Jumpa Persik Kendal, Persipa Tanpa Pemain Pilar

 Kapten Persipa Pati Satyo Husodo menggiring bola dalam laga melawan PSIP Pemalang di Stadion Joyokusumo Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)


Kapten Persipa Pati Satyo Husodo menggiring bola dalam laga melawan PSIP Pemalang di Stadion Joyokusumo Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Persipa Pati dijadwalkan bertanding melawan Persik Kendal di Stadion Utama Kebondalem Kendal, Minggu (7/8/2016). Namun, Persipa bermain tanpa pemain pilar karena terkena akumulasi kartu kuning.

Mereka adalah Aan Apriliawan bernomor punggung 60, Karyono (55), Awal Ramadan (84) dan Ade Kurniawan (33). Kondisi itu tidak terlalu menjadi masalah bagi Persipa. Sebab, menang atau tidak, Persipa dengan empat poin ditetapkan sebagai runner up dan melaju ke babak semifinal.

Karena itu, para pemain diharapkan bisa menjaga permainan dalam melawan Persik Kendal, sehingga bisa melaju ke semifinal tanpa adanya kartu kuning. “Daripada nanti saat bermain di Kendal kena kartu kuning dan tidak bisa main pada babak semifinal, mending bermain dengan baik tanpa kartu kuning,” ujar Asisten Manajer Persipa Didik Supadi, Rabu (3/8/2016).

Sementara itu, dalam permainan melawan PSIP Pemalang hari ini, Didik mengaku mental pemain Persipa sudah sangat luar biasa. Kendati begitu, ada beberapa evaluasi yang harus dibenahi bagi para pemain Persipa.

Selain menajamkan eksekusi, pemain Persipa juga harus bisa menjaga emosi. Pasalnya, emosi yang kurang terkontrol justru merugikan diri sendiri dan tim. “Ke depan, kami akan berupaya untuk bermain lebih cantik demi kemengan Persipa,” tuturnya.

Editor : Kholistiono

 

Kalah dengan PSIP Pemalang 2-1, Persipa Tetap Melaju ke Babak Semifinal

 Kiper PSIP Pemalang, Syaeful Hadi mencoba menghalau bola dari tendangan pemain Persipa Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)


Kiper PSIP Pemalang, Syaeful Hadi mencoba menghalau bola dari tendangan pemain Persipa Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Persipa Pati harus tunduk di kandang sendiri, setelah bermain cukup panas melawan PSIP Pemalang dengan skor 2-1 di Stadion Joyokusumo Pati, Rabu (3/8/2016) sore.

Kendati begitu, Persipa tetap melaju ke babak semifinal karena berhasil mengantongi empat poin di Grup E dan ditetapkan sebagai runner up. Sementara itu, PSIP Pemalang hanya meraih tiga poin.

Dalam pertandingan hari ini, Persipa bertanding cukup baik. Pada babak kedua, terutama detik-detik terakhir, PSIP Pemalang beberapa kali dibombardir dengan serangan bertubi-tubi. Hanya saja, serangan yang dilancarkan pemain Persipa masih tumpul sehingga gagal mencetak gol.

Asisten Manajer Persipa, Didik Supadi kepada MuriaNewsCom mengatakan, perjuangan dan semangat para pemain sudah sangat tinggi. Namun, ia mengaku bila para pemain belum bisa menahan emosi sehingga wasit mengeluarkan kartu kuning untuk Aan Apriliawan, Karyono, Awal Ramadan, dan Ade Kurniawan.

Ade Kurniawan sendiri berhasil mencetak gol pada menit ke-2. Tapi, pemain PSIP Pemalang berhasil membalasnya dengan dua gol pada babak pertama. Kedua gol PSIP Pemalang dicetak Aldi Auksi.

“Saya memberikan apresiasi kepada para pemain PSIP Pemalang, karena bisa bermain dengan prima dan mental yang kuat meski di kandang lawan. Hanya saja, saya menyayangkan masih ada penonton yang melemparkan botol. Kami berharap tidak ada lagi insiden tersebut,” kata Rinaldi Firdaus, Manajer PSIP Pemalang.

Editor : Kholistiono

 

Persipur Bekuk PPSM di Kandang

persipur-menang (e)

Pemain Persipur tampil sengit melawan PPSM Magelang, dalam laga kandang, Minggu (31/7/2016). Kemenangan ini mengakhiri tren kekalahan Persipur pada laga-laga sebelumnya. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Rentetan kekalahan Persipur akhirnya berakhir sore tadi, Minggu (30/7/2016). Hal ini menyusul keberhasilan skuad laskar petir menggapai tiga angka kala menjamu PPSM Magelang.

Berlaga di depan publik sendiri, Yoga dkk berhasil menang dengan skor 3-2. Dalam laga ini, pemain anyar Persipur Albesta Dewangga Santoso berhasil jadi salah satu kunci meraih kemenangan.

Di mana pemain asal Demak itu, mampu menyumbang dua gol. Masing-masing di menit ke 16 dan 55. Dalam laga ini, Persipur sudah berhasil unggul 2-0 pada babak pertama.

Pada menit ke 16, Dewangga mampu membuat gol perdana. Dua menit berselang giliran Diaz Bayu Herlangga menambah gol kemenangan. Pada babak kedua tepatnya menit 55, Persipur mendapat hadiah pinalti.

Sayangnya, tendangan striker Ananias yang jadi algojo berhasil ditepis Kiper PPSM Markus Horison. Bola tangkisan mantan kiper timnas ini mengarah pada Dewangga yang berdiri bebas dan langsung menceploskan bola ke arah gawang.

Meski ketinggalan tiga gol, pemain lawan justru keluar semangatnya. Hasilnya, menit 58, gelandang PPSM Anwar Rohman berhasil mencetak gol lewat tendangan dari luar kotak pinalti.

Sembilan menit sebelum pertandingan usai, PPSM kembali memperkecil ketinggalan melalui titik putih. Striker PPSM Deri Tadarus yang jadi eskekutor sukses merubah kedudukan jadi 3-2.

Beruntung, PPSM tidak berhasil menambah gol lagi sampai peluit akhir dibunyikan. Padahal, pada menit-menit akhir, mereka mampu mendapat beberapa peluang yang bikin pendukung tuan rumah deg-degan.

”Semangat tanding PPSM saya akui cukup bagus. Meski sudah ketinggalan tiga gol mereka terus memberikan perlawanan sengit. Beruntung, anak-anak bisa tampil tenang hingga menit akhir,” ungkap Pelatih Persipur Wahyu Teguh usai pertandingan.

Editor: Merie

 

Main Kandang, Saatnya Persipur Akhiri Rentetan Kekalahan

 Pemain Persipur saat akan melakoni pertandingan beberapa waktu lalu (MuriaNewsCom/Dani Agus)


Pemain Persipur saat akan melakoni pertandingan beberapa waktu lalu (MuriaNewsCom/Dani Agus)


MuriaNewsCom, Grobogan
– Persipur kembali akan melakoni pertandingan lanjutan kompetisi Indonesia Soccer Champhionsip (ISC) grup IV melawan PPSM Magelang, Minggu (31/7/2016) sore di Stadion Krida Bhakti. Dalam laga nanti, Yoga dkk diharapkan bisa meraih tiga angka alias kemenangan.

Kondisi ini tidak berlebihan, mengingat dalam beberapa laga sebelumnya, skuad Laskar Petir selalu mengalami kekalahan. Yakni, dari PSIS dan Persibat dalam laga tandang. Kemudian saat lawan PSIR di kandang juga menelan kekalahan.

“Main di kandang jadi kesempatan untuk meraih kemenangan. Dengan kemenangan ini kita harapkan bisa melecut motivasi para pemain dalam menghadapi pertandingan lainnya,” cetus Manajer Persipur HM Nurwibowo.

Sejauh ini, rekor pertandingan kandang Persipur memang masih cukup baik. Dari dua laga kandang, sekali berakhir seri ketika lawan PSIS dan satu lagi menang saat menjamu Persijap.Satu kekalahan kandang didapat ketika menjamu PSIR. Sedangkan rekor tandang belum memuaskan. Di mana, belum sekalipun Persipur meraih hasil imbang ataupun kemenangan.

Sementara itu, Pelatih Persipur Wahyu Teguh menegaskan, Minggu besok, dia akan berupaya keras meraih kemenangan kedua. Kemenangan perdana yang sudah diraih ketika menjamu Persijap lalu diharapkan bisa terulang saat menjamu PPSM. “Kita akan berupaya keras untuk meraih kemenangan. Mohon dukungan dari semua pihak,” cetusnya.

Editor : Kholistiono

Gol Tunggal Solihin Perkecil Kekalahan Persibat dari PSIR

 Pertandingan ISC seri B antara PSIR Vs Persibat Batang di Stadion Krida Rembang (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)


Pertandingan ISC seri B antara PSIR Vs Persibat Batang di Stadion Krida Rembang (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Laga lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) seri B, yang mempertemukan Persibat Batang Vs PSIR di Stadion Krida Rembang pada Sabtu (30/7/2016) sore berlangsung seru.

Tuan rumah PSIR sempat memimpin 2-0 di babak pertama lewat gol yang tercipta berkat tendangan Zaenal Arifin (15) pada menit 6, yang memanfaatkan kemelut di depan gawang PSIR. PSIR Kemudian berhasil menambah gol kembali di menit 27 lewat tendangan Nur Hidayat (6) melalui tendangan pinalti.

Usai turun minum, Persibat Batang mencoba bangkit untuk mengejar ketertinggalan dari Laskar Dampo Awang. Kerja keras mereka akhirnya membuahkan hasil. Pada menit 85, mereka berhasil memperkecil skor melalui tendangan Muh Solihin. Skor 2-1 untuk kemenangan PSIR.

Pelatih Persibat Batang Didik Listiantoro mengatakan, jika anak asuhnya sudah bekerja keras dan akhirnya bisa memperkecil ketertinggalan. “Memang di babak pertama ada kelengahan dari tim kita, sehingga lawan mampu memanfaatkan kelengahan tersebut, sehingga bisa mencuri gol,” katanya.

Sementara itu, hasil positif yang diperoleh tim Laskar Dampo Awang membuat Pelatih PSIR Haryanto cukup puas. “Semoga hasil positif ini bisa menjadi semangat bagi anak-anak untuk berlaga pada pertandingan selanjutnya pekan depan,” ungkapnya.

Baca juga : PSIR Bungkam Persibat Batang 2-0 di Babak Pertama

Editor : Kholistiono

PSIR Bungkam Persibat Batang 2-0 di Babak Pertama

PSIR Bungkam Persibat Batang 2-0 di Babak Pertama

PSIR Bungkam Persibat Batang 2-0 di Babak Pertama

MuriaNewsCom, Rembang – Laga lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) seri B pada putaran kedua yang mempertemukan PSIR vs Persibat Batang di Stadion Krida Rembang pada Sabtu (30/7/2016) berlangsung sengit.

Bermain di kandang, PSIR langsung bermain agresif. Ribuan supporter yang hadir memberi semangat tersendiri bagi pasukan Laskar Dampo Awang. Meski demikian, tim tamu juga tak mau kalah untuk meladeni serangan-serangan dari PSIR.

Namun demikian, tim tuan rumah yang bermain terus menekan, pada menit awal sudah memiliki peluang yang berhasil dikonversikan menjadi gol pada menit 6, sehingga membuat PSIR unggul 1-0 atas Persibat. Gol ini tercipta, berkat kemelut yang terjadi di depan mulut gawang Persibat, dan mampu dimanfaatkan dengan apik oleh Zaenal Arifin (15) dengan sepakan kerasnya dari jarak yang cukup dekat.

Meski sudah unggul 1-0, namun, PSIR tak mau begitu saja menyurutkan serangan. Di sini, permainan telihat semakin sengit dan keras. Alhasil, pada menit 27, PSIR mendapatkan hadiah pinalti, akibat salah satu pemain PSIR dilanggar dengan keras di depan gawang Persibat.

Nurhidayat (6) yang menjadi eksekutor, mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Kiper Persibat tak mampu menahan laju bola yang ditendang Nurhidayat dari titik putik. Skor menjadi 2-0 untuk keunggulan PSIR hingga babak pertama berakhir.

Editor : Kholistiono

 

Jamu Persik, Persipa Ditahan Imbang 0-0

 

IMG_20160717_153236

Persipa saat menjamu Persik Kendal di Stadion Joyokusumo Pati (MuriaNewsCom/Kholistiono)

MuriaNewsCom,Pati – Tuan rumah Persipa Pati ditahan imbang Persik Kendal 0-0, pada lanjutan kompetisi Liga Nusantara 2016 Jateng, yang berlangsung di Stadion Joyokusumo Pati, Minggu (17/7/2016).

Bermain di hadapan publik sendiri, Laskar Saridin sejak awal pertandingan terlihat tampil cukup agresif. Begitupun juga dengan tim tamu yang tak mau dengan begitu saja mendapatkan tekanan, berupaya menujukkan kualitas di kandang lawan.

Masing-masing tim sebenarnya memiliki peluang emas untuk menciptakan gol di 90 menit permainan. Namun, finishing yang kurang apik, membuat kedua tim harus puas dengan hasil 0-0.

Persipa sempat memiliki peluang lewat sepakan kaki Hariyanto (10) ‘Sarmento’ yang meneruskan umpan Satyo Husodo (7). Namun sayang, tendangan keras Sarmento masih melenceng di sisi gawang yang dijaga Herlian AL (1).

Begitupun dengan Persik Kendal yang juga nyaris mencuri poin penuh di kandang lawan. Peluang emas ini tercipta lewat Ardiansyah (7) pemain depan Persik yang sudah berhadapan satu lawan satu dengan kiper Persipa Okta Wahyu AP (20). Namun, berkat kesigapan Okta, sepakan mendatar Ardiansyah berhasil digagalkan.

Terkait dengan hasil ini, Pelatih Persipa Margono mengaku sudah cukup puas. Mengingat, pada pertandingan ini pihaknya tak menuntut hasil penuh dari anak asuhannya.

“Kami memang hanya manarget satu poin dalam pertandingan ini, meski memang bermain di kandang sendiri. Hal ini cukup beralasan, mengingat kondisi tim yang minim pemain,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi finansial tim berimbas terhadap beberapa pemain yang memilih untuk hengkang dari Persipa. Tak hanya itu saja, kondisi ini juga memengaruhi semangat bertanding Laskar Saridin.

Menurutnya, pada pertandingan ini, anak asuhnya sudah berjuang sangat luar biasa. Pemain katanya, sudah berupaya menyajikan permaian yang maksimal dan tak mau mengecewakan pendukung.

Editor : Kholistiono

Bertandang ke Batang, Skuad Laskar Petir Bertekad Curi Angka

Tim Persipur Purwodadi saat melakoni ISC seri B beberapa waktu lalu (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Tim Persipur Purwodadi saat melakoni ISC seri B beberapa waktu lalu (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Minggu (17/7/2016) sore, tim Persipur kembali akan turun lapangan pascalibur puasa dan lebaran. Kali ini, tim besutan Wahyu Teguh akan melakoni laga tandang melawan tuan rumah Persibat Batang yang bakal digelar di Stadion M. Sarengat.

Meladeni Persibat merupakan pertandingan terakhir Persipur untuk putaran pertama dalam kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) B di grup IV. Oleh sebab itu, target memetik poin dibebankan dalam laga tersebut guna mendongkrat peringkat Persipur dari papan bawah klasemen sementara. “Kita akan berupaya untuk bisa mencuri poin di Batang. Minimal, satu poin sudah bagus,” cetus Manajer Persipur HM Nurwibowo.

Target poin yang dibebankan manajemen tampaknya cukup realistis. Sebab, dari enam laga yang dimainkan, baru satu kemenangan yang berhasil diraih. Yakni, saat mengalahkan Persijap Jepara dengan skor 1-0 di Purwodadi.

“Sejauh ini, penampilan Persipur memang belum terlihat konsisten. Tapi, dalam jeda kompetisi kemarin, kita sudah lakukan banyak evaluasi. Melawan Persibat, kita berharap Persipur sudah bisa tampil beda dari laga sebelumnya,” imbuh Nurwibowo.

Sementara itu, skuad Laskar Petir, Sabtu (16/7/2016) kemarin sudah bertolak menuju Batang. Pelatih Wahyu Teguh menegaskan, semua anak asuhnya dalam kondisi fit dan siap dimainkan melawan Persibat. “Kondisi anak-anak tidak ada masalah. Selama liburan kemarin, kita tetap lakukan latihan untuk menjaga kondisi,” katanya.

Selain itu, berbagai persiapan lainnya juga dilakukan dalam masa libur tersebut. Seperti membenahi kelemahan yang terlihat dalam laga sebelumnya. Di samping itu, beberapa laga uji coba juga dilakukan sebagai persiapan menghadapi Persibat.

 

Editor : Kholistiono

 

Jadwal Lanjutan ISC B Dinilai Tak Menguntungkan Persijap

Pelatih Persijap Yusack Sutanto memberikan arahan kepada pemainnya (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

Pelatih Persijap Yusack Sutanto memberikan arahan kepada pemainnya (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

MuriaNewsCom, Jepara – Jadwal lanjutan kompetisi Indonesian Soccer Championship (ISC) seri B yang akan dilakoni Persijap dinilai tak menguntungkan. Pasalnya, jadwal terlalu mepet dari libur Hari Raya Idul Fitri, lantaran digelar pada Minggu (17/7/2016) mendatang. Itu artinya, skuad Laskar Kalinyamat hanya memiliki waktu efektif kurang sepekan untuk latihan paska libur lebaran.

Pelatih Persijap Yusack Sutanto menilai, kondisi itu tentu saja tidak menguntungkan bagi timnya. Sebab, waktu kurang dari sepekan untuk kembali memulihkan stamina pemain usai libur lebaran dinilai sangat singkat. Apalagi, lawan yang akan dihadapi bukan lawan yang enteng, yakni PSIS Semarang. Selain itu, laga tersebut juga digelar di Stadion Jati Diri Semarang.

“Kalau melihat jadwal, Sabtu (16/7/2016) sudah harus berangkat ke Semarang, karena laga tandang. Waktunya sangat mepet, jadi tidak menguntungkan buat Persijap. Kami hanya punya waktu efektif empat hari latihan,” ujar Yusack Sutanto kepada MuriaNewsCom.

Menurutnya, dengan mepetnya persiapan itu, maka tim pelatih memanfaatkan semaksimal mungkin waktu yang tersisa. Termasuk mengevaluasi hasil laga uji coba kontra Madiun Putra FC . Pada laga tersebut, timnya kalah 0-1. Namun demikian, dirinya menilai anak asuhnya telah bermain bagus.

Skema penyerangan yang dibangun Laskar Kalinyamat lebih variatif. Meski pada babak pertama laga itu ia menurunkan mayoritas pemain lapis kedua yang dihuni pemain-pemain muda. “Kalah itu risiko, karena kami menurunkan pemain muda. Tapi evaluasi kami, permainan sudah lebih baik,” ucapnya.

Disinggung masih mandulnya lini depan dan kemungkinan merekrut pemain anyar, Yusack mengatakan, materi yang saat ini ada, dinilai sudah baik dan akan dimaksimalkan. “Dua pemain yang dua pekan lalu ikut seleksi sudah dipulangkan. Tidak ada pemain baru,” tegasnya.

Editor : Kholistiono

Pelatih Persijap Evaluasi Pemain Usai Kalah di Pertandingan Uji Coba

jepara-persijap (2)

Persijap Jepara kalah 0-1 dalam laga ujicoba melawan Madiun Putra FC, Jumat (24/6/2016) malam. MuriaNewsCom (Wahyu KZ)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Persijap Jepara kalah 0-1 dari Madiun Putra FC, dalam laga ujicoba di Stadion Gelora Bumi Kartini (SGBK), pada Jumat (24/6/2016) malam tadi.

Hasil tersebut membuat skuad Laskar Kalinyamat harus lebih bekerja keras untuk membenahi kekurangan dalam tim. Pelatih Yusack Sutanto mengaku akan melakukan evaluasi usai kekalahan itu.

Sejumlah lini, terutama tengah dan depan, mendapatkan sorotan dari pelatih Yusack Sutanto. Pasalnya, daya gedor Agung Supriyanto dkk masih kurang greget saat di barisan pertahanan lawan. Sejumlah peluang yang didapatkan para pemain belum mampu dijadikan sebuah gol.

Penetrasi dari sejumlah pemain juga masih kurang maksimal. Selain itu beberapa kesalahan elementer juga terlihat banyak dilakukan oleh beberapa pemain seperti mengontrol bola yang tidak sempurna dan salah umpan. Itu yang menjadi pekerjaan rumah bagi Coach Yusack.

Transisi dari menyerang ke bertahan juga masih lemah. Terbukti proses gol di menit-menit akhir dari tim lawan terjadi saat tim tengah memberikan tekanan kemudian mendapatkan serangan balik.

Yusack Sutanto sendiri mengaku beberapa kelemahan tim yang diasuhnya. Untuk itu, beberapa sesi latihan kedepan akan diperbaiki lagi. ”Dengan pertandingan ujicoba ini menjadi bahan evaluasi kami. Ada beberapa hal yang perlu dibenahi agar ketika laga resmi bisa lebih baik,” ujar Yusack.

Terkait dengan penambahan pemain, pada awal bulan Ramadan lalu pihaknya telah merekomendasikan beberapa pemain kepada manajemen. Ada dua pemain yang datang ke markas Persijap dan sempat mengikuti tes, namun hasilnya tak memuaskan dirinya. Pasalnya, kemampuan kedua pemain tersebut sangat dibawah ketika ia melihat kualitas mereka beberapa tahun yang lalu.

“Terpaksa kami pulangkan, sebelum laga ujicoba. Kami masih tidak menutup kemungkinan menambah pemain lagi karena menurut pelatih ada beberapa kelemahan yang harus ditopang dengan pemain baru,” ujar CEO Persijap M Said Basalamah.

Editor: Merie

 

Ditinggal 4 Pemain, Persikaba Maksimalkan Pemain yang Masih Setia

Pemain Persikaba saat bertanding beberapa waktu lalu (MuriaNewsCom)

Pemain Persikaba saat bertanding beberapa waktu lalu (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Blora – Paska dipecatnya Nanang Kushardiyanto sebagai pelatih Persikaba berbuntut pada komposisi pemain. Sebab, ada empat pemain dari luar Blora yang juga lebih memilih untuk hengkang dari Persikaba.

Empat pemain tersebut adalah striker Harun Nur Rosyid, La Umbu, Herson Masihor serta Fadly Tanjung. ”Sebenarnya kami berat melepas empat pemain tersebut, namun apa boleh buat, itu sudah menjadi pilihan dan keputusan mereka,” ujar Ketua Umum Persikaba Agus Puryanto.

Terkait dengan hengkangnya empat pemain tersebut, kini skuad Persikaba hanya tersisa 19 pemain, yang nantinya bakal berlaga di 16 besar Liga Nusantara (Linus) Jateng 2016. Sebab, secara regulasi tim dilarang untuk melakukan penambahan jumlah pemain.

Menyikapi hal ini, Putut Wijanarko juru racik Persikaba yang baru menggantikan Nanang Kushardiyanto mengaku, dirinya sudah mengetahui kondisi internal Persikaba. Mantan Pelatih Persinga Ngawi itu mengaku bahwa dirinya juga telah menyiapkan strategi untuk tim berjuluk Laskar Arya Penangsang itu.“Bagaimanapun juga, yang bisa dilakukan ya akan dimaksimalkan pemain yang ada,” katanya.

Dirinya berjanji akan berusaha semaksimal mungkin untuk memenuhi target yang telah disepakati dengan manajemen, yakni bisa juara atau lolos di Jawa Tengah.

 

Editor : Kholistiono

Malam ini, Persijap Gelar Uji Coba Lawan Madiun Putra FC di SGBK

Tim Persijap Jepara (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman )

Tim Persijap Jepara (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman )

 

MuriaNewsCom, Jepara – Tim kebanggaan warga Jepara, Persijap dijadwalkan menggelar pertandingan uji coba melawan Madiun Putra FC, di Stadion Gelora Bumi Kartini (SGBK) Jepara, pukul 20.30 WIB malam ini. Uji coba ini dilakukan untuk menjaga performa pemain dan menjajaki perkembangan sejumlah pemain yang belum sempat diturunkan dalam laga resmi di Indonesia Soccer Championship (ISC) seri B 2016.

CEO Persijap M Said Basalamah mengemukakan, laga uji coba tidak dijadikan sebagai ajang seleksi pemain. Sebab, pemain yang sebelumnya mengikuti seleksi di awal bulan Ramadan sudah dipulangkan, lantaran kualitasnya tidak sesuai dengan harapan. Untuk itu, laga uji coba malam nanti menjadi ajang menjaga mental bertanding para pemain yang sudah ada.

“Sempat ada dua pemain baru yang ingin bergabung. Tetapi ketika beberapa hari dilihat kualitas pemainnya sudah tidak bagus seperti dulu saat awal dilihat oleh tim pelatih. Jadi terpaksa harus dipulangkan dan tidak diikutkan dalam ujicoba ini,” ujar Basalamah kepada MuriaNewsCom.

Menurutnya, kondisi pemain baik fisik maupun mental bertanding harus tetap dijaga, apalagi beberapa pekan ini tidak ada pertandingan. Melalui uji coba diharapkan mental berkompetisi para pemain terjaga selama melakoni laga di ISC seri B tahun ini.

Terkait penyelenggaraan dilakukan malam hari, Basalamah menjelaskan bahwa saat ini bulan Ramadan dan mayoritas pemain dan official juga beragama Muslim sehingga menunaikan ibadah puasa. Selain itu sengaja digelar cukup malam juga untuk memberikan kesempatan mengikuti salat tarawih terlebih dahulu sebelum melakukan pertandingan uji coba.

“Pertandingan uji coba ini sudah mendapatkan izin baik dari Polres Jepara maupun Polda Jateng. Soal keamanan kami sudah melakukan komunikasi dengan pihak kepolisian. Kami serahkan kepada petugas untuk semua hal keamanannya,” imbuhnya.

 

Editor : Kholistiono

 

Ini Tim yang Dibidik Persikaba untuk Tandem Laga Uji Coba

Tim Persikaba dalam sebuah pertandingan beberapa waktu lalu (MuriaNewsCom)

Tim Persikaba dalam sebuah pertandingan beberapa waktu lalu (MuriaNewsCom)

 MuriaNewsCom, Blora – Sebelum memasuki laga babak enam besar Liga Nusantara (Linus) Jateng 2016, Persikaba bakal melakukan laga uji coba demi menjaga stamina dan kualitas pemain. Agus Puryanto, Ketua Umum Persikaba mengaku, bahwa pihaknya berencana akan melakukan laga eksebisi selama dua kali.“Laga uji coba pertama akan melawan tim lokal saja, mungkin Kapuan FC Cepu, yang direncanakan akan berlangsung sebelum lebaran nanti,” kata Agus.

Sedangkan laga uji coba yang kedua, pihaknya berencana akan menggelara laga uji coba dengan lawan yang lebih kuat. “Bisa PSIR Rembang ataupun Persipur Purwodadi,” jelas Agus.

Menurutnya, laga uji coba kedua dijadwalkan akan digelar setelah lebaran. Laga uji coba tersebut, menurutnya sebagai tolok ukur kemampuan pemain Laskar Arya Penangsang sebelum melaju ke babak enam besar Linus Jateng 2016.Selain uji coba, skuad Persikaba juga masih dituntut untuk latihan rutin selama Ramadan. “Selama Ramadan latihan, hanya sekitar dua minggu,” kata Agus.

Dalam babak enam besar nanti, Persikaba masuk Grup D bersamaan dengan Persiku Kudus dan Persebi Boyolali. “Kami akan berikan yang terbaik bagi publik Blora. Harapannya bisa menjadi yang terbaik,” pungkas Agus.

Editor : Kholistiono

 

Manajemen Persikaba Sudah Tunjuk Pelatih Baru

Tim Persikaba  Blora (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

Tim Persikaba Blora (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

 

 

MuriaNewsCom, Blora – Manajemen Persikaba Blora sudah menunjuk pelatih baru setelah pelatih sebelumnya, Nanang Kushardiyanto dipecat sebagai juru racik tim kesayangan Saminista itu.

Agus Puryanto, Ketua Umum Persikaba mengaku, bahwa pihaknya sudah memilih satu nama yang didapuk sebagai pelatih Laskar Arya Penangsang, yakni Putut Wijanarko.Menurutnya, Putut Wijanarko dipilih sebagai Pelatih Persikaba, karena dinilai bisa membawa Persikaba menjadi lebih baik. “Terbukti, beberapa tim promosi berhasil ke divisi utama saat dilatih olehnya, di antaranya Persibas Banyumas, Persinga Ngawi, dan beberapa tim lainnya,” ungkap Agus.

Agus menambahkan, bahwa mulai besok Putut Wijanarko sudah berada di Blora, untuk melihat kondisi pemain yang sedang latihan. Katanya,  proses legalitas Putut Wijanarko sebagai pelatih Persikaba juga tinggal melengkapi administrasi. “Yang pasti sebelum lebaran sudah resmi menjadi pelatih Persikaba,” ujar dia.

Ia menjelaskan, sampai saat ini, meski belum ada pelatih, skuad Persikaba yang dihuni Andri Mulyono Jati dkk masih rutin latihan. “Sampai saat ini kondisi pemain masih dinyatakan prima.Latihan yang rutin tersebut guna persiapan melaju ke babak enam besar Linus Jateng 2016. Yang mana Persikaba masuk ke Grup D bersama Persiku Kudus dan Persebi Boyolali,” katanya.

 

Editor : Kholistiono

 

Pemain Persikaba Hanya Digaji 50 Persen Selama Ramadan Ini

Skuad Persikaba sedang menjalani latihan di Stadion Kridosono Blora (MuraiNewsCom/Rifqi Gozali)

Skuad Persikaba sedang menjalani latihan di Stadion Kridosono Blora (MuraiNewsCom/Rifqi Gozali)

  MuriaNewsCom, Blora – Menjelang putaran babak enam besar Liga Nusantara (Linus) Jateng 2016, membuat Persikaba mempersiapkan diri secara komperehensip. Untuk itu, pada Ramadan ini, Laskar Arya Penangsang masih tetap berlatih demi menjaga kualitas pemain. Namun, selama Ramadan honor yang diterima oleh skuad yang dihuni Andri Mulyono Jati dkk itu tidak penuh. Hanya 50 persen dari total gaji yang semestinya diterima pemain.

“Karena selama Ramadan mereka berlatih hanya 2 minggu, dimulai sejak Senin kemarin. Jelas ini berbeda dengan bulan-bulan biasanya,” ujar Agus Puryanto kepada MuriaNewsCom (14/6/2016).

Meski begitu, Agus tak membeberkan jumlah nominal honor yang diterimakan kepada pemain. “Yang pasti, pendanaan Persikaba masih sangat bergantung kepada APBD Kabupaten Blora,” pungkasnya.

Selama Ramadan ini skuad Persikaba direncanakan akan berlatih hingga 30 Juni mendatang. Setelah itu, para pemain mendapatkan jatah libur lebaran hingga mulai berlatih lagi pada 10 Juli nanti.Tidak hanya berlatih, selama masa tunggu babak enam besar Linus Jateng 2016, Persikaba juga akan melakukan laga uji coba selama dua kali. “Kami masih tentukan lawan dan melihat kondisi tim,” terang Agus Puryanto.

Untuk melaju ke babak enam besar, tidak ada perombakan formula pemain yang bakal menyusun kekuatan tim kesayangan Saminista. Hal itu dikarenakan tidak diperbolehkannya perubahan formula pemain pada babak enam besar nanti.

Diketahui, Persikaba lolos ke babak enam besar pada Liga Nusantara (Linus) Jateng 2016 dan berhasil memuncaki klasemen di Grup C. Kemudian, untuk babak enam besar nanti, Persikaba bakal tergabung ke dalam Grup D bersamaan dengan Persebi Boyolali yang sebelumnya menduduki puncak klasemen Grup A, dan Persiku Kudus yang sebelumnya menduduki runner up Grup B.Untuk babak enam besar nanti, akan dimulai 17 Juli 2016. Pada laga pertama, Persikaba  akan menjamu Persiku Kudus pada 20 Juli 2016 di Stadion Kridosono Blora.

Editor : Kholistiono

 

Nanang Kushardiyanto Dipecat Sebagai Pelatih Persikaba

Caption: Nanang Kushardiyanto (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

Caption: Nanang Kushardiyanto (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

 

MuriaNewsCom, Blora – Pengurus dan manajemen Persikaba membuat keputusan untuk memberhentikan Nanang Kushardiyanto sebagai pelatih Persikaba. Alasan pemecatan mantan pelatih Persipur Purwodadi tersebut, karena dinilai tidak mampu memberdayakan pemain muda.

Agus Puryanto, Ketua Umum Persikaba mengungkapkan, pihaknya memberhentikan Nanang Kushardiyanto setelah melakukan rapat evaluasi bersama manajemen. “Selain dengan manajemen, kami juga sudah koordinasi dengan Assosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Blora. Ini agar tim kondusif, karena kemarin sempat ada ketidakkodusifan di dalam tim,” ujar Agus Puryanto kepada MuriaNewsCom (13/6/2016)

Sayangnya, Agus tidak menunjukkan ketidakkondusifan tim itu seperti apa, apakah terkait gaji atau hal lain. Ditegaskannya, jika terkait gaji, pihaknya sejak awal telah memberikan hak gaji kepada mantan Nanang “Masalah gaji, kami sejak awal memberikannya di awal terus. Tidak ada masalah kalau untuk gaji. Kami hanya ingin pemain muda yang ada di skuad Persikaba bisa maksimal,” imbuh Agus.

Meski Laskar Arya Penangsang saat ini menduduki  puncak klasemen di grup C Liga Nusantara (Linus) Jateng 2016, namun, dengan komposisi pemain yang dihuni Andre Mulyono Djati dkk harusnya bisa sebanding dengan ISC seri B. “Tapi pada kenyataannya pemainnya masih belum maksimal dalam pemberdayaan. Terutama pemain muda,” kata Agus.

Sementara, Nanang Kushardiyanto sendiri, saat ini masih belum bisa memberikan konfirmasi lebih lanjut saat dihubungi menggunakan telepon seluler.

Editor : Kholistiono

 

Persijap Bakal Datangkan Pemain Anyar

Tim Persijap Jepara (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

Tim Persijap Jepara (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

    MuriaNewsCom, Jepara – Persijap Jepara menunjukkan keseriusannya pada ajang Indonesia Soccer Championship (ISC) seri B tahun 2016. Sejumlah persiapan sebelum kompetisi telah disusun secara matang, bahkan dalam waktu dekat di pertengahan kompetisi ini, Persijap akan kembali mendatangkan pemain anyar untuk menutupi kekurangan.

Asisten Pelatih Persijap M Yusuf menjelaskan, mulai sore nanti tim kembali menggelar latihan usai libur selama sepekan awal Ramadan ini. Salah satu yang direncanakan dalam latihan pekan ini adalah mendatangkan pemain baru untuk posisi striker dan gelandang serang.“Masih dibutuhkan dua pemain untuk posisi striker dan gelandang serang supaya menambah daya gedor di lini depan,” ujar M Yusuf kepada MuriaNewsCom, Senin (13/6/2016).

Menurutnya, stok penyerang yang ada memang dirasa masih belum menemukan keselarasan yang maksimal, begitu juga pada posisi gelandang. Sedangkan di posisi tengah juga masih kurang maksimal. Butuh sosok pemain yang mampu mengatur ritme permainan dan memasok bola ke lini depan.

Meskipun putaran pertama akan berakhir setelah Persijap bertandang di markas PSIS Semarang, pada awal Juli nanti. Tim berjuluk Laskar Kalinyamat ini akan menyeleksi pemain anyar lebih awal, tidak menunggu putaran pertama berakhir.

“Pemain yang diseleksi itu nantinya juga diagendakan akan mengikuti pertandingan uji coba yang dijadwalkan digelar akhir Juni nanti. Tetapi pendaftaran pemain baru itu tetap dilakukan saat memasuki putaran kedua. Dua uji coba diagendakan selama Ramadan. Dua uji coba diagendakan tiap Jumat selama Ramadan,” ungkapnya.

Editor : Kholistiono

Kapten Persijap Ingin Pelatih Tambah Striker dan Gelandang

Kapten Persijap Agung Supriyanto (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

Kapten Persijap Agung Supriyanto (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

 MuriaNewsCom, Jepara – Striker sekaligus bomber andalan Persijap Jepara Agung Supriyanto menyatakan keinginannya agar manajemen dan pelatih Persijap menambah jumlah pemain, khususnya untuk posisi striker dan gelandang.

Menurut Kapten Persijap ini, perlu tambahan pemain di posisi striker untuk menjadi tandemnya di lini depan. Selain dirinya, juga untuk menjadi tandem striker lain seperti Kornelius Fingkrew agar lini depan semakin tajam dalam mendobrak pertahanan lawan.“Selain di lini depan, saya rasa tim juga masih membutuhkan pemain di posisi gelandang,” ujar Agung, mantan pemain Timnas U-23 itu, Sabtu (11/6/2016).

Menurutnya, kebijakan penambahan pemain dikembalikan kepada pelatih kepala. Ia berharap, pada jeda pertandingan setelah lawatan di Stadion Jatidiri melawan PSIS usai lebaran mendatang, Pelatih Persijap Yusack Sutanto mendatangkan pemain anyar.

Selama ini, di lini depan, ia sering dipasangkan dengan striker asal Papua, Korinus Fingkrew. Bahkan, saat melawan Persibat Batang beberapa waktu lalu, ia menjadi ujung tombak dibantu pemain muda Ahmad Rendi Reovaldo di belakangnya.

Pekan pertama Ramadan, pemain Persijap diliburkan. Skuat akan kembali berlatih pada Senin (13/6/2016) mendatang, sebelum nanti menghadapi PSIS Semarang pada laga terakhir putaran pertama Grup 4 Indonesia Soccer Championship (ISC) B.

Editor : Kholistiono

As Wedang League Janjikan Laga Seru

f-AS Wedang

 

 MuriaNewsCom, Kudus – Drawing pemain untuk AS Wedang (AsW) League telah dilakukan pada Jumat (10/6/2016) malam. Jumlah peserta AsW League tahun ini membeludak, melebihi target. Panitia menargetkan jumlah peserta sekitar 36 orang, namun ternyata yang berkomitmen untuk ikut jumlahnya mencapai 44 orang.

Leader As Wedang Budi Setiawan mengatakan, jika peserta AsW League tidak hanya terbatas dari anggota resmi As Wedang saja, namun juga terbuka untuk umum. “Ini dikarenakan selama 3 pekan, yang konfirmasi hanya sekitar 30 anggota yang hadir dan mengikuti. Jadi, pekan terakhir kami buka untuk umum, dalam arti teman-teman dekat anggota As Wedang sendiri,” ujarnya.

Hal tersebut juga diamini Roni Listiyono selaku Ketua Panitia As Wedang League 2016. Menurutnya, hal itu dilakukan karena selama tiga pekan tidak bisa hadir dan memberikan komitmen kepada untuk mengikuti AsW League tahun ini.“Selain hal tersebut kami juga berinisiatif untuk melakukan regenerasi anggota As Wedang, karena setelah Ramadan banyak agenda yang akan dilakukan As Wedang,” sebutnya.

Sementara itu, Cat Catur Cantona selaku dedengkot As Wedang mengatakan, jika, As Wedang sudah terbentuk sejak 12 tahun lalu. Untuk itu, dirinya tidak menginginkan As Wedang tidak mati suri karena anggotanya tidak aktif dengan kegiatan yang diadakan. Regenerasi, katanya, adalah sesuatu yang mutlak dan harus dilakukan jika ingin kelangsungan organisasi tetap jalan.

“Kami ingin teman-teman baru yang tergabung dengan AsW League tahun ini bisa terus bergabung dengan kami, dan komitmen mengikuti semua kegiatan kami. Jika teman-teman yang baru hanya bergabung untuk mengikuti kegiatan tahunan kami ini, maka jangan harap mereka akan kami ajak untuk semua kegiatan As Wedang selanjutnya,” ungkapnya.

Sedangkan, untuk AsW League tahun ini belum terbentuk nama-nama tim peserta, seperti tahun-tahun lalu yang memakai nama panganan bulan Ramadan. Tahun ini, panitia masih belum mencapai sepakat mengenai nama peserta. Namun, format pertandingan dengan memakai kompetisi liga penuh tetap dipakai.

Pekan pertama, akan diadakan pada Jumat (17/6/2016) mulai pukul 21.00 WIB di United Futsal  Kudus. Dalam hal ini, pihak panitia mengharapkan tiap tim segera berkoordinasi untuk segala sesuatu, ermasuk seragam, nama tim, dan kapten.

“Kami berikan waktu hingga hari Kamis (16/6/2016) kepada peserta untuk melampirkan warna seragam, nama tim, dan kapten tim. Ini agar panitia mudah untuk berkoordinasi selama AsW League berlangsung,” sebut Roni Felisa, salah satu panitia.

 

Nama-nama Peserta AsW League 2016

Grup A:

  1. Yayuk Wahyudi Melin
  2. Ali Ridlo Popo
  3. Rizal Widdy Gesol
  4. Iskandar “Solo” Rizal
  5. Agus Cahyono Ucok
  6. Fahrul Ulinnuha Ulin
  7. Gawer Liar Gawenk
  8. Muhammad Lutfi Lutung
  9. Jimbrun
  10. Cat Catur Cantona Cat
  11. Wind Wind Gowang

Grup B:

  1. Putra Bagus Dadung
  2. Cipeng
  3. Roni Listiyono Boni
  4. Budi Setiawan Bogel
  5. Bagus Aliona Messi Bagus Colo
  6. Bisri Mustofa Oplet
  7. Kin Sakukurata Ikin
  8. Ganang
  9. Kemo
  10. Putra Dinanti Pratama
  11. Budi Irawan Iwan

Grup C:

  1. Bablue Tok Mardian
  2. Thessar Hendrawan Hendra
  3. Jamik Jami’
  4. Rohman TransiZie Maman Maman
  5. Lek Tony
  6. David Aldavilla Mambo
  7. Firdaus Setiawan Idos
  8. Candra
  9. Nopex
  10. Sudar
  11. Ucup

Grup D:

  1. April
  2. Aris Saad Gundul
  3. Pion Tu Aan A’an
  4. Arif Tirtana Yetina Tirta
  5. Bayu Kojrot Kojrot
  6. Al Maulana Hermawan Wedok
  7. Andi Rosonerri Pendek
  8. Bagus Wibawa Bagus Wakhiemen
  9. Irul
  10. Fahmi
  11. Edo Gra Tsa Edo

Editor : Kholistiono

Jeda Kompetisi dan Ramadan, Persijap Berencana Gelar Uji Coba

 

Pemain Persijap menggiring bola dalam laga melawan PSM Jogja  (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

Pemain Persijap menggiring bola dalam laga melawan PSM Jogja (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

MuriaNewsCom, Jepara – Memasuki jeda kompetisi di ajang Indonesia Soccer Championship (ISC) seri B 2016 sekaligus awal bulan Ramadan ini, tim Persijap Jepara libur selama sepekan. Dijadwalkan, latihan akan kembali aktif mulai Senin (13/6/2016).

CEO Persijap M Sa’id Basalamah menjelaskan, pekan pertama bulan Ramadan anak asuh Yusack Sutanto diliburkan dan akan kembali aktif latihan pada Senin pekan depan. Itu disebabkan pihak manajemen berencana menggelar uji coba pada menjelang akhir bulan puasa.

“Rencananya tanggal 24 atau 25 Juni melakukan uji coba. Tetapi belum tau dengan tim mana, karena sampai saat ini masih mencari,” ujar Basalamah kepada MuriaNewsCom, Jumat (10/6/2016).

Menurutnya, uji coba itu direncanakan karena demi kebugaran pemain dan menjaga mental bertanding. Sebab, lanjutan kompetisi baru akan dimulai pada pertengahan bulan Juli mendatang.”Diharapkan dengan program latihan di bulan Ramadan mulai pekan depan dapat memberikan banyak manfaat bagi pemain dan tim,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu pemain Laskat Kalinyamat, Ahmad Buchori mengatakan, selama libur awal bulan Ramadan ini dirinya bersama teman-temannya tetap menjaga kebugaran fisik.”Kalau saya jaga kebugaran lewat nge-gym aja. Rencananya pekan depan mulai latihan lagi bersama tim,” ungkapnya.

Editor : Kholistiono

 

Tampil di Depan Publik Sendiri, Persipur Dipermalukan PSIR

 Kesebelasan Persipur saat menjamu PSIR Rembang (MuriaNewsCom/Dani Agus)


Kesebelasan Persipur saat menjamu PSIR Rembang (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Kemenangan Persipur kala menjamu Persijap pekan lalu gagal terulang Sabtu (4/6/2016) sore tadi. Di mana, tuan rumah justru menelan kekalahan 0-2 dari tamunya PSIR Rembang.

Dua gol kemenangan PSIR diciptakan Rudy Santoso di menit 39 serta Efendi menit 55. Hasil ini merupakan kekalahan kandang pertama bagi Persipur. Dua kekalahan sebelumnya, didapat ketika bertandang ke kandang PSIM dan PPSM.

Meski kalah, namun permainan Persipur sebenarnya tidak begitu jelek. Pada babak pertama, ada dua peluang emas yang didapat. Sayang satu peluang masih membentur tiang gawang dan satu lagi melebar beberapa sentimeter di kanan gawang lawan.

“Penampilan hari ini memang tidak seperti saat main lawan Persijap minggu lalu. Pemain PSIR mampu menerapkan pressing ketat, sehingga permainan kita kurang bisa berkembang,” cetus Pelatih Persipur Wahyu Teguh.

Pada babak kedua, Persipur melakukan tiga pergantian pemain. Namun, upaya ini juga belum bisa mengangkat permainan tim.”Kita sudah berupaya untuk bisa mengimbangi permain lawan. Namun, hasil akhir tetap tertinggal,” katanya.

Sementara itu, Pelatih PSIR Haryanto mengaku sangat gembira dengan hasil tersebut. Sebab, kemenangan itu dinilai bisa mengangkat mental pemain setelah mengalami kekalahan pada dua laga sebelumnya. “Kemenangan ini memang sangat kami butuhkan buat mengembalikan semangat tanding pemain,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

 

Main di Kandang, Saatnya Persipur Raih Kemenangan Kedua

 

 Tim Persipur Purwodadi


Tim Persipur Purwodadi

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Persipur kembali akan melakoni pertandingan lanjutan melawan PSIR Rembang pada laga Indonesia Soccer Championship (ISC) seri B sore nanti, Sabtu (4/6/2016). Dalam laga nanti, Yoga dkk diharapkan bisa meraih tiga angka seperti laga sebelumnya.

“Main di kandang jadi kesempatan untuk meraih kemenangan. Dukungan dari suporter kita harapkan bisa melecut motivasi para pemain,” cetus Manajer Persipur HM Nurwibowo.

Sejauh ini, rekor pertandingan kandang Persipur memang cukup apik. Dari dua laga kandang, sekali berakhir seri ketika lawan PSIS dan satu lagi menang saat menjamu Persijap. Sedangkan untuk rekor tandang belum memuaskan. Di mana, dua laga tandang lawan PSIM dan PPSM berakhir dengan kekalahan.

Sementara itu, Pelatih Persipur Wahyu Teguh menegaskan, sore ini, dia akan berupaya keras meraih kemenangan kedua. Kemenangan perdana yang sudah diraih ketika menjamu Persijap pekan lalu dinilai makin meningkatkan semangat tanding para pemain.  “Kita akan berupaya keras untuk meraih kemenangan. Seperti saat lawan Persijap,” cetusnya.

 

Editor : Kholistiono 

 

PSIR Tertinggal dari PSIS di Babak Pertama

psir psis e

Pemain PSIR saat berjibaku dengan pemain PSIS di Stadion Krida Rembang. (MuriaNewsCom/Kholistiono)

 

MuriaNewsCom, Rembang- Indonesia Soccer Championship (ISC) seri B pada grup 4 yang mempertemukan PSIR Rembang dengan PSIS Semarang yang berlangsung di Stadion Krida Rembang Sabtu (28/5/2016) sore ini berlangsung sengit.

Di babak pertama,  PSIR harus tertinggal dari PSIS dengan skor 2-1. PSIR Remang tertinggal lebih dahulu lewat gol yang dilesakkan pemain PSIS, Harinur (22) pada menit ke 18. Hadinur mampu mengkonversi kemelut yang berada di depan gawang PSIR dengan sebuah gol.

Tak butuh waktu lama,  PSIR mampu mengejar ketertinggalan lewat tendangan penalti yang diciptakan Nur Hidayat (6) pada menit ke 23. Hal ini,  setelah salah satu pemain depan PSIR dilanggar kiper PSIS Fajar Setiajaya.

Namun,  petaka kembali menimpa PSIR,  yang pada menit ke 31, PSIS mampu menambah pundi gol lewat sepakan Yunus.

Tertinggal 2-1, PSIR mencoba bangkit  dengan semakin agresif.  Bahkan,  lini belakang PSIR juga mengalami pergantian,  untuk meredam keagresifan pemain depan PSIS.  Namun hal tersebut tak mampu membuahkan hasil hingga turun minum.

Editor : Akrom Hazami

PSIR Tak Anggap Remeh PSIS Semarang

PSIR

PSIR

 

MuriaNewsCom, Rembang – Meski kans besar untuk bisa mencuri poin penuh dimiliki Laskar Dampo Awang, namun, hal tersebut tak lantas membuat PSIR menyepelekan tim tamu, yakni PSIS Semarang, yang bakal bertandang di Stadion Krida Rembang pada Sabtu (28/5/2016) sore nanti.

PSIS dinilai memiliki agresivitas yang tinggi untuk membuyarkan pertahanan lawan. Apalagi, dalam pertandingan terakhir ketika menjamu PSIM, PSIS mampu memperoleh nilai penuh dengan skor 2-1.

“Main di kandang tentu menjadi keuntungan tersendiri, karena kepercayaan diri dan semangat pemain akan terpacu ketika bermain di hadapan ribuan pendukung. Hal ini, tentunya memberikan peluang besar bagi kami untuk bisa mendapatkan poin penuh. Namun demikian, kami akan tetap mewaspadai serangan-serangan PSIS, yang juga tentunya tak mau pulang dengan kekecewaan,” ujar Haryanto, Pelatih PSIR Rembang.

Untuk mencapai target kemenangan itu, dirinya telah menekankan kepada pemain untuk bermain disiplin, khususnya di bagian pertahanan. Sebab, beberapa kali lini belakang masih ada celah-celah untuk dieksplorasi pemain lawan, sehingga membuahkan peluang dan menghasilkan gol.

Tak hanya itu, lini serang juga diminta untuk bisa bermain tenang. Sebab, peluang-peluang yang tercipta tak bisa diakhiri dengan sentuhan akhir yang bagus. Sehingga, hal itu tidak bisa optimal.

“Dari evaluasi-evaluasi yang kita lakukan, mudah-mudahan pada laga menghadapi PSIS nanti, anak-anak bisa bermain dengan apik, dan bisa memperbaiki nilai. Kita memiliki peluang besar untuk menang, apalagi ini di kandang sendiri,” pungkasnya.

Editor : Akrom Hazami

 

Pelatih PSIR Imbau Pemainnya Bermain Tenang

Pemain PSIR saat melakoni pertandingan. (MuriaNewsCom/Kholistiono)

Pemain PSIR saat melakoni pertandingan. (MuriaNewsCom/Kholistiono)

 

MuriaNewsCom, Rembang – Salah satu yang menjadi koreksi pelatih terhadap pemain PSIR ketika menghadapi Persibat Batang pada laga sebelumnya yang berlangsung Sabtu (21/5/2016) di markas Persibat, adalah finishing pemain yang masih kurang apik.

Menurut Pelatih PSIR Haryanto, cukup banyak peluang yang diciptakan oleh anak asuhnya, namun hal itu tidak bisa diselesaikan dengan baik. Sehingga kesempatan untuk menciptakan gol harus terbuang.

“Mainnya masih kurang tenang, sehingga finishingnya juga kurang bagus. Sebetulnya, ketika pertandingan melawan Persibat beberapa waktu lalu itu, kita banyak memiliki peluang tapi ya gagal untuk membuahkan hasil. Makanya, pada pertandingan besok, kita imbau pemain untuk bisa bermain lebih tenang,” ujarnya.

Bukan hanya soal finishing, namun, pertahanan juga dinilai masih ada celah, sehingga lawan bisa mengobrak-abrik lini belakang.

“Kita intruksikan, pertahanan itu jangan sampai lengah. Jangan sampai ada celah bagi pemain lawan untuk masuk ke jantung pertahanan. Harus benar-benar ditutup rapat. Kita lihat pada pertandingan sebelumnya, ini masih terjadi,” pungkasnya.

Editor : Akrom Hazami