Video – Hebat, Pesona Payung Teduh Berhasil Ubah Anak Rock Jadi Pecinta Jazz

 

MuriaNewsCom, Kudus – Konser Payung Teduh yang dilangsungkan di Auditorium UMK dengan tajuk ‘Jazz in Campus 2016’ yang disuport WMild, berhasil membuat orang berubah. Faktanya, salah satu pencinta aliran musik rock berubah haluan ke Jazz setelah melihat performa Payung Teduh.

Dialah Udin, seorang warga Kudus Kota. Awalnya ia datang ke UMK atas bujuk rayu teman-temannya yang penasaran dengan Payung Teduh. Karena dipaksa ia pun asal ikut. Dalam benaknya, konser Payung Teduh akan membosankan.

Setelah melihat performanya, mindset Udin pun langsung berubah 180 derajat. Aksi apik para personel Payung Teduh langsung membuatnya terkesima. Ia pun berniat pindah haluan ke musik Jazz dengan kiblat payung teduh sebagai referensi.

”Tak kira konsernya membosankan. Tapi ternyata tidak, konsepnya asik, ramai dan lagu-lagu musik Jazznya enak didengar,” katanya kepada MuriaNewsCom

Menurutnya pada musik Jazz terdapat khas sendiri tentang alunannya. Sehingga mampu membuat pendengarnya secara reflek bergerak untuk goyang sesuai dengan irama musik.

Konser Payung teduh itu, semakin meriah lantaran sebelumnya juga terdapat band pembuka, seperti Disket Band, Ayunan dan lain sebagainya.

Editor: Supriyadi

Konser Payung Teduh di UMK Banjir Penonton

Grup band Payung Teduh menghibur para pencinta Jazz di Auditorium UMK, Senin (2/5/2016). (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Grup band Payung Teduh menghibur para pencinta Jazz di Auditorium UMK, Senin (2/5/2016). (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Konser musik Payung Teduh yang disuport WMild, Senin (2/5/2016) malam, berlangsung meriah. Itu terlihat dari padatnya Auditorium Universitas Muria Kudus (UMK) serta panjangnya antrean masuk.

Band asal Ibu Kota tersebut memang baru tampil sekitar pukul 21.45 WIB. Meski begitu, antusias penonton tak hilang. Hampir semua penonton bahkan panitia Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP UMK berhasil terhipnotis dengan suasana romantis yang disuguhkan Payung Teduh.

Saraswati Kirana misalnya. Mahasiswi jurusan PBI semester enam itu mengaku senang menonton musik yang ditunjukkan Payung Teduh. Selama konser dia pun tak henti hentinya ikut bernyanyi dan mengabadikan aksi para personel Payung Teduh saat beraksi.

”Ramai sekali, meski sudah menonton sampai selesai, rasanya masih kurang. Mudah-mudahan ke depan akan ada lagi konser semacam ini,” katanya, Senin (2/5/2016) malam.

Ia mengatakan, musik Jazz ternyata sangat asyik. Bahkan, tanpa disadari, teman-temannya yang ikut menonton tiba-tiba hafal lagu lagu band yang sedang naik daun itu.

”Saya sangat kagum dengan dengan penampilan Payung Teduh. Mereka berhasil membuat teman-teman saya hafal dengan lagu-lagu mereka dalam waktu semalam. Rasa-rasanya, baru kali ini ada band seperti itu,” tegasnya.

Editor: Supriyadi

Ajak Pemuda Kudus Peka Keadaan Alam, Ini yang Dilakukan BEM UMK

Diskusi yang bertajuk "Air Sumber Kehidupan, Tidak Ada Air Tidak Ada Kehidupan" di UMK Kudus, Kamis (24/3/2016). (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Diskusi yang bertajuk “Air Sumber Kehidupan, Tidak Ada Air Tidak Ada Kehidupan” di UMK Kudus, Kamis (24/3/2016). (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Diskusi yang bertajuk “Air Sumber Kehidupan, Tidak Ada Air Tidak Ada Kehidupan” yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahsiswa (BEM) Universitas Muria Kudus (UMK) beserta Muria Research Centre (MRC) dan Fakultas Pertanian UMK merupakan serangkaian untuk memperingati Hari Air yang jatuh pada Selasa (22/3/2016).

Ketua BEM UMK Kudus M Unggul Tri Budiraharjo memaparkan, diskusi ini
baru digelar kali pertama. ”Mudah-mudahan dapat memberikan kepekaan pada pemuda terhadap kondisi alam saat ini. Misalnya kasus kekeringan yang terjadi di sebagian wilayah, namun terjadi banjir di kawasan Kudus yang lain. Hal itu menunjukkan ketidakseimbangnya kondisi alam,” tuturnya.

Acara yang digelar di Auditorium UMK dan diikuti sejumlah 137 orang dari kalangan mahasiswa dan tamu undangan itu juga diselingi dengan pentas teater 3 Koma. ”Teater tersebut mementaskan pengertian, air tersebut harus dikelola dengan baik dan dimanfaatkan dengan baik pula. Sehingga kegunaan air disesuaikan kebutuhan,” ujarnya.

Dia menambahkan, para pemuda ini menjadi ujung tombak untuk bisa selalu memberikan contoh kepada masyarakat luas. Tentang memanfaatkan air dengan tepat dan benar.

Editor : Titis Ayu Winarni

 

Futsal PGSD Cup UMK 2016 Meriah

Salah satu pertandingan futsal mahasiswa PGSD UMK di United Futsal Stadium, Kudus. (MuriaNewsCom/Akrom Hazami)

Salah satu pertandingan futsal mahasiswa PGSD UMK di United Futsal Stadium, Kudus. (MuriaNewsCom/Akrom Hazami)

 

KUDUS – Pertandingan Futsal antarkelas mahasiswa PGSD UMK, berlangsung dengan meriah di United Futsal Stadium, Kudus, Kamis (14/1/2016).

Kemeriahan tampak karena suara suporter tidak henti mendukung tim kesayangan mereka. Menggunakan dua venue di United Futsal, pertandingan tersebut berlangsung panas.

Ketua Panitia PGSD Cup Muhammad Abdul Azizi mengatakan, dalam pertandingan itu, diperoleh peserta sejumlah 23 peserta. Meski tidak semua kelas ikut, namun tidak mengurangi kemeriahan kegiatan.

“Tiap kelas yang mewakili, ada di semester 1, delapan kelas, semester 3 tujuh kelas, semester 5 enam kelas dan semester 7 dua kelas,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Dalam pertandingan itu, tidak selalu kelas yang lebih tua menjadi tim unggul dalam pertarungan. Sebab tim dari semester awal juga tidak mau kalah dalam pertandingan itu.

Seperti misalnya pertandingan hari ini, antara 3C vs 1F, pertandingan dimenangkan dengan 1F dengan skor 5 – 1. Sebuah angka yang besar dalam pertandingan selama 30 menit itu.

Semester awal di 1F itu, nampaknya menjadi unggulan dalam even tahunan itu. Bersama dengan 1C, kedua kelas itu menjadi tim yang masuk babak berikutnya dalam sementara awal.

Sedangkan, semester 7 keduanya tidak usah dirisaukan lagi kemampuannya. 7B dan 7F. Keduanya juga masuk babak berikutnya mengalahkan 3A dan 1H.

“Kelihatan itu merupakan kegiatan rutin jadi setiap tahun pasti diselenggarakan. Mengenai panitia diambil dari HIMA PGSD UMK,” ungkapnya. (FAISOL HADI/AKROM HAZAMI)

BEM UMK Gelar Spanduk Kumpulan Tandatangan Dukungan Giat Membaca

Mahasiswa sedang menandatangi spanduk sebagai bukti dukungan giat membaca pada Hari Buku Nasional hari ini Jum’at (22/5/2015). (MURIANEWS/IKA NIKMAH)

KUDUS – Peringatan Hari Buku Nasional yang diperingati BEM UMK hari ini Jum’at (22/5/2015), selain menggelar pembagian buku, mereka juga melanjutkan dengan kegiatan pengumpulan tandatangan.

Lanjutkan membaca

Peringati Hari Buku Nasional, BEM UMK Bagikan Buku Gratis

Para mahasiswa nampak memenuhi stan yang dibuat oleh BEM UMK dalam peringatan Hari Buku Nasional. (MURIANEWS/IKA NIKMAH)

KUDUS – Hari Buku Nasional yang jatuh setiap 17 Mei, diperingati  oleh mahasiswa Universitas Muria Kudus (UMK) pada hari ini Jum’at, (22/5/2015) untuk menggalakkan gemar membaca.

Lanjutkan membaca