Begal Asal Cluwak Pati Ini Nangis Histeris saat Difoto Polisi

Pelaku dan sepeda motor Honda Beat hasil pembegalan yang diamankan polisi. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Seorang begal berinisial S (26), warga Plaosan, Kecamatan Cluwak, Pati menangis saat ditangkap Tim Resmob Polres Pati. Dia ditangkap, setelah membegal seorang ibu bernama Sumini (64), warga Blora di kawasan Desa Sirahan, Cluwak.

Kabag Ops Polres Pati Kompol Sundoyo saat dikonfirmasi MuriaNewsCom, Kamis (4/5/2017), mengungkapkan, Tim Resmob Polres Pati mendapatkan laporan dari Polsek Cluwak terkait tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Begal mengambil Honda Beat lengkap dengan STNK, serta uang tunai Rp 600 ribu.

“Dari informasi itu, Tim Resmob bergerak cepat menyelidiki dari informasi ciri-ciri pelaku. Setelah polisi mendapatkan keberadaan informasi pelaku, polisi menangkapnya di konter depan makam KH Mutamakkin, Desa Kajen, Margoyoso,” ucap Kompol Sundoyo.

Pelaku kemudian digelandang ke Mapolres Pati untuk dilakukan penyidikan Unit Pidana Umum Polres Pati. Saat difoto polisi, pelaku sempat menangis cukup histeris.

Sementara korban mengalami luka pada bagian pelipis, setelah dibegal pelaku. Sejumlah barang bukti yang diamankan polisi, antara lain satu unit sepeda motor Beat, satu lembar STNK, uang tunai Rp 305 ribu sisa hasil membegal, dan satu tas warna coklat milik korban.

“Modus operandi yang dilakukan, pelaku mengajak korban di tempat sepi, kemudian korban dipukul menggunakan helm dan pelaku mengambil barang milik korban,” tuturnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan. Pihak kepolisian mengimbau kepada warga Pati untuk berhati-hati saat melintas di kawasan yang sepi atau saat janjian dengan orang yang tidak cukup dikenal.

Editor : Kholistiono

Pulang Kerja Malam Hari, Karyawati ADA Swalayan Pati Dibegal

Mala melaporkan peristiwa pembegalan yang dialami di Jalan Pati-Gembong, kawasan tikungan Trowelo, Rabu (12/4/2017) malam. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Nasib nahas menimpa Mala Widiyastuti (20), warga Dukuh Sentul RT 4 RW 2, Desa Gembong, Kecamatan Gembong, Pati. Karyawati ADA Swalayan ini dibegal di kawasan Jalan Raya Pati-Gembong, tikungan Trowelo, Rabu (12/4/2017) pukul 22.30 WIB.

Dari pengakuannya, saat itu dia pulang dari tempat kerjanya, ADA Swalayan. Dia berkendara menggunakan sepeda motor Vario 125 cc bernomor polisi K-6145-JG.

Saat berkendara, Mala dibuntuti dua orang yang menggunakan helm dan penutup muka. Kedua orang tersebut memberhentikan Mala secara paksa dan mengambil sepeda motor yang ia kendarai.

Seger (45), warga Gembong yang saat itu pulang dari kerja mengetahui seorang tengah berjalan kaki. Seger kemudian mengantarkan Mala ke rumahnya dan melaporkan peristiwa pembegalan tersebut ke Polsek Gembong.

Kabag Ops Polres Pati Kompol Sundoyo mengungkapkan, modus operandi yang dilakukan begal adalah membuntuti korban saat situasi sepi, memberhentikannya dan mengambil sepeda motor secara paksa. “Pelaku memanfaatkan situasi jalan sepi untuk melancarkan aksinya,” ungkap Kompol Sundoyo, Kamis (13/4/2017).

Atas kejadian tersebut, Mala mengalami kerugian material mencapai Rp 11 juta. Saat ini, polisi tengah melakukan penyelidikan terkait laporan korban.

“Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk melacak pelaku. Semoga cepat membuahkan hasil. Pelaku dikenakan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan,” tuturnya.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati saat melewati jalan sepi pada malam hari. Pasalnya, perempuan yang berkendara seorang diri di jalan yang sepi rawan menjadi incaran begal, perampok dan jambret.

Editor : Kholistiono