Pemkot Jambi Bakal Kirimkan Perajin Batik untuk Belajar di Rembang

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Rembang Muntoha (tengah) memberikan plakat ke Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Jambi Komari (kiri) pada acara ramah tamah di showroom Dekranasda Lasem beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Rembang Muntoha (tengah) memberikan plakat ke Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Jambi Komari (kiri) pada acara ramah tamah di showroom Dekranasda Lasem beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi bakal menindaklanjuti hasil pertemuan dengan Pemkab Rembang dalam acara studi komparatif di showroom Dekranasda Lasem, pada Rabu (31/08/2016) lalu.

Rencananya, Pemkot Jambi melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) bakal mengirimkan perajin batik Jambi untuk belajar lebih mendalam mengenai Batik Lasem. Sebab, ada kemiripan antara Batik Jambi dengan Batik Lasem.

Kepala Disperindag Kota Jambi Komari mengatakan, pihaknya akan melakukan kerjasama mengenai batik dengan Pemkab Rembang. Dalam waktu dekat, pihaknya akan mengirimkan beberapa perajin dari Jambi untuk belajar mengenai Batik Lasem.“Untuk pastinya kapan, kami belum tahu, karena masih akan kami bahas terlebih dahulu. Namun, kami usahakan tahun ini juga akan dilaksanakan kerjasama ini,” katanya.

Pihaknya juga ingin belajar mengenai proses pembuatan Batik Lasem hingga manajemen pemasarannya. Kemudian, juga terkait cara menyatukan perajin batik yang ada di Rembang. Hal ini, nantinya diharapkan ada yang bisa diterapkan di Kota Jambi.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi dan UMKM Rembang Muntoha mengatakan, pihaknya menyambut baik jika pihak Kota Jambi mau bekerjasama dengan Pemkab Rembang terkait pengembangan batik.

“Jangan khawatir mengenai fasilitas. Sebab setiap pengrajin Batik Lasem ini juga mempunyai hom stay. Jadi tidak usah menginap di hotel. Kerja sama itu, diharapkan dapat memajukan kerajinan batik. Sebab, ini merupakan warisan leluhur,” ungkapnya.

Editor : Kholistiono

Batik Jambi dan Batik Lasem Disebut Ada Kemiripan

 Ketua Dekranasda Kota Jambi Yuliana Fasha (dua dari kanan) bersama Hasiroh Hafidz, Ketua Dekranasda Rembang saat acara ramah tamah di Showroom Dekranasda Lasem, Rabu (31/8/2018). (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)


Ketua Dekranasda Kota Jambi Yuliana Fasha (dua dari kanan) bersama Hasiroh Hafidz, Ketua Dekranasda Rembang (tengah) saat acara ramah tamah di Showroom Dekranasda Lasem, Rabu (31/8/2018). (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Dalam kunjungannya ke Kabupaten Rembang, Ketua Dekranasda Kota Jambi Yuliana Fasha mengatakan, jika salah satu tujuannya adalah untuk melihat secara langsung bagaimana proses dan hasil dari kerajinan Batik Lasem.

Menurutnya, antara Batik Lasem dengan Batik Jambi terdapat kemiripan, khususnya coraknya yang memiliki ciri warna merah bata. “Ada sebuah kemiripan batik di tempat kami dan juga Batik Lasem ini. Makanya, kami sengaja melakukan studi komparatif di Rembang,” ujarnya, Rabu (31/08/2016).

Bukan hanya corak saja yang memiliki kemiripan, Yuliana juga menyebut, dalam proses pembuatan batik yang masih menggunakan alat tradisional juga memiliki kesamaan. Sehingga kedatangannya tersebut diharapkan bisa mendapatkan pembanding, dan nantinya bisa diaplikasikan di Jambi.

Dia juga mengatakan, jika untuk saat ini Kota Jambi terdapat sekitar 30 perajin batik yang masih aktif. Bahkan, katanya, untuk Sumatera bagian tengah yang memiliki batik tradisional khas adalah Jambi. “Kalau daerah lain itu adalah ulos dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Editor : Kholistiono