Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan di SMK AKN Marzuqi Paling Diminati, Ini Alasannya

Seorang guru SMK AKN Marzuqi mengajarkan komputer pada siswa di laboratorium komputer. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Satu dari tiga jurusan di SMK Telkom Terpadu yang paling diminati adalah teknik komputer dan jaringan (TKJ). Lebih dari 50 persen siswa di sana mengambil jurusan tersebut.

Salah satunya, Luluk Ihda Azizah (16), siswi asal Desa Cengkalsewu, Sukolilo. Ada sejumlah alasan yang membuatnya memilih jurusan TKJ.

“Dunia siber dan teknologi sekarang bukan lagi menjadi tren, tetapi sudah menjadi kebutuhan. Artinya, peluang kerja di bidang komputer dan jaringan terbuka lebar,” ujar Luluk, siswi yang pernah meraih peringkat dua di kelasnya.

Selain itu, SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi disebut memiliki jaringan dengan sejumlah perusahaan terkemuka di bidangnya. Salah satunya, PT Telkom Akses yang konsen di bidang maintenance jaringan dan PT Proxy Indonesia Solutions.

Beberapa rekanan penyerap alumni juga siap menampung lulusan SMK AKN Marzuqi. Misalnya, PT Astra, perusahaan garmen dan masih banyak lagi lainnya.

“Saya diminta orang tua untuk mondok dan sekolah di sini. Setelah lulus nanti, pengen langsung kerja di jaringan perusahaan sekolah. Terlebih, jurusan TKJ yang saya ambil peluang kerjanya banyak,” ucap Luluk.

Kendati TKJ menjadi jurusan yang diminati, Kepala SMK AKN Marzuqi Ali Ihsan memastikan bila dua jurusan lainnya, rekayasa perangkat lunak dan teknik kendaraan ringan juga punya peluang kerja yang tinggi. Beberapa perusahaan diakui sudah bersiap menyerap tenaga kerja dari alumni.

Saat ini, sekolah yang berdiri pada 2004 tersebut memiliki lebih dari 400 siswa. Sebanyak 60 persen lulusannya bekerja sesuai dengan bidang jurusannya, sedangkan 40 persen lainnya melanjutkan studi ke perguruan tinggi.

Editor : Kholistiono

Siswa SMK Telkom AKN Marzuqi Diajari Ilmu Nahwu Shorof

Kiai Toha menajarkan ilmu nahwu shorof di kelas SMK Telkom AKN Marzuqi dengan mengenakan sarung, batik dan peci. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Ada yang menarik dari kebiasaan akademik di SMK Telkom Terpadu AKN Marzuki yang terletak di kawasan pesisir laut utara Jawa, Selempung, Dukuhseti, Pati.

Selain diajarkan ilmu pengetahuan dan keterampilan sesuai dengan jurusan masing-masing, semua siswa mendapatkan ilmu agama Islam. Salah satunya, ilmu tata bahasa Arab yang dikenal dengan nahwu shorof.

Uniknya, pelajaran nahwu shorof diampu seorang kiai dari Ngemplak, Margoyoso yang tetap mengenakan sarung di kelas. Dia adalah KH Ahmad Thoha Islamil, ketua yayasan yang ikut membidani lahirnya SMK Telkom AKN Marzuqi.

“Ilmu agama yang diajarkan di sini disebut takhasus.Siswa diajarkan bahasa Arab, tauhid, fikih, hafalan Juz Amma, Yasin, Tahlil sampai hafalan Alquran Juz 30 seperti madrasah pada umumnya,” ujar Kiai Thoha.

Dengan adanya pelajaran takhasus, murid akan mendapatkan dua rapor, yaitu rapor umum dan takhasus. Rapor umum berupa penilaian murid seperti sekolah menengah kejuruan (SMK) pada umumnya, sedangkan rapor takhasus berupa penilaian ilmu-ilmu agama yang diajarkan.

SMK Telkom AKN Marzuqi sendiri memiliki tiga jurusan, yakni Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), dan Teknik Kendaraan Ringan (TKR). Mereka disiapkan untuk bekerja di sejumlah perusahaan besar pascalulus.

Sofia Nafika, misalnya. Santriwati yang juga siswa SMK Telkom AKN Marzuqi itu jauh-jauh belajar dari Ujungwatu, Jepara. Selain ingin belajar agama, Sofia ingin ditempatkan di perusahaan ternama setelah lulus.

“Banyak tetangga yang setelah lulus dari sini langsung ditempatkan ke perusahaan besar. Saya ingin ikut jejak mereka. Alih-alih bisa nyantri untuk belajar agama di sini, saya berharap bisa langsung kerja setelah lulus,” tandas Sofia.

Editor : Kholistiono