Tim Sterad Klaim Blora Penuhi Target Serapan Gabah

Kunjungan Tim Sergab Sterad ke Makodim 0721/Blora (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

MuriaNewsCom, Blora – Kolonel Kav Syahrial ES, Pimpinan Tim Serapan Gabah (Sergab) Staf Teritorial Angkatan Darat (Sterad) mengaku, bahwa Kabupaten Blora berhasil memenuhi target 100 persen dalam penyerapan gabah. Itu disampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke Makodim 0721/Blora, Selasa (21/6/2016).

“Blora berhasil memenuhi target 100 persen serapan gabah, namun secara umum di wilayah Jawa Tengah, sesuai hasil kunjungan kerja Tim Sergab, masih belum bisa memenuhi target yang diharapkan oleh pemerintah,” ujar Kolonel Kav Syahrial ES.

Ia menjelaskan, bahwa secara umum di Jawa Tegah, penyerapan gabah masih belum memuaskan. Begitu juga penanganan paska panen yang juga masih belum memuaskan.

Ia berharap, dari kekurangan yang ada bisa dijadikan sebagai acuan kegiatan ke depan. Ia menginginkan, ke depannya agar menjadi lebih baik dan sukses sesuai harapan, sesuai dengan harapan pemerintah, bahwa ketahanan pangan semakin meningkat.

Ia juga mengingatkan, bahwa bantuan alat dan mesin pertanian (Alsinta) dari pemerintah yang sudah diterima hendaknya harus betul-betul di sosialisasikan kepada para petani khususnya pekerja manual. “Agar di kemudian hari tidak ada kendala atau jadi bumerang bagi kita. Diharapkan, semuanya bisa lancar dan aman,” jelasnya.

Dalam kunjungannya di Kodim Blora, Tim Sterad  beserta rombongan disambut langsung oleh Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Inf Susilo, diwakili Kasdim Mayor Kav Burhanuddin, beserta Pasiter Kapten Inf Surana di Ruang Kantor Persit Kodim Blora.

 

Editor : Kholistiono

Prajurit di Jajaran Kodim Blora Diminta Waspadai Lambang Palu Arit

Upacara awal bulan yang dilakukan oleh prajurit TNI Kodim 0721/Blora (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

Upacara awal bulan yang dilakukan oleh prajurit TNI Kodim 0721/Blora (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

 

MuriaNewsCom, Blora – Segenap prajurit dan PNS TNI di jajaran Kodim 0721/Blora diminta untuk senantiasa peka dan waspada terhadap aliran-aliran yang mengarah kepada radikalisme dan terorisme. Berbagai kegiatan kelompok ideologi radikal juga sedang marak.

“Munculnya atribut-atribut palu arit bisa di sepatu, kaos, baju, spanduk, atau lainnya merupakan indikasi bertebarannya ideologi radikal yang patut diwaspadai. Kemasan pagelaran kesenian bernuansa komunis dan sejenisnya, adalah salah satu wujud nyata gerakan ideologi radikal yang harus kita cermati,” ujar Kasdim Kodim 0721/Blora Mayor Kav Burhanuddin, saat memabacakan amanat sambutan dari Danrem 073/Makutarama Kolonel Kav Santosa, pada upacara bendera awal bulan di halaman Makodim Blora, Senin (6/6/2016).

Begitu pula dengan aksi-aksi terorisme, yang masih melakukan gerakan baik tersembunyi atau terbuka. Memperhatikan masalah terorisme di Indonesia. Oleh karena itu, diharapkan semua komponen bangsa harus memiliki rasa kepedulian, kepekaan, kewaspadaan dan fokus pada upaya pencegahan, serta penanggulangan terorisme.

Dalam kesempatan itu, juga disampaikan, bahwa bangsa Indonesia telah menyatakan bahwa teroris tidak boleh hidup di Indonesia. Karena teroris merupakan salah satu ancaman dan terjadi secara sporadis. “Sekecil apapun aksi terorisme adalah gangguan terhadap rasa aman masyarakat dan gangguan terhadap proses pembangunan nasional,” imbuhnya.

Di sisi lain, penghormatan terhadap lambang negara berupa bendera merah putih saat upacara, tidak boleh dipandang sebagai kegiatan seremonial saja, tetapi harus dapat menjadi wahana untuk mempertebal nasionalisme dan mempertinggi patriotisme seluruh warga dan prajurit TNI.

Dalam amanat tersebut, juga disampaikan, bahwa semua prajurit TNI harus memiliki rasa kepedulian, kepekaan, dan kewaspadaan terhadap perkembangan situasi disekeliling. “Seluruh jajaran TNI juga harus fokus  pada upaya pencegahan, maupun penanggulangan teroris,” ungkapnya.

 

Editor : Kholistiono

Kurangi Global Warming, Prajurit TNI Tanam Pohon di Srikaton Pati

Sejumlah prajurit TNI tengah mencangkul tanah untuk menanam pohon di Desa Srikaton, Jaken. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Sejumlah prajurit TNI tengah mencangkul tanah untuk menanam pohon di Desa Srikaton, Jaken. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Kodim 0718/Pati mengerahkan bintara pembina desa (babinsa)`di berbagai daerah untuk mengurangi pemanasan global dengan menanam sejuta pohon. Salah satunya, kegiatan tanam pohon di kawasan TPU Desa Srikaton, Kecamatan Jaken, Pati, Sabtu (7/5/2016).

Puluhan bibit pohon yang ditanam berasal dari Koramil 16/Jaken dan swadaya desa. Adapun bibit pohon keras yang ditanam, di antaranya mahoni, jati, dan trembesi.

Pohon keras itu diharapkan bisa mengikat tanah dengan baik, sehingga bisa mengantisipasi banjir dan kekeringan. Selain itu, pohon keras dikenal sebagai penghasil oksigen yang lebih banyak sehingga bisa mengurangi dampak global warming.

Tak hanya itu, sejumlah pohon buah juga ditanam seperti mangga, jambu air, dan jambu biji. Selain untuk penghijauan, buah dari tiga jenis tanaman itu diharapkan bisa dimanfaatkan warga setempat.

“Ada tujuh prajurit yang kita libatkan untuk menanam pohon di Desa Srikaton, Jaken. Satu Babinsa desa setempat dan enam prajurit di antaranya dari Koramil Jaken. Kegiatan itu menjadi bagian dari agenda Kodim untuk menghijaukan Kabupaten Pati,” ujar Dandim 0718/Pati Letkol Inf Andri Amijaya Kusuma.

Sementara itu, Kepala Desa Srikaton Endah Dwi Winarni mengaku senang dengan agenda yang dicanangkan prajurit di bumi mina tani. Hal itu diharapkan bisa menjadi contoh bagi masyarakat terkait dengan pentingnya penghijauan.

“Penghijauan memang harus digalakkan. Dari pohon, banjir dan kekeringan bisa diantisipasi. Dari pohon pula, udara yang kita hirup sehari-hari kaya akan oksigen dan bebas polusi,” tukasnya.

Editor: Supriyadi

TNI Siapkan Dana Rp 365 Juta untuk TMMD Sengkuyung I di Jepara

Dandim 0719/Jepara Letkol Inf Ahmad Basuki saat membuka TMMD Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Dandim 0719/Jepara Letkol Inf Ahmad Basuki saat membuka TMMD Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

MuriaNewsCom, Jepara – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sekuyung I di Kabupaten Jepara bakal dibuka di Desa Tempur, Kecamatan Keling, Selasa (3/5/2016). Kegiatan tersebut akan berlangsung selama 21 hari dengan dua sasaran, yakni fisik dan non fisik (penyuluhan) dari beberapa instansi yang adadi Jepara.

Untuk sasaran fisik yang akan dikerjakan dalam kegiatan TMMD antara lain pengecoran jalan rabat beton dan pembuatan saluran air sepanjang 155 meter dengan lebar 0,60 meter.

Selain itu, mereka juga akan membuat pos Kamling dan pembuatan Jambanisasi untuk 10 KK, dengan dana yang dibutuhkan sebesar Rp 365 juta. Dana tersebut terdiri dari  APBD Provinsi sebesar Rp 160 juta, APBD Kabupaten Rp 145 juta, swadaya masyarakat Rp 50 juta dan dari interdep sebesar Rp 10 juta.

Dandim 0719/Jepara Letkol Inf Ahmad Basuki mengatakan, dengan adanya kegiatan ini nantinya akan memberikan manfaat bagi masyarakat. Di antaranya menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk membangun desa secara gotong royong.

”Dapat memperlancar transportasi perekonomian desa dalam rangka meningkatkan pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan ketahanan wilayah serta meningkatkan kemanunggalan TNI-Rakyat,” katanya, Selasa (3/5/2016).

Lebih lanjut dikatakan bahwa untuk kesempatan ini juga mendapatkan bantuan berupa 1.000 bibit sengon laut dan 1.000 bibit Trembesi dari Dishutbun Jepara. Selain itu juga mendapatkan sebanyak 130 kitab Suci Al Qur’an dari Kemenag Kab Jepara, dan Bantuan Sembako untuk warga kurang mampu sebanyak 15 paket seharga Rp 1,5 juta dari Bank Jateng. Kegiatan ini juga ada pelayanan KB dari BP2KB sebanyak 102 Asektor untuk pemasangan Implan.

Sementara itu Bupati Jepara Ahmad Marzuqi dalam sambutannya mengatakan bahwa program TMMD telah berlangsung selama 36 tahun dengan hasil kegiatan semakin dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sehingga sampai saat ini masih dibutuhkan keberadannya untuk membangun sarana prasarana dan infrastruktur di wilayah yang membutuhkan bantuan.

”Progam ini merupakan trobosan yang efektif dan efisien dan produktif dengan tekad pemerintah untuk memacu kreatifitas dan prakarsa masyarakat dalam pembangunan dan sekaligus dapat membantu pemerintah untuk mengimplementasikan pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan di daerah yang akan berdampak positif bagi pertahannan wilayah,” katanya.

Editor: Supriyadi

Ini Kenang-kenangan untuk Letkol Inf Ariful Mutaqin Agar Kangen Blora

Pemberian kenang-kenangan kepada Letkol Inf Ariful Mutaqin. (Istimewa)

Pemberian kenang-kenangan kepada Letkol Inf Ariful Mutaqin. (Istimewa)

 

MuriaNewsCom, Blora –Kodim 0721/Blora menggelar acara pelepasan Dandim Lama Letkol Inf Ariful Mutaqin dan penerimaan Dandim baru Letkol Inf Susilo, pada Sabtu (27/2/2016).

Menurut Kasdim Blora Mayor Kav Burhanuddin, acara tradisi di satuan Kodim Blora tersebut merupakan hal yang baru, karena sebelumnya belum pernah dilaksanakan. “Acara tradisi merupakan sebuah prosesi sumpah setia kepada satuan, dimana prajurit itu bertugas, dan itu merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi prajurit itu sendiri maupun satuan,” Jelas Kasdim.

Pada acara itu, di awali pengalungan karangan bunga oleh Dandim lama Letkol Inf Ariful Mutaqin kepada Dandim baru Letkol Inf Susilo, di pintu gerbang masuk Makodim 0721/Blora. Dalam hal ini, Danramil 03/Banjarejo Kapten Inf Sukemi mewakili seluruh perwira dan anggota menyerahkan kengan-kenang kepada Dandim lama berupa Foto Karikatur.

“Kenang-kenang ini jangan dilihat dari bentuknya, tapi ini merupakan kepedulian dan kesetiaan anggota, agar Letkol Inf Arifull Mutaqin, dimanapun bertugas agar selalu ingat satuan Kodim Blora yang tercinta ini,” ujar Kapten Inf Sukemi.

Editor : Kholistiono

Baca juga : Ada yang Baru di Jajaran Kodim 0721/Blora

Ramadan, Yonif 410/Alugoro Bersihkan dan Percantik Masjid Desa

Sejumlah personel Yonif 410/Alugoro Blora bersama masyarakat memperbaiki masjid  yang ada di Desa Jejeruk, Kecamatan Blora. (MuriaNewsCom/Priyo)

Sejumlah personel Yonif 410/Alugoro Blora bersama masyarakat memperbaiki masjid yang ada di Desa Jejeruk, Kecamatan Blora. (MuriaNewsCom/Priyo)

BLORA – Selama Ramadan kegiatan keagamaan dan sosial bagi personel Batalyon Infantri (Yonif) 410/Alugoro Blora terus diperbanyak. Salah satunya dengan membantu warga desa sekitar markas Yonif melakukan pengecatan, membersihkan lingkungan dan dalam ruangan Masjid Baitul Salam Desa Jejeruk, Kecamatan Blora. Lanjutkan membaca