Gudang Los Tembakau Milik PTPN di Klaten Terbakar

Gudang los tembakau yang terbakar di Klaten. (Facebook)

MuriaNewsCom, Klaten – Kebakaran meluluhlantakkan gudang los tembakau milik PTPN X Kebun Kebonarum yang berada di Dukuh Gadungan, Desa Gadungan, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten, Rabu (23/8/17).

Dikutip dari situs resmi polisi, Tak ada korban jiwa dalam kejadian itu namun sebanyak 3,5 kuintal tembakau ludes terbakar dan kerugian material ditaksir mencapai Rp 15 juta.

Petugas jaga malam los tembakau, Tugimin (55) menuturkan, sebelum kejadian tersebut salah satu petugas Sukoco sekitar pukul 22.30 wIB sempat melakukan open tembakau dan kemudian berpamitan pulang.  “Pada saat saya datang ke lokasi sekitar pukul 00.50 wIB dari jarak 50 meter, saya melihat kebakaran sudah melalap bangunan tembok dengan atap yang terbuat dari galvalum” jelasnya.

Melihat kejadian tersebut, Tugimin langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Wedi untuk meminta bantuan. Sekitar pukul 00.50 WIb, api berhasil dijinakkan oleh petugas pemadam kebakaran beserta kepolisian dan dibantu oleh warga sekitar.

Kapolsek Wedi AKP Sunarso menuturkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran los tembakau tersebut. “Penyebab kebakaran dalam penyelidikan,” katanya.

Editor : Akrom Hazami

Rumah Warga Mustokoharjo Pati Ludes Terbakar 

Kebakaran di rumah milik Sagimin, warga Mustokoharjo, Pati, Sabtu (12/8/2017) malam.(MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Rumah warga Desa Mustokoharjo RT 1 RW 1, Kecamatan Pati, Sagimin (75), ludes terbakar api, Sabtu (12/8/2017) malam.

Satu rumah tersebut hangus dan tersisa puing-puing, karena api berkobar begitu cepat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Adapun kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai lebih dari Rp 30 juta. “Sebelum kebakaran, saya mendengar suara ledakan dari atas rumah,” ucap Kartinah, salah satu saksi.

Setelah ledakan dari atas rumah terdengar, tiba-tiba asap mengepul dan api muncul berkobar di sekitarnya. Hanya dalam waktu hitungan menit, kobaran api semakin besar dan membakar seisi rumah.

Sejumlah warga, petugas dan relawan yang mengetahui kejadian tersebut berusaha menolong dengan mengevakuasi penghuni rumah. Sapi peliharaan pemilik rumah juga ikut dievakuasi.

Beruntung, pemilik rumah dan sapi peliharaan berhasil diselamatkan. Sementara tiga unit kendaraan pemadam kebakaran berhasil memadamkan api sekitar pukul 21.30 WIB.

Kapolsek Pati Kota Iptu Pujiati mengungkapkan, kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik yang menyebabkan percikan api dan mengenai bagian atap rumah dari kayu. Akibatnya, seluruh atap rumah terbakar, sebelum menghanguskan seluruh isi rumah.

Editor : Akrom Hazami 

Diduga Gas Bocor, Warung Mi di Purwodadi Grobogan Terbakar

Mobil pemadam kebakaran tampak berada di depan warung mi yang terbakar di Grobogan. (MuriaNewssCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Peristiwa kebakaran menimpa sebuah warung Mie Level ‘Mas Tung’ di jalan Hayam Wuruk Purwodadi, Grobogan, Selasa (18/7/2017). Beruntung api yang sempat menyambar bangunan warung dari kayu tripleks dan bambu berhasil dipadamkan regu damkar.

Informasi yang didapat menyebutkan, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran bermula dari gas tabung elpiji 3 kg yang diduga bocor.

Saat kejadian, empat kompor gas dua tungku menyala semua karena dipakai memasak pesanan pelanggan.

Beberapa karyawan warung sempat kaget ketika mendadak ada salah satu kompor yang nyala apinya membesar dan menyambar dinding dapur. Beberapa pelanggan dan warga sekitar kemudian sempat berupaya memadamkan api dan ada yang menghubungi pihak damkar Grobogan.

Saat dua armada damkar tiba di lokasi, dinding dapur dari tripleks di bagian selatan sudah penuh kobaran api. Namun, tidak lama kemudian, kobaran api berhasil dipadamkan.

Setelah api padam, anggota damkar kemudian mengamankan empat tabung elpiji yang digunakan menyalakan kompor. Salah satu tabung terlihat menghitam karena terbakar. Kemungkian tabung inilah yang jadi pemicu kebakaran.

“Kebakaran bisa ditangani karena laporan datangnya cepat. Tidak ada korban dalam peristiwa ini,” jelas Kasi Damkar Grobogan Sutrisno.

 

Editor : Akrom Hazami

 

Kebakaran, Ayam Berkokok Bangunkan Pemilik Rumah di Grobogan

Suasana rumah kebakaran di Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Nasib baik masih berpihak pada Suwarno (48), warga Desa Kemiri, Kecamatan Gubug. Betapa tidak, saat rumahnya terbakar, warga yang tinggal di wilayah RT 03, RW 04 itu masih sempat terjaga dan menyelamatkan diri.

Informasi yang didapat menyebutkan, kebakaran yang menimpa rumah Jiyo tersebut berlangsung Senin (10/7/2017) dini hari sekitar pukul 00.00 WIB. Saat kebakaran terjadi, penghuni rumah dalam kondisi tidur pulas.

Tidak lama setelah rumahnya terbakar, pemilik rumah dari kayu jati itu sempat terbangun. Gara-garanya, ia mendengar suara gaduh ayam peliharaanya yang ada di kendang belakang.

Menduga ada pencuri, Suwarno kemudian beranjak dari tempat tidur untuk melihat situasi. Saat itulah, ia mendapati rumahnya bagian belakang yang dipakai untuk dapur sudah terbakar.

Selanjutnya, Suwarno segera membangunkan anggota keluarganya agar segera keluar rumah sambil berteriak minta tolong. Mendengar teriakan tersebut, warga sekitar segera berdatangan dan berupaya memadamkan kobaran api.

Berkat kesigapan warga, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan. Meski demikian, sebagian besar rumah Suwarno di bagian belakang rusak karena dirobohkan warga untuk menghindari meluasnya api.

Kapolsek Gubug AKP Deddy Setya menyatakan, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah kebaran tersebut. Meski demikian, akibat kebakaran itu, pemilik rumah diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp 15 juta karena kerusakan rumah dan terbakarnya sebagian barang di bagian dapur.

“Barang yang terbakar berupa peralatan dapur dan dua sepeda kayuh. Penyebab kebakaran diduga berasal dari hubungan arus pendek listrik,” jelasnya.

 

Editor : Akrom Hazami

 

Rumah Terbakar di Prambatan Lor Kudus

Petugas pemadam kebakaran melakukan aksinya di salah satu rumah yang terbakar di Dukuh Pereng, Desa Prambatan Lor, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Senin. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)bakar

MuriaNewsCom, Kudus – Peristiwa kebakaran terjadi di Dukuh Pereng Rt 6 RW 4, Desa Prambatan Lor, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Senin (22/5/2017) siang sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu, sebagian warga sedang menikmati waktu istirahat, sembari makan siang. Tiba-tiba, teriakan terjadi peristiwa kebakaran terdengar. Warga berbondong-bondong menuju lokasi suara tersebut.

Salah seorang warga itu, Rizki Yufrikal Fahri, tergopoh-gopoh ke lokasi. “Saat itu saya mendengar warga sedang meminta tolong, dan setelah saya lihat, ternyata atap rumah sudah penuh dengan api. Sedang suara yang meminta tolong adalah pemilik rumah, ibu Sri,” kata Rizki ditemui MuriaNewsCom di lokasi.

Rizki tampak sibuk memadamkan api bersama warga. Mobil pemadam kebakaran Djarum juga tiba di lokasi tak lama kejadian itu. Aksi pemadaman berlangsung beberapa menit.

Berdasarkan pantauan MuriaNewsCom, seluruh atap rumah habis terbakar. Sejumlah barang berharga pemilik rumah, juga tak luput dimakan api. Warga bahu membahu menyelamatkan barang rumah tangga yang masih tersisa.

Editor : Akrom Hazami

 

Ditinggal Besuk, Rumah Warga Karangrejo Grobogan Ludes Terbakar

Petugas pemadam kebakaran dibantu warga sedang berupaya memadamkan api yang melalap rumah di Dusun Pondok, Desa Karangrejo, Kecamatan Grobogan, Senin (3/4/2017). (MuriaNewsCom / Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Peristiwa kebakaran terjadi di Dusun Pondok, Desa Karangrejo, Kecamatan Grobogan, Senin (3/4/2017). Kebakaran yang berlangsung tengah hari, sekitar pukul 12.00 WIB itu menimpa satu rumah milik Sukarmin, warga yang tinggal di wilayah RT 05 RW 05.

Informasi yang didapat menyebutkan, saat kejadian rumah tersebut dalam kondisi kosong. Pemilik rumah dikabarkan sudah beberapa hari lalu merantau ke luar kota. Sedangkan istri pemilik rumah, beberapa jam sebelum kejadian, sedang besuk orang sakit bersama beberapa tetangganya.

Peristiwa kebakaran diketahui ketika nyala api sudah membesar dan memunculkan asap yang cukup tebal. Melihat kepulan asap tebal, puluhan warga yang sebagian di antaranya baru pulang dari sawah segera berlarian menuju perkampungan.

Untuk mencegah mengganasnya api, puluhan warga berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, upaya ini tidak membawa hasil lantaran banyak barang mudah terbakar di dalam rumah.

Tidak lama kemudian, dua armada  pemadam kebakaran Grobogan tiba di lokasi kejadian. Meski demikian, petugas pemadam dibantu warga masih butuh waktu lebih dari satu jam untuk melakukan upaya pemadaman sekaligus mencegah menjalarnya api ke rumah lain yang berdekatan. “Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini. Untuk tafsir kerugian material diperkirakan sekitar Rp 150 juta,” kata Kasi Damkar Grobogan Sutrisno.

Penyebab kebakaran rumah dari kayu jati itu masih dalam penyelidikan. Namun, dugaan sementara, kebakaran disebabkan hubungan arus pendek listrik. “Bisa jadi penyebabnya korsleting listrik. Soalnya, kondisi rumah juga kosong saat kejadian,” imbuhnya.

Editor : Akrom Hazami

Gara gara Obat Nyamuk, Rumah Warga Waru Rembang Dilalap Api

Kepala Desa Waru Kecamatan Rembang Kiri (kaos hitam) Daryono saat membantu memadamkan api di rumah Darji. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Rumah milik Darji warga Desa Waru Kecamatan Rembang ludes terbakar pada Minggu (2/4/2017) sekitar ukul 11.30 WIB siang.

Kebakaran hebat yang melalap seisi rumah tersebut dipicu oleh obat nyamuk bakar yang menyulut kasur di salah satu bagian rumah korban. Dari informasi yang ada, saat kejadian, rumah dalam kondisi kosong. Sehingga api terus membumbung tinggi dan sulit dipadamkan.

Dari informasi yang dihimpun, Darji dan istrinya saat itu sedang bekerja. Dua orang anaknya tidak di rumah. Nyaris tak ada satu pun barang berharga yang terselamatkan. Sepeda motor dan perabotan ludes.

Kebakaran  rumah yang berada di tepi Jalan Pentungan-Jeruk juga bikin panik warga. Sementara itu, lokasi rumah terbakar berada di permukiman padat. Api bahkan telah sempat merembet.

Selain itu, rumah Junari, yang ada di sampingnya juga sempat tersambar api. Sementara itu, warga yang mengetahui kejadian itu lalu menghentikan truk air yang kebetulan lewat guna mencegah rembetan lebih luas.

Sementara itu,  warga lainnya menghubungi tim pemadam kebakaran dari Pemkab Rembang. Setelah dihubungi sekitar  setengah jam regu pemadam tiba di lokasi.

Kepala Desa Waru Daryono menaksir kerugian material akibat kebakaran tersebut mencapai puluhan juta rupiah. Warga juga langsung beraksi gotong royong.

“Korban bukan keluarga mampu. Warga langsung membantu pembersihan lokasi dari puing-puing kebakaran. Soal bantuan, kami belum bisa memastikan sekarang,” katanya.

Petugas pemadam kebakaran dari Pemkab Rembang Sarpani mengaku menerima laporan kejadian kebakaran di Waru pada pukul 11.45 WIB, dan langsung direspons.

“Kami mengerahkan dua damkar dan satu tangki air. Tadi laporan masuk per telepon pukul 11.45,” pungkasnya.

Editor : Akrom Hazami

Rumah Warga Guci Grobogan Ludes Terbakar

ILUSTRASI

MuriaNewsCom, Grobogan – Warga Desa Guci, Kecamatan Godong, Grobogan dikejutkan dengan peristiwa kebakaran yang terjadi Kamis (23/3/2017) malam. Kebakaran yang berlangsung sekitar pukul 21.00 WIB itu menyebabkan satu rumah milik Marsam (42), ludes terbakar.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, saat kejadian, tidak ada orang di rumah Marsam yang berlokasi di Dusun Kedungdoro itu. Semua penghuni sedang berada di rumah orang tua Marsam yang letaknya bersebelahan.

“Sebelum kejadian, bapaknya pemilik rumah yang terbakar baru saja pulang dari rumah sakit. Jadi, anggota keluarganya semuanya pada kumpul di situ ,” jelas Kades Guci Mardi.

Lantaran tidak ada orang di rumah, peristiwa kebakaran itu baru diketahui ketika kobaran api sudah membesar. Selanjutnya, puluhan warga berupaya melakukan pemadaman api sebisa mungkin.

Meski demikian, upaya pemadaman tidak berhasil karena banyaknya barang mudah terbakar dan ditambah adanya angin kencang saat itu. Kobaran api, akhirnya bisa diatasi setelah tiga armada damkar tiba di lokasi kejadian.

“Asal mula api terlihat dari bagian belakang. Hanya dalam tempo singkat, api cepat membesar. Kebakaran dimungkinkan akibat konsleting listrik,” kata Mardi.

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Seluruh rumah berserta barang berharga termasuk satu sepeda motor yang ada didalamnya ludes terbakar. Tafsir kerugian material diperkirakan mencapai Rp 150 juta.

Editor : Akrom Hazami