Ada-Ada Saja, Petani di Grobogan Takut Nyetir Mobil, tapi Berani Kemudikan Traktor

Petani memberanikan diri mengemudikan traktor di Kabupaten Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Petani memberanikan diri mengemudikan traktor di Kabupaten Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

GROBOGAN – Beberapa penerima bantuan awalnya sempat keder saat tahu kalau alat yang diberikan ternyata berupa traktor roda empat. Soalnya, mereka ini takut tidak bisa memakai lantaran selama ini belum bisa mengemudikan mobil. Sekadar tahu, sistem kerja traktor roda empat ini memang seperti mobil bahkan sedikit lebih rumit.

“Tidak perlu takut. Pasti nanti semua bisa mengoperasikan traktor ini dengan baik. Saya nanti akan mengajari sampai bisa,” ungkap Andi, teknisi yang memberikan bimbingan pada penerima bantuan.

Apa yang disampaikan instruktur ini memang terbukti benar. Setelah diberikan bimbingan singkat, penerima bantuan sudah bisa mengendalikan traktor dengan baik. Beberapa orang di antaranya bahkan sempat mencoba menjalankan traktor mengelilingi halaman Kantor Dinas Pertanian TPH.

Demikian pula ketika mencoba praktik di lahan milik Dinas Pertanian TPH di sebelah utara kantor juga berjalan lancar. Meski demikian, beberapa orang masih perlu didampingi instruktur di sampingnya ketika mencoba mengoperasikan alat modern yang masih asing buat petani di Grobogan itu.

“Ternyata mengoperasikan traktor roda empat ini tidak sesulit yang saya bayangkan. Kalau sudah mencoba beberapa lama saya yakin sudah cukup mahir,” kata Darmawan, salah seorang anggota Poktan Jaya Desa Kemloko, Kecamatan Godong.

Cepat terampilnya petani mengoperasikan traktor itu sempat bikin penasaran Kabid Sarana dan Prasarana Tri Retno Indriati yang memantau praktik lapangan tersebut. Seolah tak mau ketinggalan, dia pun kemudian naik ke atas traktor dan minta bimbingan singkat instruktur. Setelah itu, dia mencoba mengemudikan traktor mengelilingi areal sawah sampai dua putaran.

“Kalau mengemudikan mobil tiap hari sudah biasa. Tapi kalau mengemudikan traktor, jadi pengalaman baru buat saya. Ternyata memang cukup mudah untuk mengoperasikan traktor ini. Kalau tanah sawah ini tidak sekering ini barangkali lebih mudah lagi diolah pakai traktor roda empat,” cetusnya. (DANI AGUS/AKROM HAZAMI)

Mantap! Petani di Grobogan Dapat Bantuan Traktor Roda 4

Traktor bantuan dari kementerian pertanian untuk para petani Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Traktor bantuan dari kementerian pertanian untuk para petani Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

GROBOGAN – Bantuan peralatan pertanian kembali disalurkan buat para petani di Grobogan. Kali ini, bantuan yang diberikan berupa enam unit kendaraan traktor roda empat.

Bantuan ini diberikan buat empat Usaha Jasa Pelayanan Alsintan (UPJA) dan dua kelompok tani (Poktan). Masing-masing UPJA Margo Mulyo Desa Genengadal, Kecamatan Toroh, UPJA Barokah Desa Wolo, Kecamatan Penawangan, UPJA Sumber Rejeki Desa Karanganyar, Kecamatan Purwodadi, dan UPJA Sidomakmur Desa Tanjungsari, Kecamatan Kradenan. Sementara dua traktor lagi disalurkan untuk Poktan Margo Soto Desa Brabo, Kecamatan Tanggungharjo, dan Poktan Jaya Desa Kemloko, Kecamatan Godong.

Kepala Dinas Pertanian TPH Grobogan Edhie Sudaryanto menyatakan, bantuan traktor roda empat itu berasal dari kementerian pertanian. Dengan adanya bantuan traktor roda empat ini mempercepat pengolahan tanah untuk persiapan musim tanam. Dengan demikian, waktu yang diperlukan untuk persiapan bisa lebih singkat dibandingkan dengan memakai alat pengolah sawah saat ini.

”Bantuan traktor roda empat ini untuk sementara memang baru enam unit. Kita harapkan dengan adanya traktor roda empat ini, secara tidak langsung bisa meningkatkan produksi hasil pertanian,” kata Edhie didampingi Kabid Sarana dan Prasarana Tri Retno Indriati.

Ditambahkan, beberapa waktu sebelumnya, sudah banyak bantuan alat pertanian yang disalurkan pada petani. Antara lain, traktor roda dua atau hand traktor, mesin pompa air dan mesin tanam padi. Bantuan itu disebarkan pada kelompok tani di 19 kecamatan.

Sebelum diserahkan secara resmi, para penerima bantuan, siang tadi dikumpulkan di Kantor Dinas Pertanian TPH Grobogan untuk mendapat bimbingan teknis dari teknisi Yanmar, selaku produsen traktor tersebut. Mereka mendapat penjelasan masalah spesifikasi traktor, cara kerja, perawatan sederhana dan permintaan bantuan jika ada kendala di lapangan atau kerusakan.

”Semua penerima bantuan sudah kita bekali dengan buku panduan dan harap dibaca serta dipelajari lebih dulu. Kalau nanti ada yang kurang jelas bisa menghubungi kami,” kata Andi, teknisi yang memberikan bimbingan teknis pada penerima bantuan. (DANI AGUS/TITIS W)

Tingkatkan Swasembada Pangan, Kelompok Tani Dapat Bantuan Handtraktor

Kepala Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan (Dintanbunakikan), Reni Miharti

BLORA – Kepala Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan (Dintanbunakikan) Blora Reni  Miharti   mengatakan, bantuan peralatan pertanian sangat penting bagi kelompok tani. Karena tahun ini, produksi padi ditargetkan meningkat 15% dibanding tahun sebelumnya.

Lanjutkan membaca

Bupati Blora Larang Bantuan Traktor Dari Menteri Pertanian Dijual

Bupati Blora Djoko Nugroho (kaus putih) melihat trantor bantuan dari Kementrian Pertanian, Jumat (29/5/2015). (MURIA NEWS/PRIYO)

BLORA – Dalam rangka ikut mendorong terciptanya swasembada pangan yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, puluhan gabungan kelompok tani (gapoktan) di Kabupaten Blora menerima bantuan alat pertanian.

Lanjutkan membaca