Tempat Umum ini Dijaga Ketat Polisi Banyumas saat Libur Panjang Idul Adha

Polisi melakukan rapat koordinasi lintas sektoral di Mapolres Banyumas, Selasa. (ribratanewsbanyumas)

MuriaNewsCom, Banyumas – Polres Banyumas saat ini telah siaga di sejumlah tempat umum. Utamanya, di lokasi publik demi menjaga kondusivitas libur panjang Idul Adha. Hal itu mengemuka saat Polres Banyumas menggelar Rapat Kordinasi Lintas Sektoral dalam rangka pengamanan libur panjang dan Idul Adha 1438 H / 2017, di aula Rekonfu, Selasa (29/8/17).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pejabat Utama Polres Banyumas, kapolsek jajaran Polres Banyumas, dinas serta instansi terkait, perwakilan Ormas dan LSM berada di wilayah Banyumas yang berjumlah kurang lebih 75 orang.

Kegiatan diawali sambutan Wakapolres Banyumas Kompol Malpa Malaccopo. Malpa mengajak seluruh sektoral bersama-sama bersinergi menjaga dan memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan prioritas penanggulangan aksi terorisme dan kelancaran arus lalu lintas.

“Polres Banyumas 2 minggu sebelum hari H sudah melaksanakan kegiatan kepolisian meliputi operasi Cipta Kondisi, Pekat dan Curanmor, Alhamdulillah wilayah kita aman dan kondusif,” katanya.

Malpa berharap dengan adanya rapat kordinasi lintas sektoral ini, selama rangkaian kegiatan Idul Adha serta kegiatan masyarakat selama libur panjang dan kegiatan lain dapat berjalan aman.

“Kami berharap selama rangkaian kegiatan yang menyertainya, akan dijaga ketat seperti di terminal, stasiun, pusat perbelanjaan, pertokoan, objek wisata dan rekreasi. Harapannya tempat yang banyak dikunjungi masyarakat akan aman, lancar dan kondusif, ” pungkasnya.

Editor : Akrom Hazami

Dalang Ki Manteb Datangi DPC PDIP Banyumas Ambil Formulir Pilkada

ILUSTRASI

MuriaNewsCom,  Purwokerto – Dalang kondang Ki Manteb Soedharsono mengambil formulir bakal calon wakil bupati periode 2018-2023 melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kabupaten Banyumas. Hal ini tampak saat Ki Manteb mendatangi  kantor DPC PDI Perjuangan Banyumas, Senin (21/8/2017).

“Mas Juli (Ketua DPRD Banyumas Juli Krisdianto) secara resmi mengambil formulir pendaftaran sebagai calon bakal wakil bupati. Beliau ditemani dalang kondang (Ki Manteb Soedharsono), mbahnya, jadi enggak perlu surat kuasa karena Mas Juli-nya hadir,” kata Ketua Panitia Pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Banyumas Periode 2018-2023 DPC PDIP Banyumas, Arie Suprapto dikutip Antara.

Kedatangan Juli ke Sekretariat DPC PDIP Kabupaten Banyumas di Purwokerto, Senin, didampingi istri Inke Meila Dheres, dan dua putranya.  Juli yang merupakan Sekretaris DPC PDIP Banyumas itu mewakilkan kepada Ki Manteb Soedharsono saat pengambilan formulir pendaftaran bakal calon wakil bupati.

Menurut dia, pengambilan formulir yang dikuasakan jika calon pendaftar tidak bisa hadir. Rencananya, formulir pendaftaran bakal calon wakil bupati itu akan dibawa pulang lebih dulu dan dikembalikan Juli Krisdianto, Selasa (22/8).

Sementara itu, Ki Manteb Soedharsono mengaku datang sebagai wakil dari keluarga besar almarhum Ki Dalang Sugino Siswocarito. Dalam hal ini, dia mengaku telah meminta agar Juli Krisdianto untuk tidak terburu-buru mendaftar sebagai bakal calon bupati tetapi menjadi bakal calon wakil bupati lebih dulu.

Sementara Juli Krisdianto mengaku ditelepon oleh Ketua DPC PDIP Banyumas Budhi Setiawan pada hari Jumat (18/8) dan dipersilakan untuk mendaftar sebagai bakal calon bupati atau bakal calon wakil bupati.

“Saya mendaftar karena mendapat restu dari ketua saya. Saya juga mendapat restu dari keluarga, dari eyang saya, eyang Manteb Soedharsono,” kata Juli.

Editor : Akrom Hazami

Satu Calhaj Asal Banyumas Meninggal Dunia di Arab Saudi

Calon haji saat melakukan persiapan sebelum pemberangkatan ke asrama haji Donohudan Boyolali. (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Boyolali – Kepala Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo, Badrussalam, mengatakan, dari data sistem komputerisasi terpadu yang diterima di Donohudan Boyolali, jemaah meninggal bertambah satu.

Yakni, Solikhin Mursidik Yastubi (50) warga Purwokerto Selatan RT 03 RW 10 Kabupaten Banyumas yang tergabung dalam kloter 46. Sejauh ini, jemaah calon haji asal Embarkasi Solo yang dilaporkan meninggal dunia di Arab Saudi, hingga Jumat (18/8/2017) petang ini, bertambah satu orang. Totalnya menjadi lima orang.

Menurut Badrussalam, jemaah asal Banyumas tersebut dilaporkan meninggal dunia di Rumah Sakit Arab Saudi pada Kamis (17/8/2017). Karena menderita sakit gangguan pernafasan. Jenazahnya dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat.

“Dengan bertambahnya satu jemaah meninggal asal Purwokerto itu, sehingga totalnya menjadi lima orang. Jika ditambah satu orang lainnya yang meninggal di asrama haji Donohudan, totalnya menjadi enam orang,” kata Badrussalam dikutip dari Antara.

Ia mengatakan PPIH Embarkasi Solo pada Jumat ini, dijadwalkan telah memberangkatkan rombongan calhaj sebanyak empat kloter yakni 67, 68, 69, dan 70 yang semuanya berasal dari Kota Semarang.

Rombongan calhaj kloter 67 telah diberangkatkan ke Tanah Suci melalui Bandara Adi Soemarmo Solo di Boyolali pada pukul 03.59 WIB dengan sebanyak 360 orang disusul kloter 68 pada pukul 07.53 WIB sebanyak 359 orang.

“Jemaah calhaj kloter 69 diberangkatkan ke Tanah Suci pada pukul 12.03 WIB sebanyak 357 orang. Kami saat ini sedang menunggu keberangkatan kloter 70 yang rencananya diterbangkan sekitar pukul 19.35 WIB,” katanya.

Menurut dia, PPIH Embarkasi Solo dengan diberangkatkan jemaah calhaj kloter 69 asal Kota Semarang jumlah seluruhnya yang sudah diterbangkan ke Tanah Suci sebanyak 24.642 orang dari total calhaj 2017 sebanyak 34.112 orang.

Selain itu, jemaah calhaj yang dirujuk dan dirawat ke rumah sakit hingga kini berkurang hanya empat orang, sedangkan sebelumnya mencapai tujuh orang. Namun, jemaah yang dirawat jika sudah sembuh dan diizinkan oleh dokter yang merawat akan dterbangkan bersama jemaah kloter berikutnya.

Jemaah yang masuk asrama haji Donohudan Boyolali, ada empat kloter yakni 71 asal Kota Semarang dan Demak, 72 (Demak), 73 (Demak), dan 74 (Demak dan Salatiga). Jemaah empat kloter ini, rencana di berangkatkanke Tanah Suci, pada Sabtu (19/8).

Editor : Akrom Hazami

Lewat PDIP, Bupati Banyumas Ambil Formulir Bakal Calon Bupati

Bupati Banyumas Achmad Husein, mendaftar sebagai bakal calon bupati Banyumas melalui DPC PDI Perjuangan Banyumas. (Twitter)

MuriaNewsCom, Banyumas – Suhu perpolitikan di Banyumas, kian memanas. Di antaranya adalah munculnya Bupati Banyumas Achmad Husein, mendaftar sebagai bakal calon bupati Banyumas melalui DPC PDI Perjuangan. Husein mengambil formulir pendafaran ditemani dengan keluarganya ke kantor DPC PDIP Banyumas, Jumat (18/8/2017).

Selain itu, Hesein datang dengan mengendarai sepeda tandem bersama istri, Erna Husein, didampingi tiga dari empat anaknya. Dalam kesempatan itu, Husein langsung mengisi dan mengembalikan formulir pendaftaran.

“Semua persyaratan pokok-pokok sudah saya penuhi dan langsung saya kembalikan hari ini juga. Insya Allah pencalonan ini merupakan pencalonan kedua melalui PDIP,” kata Husein kepada wartawan.

Husein menuturkan alasan dirinya maju lagi melalui PDIP. Ada beberapa programnya yang belum selesai. Karenanya, dia maju lagi dengan harapan bisa kembali jadi bupati dan meneruskan program yang belum selesai.

Beberapa program yang menurutnya belum selesai tersebut berkaitan dengan masalah peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sejauh ini, masih banyak warganya yang mmasih hidup miskin. Termasuk juga masih banyak tingkat pengangguran. Ada juga program belum tuntas yaitu pelayanan publik, birokrasi yang perlu ditata lagi, serta infrastruktur.

Dia optimistis akan mendapatkan rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan. Langkah yang ditempuh di antaranya adalah melakukan komuniasi intensif biar mendapatkan rekomendasi sebagai bakal calon bupati yang diusung pada Pemilihan Kepala Daerah 2018.

Ketua Panitia Pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Banyumas Periode 2018-2023 Arie Suprapto mengatakan, pihaknya telah mencatat ada enam orang yang mengambil formulir pendaftaran di DPC PDIP Banyumas. Rinciannya ada dua bakal calon bupati dan dua orang bakal calon wakil bupati.

Yang merupakan kader PDIP, adalah Sadewo Tri Lastiono, Estiningrum, dan Achmad Husein. Lainnya bukanlah kader PDIP. “Yang baru mengembalikan formulir baru Mas Bambang Barata Aji dan Pak Husein,” terangnya.

 

Editor : Akrom Hazami

Rumah Kos di Banyumas Tiba-tiba Didatangi Polisi

Polisi memasang peringatan imbauan kepada pemilik kos agar waspada terhadap paham radikalisme. (Tribaratanewspolres banyumas)

MuriaNewsCom, Banyumas – Sebuah rumah kos di RT 01/10 Karangklesem, Kecamatan Purwokerto Selatan, Banyumas, didatangi Bhabinkamtibmas Polsek Purwokerto Selatan, Polres Banyumas. Rupanya, kedatangan polisi untuk memberikan penyuluhan untuk menangkal paham radikalisme.

Bhabinkamtibmas Polsek Purwokerto Selatan Bripka Ali Imron, sebagai pembina wilayah memberikan bimbingan dan penyuluhan kepada seluruh penghuni kos dan pemilik kos agar berhati-hati apabila menerima informasi yang belum jelas kebenarannya.

Kapolres Banyumas AKBP Azis Andriansyah, melalui Kapolsek Purwokerto Selatan AKP Sutarno, menyampaikan untuk penghuni kos adalah pendatang dari berbagai asal daerah yang mempunyai berbagai karakter makanya perlu mendapatkan pengawasan yang serius.

Bhabinkamtibmas juga memasang imbauan kamtibmas yang ditempel didinding rumah kos, agar setiap saat para penghuni kos bisa membaca dan melaksanakan himbauan tersebut.

“Dengan demikian saya berharap, ditempat kos terbebas dari paham radikalisme dan gangguan kamtibmas lainnya.”, pungkasnya dikutip Tribratanewspolres Banyumas.

 

Editor : Akrom Hazami