GPS Simpatik Adakan Buka Bersama dengan Anak Yatim

Pemberian santunan kepada anak yatim yang dilakukan GPS Simpatik (MuriaNewsCom/PRIYO)

Pemberian santunan kepada anak yatim yang dilakukan GPS Simpatik (MuriaNewsCom/PRIYO)

BLORA – Gerakan Peduli Sesama( GPS) Simpatik Kabupaten Blora menggelar buka bersama dengan anak yatim dari beberapa wilayah di Kabupaten Blora.

”Gerakan ini merupakan gerakan sosial dari GPS. Kami ajak 100 anak yatim yang terdiri dari desa-desa di empat kecamatan di wilayah Blora,” ujar Ketua Gerakan Peduli sesama(GPS) simpatik Kabupaten Blora Edi Kurnianto,Senin( 6/7/2015).

Dari empat kecamatan yang ada di Kabupaten Blora itu, terdiri dari Kecamatan Blora, Kecamatan Jepon, Kecamatan Tunjungan dan Kecamatan Ngawen. ”Selain buka puasa, kami juga memberi santunan berupa tas sekolah,” ungkapnya.

Menurutnya GPS simpatik Kabupaten Blora ini baru berdiri pada Maret 2015 tepatnya pada 16 Maret 2015. Namun, dengan respon dari masyarakat cukup tinggi.

”Hingga saat ini kami sudah beranggotakan 70 orang yang tersebar di eks Karesidenan Pati. Ada dari Pati,Rembang, Cepu dan paling banyak dari Blora sendiri,” katanya.

Pihaknya juga berharap dengan kegiatan-kegiatan seperti ini nantinya bisa membantu dan meringankan beban mereka para keluarga yang kurang mampu.

”Sasaran pada kegiatan kami ini adalah orang-orang jompo,anak yatim dan orang-orang kurang mampu lainya. Selain itu kedepan kami juga berharap GPS Simpatik ini bisa lebih maju dan berkembamg agar bisa membantu sesama umat yang membutuhkan,” katanya. (PRIYO/KHOLISTIONO)

Di Kampus UMK, Menristek Dikti Bicara Soal Nuklir

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir berbicara pada Dialog Ramadan di Masjid Universitas Muria Kudus, Minggu (5/7/2015) petang. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir berbicara pada Dialog Ramadan di Masjid Universitas Muria Kudus, Minggu (5/7/2015) petang. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

KUDUS – Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir mengharapkan dunia pendidikan dapat meningkatkan kualitas anak didiknya. Hal itu disampaikan Nasir saat menjadi pembicara Dialog Ramadan di Masjid Universitas Muria Kudus, Minggu (5/7/2015) petang.

Menurut Nasir, bila kualitas pendidikan maju, maka dapat menciptakan sumber daya manusia yang baik pula. “Bila SDM baik, setidaknya mereka bisa mengelola kekayaan alam. Seperti halnya membangun listrik tenaga nuklir. Sehingga kita tidak bergantung pada PLN saja. Serta listrik juga tidak byar pet alias mati,” paparnya.

Selain itu, lanjut Nasir, untuk memanfaatkan SDM yang mumpuni juga bisa diaplikasikan dengan dunia peternakan. Misalkan membuat bibit sapi rekayasa genetik. Sebab bibit tersebut nantinya dapat melahirkan bibit unggul dalam peternakan.Oleh karenanya pihaknya berharap supaya dunia pendidikan tersebut dapat membuat lulusan yang mumpuni di bidangnya.

Sebelum Dialog Ramadan, UMK juga menggelar berbagai perlombaan yang diikuti ratusan anak yatim di Kudus. Mereka bersaing dalam beragam mata lomba, mulai dari qiroah, pidato, cerdas cermat, hingga lomba azan. (Edy Sutriyono / Sundoyo Hardi).

Ratusan Anak Yatim di Kudus Terlibat Persaingan di UMK

Sebagai rangkaian kegiatan Dialog Ramadan bersama Menristek Dikti, UMK Kudus juga menggelar perlombaan yang dikuti anak yatim. (MuriaNewsCom / Edy Sutriyono)

Sebagai rangkaian kegiatan Dialog Ramadan bersama Menristek Dikti, UMK Kudus juga menggelar perlombaan yang dikuti anak yatim. (MuriaNewsCom / Edy Sutriyono)

KUDUS – Universitas Muria Kudus (UMK) memiliki cara tersendiri dalam memberikan perhatian kepada anak yatim selama Ramadan ini. Sejak siang tadi, kampus tersebut mengundang ratusan anak yatim di Kudus untuk bersaing menjadi yang terbaik pada perlombaan yang telah disiapkan.

”Kegiatan ini merupakan acara tahunan yang sudah berjalan 5 kali. Untuk tahun ini, kami kami mengundang 300 anak yatim dari 20 panti asuhan yang ada di Kabupaten Kudus,” kata Ketua Panitia Muhammad Agus Yusron Nafi’.

Dalam kegiatan ini, anak-anak yatim tersebut saling berlomba menjadi yang terbaik. Perlombaan yang digelar antara lain qiroah, cerdas cermat, pildacil, azan, praktik salat, dan kaligrafi. “Setiap jenis lomba kita akan mengambil tiga pemenang. Bisa saja setiap lomba pemenangnya laki-laki atau perempuan,” imbuhnya.

Acara ini merupakan rangkaian dari kegiatan Ramadan kampus tersebut yang mendatangkan Menristek Dikti M Nasir. Di UMK, rencananya M Nasir akan mengikuti Dialog Ramadan, Minggu (5/7/2015) petang. Dialog yang dilanjutkan dengan buka puasa bersama ini mengambil tema Peningkatan Kualitas SDM Pendidikan Tinggi Melalui Puasa Ramadan yang Berkualitas. (Edy Sutriyono / Sundoyo Hardi)

Pramuka SMP 1 Undaan Gelar Buka Bersama Anak Yatim

Siswa-siswi mengisi waktu dengan bermain rebana (MuriaNewsCom/EDY SUTRIYONO)

Siswa-siswi mengisi waktu dengan bermain rebana (MuriaNewsCom/EDY SUTRIYONO)

KUDUS – Siswa-siswi SMP 1 Undaan yang tergabung dalam organisasi pramuka, sore nanti rencananya akan mengadakan buka bersama anak yatim.

Namun, jelang acara tersebut berlangsung, sejak pagi tadi, siswa sudah mengadakan berbagai kegiatan. Di antaranya pentas seni rebana dan ada tausiyah. ”Selain anak-anak pramuka, memang dalam acara ini kita juga menggandeng donatur,” ujar Farid Umam, salah satu anggota penggalang.

Kegiatan ini, katanya bukan tanpa tujuan, yakni bagaimana mengajak teman-teman lainnya untuk peduli terhadap sesama. Karena menurutnya, jika hal-hal seperti ini dumulai dari dini, nantinya diharapkan berdampak positif.

Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi salah satu wadah untuk mempererat tali silaturrahmi, baik antarsiswa, guru maupun dengan lingkungan sekitar.

”Kita berharap, dengan adanya kegiatan seperti ini dapat menumbuhkan kebersamaan dan mampu memberikan motivasi kepada teman-teman, untuk memiliki rasa sosial yang tinggi. Karena, dalam kehidupan sehari-hari tak lepas dari kehidupan sosial,” imbuh Ahlis Mahmud. (EDY SUTRIYONO/KHOLISTIONO)

Ada Ratusan Fakir Miskin dan Puluhan Anak Yatim di Desa Jojo

f-desa jojo (2) (e)

Kaur Kesra Desa Jojo beserta Sekdes saat melakukan pendataan (MURIANEWS/EDY SUTRIYONO)

KUDUS – Pada Ramadan ini, perangkat Desa Jojo, Kecamatan Mejobo berencana akan memberikan santunan terhadap warga miskin dan anak yatim yang terdapat di desa tersebut. Dari data sementara, ada sekitar 180 warga miskin dan 35 anak yatim. Lanjutkan membaca

Bupati Kudus Santuni 840 Anak Yatim

Beberapa anak yatim menikmati makanan buka di Pendapa Kabupaten Kudus, bersama Bupati Kudus Musthofa dan pimpinan SKPD Kabupaten Kudus, Senin (22/6/2015). (MURIANEWS/EDY SUTRIYONO)

Beberapa anak yatim menikmati makanan buka di Pendapa Kabupaten Kudus, bersama Bupati Kudus Musthofa dan pimpinan SKPD Kabupaten Kudus, Senin (22/6/2015). (MURIANEWS/EDY SUTRIYONO)

KUDUS – Bupati Kudus Musthofa beserta pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD), Senin (21/6/2015) menggelar santunan anak yatim di Pendapa Kabupaten Kudus. Kegiatan yang dilanjutkan dengan buka bareng tersebut sebagai wujud solidaritas antarsesama di Bulan Ramadan. Lanjutkan membaca

Ekspresikan Isi Hati, 70 Anak Yatim Ikuti Celoteh Inspiratif

Para anak yatim khidmat mendengarkan kata sambutan dari pihak Yatim Mandiri. (MURIANEWS/HANA RATRI)

KUDUS – Sebanyak 70 anak yatim yang tergabung dalam Sanggar Belajar Genius mengikuti acara Celoteh Inspiratif, yang diselenggarakan oleh lembaga Yatim Mandiri di aula kantor Desa Bae, Kudus, sore ini. Mereka datang dari Sanggar Genius yang ada di Peganjaran dan Karangmalang, Kudus.

Lanjutkan membaca