaksanakan tadi Jumat (2/10/2015), bertempat di Gor Sukun Gondosari, Gebog. Pembukaan disentralkan di sana, hanya dalam pertandingan nantinya bakal menggunakan delapan venue.
Semaraknya pertandingan juga menyita para penonton fan suporter. Turut hadir para pemain voli di Kudus, seperti Agung pribadi, Ari Setiawan, dan Achsin Rois. Para penonton juga tidak hanya dari para pemain saja, melainkan masyarakat umum juga antusias dalam menyaksikan pertandingan tersebut.

Dalam laga tahunan tersebut, pemenang akan mendapatkan hadiah yang langsung di persembahkan dari PR Sukun. ”Semua hadiah dari para juara langsung dari Sukun, mereka yang mensponsori kegiatan ini,” jelasnya. (FAISOL HADI/TITIS W)

Rio Ibrahim, Rentengi Prestasi Voli Sejak SD

Atlet Voli Kudus, Rio Ibrahim. (MuriaNews/Iqbal Na’imy)

Atlet Voli Kudus, Rio Ibrahim. (MuriaNews/Iqbal Na’imy)

KUDUS – Konsistensi adalah sebuah kata yang diidamkan bagi sebagian besar orang, khususnya atlet yang bergelut dengan latihan rutin dan berlomba meraih prestasi. Kesinambungan antara konsistensi latihan dan konsistensi prestasi biasanya berkaitan satu sama lain.

Itulah kira-kira gambaran perjalanan karir seorang Rio Ibrahim di lapangan voli yang telah membesarkan namanya hingga sekarang. Semenjak pertama kali mengenal voli dari kelas 3 sekolah dasar dari bapaknya Pelatih Tim Voli Putri Kudus, Suryani hingga kini pencapaian prestasi Rio bisa dikatakan terbilang komplet.

“Ketika SMP, tim saya jadi runner up Popda tingkat Jateng, kalah lawan Sragen. Di SMA, naik ke Popnas dan meraih peringkat 3,” kata Rio.

Puncak prestasi yang dicapainya hingga saat ini mungkin adalah ketika dia mengantarkan Kudus menjadi runner up Porprov 2013. Saat itu Kudus dipaksa takluk oleh Purwokerto.

Rentetan prestasi tadi tidak lantas muncul begitu saja. Ada sederet proses yang harus dilaluinya dan perjuangan hingga mencapai posisinya sekarang pun terbilang tidaklah mudah.

“Bapak mulai mengenalkan saya kepada voli sejak saya masih kelas 3 di SD Kramat. Beliau kan pemain voli berpengalaman, tahu tentang olah raga ini luar-dalam,” ujar pemain yang biasa beroperasi sebagai Open Spike ini.

Ternyata, Rio kecil pun langsung jatuh hati pada voli. “Menurut saya, voli itu enak. Sekarang, voli telah menjadi keseharian saya dan sekaligus bisa bikin saya jalan-jalan ke banyaktempat,” lanjut Rio tentang banyaknya tawaran tarkam yang ditujukan padanya.

Kini, Rio sudah memasuki semester 7 jurusan PKLO, UNNES. Meski harus mulai menyisihkan waktu untuk penyusunan skrpsi, Rio mengaku hingga sekarang masih menerima tawaran bermain tarkam di sejumlah daerah di Jawa Tengah.

Namun, diam-diam Rio sudah mulai memperhitungkan kapan waktu yang tepat untuk mundur teratur dari voli tarkam. “Setelah kuliah selesai, saya ingin jadi guru olah raga. Jadi, mungkin akan lebih utamakan pekerjaan ketimbang voli,” ungkapnya.

Hal itu juga menepis kemungkinan dirinya untuk naik ke level yang lebih tinggi, seperti masuk tim senior Jawa Tengah atau tim Proliga. Postur menjadi satu-satunya alasan yang menghambatnya maju. “Standar tim-tim tadi postur minimal 190 sentimeter,” kata Rio yang berpostur 178 sentimeter. (IQBAL NA’IMY/SUPRIYADI)

Ngabdi di Dunia Voli, Pelatih Voli Ini Harus Rela Kehilangan Jatah Libur Lebaran

Tim binaan pelatih voli Kudus Ary Setiawan berlatih keras selama puasa kemarin. (MuriaNewsCom)

KUDUS – Libur Idul Fitri tahun 2015 ini ini akan terasa sangat sebentar bagi pelatih Voli putra Kudus Aris Setyawan. Pasalnya, dia diwajibkan merapat ke Semarang untuk turut mengarsiteki tim Jawa Tengah untuk Pra-PON.

“Lebaran kali ini cuma sebentar di rumah. Selasa malam saya harus sudah masuk mess di Semarang,” kata Aris kepada MuriaNewsCom.

Pria yang masuk jajaran pelatih tim voli putra bersama dengan pelatih kawakan Indrajaya ini akan bergabung dengan tim di mess di Semarang, bersama dengan jajaran pemain. “Rencananya, training center akan dimulai pada 22 Juli hingga 27 September 2015. Praktis latihan akan dilakukan pagi dan sore hari,” tandas Aris.

Karena itu, pihaknya akan memaksimalkan jatah libur yang dimilikinya. ”Hari pertama untuk keluarga yang dekat, hari kedua untuk kelurga yng agk jauh,” imbuh Aris. (IQBAL NA’IMY/SUPRIYADI)

Skuad Utama Tim Bola Voli Indoor SMA Kudus Terbentuk

Para pemain putri indoor SMA Kudus berlatih di SMA NU Al Ma’ruf Kudus. tim asuhan Suryani ini tengah fokus ke ajang Unnes Cup 2015. (MURIANEWS/IQBAL NAI’MY)

KUDUS – Lain halnya dengan tim voli indoor putri tingkat SMP yang libur berlatih pada masa Ujian Nasional (UN) dan ujian muatan lokal, tim voli indoor putri tingkat SMA masih tetap berlatih seperti biasa.

Lanjutkan membaca

Hadapi UN, Tim Voli SMP Kudus Libur Latihan

Selama pelaksanaan Ujian Nasional (UN), tim voli putri SMP Kudus libur dari segala rutinitas latihan. (MURIANEWS/IQBAL NAI’MY)

KUDUS – Meskipun sejumlah agenda turnamen sudah menunggu di depan mata, namun tim bola voli SMP Kudus untuk sementara vakum kegiatan. Hal ini dikarenakan sebagian besar pemainnya  duduk di bangku Kelas X yang tengah berjuang menghadapi Ujian Nasional (UN).

Lanjutkan membaca