Marzuqi Bakal Gandeng Partai Politik yang Tak Mendukungnya di Jepara

Calon Bupati Jepara Ahmad Marzuqi saat diwawancarai MuriaNewsCom di wilayah setempat, Sabtu. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Jepara – Calon Bupati Jepara Ahmad Marzuqi berjanji bakal menggandeng semua partai politik yang tidak mendukungnya. Terutama pada pilkada, kemarin. Saat diwawancarai MuriaNewsCom di Jepara, Sabtu (25/2/2017), Marzuqi mengaku siap menggandeng semua partai politik di wilayah setempat.

“Selalu berkomunikasi dengan seluruh elemen yang ada. Baik itu semua pendukung, atau juga partai politik lainnya. Sebab membangun Jepara itu tidak bisa hanya perorangan saja. Melainkan harus semuanya bersatu supaya Jepara bisa lebih maju,” kata Marzuqi.

Pertarungan pilkada yang digelar pada Rabu (15/2/2017) lalu, paslon 1 Subroto-Nuryahman didukung 9 partai politik. Adalah PPP, Gerindra, Nasdem, PKB, Golkar, PAN, PKS, Demokrat dan Hanura. Sedangkan paslon 2 Ahmad Marzuqi dan Dian Kristiandi hanya didukung satu partai saja. Yakni PDI P.

“Yang sudah ya sudah. Marilah kita sama sama memikirkan masa depan Jepara. Supaya nantinya bisa sama sama membangun Jepara dengan baik dan hasilnya pun bisa maksimal. Sebab kita harus mengerjakan pekerjaan, yang hasilnya ditunggu warga Jepara,” ungkapnya.

Disinggung mengenai hasil rekapitulasi yang menunjukan bahwa paslon 1 Subroto Nuryahman mendapatkan 304.259 suara atau sekitar 48.75 persen, dan paslon 2 Ahmad Marzuqi mendapatkan 319.837 suara atau sekitar 51.25 persen, ia enteng menanggapi.

“Itu merupakan kemenangan warga Jepara. Maka marilah kita bisa saling membangun Jepara dengan baik, rukun dan bisa saling memberikan kontribusi,” tambahnya.

Termasuk bila nanti ada gugatan hasil pilkada, Marzuqi menyerahkan sepenuhnya ke tim. Dia hanya berpesan dan berharap kepada seluruh warga Jepara, supaya bisa saling hidup rukun, hidup damai.

“Ini hanya kompetisi, dan marilah kita bisa hidup rukun. Baik di media sosial maupun lainnya. Sebab Jepara ini membutuhkan kedamaian untuk menuju Jepara maju,” ujarnya.

Editor : Akrom Hazami