Guru Ngaji Cabuli Santrinya di Masjid Jepon Blora

Barang bukti pakaian yang dikenakan korban pencabulan guru ngaji di Blora. (Polres Blora)

MuriaNewsCom, Blora – Guru ngaji, MJ (46), warga Desa Blungun Rt 3 Rw 1, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, harus berurusan dengan hukum. MJ mencabuli santrinya berusia 8 tahun di salah satu masjid. Satreskrim Polres Blora kini telah menangkap MJ usai keluarga korban melaporkannya ke polisi.

Kejadian bermula, saat MJ dan korban usai melakukan salat duhur di salah satu masjid di Jepon, Selasa (1/8/2017). Usai salat, MJ memanggil korban, tapi tak dihiraukan. MJ lantas menarik tangan dan menurunkan celana yang dipakai korban.

Korban hendak melarikan diri dan meronta, tapi pelaku memarahinya. Aksi pencabulan itu dilakukan MJ di dalam masjid. Usai dicabuli, MJ mengancam korban agar tidak memberitahukan aksi tersebut. MJ tak lupa memberi uang Rp 2 ribu kepada korban. Uang tersebut diberikan sebagai uang jajan.

Selanjutnya korban pulang ke rumah dan menceritakan kejadian tersebut ke ibunya. “Aksi tersebut terbongkar setelah korban bercerita kepada orang tuanya dan langsung  melaporkan tindak pencabulan itu ke polisi,” ujar Kapolres Blora AKBP Saptono dikutip dari halaman resmi, Polres Blora, Sabtu (26/8/17).

Polisi menyita pula barang bukti yang diamankan, yaitu baju berwarna merah muda, dan celana kain berwarna kuning. “Kasus ini juga masih dalam pemeriksaan tim penyidik Sat Reskrim Polres Blora,” katanya.

Menurut pengakuan tersangka di depan polisi, dirinya melakukan perbuatan cabul karena tak mampu membendung hawa nafsunya. Pelaku mengaku sudah lama bercerai dengan istrinya, dan belum menikah lagi. “Saya mengaku khilaf melakukan perbuatan itu pak, lantaran hasrat hawa nafsu saya yang menggebu-gebu,” ujar MJ sembari tertunduk.

Saptono mengimbau kepada masyarakat yang memiliki anak perempuan agar menjaga anaknya dengan baik. Termasuk, orang tua juga perlu memantau pergaulan sehari-hari anak.” Jangan mudah  percaya dengan siapapun. Terutama anak yang masih di bawah umur,” imbaunya

Akibat perbuatannya, pelaku diancam Pasal 76E Jo Pasal 82 ayat (1) UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak di bawah umur.

Editor : Akrom Hazami

 

Pemuda Rambut Gimbal dan Bertato Diseret Polisi dari Rumahnya di Blora, Gara-gara Ini…

Pelaku pengedar Dextro, Ikhwan Zakaria alias Iping (23) beserta barang bukti, diamankan di Mapolres Blora, Jumat. (ISTIMEWA)

MuriaNewsCom, Blora – Ribuan pil Dextro merek Hexymer disita Res Narkoba Polres Blora. Yaitu dari tangan pelaku Ikhwan Zakaria alias Iping (23) warga Kelurahan Beran RT 02/RW 01, Kecamatan/Kabupaten Blora, Kamis (16/3/2017).

Iping merupakan pengedar pil tersebut. Pelaku dibekuk di rumahnya. Pelaku tidak bisa berkutik setelah polisi menggeledah rumahnya.

Dari tangan pelaku petugas berhasil menyita 1.232 butir pil Dextro, yang sebagian masih dalam botol dan dibungkus dalam kantong plastik bening dengan berbagai ukuran dan siap edar.

Menurut Kapolres Blora AKBP Surisman melalui Kasat Res Narkoba AKP Soeparlan mengatakan terungkapnya kasus peredaran pil Dextro berawal dari informasi yang diperoleh dari masyarakat. Yang sebelumnya yang menyebutkan adanya usaha terlarang yang dilakukan pelaku dengan memperjual belikan obat-obatan yang bukan peruntukannya.

Terutama kepada masyarakat bahkan kepada para anak remaja. “Kami langsung mendatangi rumah pelaku melakukan penangkapan dan menggeledah seluruh rumahnya yang digunakan untuk menyembunyikan ribuan pil dextro tersebut,” kata Soeparlan, Jumat (17/03/2017) dikutip situs resmi Polres Blora.

Sementara menurut pengakuan pelaku, dirinya mengedarkan pil Dextro tersebut dan memperoleh dari seseorang yang masih menjadi buron. Barang tersebut dikirim dan diserahkan kepada dirinya untuk dijual.

“Awalnya saya cuma coba-coba ditawari teman untuk menjualkan pil Dextro karena tergiur oleh keuntungan yang sangat besar jika obat tersebut bisa laku semua,” kata dia di hadapan polisi.

Sasarannya adalah remaja. Biasanya, dia menjual via ponsel di pesan pendek (SMS). Kemudian barang itu diantarnya ke pemesan.

Setelah tertangkap, pemuda pengangguran, berambut gimbal dan penuh tato di badannya ini mengaku kapok. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku akan dijerat dengan pasal 197 Jo Pasal 106 ayat (1) Subsidair Pasal 196 Jo Pasal 98 ayat (2) UURI No. 36 tahun 2019 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman ancaman pidana 15 tahun penjara.

Dextro merupakan obat batuk yang akan bereaksi dalam waktu 30 menit setelah diminum. Zat kimia ini bekerja pada susunan saraf pusat. Sayang, kandungan ini disalahgunakan beberapa orang untuk ‘fly’.

Penggunaan Dextro dalam dosis berlebih akan menimbulkan kerusakan permanen pada susunan saraf pusat manusia. Kerusakan tersebut berakibat pada pelemahan koordinasi mental dan motorik yang disertai dengan kecanduan.

Editor : Akrom Hazami

 

Blora Contek Pariwisata Banyuwangi yang Maju Pesat

Wakil Blora Arief Rohman saat melakukan kunjungan di Kabupaten Banyuwangi, beberapa waktu lalu. (ISTIMEWA)

MuriaNewsCom, Blora – Pemerintah Kabupaten Blora merencanakan untuk mendatangkan tim dari pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Tujuannya untuk menjalin kerja sama yang berkaitan dengan E-Government khususnya di sektor pariwisata.

Demikian hal itu disampaikan oleh Wakil Blora Arief Rohman, pada saat melaksanakan kunjungan kerja, mewakili Bupati Blora Djoko Nugroho, di Pemkab Banyuwangi, beberapa waktu lalu.

“Kedatangan kami dari  Kabupaten Blora ke Kabupaten Banyuwangi untuk silaturahmi dan menimba ilmu, khususnya terkait program pengelolaan destinasi wisata. Segera akan saya koordinasikan dengan Bapak Bupati, mendatangkan tim dari Pemkab Banyuwangi untuk menyampaikan paparan di Blora. Utamanya terkait E-Government,” kata Arief dikutip web resmi Pemkab Blora.

Wabup menilai, Pemkab Banyuwangi telah berhasil mengembangkan potensi kearifan lokal, seni budaya dan pariwisata sebagai pontensi unggulan. Bahkan didukung dengan even.

Asisten Setda Banyuwangi Bidang Pembangunan dan Kesra Agus Siswanto mewakili Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menemui Arief di rumah dinas setempat.

“Sebagaimana arahan Bapak Bupati Banyuwangi, komunikasi dan kerja sama lintas OPD mendorong tercapainya target yang diharapkan dan menghilangkan ego sektoral,” kata Agus.

Di tempat yang sama, Kepala Bappeda Banyuwangi, Suyanto Tondo Waspodo, dalam arahannya mempersilahkan Pemkab Blora untuk mencontek program di wilayahnya.

“Kami persilakan Pemkab Blora untuk meng-copy-paste program-program pemerintahan yang dinilai bermanfaat untuk Blora. Tidak perlu bayar. Gratis saja. Tetapi harus ada MOU antara Bapak Bupati Banyuwangi dan Blora,” kata Suyanto.

Editor : Akrom Hazami

 

Wow, Produksi Padi Blora Meningkat Luar Biasa


Bupati Blora, Djoko Nugroho bersama Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Blora, Reni Miharti melakukan penanaman padi bersama di Desa Ngloram, Kecamatan Cepu. (ISTIMEWA)

MuriaNewsCom, Blora -Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Blora, Reni Miharti melaporkan bahwa sasaran tanam padi pada musim tanam 2016/2017 sampai tanggal 23 Februari yang lalu telah tercapai 67,31% (72.841 Ha).

“Di mana terjadi peningkatan capaian sebesar 30,18% dibandingkan pada musim tanam 2015/2016,” kata Reni di Blora, Selasa (28/2/2017).

Berdasarkan Angka Sementara 2016 BPS, produksi padi Kabupaten Blora tahun 2016 mencapai 532.755 ton, meningkat 95.582 ton (21,86%) dari tahun sebelumnya. Capaian ini merupakan yang tertinggi selama 10 tahun terakhir.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Dandim 0721/Blora, Tim Pendamping Percepatan Tanam dari Kementan RI, Camat Cepu, Kades Ngloram dan anggota kelompok Tani Makmur.

Baca jugaBlora Lakukan Percepatan Tanam Padi di Desa Ngloram

Bupati Blora Djoko Nugroho mengatakan pangan merupakan kebutuhan dasar manusia. Untuk itu, dia meminta kepada para petani menanam padi dengan maksimal, sehingga dapat mendukung program swasembada pangan pemerintah.

“Tanam dengan baik, beri pupuk, ikuti arahan dari penyuluh, supaya memperoleh hasil yang maksimal”, ujarnya.

Editor : Akrom Hazami

Blora Lakukan Percepatan Tanam Padi di Desa Ngloram

Bupati Blora, Djoko Nugroho bersama pejabat setempat melakukan penanaman padi bersama di Desa Ngloram, Kecamatan Cepu. (ISTIMEWA)

MuriaNewsCom, Blora – Bupati Blora, Djoko Nugroho didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Blora, Reni Miharti, hadiri Gerakan Percepatan Tanam Padi Tahun 2017 di area persawahan Gapoktan Makmur, Desa Ngloram RT 03/04, Kecamatan Cepu seluas 225 Ha, Selasa (28/2/2017).

Djoko mengatakan pangan merupakan kebutuhan dasar manusia. Untuk itu, dia meminta kepada para petani menanam padi dengan maksimal, sehingga dapat mendukung program swasembada pangan pemerintah.

“Tanam dengan baik, beri pupuk, ikuti arahan dari penyuluh, supaya memperoleh hasil yang maksimal”, ujarnya.

Lebih lanjut, Kokok, sapaan akrab Bupati Blora itu juga mengatakan bahwa dalam 3 tahun terakhir, peningkatan tanam padi di Kabupaten Blora naik secara signifikan.

Kegiatan ini merupakan perwujudan dari Kegiatan Percontohan Padat Karya Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) di Gapoktan Makmur Desa Ngloram Kecamatan Cepu seluas 160 Ha, yang dibiayai olah tanahnya untuk mendukung Program Upaya Khusus (Upsus) Pajale.

Editor : Akrom Hazami

Sensasi Berkuliner di Atas Perahu di Waduk Tempuran Blora, Nyam..Nyam!

Pengunjung menikmati kuliner di atas perahu di Waduk Tempuran, Kecamatan Kota, Kabupaten Blora. (Tim Berita Humas Protokol Setda Blora)

MuriaNewsCom, Blora –  Waduk Tempuran yang berada di kawasan Pegunungan Kendeng Utara, tepatnya di Desa Tempuran, Kecamatan Kota, Blora, memang sudah lama dikenal sebagai salah satu objek wisata unggulan. Selain sebagai wisata alam, kuliner dan pusat pelatihan dayung, kini ada yang baru di waduk peninggalan Belanda ini.

Yakni sensasi berkuliner di atas perahu. Pengunjung, khususnya para pecinta kuliner bisa menikmati berbagai menu olahan ikan sambil berkeliling naik perahu dengan panorama alam Pegunungan Kendeng yang berbalut hutan jati hijau. Sesekali perahu akan berhenti di tengah waduk dan mempersilakan penikmat kuliner untuk makan sampai berswa foto (selfie).

Sebagai pengamanan, di atas perahu para pengunjung ditemani oleh dua orang petugas. Perahu juga dilengkapi dengan pelampung dan penyeimbang agar tidak mudah goyang saat berada di tengah waduk.

Seperti yang ada pada akhir pekan lalu. Sepasang muda mudi tampak asyik menikmati menu ikan bakar sambil berkeliling waduk dipandu oleh dua orang petugas. Dari kejauhan, mereka tampak asyik berdua sambil  berswa foto membidik pemandangan alam sebagai latar belakang foto.

“Tempuran sekarang lebih menarik dengan adanya fasilitas perahu. Kita bisa makan di atas perahu sambil keliling waduk, sensasinya beda. Apalagi kalau ditemani orang tersayang, cocok untuk kalangan muda,” ucap Nanik Wijaya (27) salah satu penikmat kuliner di atas perahu dikutip dari Facebook Akun Humas Protokol Kabupaten Blora.

Tak hanya makan ikan bakar sambil berkeliling waduk, di kawasan ini para pengunjung juga diberikan fasilitas. Yaitu sebuah dermaga menyerupai kapal yang dibangun menjorok ke tengah waduk. Tempat ini biasa digunakan para pengunjung untuk berburu foto, terutama saat matahari terbenam.

Sulastri (40) pemilik Warung Iwak Kali (WIK) di tepi Waduk Tempuran yang melayani kuliner di atas perahu menyatakan bahwa fasilitas berkeliling waduk sambil makan di atas perahu merupakan paket baru untuk memberikan kesan menarik kepada para pecinta kuliner.

“Ini paket baru yang kita tawarkan kepada para pengunjung. Sehingga mereka datang tidak hanya makan saja, tapi juga bisa menikmati pemandangan alam dengan berkeliling waduk,” ucap Sulastri.

Pengunjung menikmati kuliner di atas perahu di Waduk Tempuran, Kecamatan Kota, Kabupaten Blora. (Tim Berita Humas Protokol Setda Blora)

 

Menurutnya, untuk pengunjung yang ingin menikmati kuliner di atas perahu harus memesan terlebih dahulu di Warung Iwak Kali miliknya. Sistemnya paketan, di mana pengunjung bisa dilayani kekeling waduk selama 30 menit sambil makan sajian kuliner yang dipesan.

“Berhubung ini fasilitas baru, sehingga jumlah perahu masih terbatas. Jika respons pengunjung bagus, tidak menutup kemungkinan kedepan perahunya akan kami tambah lagi,” pungkasnya.

Editor : Akrom Hazami

 

Rp 25 Miliar Disiapkan Pemkab Blora untuk Bangun Pasar Sidomakmur

Bupati Blora Djoko Nugroho saat kegiatan sosialisasi pasar kepada para pedagang Pasar Induk di Pendapa Kabupaten (ISTIMEWA)

MuriaNewsCom, Blora – Setelah tahun 2016 selesai dilakukan pengurukan lahan dan pembangunan pagar keliling, Pemkab Blora di tahun 2017 akan melanjutkan pembangunan fisik Pasar Blora yang berada di wilayah Gabus, Kelurahan Mlangsen.

Agar pembangunan bisa diterima oleh semua pihak, khususnya para pedagang, Bupati Blora Djoko Nugroho menggelar sosialisasi kepada para pedagang Pasar Induk di Pendapa Kabupaten. Sosialisasi diikuti oleh perwakilan pedagang sebanyak 100 orang.

Djoko didampingi Sekda Bondan Sukarno, Asisten 2 Setda Slamet Pamudji, dan Kepala Dinas Perdagangan Koperasi UKM Maskur. Bupati mengatakan bahwa pemkab akan membangun Pasar Blora yang baru dengan mana Pasar Sidomakmur sebagai pasar besar dengan anggaran sebanyak Rp 25 miliar.

“Pasar itu nanti untuk menampung seluruh pedagang yang setiap hari berjualan di sepanjang Jalan MR Iskandar, pedagang di Jalan Sumodarsono dan pedagang yang ada di Pasar Rel. Semuanya akan ditertibkan agar pusat kota tidak kumuh. Sedangkan untuk Pasar Induk akan dibangun juga, namun bertahap setelah pasar di Gabus selesai dibangun 2 blok,” ucap Djoko.

Pasar besar di Gabus Mlangsen tersebut akan terdiri dari 4 blok besar uang dihubungkan dengan jalan lebar sehingga semua kendaraan bongkar muat bisa masuk area pasar, tidak membuat jalan macet. “Tahun 2017 ini kita bangun 2 blok dahulu berdaya tampung 845 pedagang dengan rincian los 2 blok 579 pedagang dan kios 2 blok sebanyak 266 pedagang. Setelah jadi silakan ditempati seluruh pedagang,” jelasnya.

Bupati juga menjelaskan bahwa pembangunan pasar di wilayah selatan ini untuk perluasan wilayah Kota Blora. Nantinya Kantor Kecamatan Blora Kota juga akan dipindah di depan Pasar Sidomakmur. Akses jalan raya juga akan dibangun secara bertahap.

Jembatan Jembar penghubung Kedungjenar-Beran yang selesai dibangun tahun 2016 akan dilanjutkan dengan pembangunan jalan ke selatan tembus Gabus. Sehingga akses menuju pasar akan bertambah. “Kebetulan lahan persawahan dari Beran ke selatan hingga Gabus merupakan tanah bengkok desa, sehingga pembebasan lahannya tidak sulit,” ujar Bupati.

Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Induk Blora Tarwa Saladin menyatakan persetujuannya jika pemkab hendak membangun pasar baru di wilayah Gabus Mlangsen untuk menampung para pedagang yang berjualan di sepanjang Jl.MR Iskandar, pedagang di Jalan Sumodarsono dan pedagang yang ada di Pasar Rel. Namun pedagang Pasar Induk menolak jika disuruh pindah ke Gabus.

“Kami minta dua-duanya dibangun, jangan pasar di Gabus saja. Tapi Pasar Induk Blora yang lama juga dibangun agar bisa lebih bagus lagi,” tegasnya.

Editor : Akrom Hazami

Jangan Coba-Coba Rayakan Hari Valentine di Blora, Khususnya Para Siswa

ILUSTRASI

MuriaNewsCom,  Blora – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Blora, Achmad Wardoyo mengatakan Disdik melarang siswa di wilayah setempat berkegiatan merayakan hari Valentine 14 Februari, baik di dalam maupun di luar sekolah. 

Larangan tersebut tak main-main karena tertulis pada surat nomor 420/531 tertanggal 10 Februari 2017 yang ditandatanganinya. Pada surat tersebut, Disdik juga menginstruksikan membuat surat edaran kepada Kepala SD bagi Kepala UPT TK/SD. Bagi Kepala UPT SMP Negeri maupun swasta membuat surat edaran kepada orang tua atau wali murid untuk mengawasi putera-puterinya.

“Tujuan untuk memfilter masuknya budaya-budaya asing, terutama bagi siswa SD dan SMP,” kata Sekretaris Disdik Blora, Sugiyanto. 

Editor : Akrom Hazami 

“Petani Tak Usah Takut, Gudang Sekarang Tidak Menyeramkan”

ILUSTRASI

MuriaNewsCom, Blora – Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Reni Miharti menyampaikan bahwa saat ini luas tanam diawasi langsung oleh Kementrian Pertanian lewat satelit. Oleh karena itu Gapoktan harus segera melapor ke Dinas Pertanian apabila mulai menanam padi dan nantinya akan dilaporkan ke Kementrian secepat mungkin.

“Diharapkan saat ini Poktan dan Gapoktan memiliki persediaan gabah segera transaksi dengan Bulog segera terjadi,” ujar Reni.

Di tahun 2017 ditargetkan serapan gabah di Kabupaten Blora sebesar 21 ton dan realisasi yang diminta Bupati Blora minimal harus 25 ton. Oleh karena itu Kepala Gudang Blora Suismuntoyo menyampaikan bahwa persediaan beras maupun gabah yang ada di gudang Blora telah dijual ke Medan, Kalimantan Tengah maupun daerah lainnya untuk mengosongkan gudang khusus untuk serapan gabah tahun 2017.

Juga menyampaikan bahwa Gapoktan yang memiliki mesin penggilingan dapat didaftarkan ke Bulog Pati yang nantinya dapat diberikan lisensi oleh Dinas Pertanian untuk menjadi mitra Bulog. Kelompok tani kecil juga diharapkan menjual gabahnya langsung ke gudang Bulog yang ada. Nantinya uang hasil penjualan gabah dapat langsung dicairkan ke kantor Bank BRI terdekat setelah mendapatkan SPP.

Dengan menjual langsung ke gudang, petani dapat mengetahui secara langsung kualitas gabah yang dimiliki, hal ini dikarenakan terdapat mini laboratorium di gudang. Petani juga mendapat bimbingan dari Bulog agar gabah yang dihasilkan dapat mencapai kualitas dengan harga jual tertinggi yaitu Rp 3.700/kg.

“Petani tidak usah takut ke gudang, gudang sekarang tidak menyeramkan, gudang Bulog Blora mendapat peringkat 1 penataan taman se-Indonesia, jadi tidak usah takut, disana juga ada minilab jadi petani bisa tau bagaimana gabah yang bagus,” ujarnya.

Bupati Blora Djoko Nugroho meminta kepada petani untuk menjual gabahnya hanya ke Bulog . Dengan begitu harga jual gabah dapat tetap tinggi. Tujuannya biar petani tetap bisa untung pada harga jualnya.

Saat ini harga beli gabah dari Bulog ke mitra sebesar Rp 3.700/kilogram (kg), sedangkan harga beli gabah dari mitra ke petani atau Poktan hanya sebesar Rp 2.500 / kg. “Dengan menjual gabah langsung ke Bulog diharapkan dapat menekan selisihnya harga beli dari bulog dan mitra sebesar Rp 1.200,” kata Djoko.

Djoko juga berpesan kepada poktan maupun gapoktan untuk memanfaatkan sarjana yang ada di desa dalam menyusun administrasi. Khususnya seperti kontrak jual beli gabah ke Bulog. Dengan begitu maka sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat.

“Saat ini kita dibantu oleh Pak Menteri Pertanian, maka kita juga harus meningkatkan serapan gabah di Blora, tapi kalian juga harus bisa dipercaya dan jangan bohong dengan kualitas gabah yang dijual ke Bulog harus sesuai ketentuan,” pesannya.

Editor : Akrom Hazami

Petani Blora Jerit Akibat Harga Gabah Jeblok

Petani melakukan penyemprotan cairan untuk melindungi sawahnya di salah satu wilayah di Kabupaten Blora. (MuriaNewsCom)

Petani melakukan penyemprotan cairan untuk melindungi sawahnya di salah satu wilayah di Kabupaten Blora. (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Blora – Jeritan petani Blora akibat jebloknya harga gabah direspons Bulog dan pemerintah kabupaten (pemkab) setempat, yakni dengan menggelar rapat koordinasi “satu meja” antara pemkab dengan Bulog Subdivre Pati di ruang pertemuan gudang Dolog Jepon, Blora, Selasa (7/2/2017).

Dalam rapat koodinasi (rakor) yang dikemas dalam sosialisasi pengadaan dalam negeri Subdivre Pati Tahun 2017, salah satu peserta Singgih Hartono, membeberkan bahwa banyak petani Blora yang saat ini sedang menjerit karena gabah kering panen (GKP) hanya laku dijual Rp 2.500 hingga Rp Rp 2.900 per kilogram (kg).

Padahal GKP yang dipatok pemerintah dari petani seharga Rp 3.700 per kg. Selain itu, dia juga mengungkapkan, cuaca buruk, hujan, angin, dan matahari sering tertutup mendung, membuat gabah petani rusak, dan tidak laku dijual. “Jika Bulog tidak segera turun menyerap gabah/beras ke bawah, petani bisa bangkrut,” tandasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Blora Reni Miharti, juga mendesak Bulog turun menyerap gabah/beras petani baik melalui mitra kerja Bulog atau satgas yang ada. “Puncak panen padi segera tiba, dan padi yang siap panen pada Februari-Maret 2017 mencapai 41.000 hektar,” tandas mantan Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) setempat.

Di forum itu, Bupati Blora Djoko Nugroho mendesak Bulog segera melangkah menyerap padi petani, agar realisasi pengadaan di Blora lebih meningkat dibanding tahun sebelumnya. Sebab target penyerapan gabah/padi pada 2016 sebanyak 15.000 ton, terelasasi 22.000 ton. “Produksi beras Blora terbesar di wilayah Subdivre Pati, sehingga harus dikirim ke Kedu, Pekalongan, Kalimantan, dan Sumatra,” tandasnya.

Demikian juga dengan target 2017 yang sebanyak 21.630 ton, Djoko optimistis realisasinya akan lebih tinggi dibanding 2016, yakni sekitar 25.000 sampai 26.000 ton. Hal ini berdampak pada gudang Dolog yang ada di Blora tidak mampu menampung, dan harus dikirim ke luar daerah. Untuk itu Djoko mendesak Bulog untuk merealisasi usulan penambahan gudang, karena fasilitas yang ada saat ini tempatnya hanya mampu menampung 8.500 ron beras, sehingga harus menyewa pada pihak ketiga (swasta).

Mendapat desakan agar segera turun menyerap gabah/beras petani agar harga membaik, Kepala Bulog Subdivre Pati dengan wilayah kerja Blora, Rembang, Pati, Kudus, Jepara, A. Kholisun, menegaskan satgas bersama mitra kerja Bulog (MKB) segera melakukan pengadaan penyerapan mulai pekan depan. “Maka kami gelar sosialisasi ini untuk persiapan penyerapan gabah/beras petani, pekan depan kami segera turun,” jelasnya.

Soal gudang Dolog Blora yang sudah tidak lagi mampu menampung gabah/beras petani, diakuinya sudah diusulkan ke Bulog pusat, tapi sampai saat ini belum direalisasi. Solusi sementara yang ditawarkan adalah menyewa gudang milik swasta, karena gudang yang ada hanya mampu menampung 8.500 ton.

Editor : Akrom Hazami

Pembinaan Pangkalan, Koramil 03/Banjarejo Blora Cetak Batako

Anggota TNI mencetak batako di Kabupaten Blora. (ISTIMEWA)

Anggota TNI mencetak batako di Kabupaten Blora. (ISTIMEWA)

MuriaNewsCom, Blora –  Markas Koramil perlu memperhatikan lingkungan yang bersih dan ramah. Hal itu diharapkan berdampak pada masyarakat sekitar agar bisa berinteraksi dan bersinergi denganTNI AD, khususnya tingkat Koramil.

Hal inilah yang dilakukan Koramil 03/Banjarejo Kodim 0721/Blora yang dipimpin langsung Komandan Koramil (Danramil) Kapten Chb Sudiyono melaksanakan pembinaan pangkalan (markas Koramil) kepada  personelnya.

Pembinaan pangkalan yang dilaksanakan Koramil 03/Banjarejo, yakni seusai apel pagi sebelum para Babinsa melaksanakan pembinaan di wilayah binaannya masing-masing. Terlebih para anggota diwajibkan cetak batako bersama-sama. “Kegiatan ini  dilakukan setiap hari bagi anggota yang tidak kena dinas dalam hukumnya wajib,” kata Danramil Kapten Chb Sudiyono, saat apel, Selasa (31/1/2017).

Para anggota terlihat sangat antusias melaksankan pekerjaan tersebut. Kegiatan itu tidak terlepas dukungan Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Inf Susilo. Bukti nyatanya adalah Dandim seusai olahraga tenis lapangan, beranjak ke Koramil langsung gabung bersama anggota cetak batako bersama-sama.

Di sela-sela kegiatan tersebut Dandim mengharap semua Koramil jajaran Kodim Blora, bisa bersaing dengan sehat. “Serta mempertahankan Koramilnya agar tetap bersih, indah dan nyaman,” kata Susilo.

Danramil Banjarejo Kapten Chb Sudiyono menyampaikan, tujuan dari kegiatan pembuatan batako tersebut direncakan akan dipergunakan bangun Aula Kantor Persit dan musala Koramil. Mengingat kedua bangunan gedung itu sangat penting dan saat ini belum ada. “Untuk menunjang kegiatan tersebut anggaran dari swadaya Koramil setempat ,” ujar Sudiyono

Editor : Akrom Hazami

Menteri Pertanian, Panen Raya Padi di Blora

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Selasa (24/01/2017) menghadiri panen raya padi di lahan milik Pelda Wardoyo (Babinsa Koramil 08/Kedungtuban) Desa Pulo, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora. (ISTIMEWA)

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Selasa (24/01/2017) menghadiri panen raya padi di lahan milik Pelda Wardoyo (Babinsa Koramil 08/Kedungtuban) Desa Pulo, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora. (ISTIMEWA)

MuriaNewsCom, Blora – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Selasa (24/01/2017) menghadiri panen raya padi di lahan milik Pelda Wardoyo (Babinsa Koramil 08/Kedungtuban) Desa Pulo, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora. Dengan luas siap panen 1.182 hektare.

Di lokasi panen raya padi, Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman didampingi Staf Ahli Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Brigjen TNI M Afifudin, Aster Kasdam IV/Diponegoro Kolonel Kav Puji Setiono, Bupati Blora Djoko Nugroho, langsung melakukan panen raya dilanjutkan tanam padi dengan menggunakan mesin Transplanter.

Bukan sekadar panen raya agenda kunjungan kerja Menteri Pertanian di wilayah Kabupaten Blora, Andi juga membawa sejumlah bantuan kepada para petani Desa Pulo Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, yakni bantuan berupa peralatan dan mesin pertanian. Bukan hanya itu, Jamini (45) tahun isteri Sukiran (50) tahun Desa Pulo juga dapat bagian traktor roda dua pemberian langsung dari menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, karena keberaniannya menyampaikan jawaban atas pertanyaan dari Menpan Andi

Di kesempatan itu Menteri Pertanian Andi mengajak para petani untuk berproduksi dan meningkatkan swasembada pangan. “Kita sudah tidak lagi melakukan impor bahkan kita melakukan ekspor,” ujar Menteri Andi dihadapan warga yang hadir.

Dalam kesempatan itu, spontanitas Andi melakukan transaksi pembelian gabah basah dengan hasil panen manual seharga Rp. 3.700 per kg milik para petani yang ada di sekitar lokasi panen raya. Selanjutnya menpan berharap para petani jangan ada yang menjual gabah pada tengkolak jual pada bulog “Harga sama yang ada di pasaran, bila ada yang menurunkan laporkan,” tandas Andi.

Bupati Blora Djoko Nugroho mengatakan, Kabupaten Blora sebenarnya mempunyai lahan pertanian yang terbatas, karena hampir 50% dari wilayah Blora merupakan hutan jati milik negara yang dikelola oleh Perhutani. “Namun dengan keterbatasan itu, terdapat secercah harapan dengan semangat petani Blora yang mampu mewujudkan swasembada pangan di Kabupaten Blora,” katanya.

Hadir dalam acara tersebut, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Staf Ahli Kepala Staf Angkatan Darat  (Kasad), Brigjen TNI M. Afifudin, Aster Kasdam IV/Diponegoro Kolonel Kav Puji Setiono, Bupati Blora Djoko Nugroho, para Danrem diwakili Kasrem, Dandim diwakili Kasdim, Kasiter Korem se jajaran Kodam IV/Diponegoro, Forkopimda, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab. Blora, Forkopimcam, Kades se kecamatan Kedungtuban serta tamu undangan lainnya.

Editor : Akrom Hazami

Serunya Adegan Transaksi Narkoba di Minimarket Cepu Blora

Dua pelaku narkoba diamankan berikut barang buktinya di Mapolres Blora. (Polres Blora)

Dua pelaku narkoba diamankan berikut barang buktinya di Mapolres Blora. (Polres Blora)

MuriaNewsCom, Blora – Tim Sat Resese Narkoba Kepolisian Resor Blora, berhasil menggagalkan transaksi narkoba yang dilakukan dua pria di sebuah minimarket Kebun Kelapa/Ketapang Jalan Stasiun Kota, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora.

Pelaku bernama AKN (40) asal Kelurahan Sidomulyo, Cepu, Blora dan P(32) dari Desa Begadon, Kecamatan Gayam, Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur. Keduanya akan melakukan transaksi di depan minimarket namun tim  Res Blora dengan sigap menggagalkannya, Minggu (22/01/17).

“Sabtu malam (21/01/17) atas informasi dari yang kami dapat, akan adanya seseorang yang akan melakukan transaksi narkotika jenis sabu di depan minimarket Ketapang Jalan Stasiun Kota Cepu. Kami langsung menuju ke tempat yang diinformasikan dan melakukan penyekatan. Kemudian kami melihat mobil Xenia putih No. Pol S1389 AA melintas dan berhenti di minimarket tersebut turun seorang pria mencurigakan, yang akan melakukan transaksi narkoba,” kata Kasat Narkoba Polres Blora AKP Soeparlan dikutip polresblora.com. 

Dengan cepat dan sigap, kedua pelaku berhasil dilumpuhkan tanpa perlawanan. Tim kemudian melakukan penggledahan terhadap orang tersebut dan didapat barang haram itu. Dari tangan pelaku diamankan satu paket sabu dibungkus plastik klip bening, serta satu unit mobil, dua uni ponsel, dan uang tunai Rp 300 ribu, serta satu kantong plastik alat penghisap sabu (Bong).

Saat ini kedua pelaku berikut barang bukti diamankan di Mapolres Blora guna kepentingan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut.

Editor : Akrom Hazami

Ibu Cantik Ini Gadaikan Mobil Rental di Blora

Polisi meminta keterangan kepada ibu rumah tangga yang juga pelaku penggadaian mobil rental di Mapolsek Cepu, Kabupaten Blora. (Polres Blora)

Polisi meminta keterangan kepada ibu rumah tangga yang juga pelaku penggadaian mobil rental di Mapolsek Cepu, Kabupaten Blora. (Polres Blora)

MuriaNewsCom, Blora – Ada-ada saja ulah ibu rumah tangga cantik di Kabupaten Blora ini. Ternyata ibu ini merupakan pelaku penggelapan mobil rental. Polsek Cepu Resor Blora  mengamankannya. Adalah DK (41) warga Desa/Kecamatan Kedewan, Bojonegoro Jawa Timur, dan suaminya JA masih dalam lidik kepolisian.

Dirinya ditangkap setelah menggadaikan mobil rental Toyota avanza milik Karsiman (60) warga Ngareng Cepu, Blora, Minggu (22/1/17). Pelaku menyewa mobil milik korban untuk dipakai acara pernikahan keluarga di Semarang selama 4 empat hari. Ternyata lebih dari perjanjian tersebut, mobil rental belum dikembalikan. Akhirnya Karsiman melaporkannya ke Polsek Cepu untuk diselidiki. Setelah menerima laporan dan melakukan penyelidikan, Unit Reskrim Polsek Cepu Resor Blora menangkap tersangka DK di rumahnya.

Dari keterangan tersangka dirinya berpura-pura menyewa mobil rental untuk acara resepsi pernikahan hanyalah modus belaka, ternyata mobil tersebut digadaikan sebesar Rp 20 juta kepada Jabrik, warga Bojonegoro.

Kapolsek Cepu Resor Blora AKP Selamet mengatakan pihaknya telah melakukan penyidikan terhadap kasus penipuan dan penggelapan mobil rental ini. Beberapa saksi telah diperiksa dan diminta keterangan untuk proses penyelidikan dan penyidikan pengembangan kasus selanjutnya.

“Kasus dengan modus penggadaian mobil rental memang akhir-akhir ini terjadi. Kami akan lakukan penyelidakan tersangka yang masih menjadi DPO dan mengusut kasus ini sampai tuntas.” Kata Selamet dikutip dari web resmi Polres Blora.

Atas perbuatan tersangka ini, DK dijerat pasal 372 yo 378 KUHPidana tentang penggelapan dan penipuan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. “Kita masih terus melakukan pengembangan,” ungkapnya.

Mengenai dugaan apakah tersangka merupakan sindikat pencurian mobil, Selamet mengaku masih mendalaminya. “Kami masih terus melakukan pemeriksaan secara mendalam,” tuntasnya.

Editor : Akrom Hazami

Awas Tergoda Polwan Cantik Blora!

Polwan melakukan patroli bersepeda dengan keliling kota di pusat keramaian di Kabupaten Blora. (Polres Blora)

Polwan melakukan patroli bersepeda dengan keliling kota di pusat keramaian di Kabupaten Blora. (Polres Blora)

MuriaNewsCom, Blora – Awas tergoda Polwan cantik Blora. Mereka sedang melakukan patroli dengan bersepeda keliling kota, Rabu (18/1/2017).Patroli sepeda dinilai efektif dan efisien untuk dilaksanakan.

Terutama dalam mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Khususnya di kawasan padat dan berpotensi terjadi kemacetan. Patroli sepeda dapat menjadi salah satu solusinya.

Anggota yang berpatroli dengan sepeda menyusuri titik keramaian seperti terminal, pertokoan dan permukiman padat penduduk. “Bikin adem lihatnya kalau polwan yang patroli, ramah-ramah dan menyejukkan pandangan mata,” kelakar salah satu warga dikutip dari situs resmi Polres Blora.

Polwan melakukan patroli bersepeda dengan keliling kota di pusat keramaian di Kabupaten Blora. (Polres Blora)

Polwan melakukan patroli bersepeda dengan keliling kota di pusat keramaian di Kabupaten Blora. (Polres Blora)

 

Kapolres Blora AKBP Surisman mengatakan,  dengan berkeliling naik sepeda, polisi menyapa warga yang ditemui di jalan.  Dengan senyum, patroli sepeda sendiri dilakukan karena dinilai lebih leluasa untuk masuk ke gang-gang sempit yang banyak berada di Kota Blora. “Ini guna mengantisipasi tindak kriminal yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab,” katanya.

Dia memerintahkan kepada seluruh personel Polres Blora, ditekankan untuk memperhatikan dan meningkatkan pelayanan bagi masyarakat.‎ Serta ketegasan dalam penindakan hukum yang telah berlaku sehingga kinerja kepolisian dalam peningkatan pelayanan publik terjaga.

Editor : Akrom Hazami

Gerakan Blora Anti Berita Hoax Dideklarasikan

 Bupati Djoko Nugroho didampingi Wakil Bupati Arief Rohman melakukan pembubuhan tanda tangan sebagai tanda deklarasi Masyarakat Blora Anti Hoax. (Humas Protokol Setda Blora)

Bupati Djoko Nugroho didampingi Wakil Bupati Arief Rohman melakukan pembubuhan tanda tangan sebagai tanda deklarasi Masyarakat Blora Anti Hoax. (Humas Protokol Setda Blora)

MuriaNewsCom, Blora –  Menyikapi banyaknya berita bohong atau hoax yang berisi konten negatif berupa permusuhan, fitnah, hasut, isu sara hingga ujaran kebencian di berbagai media seperti Facebook, Twitter, Instagram, portal online dan lainnya. Bagian Humas dan Protokol Setda Blora atas inisiatif bupati melaksanakan deklarasi masyarakat Blora Anti Hoax untuk menolak segala bentuk berita bohong.

Kamis pagi (12/1/2017), deklarasi dipimpin langsung oleh Bupati Djoko Nugroho didampingi Wakil Bupati Arief Rohman dan Sekda Bondan Sukarno di halaman Kantor Sekretariat Daerah setelah pelaksanaan apel pagi. Deklarasi tidak hanya diikuti oleh kalangan pejabat Pemkab Blora saja, namun juga dari seluruh pegawai, pelajar, pramuka, tokoh masyarakat dan para wartawan.

Dalam sambutannya, Bupati menyatakan sikap untuk menolak segala jenis berita hoax yang berisi fitnah, ujaran kebencian, provokasi dan hal negatif lainnya. Menurutnya hoax tidak hanya berita nasional yang ada di Jakarta saja, melainkan tidak menutup kemungkinan juga berita lokal Blora. “Jadi, deklarasi anti berita hoax ini tidak hanya berlaku pada kami, tapi juga pada seluruh wartawan,” tegasnya.

Menurut Djoko berita hoax yang dibuat dan disebarkan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab itu mengancam persatuan dan kesatuan bangsa serta merusak sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Kita sebagai bagian dari bangsa Indonesia harus ikut aktif melawan segala upaya pemecah belah NKRI. Berita berita bohong yang bisa memecah belah negara, mari kita tolak. Jangan sebarkan, tapi laporkan,” lanjut Bupati.

Pernyataan deklarasi tersebut diwujudkan dengan pembubuhan tanda tangan secara massal oleh seluruh peserta di sebuah banner putih yang telah dipasang di depan kantor Setda Blora. Diawali oleh Bupati, Wakil Bupati, Sekda dan jajarannya diikuti seluruh peserta.

Novita sebagai salah satu pelajar yang mengikuti kegiatan deklarasi menyatakan bahwa dirinya setuju untuk melakukan penolakan berita-berita bohong. “Saat ini di Facebook, Twitter memang banyak akun anonim yang selalu memposting berita bohong. Itu harus ditolak, jangan malah disebarkan,” ucapnya.

Adapun Kabag Humas Protokol Setda Blora, Achmad Nur Hidayat menjelaskan ciri-ciri berita hoax diantaranya membahas hal-hal yang bertentangan dengan kewajaran, mengandung nilai-nilai profokasi, sumber media tidak jelas, dan kontroversial. “Mari kita tolak hoax,” ujar Achmad.

Editor : Akrom Hazami

 

Kartu Tani Diluncurkan di Blora

kartu tani

Bupati Blora Djoko Nugroho menghadiri acara Launching Kartu Tani oleh BRI Blora di Pendapa Rumah Dinas Bupati Blora. Kamis, (12/01/2017). (Humas dan Protokol Setda Kabupaten Blora)

MuriaNewsCom, Blora –  Bupati Blora Djoko Nugroho menghadiri acara Launching Kartu Tani oleh BRI Blora di Pendapa Rumah Dinas Bupati Blora. Kamis, (12/01/2017). Acara ini dihadiri oleh Sekda Kabupaten Blora Bondan Sukarno, Kepala SKPD terkait, Kepala Cabang BRI Blora, Direktur Telkom Blora, Perwakilan Distributor Pupuk di Kabupaten Blora, serta Perwakilan Petani di Kabupaten Blora.

Sekitar 108.031 Kartu Tani dibagikan kepada petani di Blora dengan batas subsidi pupuk untuk 2 hektar sawah. Nur Hidayat Kepala Cabang BRI Blora menyampaikan bahwa Kartu Tani ini bertujuan untuk memeratakan distribusi pupuk sehingga tepat sasaran.

“Selain itu dengan adanya kartu ini data petani dan distributor pupuk di Kabupaten Blora dapat tercatat secara Nasional sehingga dapat terorganisir dengan baik,” katanya.

Dengan adanya Kartu Tani maka setiap petani telah ditentukan distributor dan kuota pupuk yang diterima. Sehingga pengambilan pupuk hanya dapat dilakukan di pengecer yang sudah ditetapkan oleh BRI. Pengambilan pupuk dengan menggunakan mesin mempermudah petani untuk dapat mengetahui berapa sisa kuota pupuk yang dimiliki.

Dalam acara Launching Kartu Tani ini juga dilakukan Teleconference dengan Gubernur Jawa Tengah dari Lapangan Supardi Mungkid Magelang. Selain itu juga dilakukan penyerahan secara simbolis Kartu Tani oleh Kepala Cabang BRI Blora kepada Bupati Blora Djoko Nugroho dan selanjutnya diserahkan kepada perwakilan petani.

Bupati Blora Djoko Nugroho berpesan kepada seluruh petani dan distributor untuk memanfaatkan Kartu Tani dengan baik. Dengan adanya Kartu Tani diharapkan dapat mengurangi masalah kelangkaan pupuk di Kabupaten Blora. 

“Sekarang sudah ada Kartu Tani dari BRI, nanti pembagian pupuk biar bisa merata dan tidak ada lagi kecurangan untuk mendapatkan pupuk,” ujarnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Reni Miharti M.Agr.Bus berpesan kepada petani agar kuota pupuk yang diberikan dapat digunakan semaksimal mungkin dan sesuai dosis yang ditentukan yaitu menggunakan pupuk urea 200kg untuk 1 hektare sawah dan ditambah dengan pupuk yang lainnya.

Sisa kuota pupuk dapat mempengaruhi pasokan pupuk di tahun selanjutnya, apabila sisa pupuk banyak maka kuota pupuk di tahun selanjutnya akan dikurangi.

Menjawab hal tersebut Kepala Cabang BRI Blora Triyono menyampaikan bahwa Kartu Tani dapat diisi maupun ditarik melalui bank maupun di pengecer pupuk yang telah ditunjuk.

Editor : Akrom Hazami

 

Bus Madu Kismo Tiba-tiba Terguling di Jalur Blora-Rembang

Warga dan polisi mengevakuasi bangkai bus Madu Kismo yang terguling di Dukuh Polaman, Desa Sendangharjo Kec/Kabupaten Blora, Senin (9/1/2017) pagi. (Polres Blora)

Warga dan polisi mengevakuasi bangkai bus Madu Kismo yang terguling di Dukuh Polaman, Desa Sendangharjo Kecamatan/Kabupaten Blora, Senin (9/1/2017) pagi. (Polres Blora)

MuriaNewsCom, Blora – Bus pariwisata Madu Kismo tiba-tiba terguling. Bus mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Blora – Rembang,  tepatnya di Dukuh Polaman, Desa Sendangharjo Kecamatan/Kabupaten Blora, Senin (9/1/2017) pagi.

Tidak ada korban tewas dalam musibah tersebut. Untuk saat ini, pengemudi bus Madu Kismo dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka-luka. Sedangkan kondektur bus diamankan ke Kantor Unit Sat Lantas Polres Blora untuk dimintai keterangan ihwal kecelakaan.

Kasat Lantas Polres Blora AKP Febriyani Aer SIK beserta anggota unit Laka Lantas Polres Blora langsung menuju lokasi tempat kejadian kecelakaan.

Dari info yang dihimpun, bus Madu Kismo dikemudikan oleh Dadang Eryanto (37) warga Kabupaten Rembang.  Awalnya bus berjalan dari arah selatan Kabupaten Blora menuju utara ke arah Kabupaten Rembang. Sesampainya di lokasi, bus mulai kehilangan kendali.

“Saat bus melewati jalan menikung kiri, bus berjalan terlalu ke arah kanan. Sehingga sopir tidak mampu mengendalikan bus akhirnya mengalami oleng. Bus terperosok dan terguling menutup sebagian ruas jalan,” kata Febriyani dikutip dari Polres Blora.

Selain mengatur arus lalu lintas supaya tetap lancar, unit Laka Lantas Polres Blora bersama warga sekitar bahu-membahu mengevakuiasi bodi bus Madu Kismo.  Bangkai bus akhirnya dapat ditepikan.  

Dalam kecelakaan tunggal ini tidak ada korban jiwa. Dikarenakan bus dalam keadaan kosong penumpang. Hanya kondektur dan sopir yang ada di bus tersebut.

Saat kecelakaan, arus lalu lintas dari Blora ke Rembang, atau sebaliknya menjadi terhambat. Kini, arus lalu lintas telah kembali normal.

Editor : Akrom Hazami

Rumah Penulis Buku Jokowi Undercover di Blora Digeledah Mabes Polri

bambang-tri

Polisi saat menggeledah rumah Bambang Tri Mulyono, penulis buku Jokowi Undercover, di Dusun Jambangan, Desa Sukorejo, RT 01 RW 04, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, Rabu (04/1/17). (Polres Blora)

MuriaNewsCom, Blora – Sat Reskrim Polres Blora mendampingi tim Bareskrim Mabes Polri akhirnya menggeledah rumah Bambang Tri Mulyono, penulis buku Jokowi Undercover, di Dusun Jambangan, Desa Sukorejo, RT 01 RW 04, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, Rabu (04/1/17).

“Empat personel dari Bareskrim Polri yang dipimpin oleh AKBP Suprana, kemarin melakukan penggeledahan dan pengamanan barang bukti di rumah Bambang Tri Mulyanto,”kata Kasubag Humas Polres Blora AKP Sularno,saat memberikan keterangan dikutip Polres Blora, Kamis (5/1/17).

Sularno juga mengungkapkan kegiatan penggeledahan dan pengamanan barang bukti yang ada di rumah Bambang tersebut juga didampingi personel Unit Cybercrime Subdit 2 Ditreskrimsus Polda Jateng.

Selain itu personel dari Polres Blora terdiri dari Sat Reskrim yang dipimpin oleh AKP Asnanto, Sat Intelkam dipimpin AKP Sigit Ahsanudin dan Polsek Tunjungan dipimpin oleh AKP Supriyo,juga ikut dalam pengamanan kegiatan penggeledahan rumah tersangka. Bambang dianggap telah membuat resah masyarakat dengan menghujat Presiden Jokowi.

Penggeledahan juga disaksikan dari pihak istri tersangka Desi Purnawati, kakak tersangka Bambang Sadono,dan Kepala Desa Sukorejo Susilo.

“Dari rumah tersangka polisi mengamankan sebanyak 26 (dua puluh enam ) item terdiri dari buku, sim card, hp, buku tabungan dan atm, bukti transfer dan beberapa dokumen,” tambah Sularno.

Ditambahkannya, kepada keluarga telah diberikan surat tanda penerimaan dengan no : STP/02/I/2017/Dit Tipidum Tanggal 4 Januari 2017 . Adapun untuk proses kegiatan sudah di dokumentasikan dalam bentuk video dan foto.

Untuk diketahui,Bambang Tri selain menulis buku yang berisi hujatan kebencian terhadap Presiden Jokowi,j uga aktif menulis hujatan kebencian pada akun media sosial Facebook pribadinya.

Editor : Akrom Hazami

Pegawai Puskesmas Ngawen Blora Kaget Komisi D DPRD Sidak

Komisi D DPRD Blora mengelar inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah puskesmas, Rabu (4/1/2017). (ISTIMEWA)

Komisi D DPRD Blora mengelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah puskesmas, Rabu (4/1/2017). (ISTIMEWA)

MuriaNewsCom, Blora – Komisi D DPRD Blora mengelar inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah puskesmas, Rabu (4/1/2017). Tujuannya untuk memantau pelayanan dan persiapan akreditasi menuju Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Sidak yang dilakukan di antaranya di Puskesmas Ngawen. Sidak dipimpin oleh Supardi, Ketua Komisi D sempat membuat para pegawai puskesmas kaget.

Menurut Supardi kegiatan inspeksi mendadak ke puskesmas merupakan bentuk pengawasan dewan terhadap kebijakan pemerintah Kabupaten Blora terutama yang menyangkut pelayanan bidang kesehatan, sekaligus mendapatkan masukan dari bawah untuk perbaikan kebijakan mendatang.

“Kami jalankan fungsi DPRD ini dengan melakukan pengawasan kinerja eksekutif untuk memastikan sudah sesuai dengan regulasi dan harapan masyarakat apa belum” katanya.

Sementara itu Kepala Puskesmas Ngawen Dr Nur Istifah meminta dukungan kepada Komisi D dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Terima kasih kunjungan Komisi D, mohon support dan dukungan untuk  kemajuan Puskesmas Ngawen supaya bisa maksimal dalam melayani masyarakat juga mohon doa restu karena tangggl 12 Januari akan ada akreditasi, dengan target tingkat purna” terangnya.

Santoso Budi Susetyo Sekretaris Komisi D berharap bahwa akreditasi tersebut dapat meningkatkan pelayanan kesehatan untuk masyarakat dapat lebih terjamin. Selain pelayanannya, fasilitas kesehatan juga perlu dimaksimalkan.

“Dengan adanya akreditasi tersebut, diharapkan dapat meningkatkan fasilitas yang ada di seluruh Puskesmas di Kabupaten Blora, termasuk dengan tenaga kesehatannya. Dengan begitu, dapat lebih menjamin kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan di Puskesmas” katanya ditemui di sela-sela sidak di Puskesmas Ngawen.

Politisi PKS dari Dapil 1 tersebut menambahkan secara umum penyelenggaraan pelayanan Puskesmas Ngawen sudah baik. Namun ada beberapa hal yang harus ditingkatkan terutama ikut peran aktif dalam sosialisasi BPJS. “Karena kami melihat masyarakat masih banyak yang belum paham detail tentang BPJS,” pungkasnya.

Editor : Akrom Hazami

Demi Pacaran Hot, Sepasang Kekasih Ini Nekat Nyolong di Blora

Sejoli muda ini melakukan pencurian di wilayah Sambong, Kabupaten Blora, dengan memanfaatkan mobilnya. (Polres Blora)

Sejoli muda ini melakukan pencurian di wilayah Sambong, Kabupaten Blora, dengan memanfaatkan mobilnya. (Polres Blora)

MuriaNewsCom, Blora – Pasangan kekasih Agni Mujihatmoko (25) dan Titin Dwi Wijayanti (25), benar-benar mabuk kepayang dengan cinta. Sampai-sampai mereka berlaku di luar logika.

Sejoli itu melakukan pencurian berkali-kali di wilayah Sambong, Polres Blora. Namun aksi mereka bisa dihentikan polisi. Terakhir, kedua pelaku melakukan pencurian di warung atau toko milik Sumaji (31) warga Dusun Pojokwatu, Kecamatan Sambong, Blora.

Kepolisian Polsek Sambong Resor Blora langsung menangkapnya. Sejumlah barang di warung Sumaji dicuri yakni satu kantong kresek rokok, satu buah kipas angin dan TV monitor yang telah dijual tersangka. Keduanya nekat mencuri lantaran butuh untuk kebutuhan sehari-hari, bersenang – senang termasuk untuk biaya pacaran.

“Mereka ini memang sepasang kekasih, dan belum menikah. Pengakuannya, nekat mencuri lantaran kebutuhan ekonomi. Sebenarnya sih untuk ongkos pacaran saja. Entah buat jalan-jalan dan jajan bareng di mana gitu ya. Saya kira seperti itu,” kata Kapolsek Sambong, AKP Joko Priyono dikutip polresblora.com, Rabu (04/01/2017).

Kedua pelaku menggunakan sarana mobil sedan putih corolla untuk beraksi melakukan tindak pencurian.  Joko mengungkapkan bahwa pelaku melakukan aksinya dengan modus memanjat ventilasi belakang rumah dan berhasil masuk melalui dapur.

Kemudian mereka langsung menggasak barang yang ada di toko atau warung tersebut. Setelah berhasil mencuri mereka keluar lewat pintu belakang dan barang hasil curiannya langsung dimasukkan ke dalam mobil yang digunakan kedua tersangka dalam melancarkan aksinya.

Kedua pelaku tersebut memang sudah menjadi incaran polisi. Dengan cerdik Unit Reskrim Polsek Sambong menggiring kedua pelaku tersebut ke area pom bensin (SPBU) Sambong seolah-olah mengajak transaksi dan kemudian tanpa sadar pelaku langsung ditangkap.

Cara ini dilakukan untuk mengantisipasi emosi warga yang bisa berhujung main hakim sendiri dan menjaga keamanan serta keselamatan pelaku tersebut.

Sudah tujuh TKP warga yang melapor ke Polsek Sambong terkait dengan pencurian di warung atau toko yang berada di wilayah hukum Polsek Sambong. Ternyata setelah dilakukan penyelidikan kedua pelaku inilah yang melakukan pencurian.

“Keduanya ini sama-sama pengangguran, dan mengaku melakukan aksi pencurian tersebut untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Maka atas tindakan kedua pelaku, kami menjeratnya dengan Pasal 363 KUHP tentang tindak pidanan pencurian, dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal ‎tujuh tahun,” tutup Joko.

Editor :  Akrom Hazami

Blora jadi Tempat Transit Narkoba dari Jawa Timur

Polisi memeriksa pengunjung di salah satu tempat karaoke di Kabupaten Blora, Kamis dini hari. (Polres Blora)

Polisi memeriksa pengunjung di salah satu tempat karaoke di Kabupaten Blora, Kamis dini hari. (Polres Blora)

MuriaNewsCom, Blora – Kabupaten Blora diindikasikan menjadi tempat transit peredaran narkoba yang datang dari Jawa Timur. Mengingat lokasinya yang berada di wilayah perbatasan dengan provinsi tersebut.

Kasat Narkoba Polres Blora AKP Soeparlan mengatakan, Kabupaten Blora merupakan wilayah rawan terhadap narkotika.  “Karena di wilayah Blora diindikasikan sebagai tempat transit peredaran narkoba dari Jawa Tengah ke Jawa Timur atau sebaliknya,” kata Soeparlan dikutip dari situs resmi Polres Blora.

Maka dari itu, pihaknya akan merutinkan kegiatan razia memberantas narkotika di wilayah Kabupaten Blora. Seperti halnya merazia tempat hiburan malam. “Kegiatan preventif tidak hanya akan dilakukan untuk di tempat hiburan malam daerah Cepu saja, namun akan dilakukan di seluruh wilayah hukum Polres Blora,” tegas Soeparlan.

Terutama di wilayah Kecamatan Cepu yang merupakan titik perbatasan dengan Kabupaten Bojonegoro Provinsi Jawa Timur. Pihaknya mendukung program penegakan pemberantasan narkoba, dan obat-obatan terlarang.

Kegiatan razia yang beberapa waktu terakhir kerap diadakan merupakan bagian dari Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) yang dilakukan Satuan Reserse Narkoba Polres Blora. Terutama jelang perayaan Tahun Baru 2017. Operasi menyasar tempat yang berpotensi menjadi tempat peredaran narkoba, seperti halnya area hiburan malam.

Editor : Akrom Hazami

Wanita Penghibur Dirazia di Blora

Beberapa wanita penghibur dirazia polisi di salah satu tempat karaoke di Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora. (Polres Blora)

Beberapa wanita penghibur dirazia polisi di salah satu tempat karaoke di Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora. (Polres Blora)

MuriaNewsCom, Blora – Sejumlah wanita penghibur berbaju seksi dirazia Polres Blora, di Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Kamis (29/12/2016) dini hari.

Hal itu merupakan bagian dari kegiatan Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) yang dilakukan Satuan Reserse Narkoba Polres Blora. Terutama jelang perayaan Tahun Baru 2017. Operasi kali ini menyasar dua tempat hiburan malam di wilayah itu.

Operasi cipkon dipimpin langsung Kasat Narkoba Polres Blora AKP Soeparlan dengan anggotanya. Adapun lokasi yang menjadi sasaran operasi yaitu Kafe Millenium dan Colour.

Petugas melakukan pemeriksaan terhadap badan dan barang yang dibawa oleh pengunjung. Sasaran dari kegiatan ini adalah narkotika dan miras. Seluruh pengunjung dan para wanita penghibur dites urine menggunakan Napza Rapid Test.

Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan hasil positif dalam tes urine. Baik dari para pengunjung kafe maupun para wanita penghibur kafe. Bukan tanpa alasan petugas melakukan hal tersebut.

Sebab perkembangan tempat hiburan malam di Kabupaten Blora diindikasikan menjadi faktor peredaran narkoba yang terbuka. Oleh sebab itu petugas mengadakan tes urine untuk mengertahui apakah mereka mengkonsumsi narkoba seperti sabu-sabu dan lainnya, atau tidak.

AKP Soeparlan mengatakan, tujuan dari operasi ini untuk memberantas peredaran narkotika, khususnya di wilayah Kabupaten Blora, terutama di Kecamatan Cepu. “Apalagi Cepu merupakan perbatasan dengan Kabupaten Bojonegoro Provinsi Jawa Timur,” ujarnya.

Editor : Akrom Hazami

Mayat Bayi Perempuan Dikerubungi Lalat di Sungai, Polsek Kedungtuban Blora Sedang Buru Pembuangnya

bayi

Polisi dan petugas medis sedang memeriksa kondisi mayat bayi usai ditemukan di sungai di Desa Tanjung, Kedungtuban, Kabupaten Blora. (Polres Blora)

MuriaNewsCom, Blora –  Polsek Kedungtuban, Kabupaten Blora, masih berburu pelaku pembuang bayi. Saat ini, penyelidikan itu masih berlangsung guna mengungkap pelaku pembuangan bayi tersebut.

Kapolsek Kedungtuban AKP Sugiarto dikutip dari halaman resmi Polres Blora, mengatakan, saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait temuan bayi di pinggir sungai Desa Tanjung, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora. “Kami masih melakukan penyelidikan untuk mencari tahu pelaku dan motif dari temuan mayat bayi tersebut,” tandasnya.

Sugiarto menuturkan, pada Selasa (27/12/16) sore pukul 15.00 Wib, mayat bayi perempuan malang tersebut ditemukan. Pihaknya mendapatkan laporan dari Kepala Desa Tanjung Mulyadi. Setelah menerima laporan, anggota Polsek Kedungtuban langsung mendatangi TKP dan bersama warga mengevakuasi mayat bayi tersebut untuk dibawa ke Puskesmas Kedungtuban dan dilanjutkan dengan tindakan otopsi/visum.

Warga Desa Tanjung sebelumnya memang dikejutkan dengan temuan sesosok mayat bayi perempuan dalam posisi telanjang dan terlentang di pinggir sungai. Mayat bayi sudah mengambang dan dikerumuni lalat. Mayatnya tersangkut di pinggir aliran sungai Desa Tanjung.

Diduga, mayat bayi yang ditemukan di pinggir sungai itu diperkirakan baru dilahirkan, karena tali pusar mayat bayi tersebut masih menempel. Berdasarkan informasi saksi, mayat bayi perempuan tersebut ditemukan pertama kali oleh saksi Krisna (12) pelajar SD asal desa setempat saat sedang mancing di pinggir sungai.

Krisna melihat barang yang mencurigakan seperti boneka, selanjutnya dirinya memberitahukan kepada temannya yakni Agus (15) pelajar SMP warga desa setempat. Mereka berdua mengecek lagi benda mirip boneka tersebut ternyata itu merupakan mayat bayi yang terapung.

Editor : Akrom Hazami

Waspada Angin Kencang, Koramil 08/Kedungtuban Blora Tebang Pohon

Warga dan TNI dari Koramil 08/Kedungtuban Kodim 0721/Blora melakukan kegiatan pemangkasan pohon di Dukuh Kedungpring, Desa Gondel, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Selasa (27/12/2016). (ISTIMEWA)

Warga dan TNI dari Koramil 08/Kedungtuban Kodim 0721/Blora melakukan kegiatan pemangkasan pohon di Dukuh Kedungpring, Desa Gondel, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Selasa (27/12/2016). (ISTIMEWA)

MuriaNewsCom, Blora,- Personel Koramil 08/Kedungtuban Kodim 0721/Blora bersama warga setempat, melaksanakan gotong royong memangkas dan memotong pohon di sepanjang jalan masuk Dukuh Kedungpring, Desa Gondel, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Selasa (27/12/2016).

Hal itu dilakukan untujk mengantisipasi robohnya pohon saat musim hujan tiba dan sengatan listrik yang  akan mengakibatkan rumah penduduk terbakar. Karena beberapa hari ini, hujan turun disertai angin kencang.

“Kini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan bersama, personel Koramil 08/Kedungtuban kami kerahkan untuk gotong royong bersama warga memangkas dan memotong ranting – ranting pohon di sepanjang jalan yang rawan sengatan listrik bahkan tumbang,” jelas Danramil 08/Kedungtuban Kapten Inf Darmanto.

Sementara itu, Kades Gondel Proyono mengatakan, di sepanjang jalan masuk Kedungpring ada beberapa pohon yang bisa dikatakan rawan sengatan listrik bahkan rawan tumbang.

“Terima kasih bapak Danramil Kedungtuban Kapten Inf Darmanto yang telah menerjunkan anggotanya untuk membantu warga kami. Semoga kerja sama yang baik ini ke depan  bisa dipertahankan, agar selalu terlihat kemanunggalan TNI dengan rakyat ” tandas Kades Godel Priyono.

Editor : Akrom Hazami