Naik Angkot di Kudus, Ternyata Banyak Sekali Ceritanya, Lho

Sosialisasi Permenkeu Nomor 28/PMK.07/2016 tentang Penggunaan, Pemanfaatan, dan Evaluasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau dan Perbup Nomor 32 Tahun 2013 tentang Pedoman Pengelolaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau di Kabupaten Kudus.

Sosialisasi Permenkeu Nomor 28/PMK.07/2016 tentang Penggunaan, Pemanfaatan, dan Evaluasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau dan Perbup Nomor 32 Tahun 2013 tentang Pedoman Pengelolaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau di Kabupaten Kudus.

MuriaNewsCom, Kudus – Naik angkutan umum yang berbeda itu, rasanya hanya bisa didapatkan di Kabupaten Kudus. Bukan saja akan bisa mengantarmu ke tujuan, namun ada banyak ceritanya juga, lho.

Tidak percaya? Tonton saja video angkot cukai yang dibuat oleh Bagian Humas Setda Kudus ini. Di angkutan itu, ada banyak perempuan-perempuan cantik, yang bercerita soal manfaat Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang diterima Kabupaten Kudus.

Pastinya kamu akan senang melihat video ini. Video sosialisasi yang dibuat itu, memang berbeda. Sebagai bentuk sosialisasi Peraturan Menteri Keuangan Nomor 28/PMK.07/2016 tentang Penggunaan, Pemanfaatan, dan Evaluasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau, termasuk juga sosialisasi Peraturan Bupati Kudus Nomor 32 Tahun 2013 tentang Pedoman Pengelolaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau di Kabupaten Kudus, Bagian Humas mengemasnya dengan cara yang asyik.

Saat naik angkutan ini, ada banyak cerita bagaimana dana cukai itu digunakan demi kesejahteraan masyarakat. Untuk membuat masyarakat mendapatkan berbagai pelatihan, infrastruktur yang bagus, sampai urusan kesehatan juga diperhatikan.

Pokoknya, jika ingin menikmati angkutan yang beda, tonton saja video ini. Selain bisa sampai tujuan dengan selamat, juga banyak ilmu pengetahuan yang didapat. (HMS/SOS/CUK)

Editor: Merie

Ini yang Jadi Penghalang Kudus Raih WTN

musthofa

Bupati Kudus Musthofa saat memaparkan soal kondisi lalu lintas saat kunjungan Tim Wahana Tata Nugraha (WTN). (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Penilaian Wahana Tata Nugraha (WTN) yang berlangsung sejak 27 Juli lalu, memberikan koreksi pada angkutan jalan di Kudus. Baik angkutan kota maupun angkutan desa.

Tim penilai tidak menemukan tulisan besaran tarif naik angkutan. Hal itu dipaparkan Kepala Subbidang Manajemen Keselamatan Direktorat Pembinaan Keselamatan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Mulyahadi. Dia mengatakan saat pemaparan, pihaknya tidak menemukan tulisan tarif dalam tiap angkutan. Padahal, itu memperngaruhi penilaian.

“Mungkin hilang atau dilepas penumpang. Namun, yang jelas itu dibutuhkan di dalam angkutan,” katanya di Pendapa Pemkab Kudus.

Sedangkan untuk kategori lainnya, dinilai sudah cukup bagus. Bahkan, rambu dan marka juga dianggap bagus. Seperti halnya di jalan A Yani, sudah dipisahkan antara jalur satu arah untuk kendaraan roda dua, becak dan roda empat.

Untuk jalan dianggap sudah cukup. Bahkan terkesan mulus dengan tidak ada yang berlubang. Hal itu diungkapkan lantaran dia sendiri telah melakukan pengecekan langsung.

Dia memberikan apresiasi kepada Bupati Kudus Musthofa yang meberikan pemaparan secara langsung. Hal itu akan menambah nilai, sebab bupati lansung yang memaparkan.

“Mudah mudahan dapat piala WTN, yang mencakup lalu lintas dan angkutan jalan,” tutupnya.

Dalam pemaparannya, Bupati Kudus Musthofa membebaskan tim untuk mencari jalan yang berlubang. Sebab, dipastikan olehnya jalan tidak ada yang berlubang.

“Penambahan rambu juga bagus,” kata Mushofa.

Editor : Akrom Hazami

 

Ini Daftar Tarif Angkot Kudus yang Wajib Kamu Tahu

Sejumlah angkot ngetem menunggu penumpang di salah satu ruas di Kudus. (MuriaNewsCom)

Sejumlah angkot ngetem menunggu penumpang di salah satu ruas di Kudus. (MuriaNewsCom)

 

KUDUS – Hai warga Kudus. MuriaNewsCom mencoba mengumpulkan data dari sumber resmi tentang tarif angkutan kota (angkot) di seluruh trayek di Kudus.

Bisa jadi wahai kamu penikmat armada publik, belum tahu nilai tarif angkot yang sesuai ketentuan pemerintah. Ini bisa jadi referensimu.

Berikut tarif angkot Kudus, dan juga panjang jaraknya. Jadi kamu bisa tahu apakah nilai tarif angkot menuju tempatmu masuk akal atau tidak. Tentunya, setelah kamu tahu panjang trayeknya.

  1. Terminal Induk Jati – Terminal Jetak, panjang trayek 12 km, tarif Rp 3200
  2. Tm Induk Jati – Pasar Bareng, panjang trayek 14 km, tarif Rp 2700
  3. Tm Induk Jati – Ps Brayung, panjang trayek 13 km, tarif Rp 2500
  4. Tm Induk Jati – Kr Malang, panjang trayek 12 km, tarif Rp 2700
  5. Tm Induk Jati – Sudimoro, panjang trayek 13 km, tarif Rp 3200
  6. Tm Induk Jati – Bae, trayek 12 km, tarif Rp 2700
  7. Tm Induk Jati – Gondangmanis, trayek 13 km, tarif Rp 3200
  8. Tm Induk Jati – Honggosoco, trayek panjang 15 km, tarif Rp 2700
  9. Tm Induk Jati – Ps Doro, trayek 12 km, tarif Rp 2700
  10. Tm Induk Jati – Colo, trayek 24 km, tarif Rp 6800
  11. Tm Induk Jati – Gebog (Menawan), trayek 19 km, tarif Rp 4200
  12. Tm Induk Jati – Kaliampo, trayek panjang 21 km, tarif Rp 3200
  13. Tm Induk Jati – Babalan, trayek 17 km, tarif Rp 3200
  14. Tm Induk Jati – Padurenan, panjang trayek 15,5 km, tarif Rp 3200
  15. Tm Induk Jati – Singocandi, panjang trayek 13 km, tarif Rp 2700
  16. Ps Dawe – Cranggang, panjang trayek 9 km, tarif Rp 3600
  17. Tm Induk Jati – Cranggang, panjang trayek 22 km, nilai tarif tidak ditemukan
  18. Ps Dawe – Gerit (Soco), panjang trayek 12 km, tarif Rp 3600
  19. Ps Dawe – Ternadi, panjang trayek 12 km, tarif Rp 3600
  20. Ps Dawe – Kedung Sari, panjang trayek 10 km, tarif Rp 3200
  21. Ps Bareng – Colo, panjang trayek 18 km, tarif Rp 5800
  22. Ps Bareng – Ps Brayung, panjang trayek 7 km, nilai tarif tidak ditemukan.

Sumber data diolah dari halaman resmi Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi Kudus. Semoga info ini berguna bagi Anda. Dan jadilah penumpang angkutan umum di Kudus yang cerdas. (AKROM HAZAMI)