Rumah Zakat Salurkan Beasiswa Berprestasi di Desa Sempu Kunduran Blora

Kegiatan penyaluran zakat untuk siswa berprestasi di Kunduran, Blora. (Rumah Zakat)

MuriaNewsCom, Blora  – Puluhan anak sekolah yang berprestasi di Desa Sempu, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, menerima bantuan dari Rumah Zakat.

Tulus Prihadi Relawan Inspirasi Rumah Zakat yang berada di desa tersebut mengatakan bahwa beasiswa diberikan kepada anak berprestasi dari jenjang SD-SMA.

“Semoga dengan penyaluran beasiswa kepada anak-anak berprestasi ini dapat mengurangi beban orang tua dalam membiayai anak-anaknya bersekolah” kata Tulus di Kudus, dalam rilis persnya, Senin (31/7/2017).

Menurut Tulus, penyaluran bantuan ini merupakan bentuk pembinaan yang bertujuan untuk membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Karena generasi pelajar yang memiliki wawasan agama dan pengetahuan yang baik akan memberikan manfaat bagi orang lain.

“Pembinaan sepekan sekali atas tindaklanjut dari beasiswa ini dilakukan agar anak-anak dan para orang tua memiliki pengetahuan keagamaan, akhlak yang baik, dan bermanfaat bagi orang lain.” lanjutnya

Semantara itu Supriyanto salah satu orang tua penerima beasiswa mengaku senang atas bantuan dari Rumah Zakat.

“Terima kasih kepada Rumah Zakat. Semoga apa yang diberikan menjadi ladang amal di akhirat nanti. Semoga setiap bantuan yang dkeluarkan, Allah SWT gantikan dengan yang lebih baik, lebih banyak dan membawa keberkahan bagi keluarga dan kehidupan,” pungkasnya.

Editor : Akrom Hazami

 

Hari Pertama Sekolah, Polisi Kunduran Blora Lakukan Ini di SMK Muhammadiyah

Kapolsek Kunduran AKP Agus Budiyana, beserta Kanit Binmas dan dua orang anggota, melaksanakan pembinaan dan penyuluhan di SMK Muhammadiyah Kunduran dalam rangka Masa Orientasi Siswa (MOS), Senin (17/07/2017). (Polres Blora)

MuriaNewsCom, Blora – Kapolres Blora AKBP Saptono mencanangkan program “Polisi Sahabat Pelajar” untuk melakukan giat penyuluhan dan sosialisasi tentang kenakalan remaja, dan bahaya narkoba. Terutama di kalangan remaja khususnya bagi para pelajar di tingkat SMA.

Menindak lanjuti program tersebut,  Kapolsek Kunduran AKP Agus Budiyana, beserta Kanit Binmas dan dua orang anggota, melaksanakan pembinaan dan penyuluhan di SMK Muhammadiyah Kunduran dalam rangka Masa Orientasi Siswa (MOS), Senin (17/07/2017).

Kapolsek bersama anggota memberikan materi terkait aturan dalam berlalu lintas, antisipasi bahaya penyalahgunaan narkoba maupun minuman keras serta antisipasi berkembangnya ajaran radikalisme dan terorisme yang saat ini sedang merambah dunia anak remaja.

“Siswa SMK Muhamadiyah yang belum berusia 17 tahun dilarang mengendarai sepeda motor ke sekolah. Hal ini dikarenakan secara psikologis remaja yang belum berusia 17 tahun  belum dapat mengontrol emosinya  sehingga pada saat berkendara dijalan raya seringnya bersikap arogan dan belum memiliki ketrampilan berkendara yang baik,” ujar Agus.

Lebih lanjut Kapolsek menjelaskan bahwa usia anak SMP adalah usia remaja. Di sinilah faktor dari luar mudah sekali mempengaruhi kejiwaanya. Mereka mulai mencari jati dirinya sendiri. Untuk itu, jangan sampai pada usia remaja ini justru terjerumus pada kenakalan remaja, minuman keras ataupun narkoba yang dapat merusak generasi penerus bangsa.

Termasuk waspada bahaya laten, seperti paham radikalisme anti Pancasila yang sangat santer dibicarakan di media sosial. “Jangan sampai tunas bangsa ini terjerumus bujuk rayu paham radikalisme anti Pancasila yang dapat merusak keutuhan NKRI,” jelasnya.

Polisi berharap siswa selalu bersikap disiplin dan patuh terhadap semua aturan. Serta dapat mengerti akan dampak bahaya dari narkoba serta buruknya kenakalan remaja.

Editor : Akrom Hazami

 

Polisi Nyamar untuk Tangkap Pengedar Obat Ilegal di Blora

Sejumlah barang bukti yang diamankan di Mapolres Blora, Jumat. (Polres Blora)

MuriaNewsCom, Blora – Peredaran obat ilegal di Kabupaten Blora, meresahkan masyarakat. Sebab, warga pula yang akhirnya dirugikan. Karena itu, polisi setempat pun segera bergerak memberantasnya.

Benar saja, Satuan Reserse Narkoba Polres Blora, menangkap tiga orang penjual jamu yang kedapatan mengedar dan menjual obat ilegal tanpa dilengkapi label Departemen Kesehatan dan BPOM.

“Kami tangkap ketiga pelaku itu karena informasi masyarakat yang ditindak lanjuti dengan penyelidikan di lapangan dan terbukti ketiga pelaku menjual obat illegal di warung tempatnya menjual jamu,” ucap Kapolres Blora AKBP Saptono melalu Kasat Narkoba AKP Suparlan.

Saat dilakukan penyelidikan Kamis (13/7/2017) sore sekitar pukul 16.00 WIB, ketiga pelaku sedang terbukti menjual jamu di warung depan rumahnya.

Ketiga pelaku penjual jamu illegal tersebut Maskudi (56), alamat Jalan Mr Iskandar, Kelurahan Jetis, Kecamatan/Kabupaten Blora; Endah Sriwahjuni (46) alamat Desa Brumbung, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora; dan Retno Herawati (54) alamat Desa Brumbung, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora.

Bukan itu saja saat dilakukan penggeledahan di warung rumahnya, obat tanpa izin  itu disembunyikan dan ditemukan oleh pihak kepolisian. Saat itu polisi melakukan penyamaran untuk membeli obat tersebut.

“Ketiganya ditangkap di tempat yang berbeda. Pelaku kami tangkap setelah anggota melakukan penyamaran dengan membeli jamu di warungnya, beber Suparlan.

Dari penangkapan itu polisi berhasil menyita ratusan obat/jamu ilegal dengan berbagai merek.  Saat ini pelaku dan barang bukti sudah ditangkap dan diamankan di sel tahanan Polres Blora untuk dilakukan penyidikan guna proses hukum lebih lanjut atas perbuatan pidana yang ia lakukan.

“Pelaku sudah kami tetapkan sebagai tersangka dan sudah dilakukan penahanan guna pengembangan kasus dan proses hukum,” tuturnya.

Hasil penyidikan sementara tersangka dijerat dengan pasal primer pasal 197 jo pasal 106 ayat (1) subs pasal 196 jo pasal 98 ayat (2) Undang-Undang RI no. 36 tahun 2009 tentang kesehatan, dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

Editor : Akrom Hazami

 

Jalan Rusak, Polsek Todanan Blora Bersama Koramil dan Warga Serentak Perbaiki 

TNI, polisi, dan warga gotong royong melakukan perbaikan jalan rusak di Desa Bedingin, Kecamatan Todanan, Blora. (Polres Blora)

MuriaNewsCom, Blora – Polsek Todanan Polres Blora dan Koramil Todanan bersama warga gotong royong melakukan perbaikan jalan desa dan talud dalam kegiatan TMMD di Desa Bedingin, Kecamatan Todanan, Blora.

Tujuannya agar akses masyarakat lancar, sehingga penduduknya kian sejahtera. Hal itu juga untuk menyongsong suksesnya program TMMD Sengkuyung tahap II tahun 2017.

“Bersama anggota TNI, kami membantu masyarakat memperbaiki jalan dan talut yang rusak.” kata Kapolres Blora AKBP Saptono melalui Kapolsek Todanan AKP Sutrisno, Kamis (13/07/17) pagi.

Kondisi jalan rusak di sepanjang jalan Desa Bedingin. Jalan terlihat kumuh dan kotor. Kondisi itu membahayakan pengendara karena debu mengganggu mata dan pernafasan.

“Kegiatan gotong royong TMMD ini merupakan kegiatan yang mulia untuk membantu meningkatkan kesejahteraan rakyat. Soalnya, kalau jalan bagus atau baik, masyarakat kita akan bisa lancar beraktivitas dan lancar pula mendistribusikan hasil buminya,” ungkapnya.

Hal tersebut juga sebagai wujud nyata kepedulian mereka kepada warga. Termasuk juga untuk lebih mendekatkan TNI, polri dengan masyarakat. Selain itu juga, membantu TNI bersama warga dalam program TMMD. “Serta memberikan pesan-pesan agar selalu menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” pungkasnya.

Editor : Akrom Hazami

 

Pos Pengaman Lebaran di Blora Tiba-tiba Didatangi Kapolres

Kapolres Blora AKBP Surisman bersama Ketua Cabang Bhayangkari dan pejabat utama Polres Blora melakukan foto bersama di depan salah satu pospam Lebaran. (ISTIMEWA)

MuriaNewsCom, Blora – Kapolres Blora AKBP Surisman bersama Ketua Cabang Bhayangkari dan pejabat utama Polres Blora melakukan pengecekan kesiapan, baik personel dan sarana prasarana Pos Pelayanan dan Pengamanan Operasi Ramadniya Candi 2017 di seluruh wilayah Kabupaten Blora, Kamis (22/6/2017).

Surisman memberikan semangat kepada para petugas yang selalu melaksanakan tugas dengan ikhlas menjaga keamanan serta situasi kamtibmas mudik Idul Fitri 1438 H agar tetap kondusif.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan semua pos dan personel yang bertugas sudah dalam keadaan siap memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat beraktivitas ataupun mudik dan melintas jalur Kabupaten Blora.

“Mulai Pos Pelayanan terminal Ngawen, Pos Pam Blok T, Pos Pam alun-alun Blora, Pos Pam Wulung Randublatung, Pos Pam Kantor Pos Cepu sampai dengan Pos Pam DX Jiken,” kata Surisman melalui web resmi Polres Blora.

Kepada personel yang bertugas di Pos, Surisman memberikan penekanan agar tetap meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan petugas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat agar mengedepankan profesionalitas dan humanis.

Selain itu, dia juga mengecek langsung sarana prasarana pendukung seperti, alat komunikasi informasi (HT), tongkat T, senter, borgol, lampu kedip, senpi genggam, rompi anti pluru dan alat P3K.

“Pengecekan dilakukan untuk memastikan Personil dan alat alat pendukung telah siap untuk melaksanakan tugas pengamanan Hari Raya Lebaran ini.Disamping dari Polri ada instansi lain yang akan mendukung Operasi ini yaitu dari Dinas Kesehatan, Pol PP, Dishub dan TNI,” ujarnya.

Dalam kunjungannya Surisman bersama Ketua Bhayangkari Olivia Surisman memberikan bingkisan kepada para petugas Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan sebagai tanda tali kasih dan perhatian kepada anggota yang berjaga di Pos Pam/Yan.

Dia juga memberi arahan kepada personel akan tugas yang harus dilakukan personil Pos Pam Ops Ramadniya Candi 2017. Dengan adanya Pos Pengamanan ini diharapkan masyarakat merasa aman dan tenang saat melakukan mudik dan berlebaran bersama keluarga.

Editor : Akrom Hazami

 

Aneh, Mobil di Blora Hampir Masuk Jurang Gara-gara Penumpang Misterius

Warga melihat mobil yang nyasar di Desa Kemiri, Jepon, Blora. ((ISTIMEWA)

MuriaNewsCom, Blora – Pengalaman misteri dirasakan Andung Panji Tisna warga Tambaksari, Kecamatan Kota, Blora. Tepatnya saat mobilnya nyasar di Desa Kemiri, Kecamatan Jepon, Blora.

Andung merupakan sopir mobil Toyota Kijang warna biru K 9085 CE. Saat itu Andung mengantar empat orang ke rumah kakek mereka di Desa Kemiri. Perjalannya sampai di lokasi Minggu (21/5/2017)malam.

Andung di hadapan polisi mengaku, dia dapat orderan mengantarkan warga dari Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur ke Blora. Pada Minggu malam, Andung berhasil sampai ke Desa Kemiri. Para penumpang berjumlah empat orang turun ke rumah kakek.

Sedangkan Andung menunggu di depan rumah kakek mereka. Karena mereka belum bayar. Begitu azan subuh berkumandang, Andung tersadar jika tidak berdiri di depan rumah, melainkan di dekat pohon mangga. Ternyata rumah itu tak ada. Mobilnya juga hampir ke jurang.

Kapolsek Jepon, AKP Joko Priyono, Selasa (23/5/2017) mengatakan,  sementara keterangan dari sang sopir yang didapatkan tidak ada unsur mengada-ada. Meskipun saat ditanyai masih dalam keadaan bingung, karena syok. “Bukan karena efek minuman keras, karena kondisi sopir juga normal, juga tidak tercium aroma miras dari bau mulut sopir,” tegas dia.

Editor : Akrom Hazami

Warga Blora yang Ingin Sukses Menjadi TKI, Begini Kiatnya

Anggota Komisi IX DPR RI Sri Wulan saat menyampaikan sosialisasi tentang peluang kerja di luar negeri di Kabupaten Blora. (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Blora – Hingga kini jumlah tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri yang bermasalah masih cukup banyak. Kebanyakan para TKI bermasalah ini lantaran berangkat dengan cara ilegal entah tertipu dengan calo ataupun lainnya.

Oleh karenanya, Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) gencar melakukan sosialisasi mengenai hal ini. Seperti yang digelar di Kabupaten Blora, akhir pekan kemarin.

Dalam sosialisasi itu yang menjadi narasumber adalah Anggota Komisi IX DPR RI Sri Wulan, perwakilan BNP2TKI Provinsi Jawa Tengah, Komisi 4 DPRD Kabupaten Blora, dan perwakilan Pemkab Blora.

Sri Wulan mengatakan, masyarakat agar tak mudah kepincut dengan janji-janji manis calo yang menawarkan gaji besar di luar negeri. dengan proses yang mudah dan cepat. Menurut dia, hal seperti ini yang akan menimbulkan masalah di kemudian hari.

”Ketika TKI bekerja di luar negeri secara ilegal, dan terjadi masalah, maka pemerintah akan sulit untuk melakukan perlindungan, karena tidak terdata,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Oleh karenanya dalam kesempatan itu ia menyampaikan kiat-kiat apa saja yang harus dilakukan agar bisa sukses menjadi TKI. Termasuk berapa besaran biaya-biaya yang harus dikeluarkan calon TKI sesuai dengan aturan yang ada, sehingga mereka tak tertipu.

Salah satu kiat yang paling penting yakni mencari lembaga atau perusahaan penyalur tenaga kerja yang resmi. Untuk mengetahui ini, calon TKI bisa menghubungi Dinas Tenaga Kerja atau meminta informasi ke BNP2TKI.

Perusahaan penyalur yang legal, dipastikan akan melakukan tugasnya sesuai ketentuan. ”Termasuk memberi pendidikan baik bahasa dan keterampilan, sebelum memberangkatkan calon TKI tersebut,” ujar anggota dewan dari Fraksi Gerindra tersebut.

Politisi asal Kabupaten Pati ini menyebut, yang paling utama untuk menjadi bekal calon TKI adalah kemampuan bahasa asing. Karena banyak kejadian permasalahan TKI di luar negeri, disebabkan karena masalah bahasa ini.

Selain itu, Sri Wulan juga memaparkan berbagai program yang diberikan kepada mantan TKI di kampung halaman. Para mantan TKI ini akan digembleng berbagai pelatihan, sehingga bisa membuka peluang usaha sendiri, tanpa harus kembali ke luar negeri untuk mengadu nasib.

Editor : Ali Muntoha

Bus Zentrum Terbakar di Hutan Cabak Blora

Warga melihat bangkai bus yang terbakar di jalan di hutan Cabak Blora, Senin. (ISTIMEWA)

MuriaNewsCom, Blora – Kecelakaan tunggal terjadi di Kabupaten Blora. Adalah bus PO Zentrum K 1577 AP terbakar di jalan Blora- Cepu Km 15 di hutan Cabak Jiken, Blora, Senin (15/5/2017). Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Namun kerugian material diperkirakan mencapai jutaan rupiah.  

Keterangan sopir bus Adi Supriyanto,  kejadian bermula ketika bus berjalan dari arah Cepu menuju Jakarta. Saat sampai di pertengahan kawasan hutan Cabak, muncul asap dari bodi bagian belakang bus. Melihat kejadian tersebut, Adi langsung menghentikan bus untuk melihatnya. “Setelah saya lihat api sudah membakar bodi bus bagian belakang. Semua penumpang langsung saya suruh keluar semua. Alhamdulliah penumpang yang saya angkut di bus, selamat,” kata Adi di lokasi.

Dia menduga api akibat korsleting kabel bagian belakang bus. Sebab sebelum berangkat, dirinya bersama kondektur telah mengecek kondisi bus di Terminal Cepu. Hasilnya, kondisi bus baik. “Berangkat juga tidak ada firasat apa apa, ya ndak tau ini tiba tiba ada kabel yang korsleting,” imbuhnya.

Dari kejadian itu, api membakar semua bodi bus. Sebanyak lima orang penumpang bus berhasil menyelamatkan diri dengan berhamburan keluar dari bus. “Semua penumpang langsung keluar semua, ada sebagian barang yang dapat diselamatkan dan semua selamat,” ungkapnya.

Tak berapa lama kemudian, satu armada pemadam kebakaran dari Pertamina dan dua mobil pemadam kebakaran dari Blora tiba di lokasi. Petugas kepolisian, bersama Satpol PP dan petugas pemadam kebakaran, bahu-membahu memadamkan kebakaran bus tersebut.  Api dapat dipadamkan sekitar satu setengah jam kemudian.

Kasat Lantas Polres Blora AKP Febriyani Aer melalui Kanit Laka Satlantas Polres Blora Aiptu Noorbadi mengatakan, kejadian ini murni dari kecelakaan tunggal yang di sebabkan oleh arus pendek dari dalam bodi bus. “Informasi menurut keterangan sopir bus, kejadian bermula dari api dari bodi bagian belakang bus. Tidak ada korban jiwa, semua penumpang bisa menyelamatkan diri,” jelasnya.

Pihaknya juga mengimbau agar para sopir bus bisa lebih berhati-hati lagi saat akan menggunakan kendaraan yang dikendarai. Tidak hanya dari kelengkapan surat namun juga dari sejumlah kelayakan kendaraan. Kecelakaan berakibat arus lalu lintas menjadi tersendat. Polisi terpaksa memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa buka tutup jalan.

Editor : Akrom Hazami

 

Persiku Tutup Laga dengan Kemenangan Tipis Atas Persikaba

Pemain Persiku Kudus dan Persikaba Blora bersalaman usai pertandingan di Stadion Wergu Wetan Kudus, Rabu (3/5/2017). (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Persiku Kudus berhasil memenangkan pertandingan atas Persikaba Blora, di Stadion Wergu Wetan Kudus, Rabu (3/5/2017). Persiku memang tipis 1-0 lewat tendangan Irfan Fahrizal sesaat setelah babak kedua dimulai di menit ke-46.

Skor tersebut tak berubah sampai selesai pertandingan. Bahkan waktu tambahan satu menit yang diberikan wasit pertandingan Hendrika Volya, juga tak mengubah hasil pertandingan. Meski menang, pelatih Persiku Kudus Hidayat nampaknya tak puas dengan hasil pertandingan. Terlihat dari raut wajah kecewa. “Ya kurang puas melihat pertandingan tadi. Hanya satu gol saja dan itupun dari kemelut di gawang lawan,” katanya kepada wartawan usai pertandingan.

Menurutnya, para pemain kurang tampil ngotot. Dia merasa para pemain ragu-ragu dalam bertindak dan seolah khawatir melakukan kesalahan. Akibatnya, serangan yang dibangun selesai begitu saja tanpa gol lainya.

Dikatakan, sebenarnya banyak peluang yang harusnya dapat dimanfaatkan dengan apik. Namun kembali ke gaya permainan sore ini. Yakni pemain lebih banyak ragu-ragu saat membawa bola dan membangun serangan. “Secara permainan kecewa, namun hasilnya harus saya syukuri bisa menang meskipun hanya satu gol saja,” jelasnya.

Sementara, Supriyanto, pelatih Persikaba juga merasakan hal yang sama atas pertandingan tadi. Dikatakan kalau para pemain didikannya sudah bermain dengan bagus dalam menghadapi Persiku. “Untuk hasilnya kecewa, namun melihat cara bermain Persikaba sudah bagus dan terlihat lebih unggul dengan Persiku tadi. Pertandingan berikutnya akan kami upayakan lagi dengan mencuri poin,” ungkapnya.

Editor : Akrom Hazami

 

Babak Pertama, Persiku Tahan Imbang Persikaba

Pemain Persiku saat melayani permainan bagus Persikaba di Stadion Wergu Wetan, Kudus, Rabu. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Persiku Kudus menjamu Persikaba Blora dalam pertandingan Liga 3 Jateng 2017 di Stadion Wergu Wetan Kudus, Rabu (3/5/2017) sore. 

Pada babak pertama, Persiku Kudus menahan imbang Persikaba dengan skor 0-0. Selama pertandingan, kedua tim saling ngotot. Serangan demi serangan dilakukan oleh kedua tim. Bahkan beberapa kali peluang gol muncul dari kedua tim.

M Ridwan, Ketua KONI Kudus mengatakan kalau Persiku harus menang dalam laga sore ini. Tak ada kamus kekalahan bagi Persiku Kudus. Apalagi saat bertanding di Kudus sendiri.

“Harus menang, ini ditonton suporter dan kemampuan Persiku memang baik. Jadi sudah seharusnya menang dalam laga sore ini,” ungkap dia di lokasi laga.

Pada babak pertama, pertandingan berlangsung aman hingga peluit panjang dibunyikan. Di babak pertama wasit menambahkan waktu tambahan satu menit.

Pantauan di lokasi, sorakan penonton selalu menyemangati Persiku. Petugas kepolisian juga nampak mengamankan pertandingan di dalam dan luar stadion.

Editor : Akrom Hazami

PKS Blora Rayakan Milad ke-19

Kegiatan yang diadakan saat milad PKS di Blora. (ISTIMEWA

MuriaNewsCom, Blora – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupatan Blora terus berusaha menunjukkan eksistesinya di tengah masyarakat. Salah satu caranya yaitu dengan menggelar rangkaian kegiatan dalam memperingati Milad ke-19 di halaman GOR Mustika Blora. (30/04/17).

Acara yang diawali dengan senam bersama lalu dilanjutkan dengan berbagai macam lomba tersebut dihadiri oleh ratusan kader dan simpatisan PKS Blora.

Ketua DPD PKS Blora Santoso Budi Susetyo mengungkapkan rasa syukur atas usia PKS yang ke-19. “Banyak hikmah yang bisa kita ambil pelajaran, diusia ke-19 ini dan menjadi momentum bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT”, ungkapnya di rilis pers ke MuriaNewsCom.

Ia juga mengingatkan kepada kader dan simpatisan atas kesungguhan niat PKS untuk turut membangun Blora yang bermartabat dan sejahtera . “Dengan izin Allah SWT, diusia yang ke-19 tahun ini adalah bukan waktu yang sebentar untuk sebuah usia Partai Politik, PKS telah membuktikan kerja-kerja berkhidmat untuk rakyat, ” katanya.

Semantara itu, Kunto Aji Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) yang mewakili Bupati Blora karena berhalangan hadir dalam sambutannya, mengucapkan selamat milad ke-19 Partai Keadilan Sejahtera Kabupaten Blora.

“Selamat merayakan milad yang ke-19, semoga keluarga besar PKS kabupaten Blora senantiasa diberikan sehat, panjang umur, dan berkah” ucapnya.

Sebagai partai yang telah menginjak usia dewasa lanjut Kunto Aji, PKS sebagai partai merupakan bagian atau instumen kepemerintahan oleh karena itu ia berharap PKS bisa mewarnai pembangunan Kabupaten Blora dan mewarnai demokrasi seluruh Indonesia khususnya yang berada di kabupatn Blora.

Editor : Akrom Hazami

 

Persiku Kandaskan Mimpi Persikaba di Blora

Pemain Persikaba saat menghadapi permainan Persiku di Stadion Kridosono Blora. (ISTIMEWA)

MuriaNewsCom, Blora –  Persikaba harus menanggung malu di depan publik sendiri saat menjamu Persiku Kudus, di Stadion Kridosono Blora, Minggu sore (23/4/2017).  Dalam lanjutan Liga 3 Jateng, Persikaba kalah dari Persiku dengan skor 1-2.

Hujan deras yang mengguyur Blora sejak Minggu siang membuat pertandingan yang dipimpin wasit Hadi Suroso asal Semarang, tak berjalan maksimal.  Sebab kondisi lapangan penuh genangan air.

Serangan demi serangan coba diluncurkan oleh kedua tim. Persikaba sempat unggul dahulu di menit 23. Yakni dari gol yang dihasilkan pemain nomor punggung 7 Deka Israj melalui tendangan bebas. Pemain belakang Persiku tidak bisa menepis bola. Begitu juga dengan kiper Nico Wahyu Aditya. Kedudukan 1-0 untuk Persikaba.

Tertinggal satu kosong tidak membuat Persiku Kudus patah arang. Mantan finalis Liga Nusantara 2016 ini langsung berbalik melakukan serangan. Peluang pertama Persiku membentur gawang Persikaba. Tak berselang lama tendangan kaki Doni Pamungkas kembali mengenai mistar gawang Persikaba namun bola berhasil ditendang kembali oleh Moh Idris pemain nomor punggung 6 dan melesat ke dalam gawang.

Kedudukan berubah menjadi 1-1 di menit 30. Hingga akhir babak pertama tidak ada gol tambahan.

Memasuki babak kedua, tim terus melakukan serangan mengingat kedudukan imbang 1-1. Persikaba yang belum pernah meraih kemenangan berusaha ngotot menyerang ke gawang Persiku. Namun serangan itu belum maksimal, menyusul digantinya kapten kesebelasan Andri Mulyono Jati yang mengalami cedera kaki. Andri keluar lapangan di menit ke 59 dan digantikan pemain cadangan Ryki Fuad.

Pascakeluarnya Andri, serangan Persikaba semakin menurun. Dengan kedudukan imbang 1-1 itu, Laskar Arya Penangsang tidak memiliki banyak peluang untuk menendang bola ke gawang Persiku. Justru serangan Persiku yang semakin keras ke daerah pertahanan Persikaba.

Masuknya Agus Wuryadi di menit 69 menggantikan Ryan Ardiyanto dan Medi Setiawan menggantikan Mayong Nugroho di menit 78, membuat daya gedor tim asuhan Hidayat ini semakin besar. Serangan terus diluncurkan hingga pertandingan babak kedua memasuki menit menit terakhir.

Sempat berhasil menahan serangan Persiku, namun sayangnya pertahanan Persikaba di menit terakhir goyah. Sehingga di menit 89 Medi Setiawan sang pemain pengganti berhasil mencetak gol kemenangan untuk Persiku. Tendangan Medi gagal ditangkis kiper Aris Setiawan, sehingga Persiku unggul 1-2.

Dengan hasil ini tim kebanggan Kabupaten Blora tidak beranjak dari dasar klasemen. Dari 4 pertandingan yang dilakoni, Persikaba hanya berhasil meraih poin satu dari hasil imbang 0-0 menjamu Persis Muda Gotong Royong Surakarta pekan lalu. Sementara di pertandingan tandang lainnya yang telah dilakoni melawan Persab Brebes kalah 1-0, dan melawan Persikama Magelang kalah 2-0.

Supriyanto pelatih Persikaba Blora menyayangkan gol terakhir Persiku tercipta karena pemain asuhannya tidak fokus. Ia menyatakan akan melakukan evaluasi tim guna menatap laga selanjutnya melawan Persikama Kabupaten Magelang, 7 Mei mendatang di Stadion Kridosono.

“Harusnya tadi kita bisa menahan imbang. Namun di menit 89 petaka datang dan keberuntungan belum berpihak kepada Persikaba. Ini akan kami jadikan bahan evaluasi ke depannya. Kita masih tetap semangat menatap Liga 3 Jawa Tengah ini, meskipun kesempatan lolos semakin tipis,” ujarnya.

Adapun pelatih Persiku Kudus, Hidayat menyatakan bahwa hasil 2-1 sudah sesuai target. Hanya saja kondisi lapangan yang jelek pasca hujan deras membuat anak asuhnya tidak bisa tampil maksimal. 

“Kebetulan salah satu pemain gelandang kita absen karena sakit. Jika tampil dengan skuad inti, pasti hasilnya akan lebih baik,” terangnya.

 

Klasemen Sementara :

 

  1. Persiku Kudus 4 2 2 0 5-1 8
  2. Persis Muda GR Solo 4 2 2 0 4-1 8
  3. Persikama Magelang 4 2 0 2 5-6 6
  4. Persab Brebes 4 1 1 2 3-5 4
  5. Persikaba Blora 4 0 1 3 1-5 1

 

Editor : Akrom Hazami

Maksimalkan Laga Terakhir, Persiku Incar Poin Penuh di Blora

Pemain Persiku saat berlaga di Stadion Wergu Wetan Kudus, beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom/Aditya Cahya Saputra)

MuriaNewsCom, Kudus – Persiku Kudus akan menghadapi Persikaba Blora di Stadion Kridosono, Blora pukul 15.30 WIB, Minggu (23/4/2017). Laga merupakan lanjutan Liga 3 Zona Jateng grup A putaran pertama.

Saat ini Persiku masih duduk di posisi kedua klasemen grup dengan raihan poin 5 dari tiga pertandingan. Atau di bawah Persikama Magelang di urutan pertama dengan poin 6 dari empat pertandingan.

Menghadapi Persikaba yang merupakan juru kunci klasemen sementara grup A, Persiku tetap menargetkan poin penuh. Kendati laga berlangsung di kandang lawan.

“Kami tidak mau meremehkan lawan. Kami tetap fokus menyerang dan bertahan. Tapi kami target curi poin penuh,” terang Hidayat, pelatih Persiku saat dihubungi MuriaNewsCom Sabtu (22/4/2017).

Pertandingan melawan Persikaba nanti merupakan pertandingan terakhir putaran pertama grup. Selanjutnya untuk putaran kedua akan dilanjutkan bulan Mei.

“Sebagai juara bertahan, kami target lolos penyisihan grup. Syukur, bisa jadi pemuncak klasemen,”  pungkasnya.

Editor : Akrom Hazami

 

Warga Bedingin Todanan Blora Budidayakan Pisang Chavendish

Warga usai melakukan penanaman pisang chavendish di Dukuh Pucung, Desa Bedingin, Kecamatan Todanan Kabupaten Blora. (ISTIMEWA)

MuriaNewsCom, Blora –  Kreativitas warga Dukuh Pucung, Desa Bedingin, Kecamatan Todanan Kabupaten Blora, patut diacungi jempol.  Tidak hanya agribisnis holtikutura, tetapi juga merambah pada perkebunan pisang chavendish.

Salah satunya Rubani (37) yang sejak awal 2016 membudidayakan pisang chavendish ini. Bibit yang ditanam  satu tahun silam itu, saat ini sudah membuahkan hasil. “Alhamdulillah sudah panen dan hasilnya sangat menguntungkan, baru memanen 20 persen dari total pisang yang ada dan sudah balik modal” kata Rubani di Blora.

Ditemui di Dukuh Pucung, Kusminar, Fasilitator Rumah Zakat Desa Bedingin yang mendampingi budi daya Pisang Chavendish ini mengungkapkan, pihaknya bersama dengan petani akan terus melakukan perbaikan teknis budi daya, membangun jaringan pemasaran, dan mengembangkan usaha dari kebun pisang ini.

“Dalam waktu dekat kita akan mengembangkan pembibitan pisang sendiri dan juga pisang yang tidak masuk grade akan kami proses menjadi kripik pisang” ungkapnya.

Ia menambahkan sebagai tawaran, budi daya pisang chavendish ini bisa menjadi pilihan yang cocok. “Karena, pisang lebih mudah dikembangkan dan sangat subur pada kondisi tanah. Selain itu, risikonya lebih mudah dikendalikan dibandingkan komiditas pertanian perkebunan lainnya,” ucapnya.

Apalagi, sambung Kusminar, tanaman pisang termasuk dalam kategori jarang terserang hama, sehingga lagi-lagi risiko kegagalan bisa diminimalkan. “Hanya, dalam bertanam, tetap harus menggunakan teknologi yang tepat guna dan sasaran,” ujarnya.

Sementara itu banyak lahan di sekitarnya yang memungkinkan untuk dikembangkan tanaman serupa. Selain secara mudah dalam perawatan, kebun pisang chavendish ini juga dapat meningkatkan perekonomian warga sekitar.

Editor : Akrom Hazami

Diduga Frustasi Sakit Tak Kunjung Sembuh, Seorang Kakek di Blora Nekat Gantung Diri

Ilustrasi

MuriaNewsCom,Blora – Seorang kakek bernama Rahman (80), warga Dukuh Patinan RT 1 RW 5, Kelurahan Jepon, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, pada Minggu (16/4/17).

Pelaku bunuh diri tersebut, ditemukan pertama kali oleh istinya yaitu Sarmi (75). Ketika itu, Sarmi sedang menghitung persediaan air di dalam jeriken yang terdapat di dapur rumah sekitar pukul 05.30 WIB.

Ketika itu, Sarmi melihat kaki suaminya dalam posisi membungkuk, dan kemudian dirinya memanggil suaminya. Namun, begitu taka da jawaban dari kakek tersebut. Karena tidak ada jawaban, kemudian Sarmi berdiri mendekati korban. Alangkah terkejutnya, karena suaminya sudah tergantung dengna seutas tali plastik warna biru.

Mendapati suaminya telah gantung diri, Sarmi kemudian berteriak meminta tolong kepada tetangga. Tak ayal, tetangga yang mendengar teriakan Sarmi langsung berhamburan. “Setelah saya mendengar teriakan Mbah Sarmi, saya bersama tetangga yang lain langsung ke sini,” ujarnya.

Warga kemudian melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Jepon. Mendapatkan laporan tersebut, petugas kepolisian bersama tim Medis Puskesman Jepon langsung datang ke lokasi kejadian untuk memeriksa korban.

Dari lokasi kejadian, disita tali yang dipergunakan untuk gantung diri.”Setelah mendapat laporan, kami langsung menuju lokasi untuk memeriksa pelaku,” jelas Kapolsek Jepon  AKP Sutarjo, seperti dikutip dari laman polresblora.com.

Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan. “Karena tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan, jenazah kami serahkan kepada keluarga untuk segera dimakamkan. Dugaan sementara, pelaku nekat mengakhiri hidupnya karena frustasi menderita sakit selama bertahun-tahun,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Persiku Kalahkan Telak Persikaba 

Pemain Persiku jr saat melayani permainan Persikaba jr di Stadion Wergu Wetan Kudus, Rabu. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus  – Persiku Jr berhasil mengalahkan lawannya Persikaba Jr di pertandingan lanjutan Piala Soeratin 2017 di Stadion Wergu, Rabu (5/4/2017). Persiku mengalahkan lawannya dengan skor 4-0. Gol pertama dicetak oleh Wahab Yusuf di menit  48, kemudian gol kedua dicetak Ahmad Ibnu Yahya dimenit 52, gol ketiga dicetak Wahab Yusuf di menit  62 lewat sebuah penalti.

Kemudian gol terkahir dicetak dalam menit tambahan babak kedua. Gol dicetak oleh pemain cadangannya Sadam lewat tendangan yang dimuntahkan oleh penjaga gawang.

Mattrkham, pelatih Persikaba Jr merasa kecewa dengan aksi pemain. Sebab, kekalahannya amat telak. Namun pihaknya juga memberi apresiasi pada pemain lantaran sudah berusaha semaksimal mungkin untuk melawan Persiku. “Dua pemain inti kami  absen. Dan kami juga dalam posisi kelelahan. Sehingga membuat pemain tak fokus dan gol demi gol berhasil dilakukan ke gawang kami,” ungkapnya usai pertandingan.

Sementara, Pelatih Persiku Jr Widoro mengatakan sangat puas dengan hasil pertandingan. Meski di babak pertama permainan nampak tak berkembang, namun selama babak kedua semuanya membaik. “Saya tekankan agar mau berubah,  mau menekan serangan dan akhirnya berhasil. Apalagi pemain lawan sudah kelelahan dan itu yang dapat dimaksimalkan,” ucapnya.

Editor : Akrom Hazami

 

Babak Pertama, Persiku vs Persikaba Jr, Skor Seri

Pemain Persiku saat melayani lawan Persikaba Blora di Stadion Wergu Wetan Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Persiku Jr kembali melakoni laga Piala Soeratin 2017. Persiku jr melawan Persikaba jr. Mereka harus berlaga tanpa adanya penonton karena hukuman kerusuhan pertandingan sebelumnya saat melawan Persijap jr.

Pertandingan dilakukan di Stadion Wergu Wetan, Rabu (5/4/2017) sekitar pukul 15.15 WIB. Dalam babak pertama, tak mampu mencetak gol sama sekali. Begitupun lawan. Skor 0-0.

Sejumlah peluang sebenarnya sudah tercipta oleh kedua tim. Namun kembali saat eksekusi akhir selalu gagal.

Selama pertandingan, suporter Persiku menumpuk di luar stadion. Meski tak masuk, namun sorakan untuk tim unggulan Kudus terus digelorakan.

Ketua KONI Kudus M Ridwan berharap Persiku dapat menang mutlak atas pertandingan ini. Pengalaman seri lawan Persijap dianggap cukup dalam laga tersebut. “Target menang, pendukung banyak dan pertandingan dilakukan di Kudus,” ungkap dia. 

Editor : Akrom Hazami

 

Sedang Curi Kayu Konangan Polisi di Blora

Pelaku pencuri kayu jati bernama Wagiman alias Leto (39) serta barang bukti hasil aksinya di Mapolsek Japah, Blora. (ISTIMEWA)

MuriaNewsCom, Blora – Seorang pencuri kayu jati di kawasan hutan lindung BKPH Kalinanas, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora, ditangkap petugas gabungan Polisi Hutan dan Polsek Japah Polres Blora, Minggu (26/3/2017).

Identitas pencuri kayu jati bernama Wagiman alias Leto (39), warga Desa Kalinanas, Kecamatan Japah, Blora. Dari tangan pelaku, petugas menyita lima batang kayu jati hasil curian. Disita pula sejumlah peralatan untuk memotong kayu dan sebuah sepda motor  yang dipakai untuk mengangkut kayu.

“Tersangka saat itu sedang membawa kayu jati tersebut dari hutan. Namun, saat kita lakukan pemeriksaan ternyata pelaku tidak memiliki dokumen sah. Kita langsung amankan,” terang Kapolsek Japah, AKP Daryoto dikutip dari situs resmi Polres Blora.

Penangkapan pelaku bermula, saat pelaku sedang melakukan aktivitas pengambilan kayu jati di hutan petak 71 RPH Sangkrah, BKPH Ngiri, KPH Mantingan pada Sabtu (25/03/2017) sekitar pukul 11.00 WIB.

Sementara salah satu petugas Polisi Hutan bernama Priyo (41) yang curiga dengan kayu yang dibawa pelaku, kemudian memberikan informasi kepada rekannya yang berada di kantor perhutani untuk meneruskan ke Polsek Japah.

Berbekal informasi tersebut, petugas gabungan Polsek Japah dan Polisi Hutan kemudian melakukan penyelidikan di lokasi yang diinformasikan. “Dan saat tiba di lokasi, anggota yang datang kemudian melakukan pengejaran dengan berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan beserta barang bukti hasil pencurian katu jati tersebut,” ujar Daryoto.

Dan akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 82 (1) huruf c dan (2) Jo pasal 12 huruf c UU RI No 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberatan Perusakan Hutan, dan pasal 50 (3) huruf e, pasal 78 (5), UU RI No. 41 thn 1999 tentang Kehutanan.

Editor : Akrom Hazami

 

Aksi Demo Tolak Pabrik Semen Rembang Berlangsung di Alun-alun Blora

Aksi protes warga yang menolak kehadiran pabrik semen di Rembang, berlangsung di Alun-alun Blora Blora, Jumat (24/3/2017) siang. (ISTIMEWA)

MuriaNewsCom, Blora – Aksi protes warga yang menolak kehadiran pabrik semen di Rembang, berlangsung di Alun-alun Blora Blora, Jumat (24/3/2017) siang.

Mereka yang menolak dari tiga Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Blora yakni LSM Geram diketuai oleh Eko Arifianto, LSM Arak diketuai oleh Kentut, dan LSM Jati Bumi diketuai oleh Tejo Prabowo.

Aksi solidaritas dilakukan oleh sekitar 50 simpatisan. Aksi mendapat penjagaan dari Kepolisian Polres Blora, dengan menerjunkan puluhan personelnya.

Mereka menyampaikan beberapa tuntutan kepada pemerintah dan Presiden. Di antaranya, menuntut Presiden Rebublik Indonesia Joko Widodo supaya menindak tegas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, yang telah menggeluarkan izin Nomor 660/1/6 tahun 2017 tentang penambangan kembali bahan baku semen di Kendeng.

“Ada tiga tuntutan yang kita bawa, yang pertama adalah menuntut Jokowi supaya menindak tegas Ganjar Pranowo yang telah mengeluarkan izin tambang, yang kedua menolak tegas aktivitas pertambangan semen di Kendeng. Sedangkan yang terakhir meminta pemerintah untuk merehabilitasi korban korban akibat pembangunan semen di perbukitan Kendeng,” seru salah satu orator dalam aksi dikutip situs resmi Polres Blora.

Salah satu peserta aksi demo, Bowo mengatakan, bahwa tujuan aksi ini hanyalah bentuk solidaritas untuk menyelamatkan warga Kecamatan Kendeng Kabupaten Rembang yang berjuang menolak pabrik semen di wilayahnya.

“Saya merasa prihatin dengan saudara-saudara saya warga Kendeng yang berjuang menolak pabrik semen, kami di sini tergerak hati untuk turut membentu perjuangan warga Kendeng,” ujarnya.

Karena sudah terbukti banyak dampak negatif yang timbul dikarenakan aktivitas pabrik semen. Warga Kendeng yang berprofesi sebagai petani sekarang sudah tidak berdaya lagi, kata dia, mereka dipaksa tanda tangan pembebasan tanah dan otomatis mereka kehilangan lahan persawahan.

Pengamanan aksi demo dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Blora Kompol I Gede Arda untuk mengantisipasi hal-hal yang dapat menggangu situasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas.

I Gede megatakan tugas kepolisian untuk mengawal dan mengamankan aksi demo agar masyarakat dapat menyuarakan aspirasinya di muka umum. Kepolisian tidak menghalangi siapa saja yang ingin berserikat dan berkumpul untuk mengungkapkan aspirasinya, asal sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Aksi demo penolakan pabrik semen yang dipusatkan di Alun-alun Blora. Aksi diwarnai dengan teatrikal pengecoran kaki seperti yang dilakukan warga Kendeng yang berdemo di Istana kepresidenan Jakarta. Selama kurang lebih satu jam aksi demo tersebut berjalan tertib aman terkendali.

Editor : Akrom Hazami

Polsek Jati Blora Sosialisasi Penerimaan Anggota Polri ke Sekolah

Polisi melakukan sosialisasi penerimaan anggota Polri di salah satu SMA di Kecamatan Jati Blora. (ISTIMEWAA

MuriaNewsCom, Blora –  Jajaran Polsek Jati Blora melakukan sosialisasi penerimaan anggota Polri tahun 2017 melalui seleksi dan pendidikan pembentukan Taruna Akpol, Bintara Polri dan Tamtama Polri. Pendaftaran penerimaan dibuka 14 Maret-15 April 2017.

Kapolsek Jati  AKP Sugito menuturkan, kali ini sosialisasi menyasar pelajar kelas XII SMU, SMK / sederajat yang ada di wilayah Kecamatan Jati yaitu SMK N 1 Jati, SMK Muhamaadyah Jati, SMK Al Balad, SMU / SMK Kridha Doplang. Sugito  memerintahkan kepada Bhabinkamtibmasnya  untuk Binluh berupa sosialisasi sebagai pemateri.

“Dengan dibukanya pendaftaran seleksi penerimaan ini mengingatkan pelajar yang berminat menjadi anggota Polri agar mempersiapkan diri sebaik mungkin supaya pada saat seleksi nanti bisa mengikuti dengan lebih maksimal,” katanya.

Pihaknya mempersilakan bagi yang berminat agar mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi yang akan diselenggarakan.

Kapolsek  mengatakan, pendaftaran dilakukan secara online melalui website resmi dengan alamat http://penerimaan.polri.go.id/

Para Bhabinkamtibmas yang melaksanakan binluh  berpesan untuk seleksi Brigadir maupun Akpol dan Tamtama, agar para calon peserta tidak kasak-kesuk mencari jalan atau orang yang bisa meluluskan karena seleksi Polri tidak dipungut biaya sama-sekali.

Editor : Akrom Hazami

 

Pembangunan Infrastruktur jadi Prioritas Pemkab Blora

Bupati Blora Djoko Nugroho. (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom,Blora – Bupati Blora Djoko Nugroho mengatakan,pembangunan infrastruktur menjadi salah satu prioritas Pemkab Blora untuk memajukan Blora. Pembangunan infrastruktur, tahun ini sebagian besar di wilayah Blora Selatan.

Prioritas pembangunan tersebut diantaranya adalah pembangunan jalan Menden-Megeri dengan pagu anggaran Rp 20 miliar, peningkatan jalan Randublatung-Getas dengan pagu anggaran Rp 15 miliar.

Selanjutnya adalah peningkatan jalan Doplang-Kunduran dengan pagu anggaran Rp Rp 10 miliar, dan peningkatan jalan Ngliron-Kalisari dengan pagu anggaran Rp 14,85 miliar.

Sedangkan untuk peningkatan jalan Kalisari-Wulung, pihaknya memberikan pagu anggaran Rp 6,3 miliar. Lantas peningkatan jalan Kamolan-Klopoduwur dengan pagu Rp 8,55 miliar. Semuanya itu untuk meningkatkan kualitas jalan di Blora Selatan sehingga perekonomian Kabupaten Blora bisa merata, tidak hanya di wilayah utara, barat dan timur saja.

Prioritas pembangunan lainnya adalah Pembangunan Pasar Rakyat Kabupaten Blora dengan pagu anggaran Rp 25 miliar, kemudian pembanguan trotoar penataan kota dari pertigaan Wonorejo hingga persimpangan Bank BNI 46 Kecamatan Cepu dengan pagu Rp 9 miliar. Pembangunan trotoar Jalan Gatot Subroto dengan pagu Rp 6 miliar dan revitalisasi Pasar Rakyat Kecamatan Cepu sebesar Rp 26,5 miliar.

Ia juga meminta dukungan pendampingan kepada Gubernur agar bisa membantu pembangunan sejumlah infrastruktur prioritas tersebut dan pengaktifan lapangan terbang di Ngloram,Kecamatan Cepu sebagai daya ungkit peningkatan ekonomi Kabupaten Blora.

“Terimakasih Pak Gubernur, sekarang sebagian besar jalan provinsi di Kabupaten Blora sudah dicor beton. Tinggal beberapa bagian akan dilanjutkan tahun 2017 ini,” ujar Bupati beberapa hari lalu.

Editor : Kholistiono

Persiku, Persikaba, PSIR, Persipa, dan Persijap Panaskan Piala Soeratin

Pemain Persikaba mulai memanaskan timnya jelang Piala Soeratin Jateng. (ISTIMEWA)

MuriaNewsCom, Kudus – Sejumlah tim di jagat pantura timur Jateng siap meramaikan kompetisi Piala Soeratin Jawa Tengah 2017. Tim yang masuk di Keresidenan Pati siap beradu adalah Persiku, Persipa, Persikaba, PSIR dan Persijap.

Dari jadwal yang diterima MuriaNewsCom, tertera pembagian grup yang telah dikeluarkan PSSI Jateng.  Tim jagoan warga Keresidenan Pati akan tampil satu grup. Mereka berada di Grup D. Terdiri atas Persikaba Blora, PSIR Rembang, Persipa Pati, Persiku Kudus, dan Persijap Jepara.

Laga akan dimulai pada Minggu (26/3/2017) hingga Rabu (26/4/2017).

 

Jadwal Piala Soeratin 2017

Putaran I

 

26/3 Persikaba vs PSIR

26/3 Persipa vs Persiku

29/3 PSIR vs Persipa

29/3 Persiku vs Persijap

2/4 Persijap vs PSIR

2/4 Persikaba vs Persipa

5/4 Persiku vs Persikaba

5/4 Persipa vs Persijap

9/4 PSIR vs Persiku

9/4 Persijap vs Persikaba

 

Putaran II

12/4 PSIR vs Persikaba

12/4 Persiku vs Persipa

16/4 Persipa vs PSIR

16/4 Persijap vs Persiku

19/4 PSIR vs Persijap

19/4 Persipa vs Persikaba

23/4 Persikaba vs Persiku

23/4 Persijap vs Persipa

26/4 Persiku vs PSIR

26/4 Persikaba vs Persijap

 

Editor : Akrom Hazami

Pemuda Rambut Gimbal dan Bertato Diseret Polisi dari Rumahnya di Blora, Gara-gara Ini…

Pelaku pengedar Dextro, Ikhwan Zakaria alias Iping (23) beserta barang bukti, diamankan di Mapolres Blora, Jumat. (ISTIMEWA)

MuriaNewsCom, Blora – Ribuan pil Dextro merek Hexymer disita Res Narkoba Polres Blora. Yaitu dari tangan pelaku Ikhwan Zakaria alias Iping (23) warga Kelurahan Beran RT 02/RW 01, Kecamatan/Kabupaten Blora, Kamis (16/3/2017).

Iping merupakan pengedar pil tersebut. Pelaku dibekuk di rumahnya. Pelaku tidak bisa berkutik setelah polisi menggeledah rumahnya.

Dari tangan pelaku petugas berhasil menyita 1.232 butir pil Dextro, yang sebagian masih dalam botol dan dibungkus dalam kantong plastik bening dengan berbagai ukuran dan siap edar.

Menurut Kapolres Blora AKBP Surisman melalui Kasat Res Narkoba AKP Soeparlan mengatakan terungkapnya kasus peredaran pil Dextro berawal dari informasi yang diperoleh dari masyarakat. Yang sebelumnya yang menyebutkan adanya usaha terlarang yang dilakukan pelaku dengan memperjual belikan obat-obatan yang bukan peruntukannya.

Terutama kepada masyarakat bahkan kepada para anak remaja. “Kami langsung mendatangi rumah pelaku melakukan penangkapan dan menggeledah seluruh rumahnya yang digunakan untuk menyembunyikan ribuan pil dextro tersebut,” kata Soeparlan, Jumat (17/03/2017) dikutip situs resmi Polres Blora.

Sementara menurut pengakuan pelaku, dirinya mengedarkan pil Dextro tersebut dan memperoleh dari seseorang yang masih menjadi buron. Barang tersebut dikirim dan diserahkan kepada dirinya untuk dijual.

“Awalnya saya cuma coba-coba ditawari teman untuk menjualkan pil Dextro karena tergiur oleh keuntungan yang sangat besar jika obat tersebut bisa laku semua,” kata dia di hadapan polisi.

Sasarannya adalah remaja. Biasanya, dia menjual via ponsel di pesan pendek (SMS). Kemudian barang itu diantarnya ke pemesan.

Setelah tertangkap, pemuda pengangguran, berambut gimbal dan penuh tato di badannya ini mengaku kapok. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku akan dijerat dengan pasal 197 Jo Pasal 106 ayat (1) Subsidair Pasal 196 Jo Pasal 98 ayat (2) UURI No. 36 tahun 2019 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman ancaman pidana 15 tahun penjara.

Dextro merupakan obat batuk yang akan bereaksi dalam waktu 30 menit setelah diminum. Zat kimia ini bekerja pada susunan saraf pusat. Sayang, kandungan ini disalahgunakan beberapa orang untuk ‘fly’.

Penggunaan Dextro dalam dosis berlebih akan menimbulkan kerusakan permanen pada susunan saraf pusat manusia. Kerusakan tersebut berakibat pada pelemahan koordinasi mental dan motorik yang disertai dengan kecanduan.

Editor : Akrom Hazami

 

Penyeleweng Pupuk Bersubsidi Gagal Beraksi di Blora

Polisi mengamankan penyeleweng pupuk bersubsidi di Blora. (ISTIMEWA)

MuriaNewsCom, Blora – Petugas Unit Resmob Sat Reskrim Polres Blora melakukan penghadangan dan menggagalkan upaya penyelewengan pupuk bersubsidi di Jalan Raya Doplang-Randublatung, turut Desa/Kecamatan Jati, Blora, Kamis (16/3/17) malam.

Pemilik pupuk Dwi Purwanto (33), warga Desa Bekon Sepur RT 01/RW 02, Kecamatan Kebak Kramat, Kabupaten Karanganyar dan Dul Kipli (39) warga Desa Pandeyan RT 02/RW  08, Tasikmadu,  Kabupaetn, Karanganyar ditangkap polisi. Dengan jumlah pupuk subsidi yang diamankan 160 sak. Pupuk diangkut dari truk dengan total berat 8 ton.

Dikutip situs resmi Polres Blora, penangkapan bermula pada Kamis  sekira pukul  22.00 WIB, Unit Resmob Sat Reskrim Polres Blora mendapat informasi ada truk yang berupaya menyalahgunakan pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi.

Setelah menelusuri informasi tersebut dan melakukan lidik ternyata benar. Petugas mencurigai sebuah truk berwana kuning AD 1425 KP. Kemudian petugas melakukan penghadangan, menghentikan dan memeriksa truk tersebut di Desa Jati.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan pembongkaran terpal ternyata truk tersebut benar bermuatan pupuk bersubsidi sebanyak jumlah 160 sak jenis pupuk Urea. Ketika diintrogasi di tempat tersebut ternyata pengemudi truk Dwi Purwanto dan Dul Kipli tidak bisa menunjukan bukti dokumen lengkap.

Dwi Purwanto, mengaku pupuk bersubsidi berasal dari Kabupaten Karanganyar yang akan dijual di wilayah Kabupaten Blora tepatnya di Kecamatan Jati.

“Pupuk itu dibawa dari Karanganyar dan hendak dibawa dan dijual ke wilayah Kabupaten Blora,” kata Kasat Reskrim Polres Blora AKP Asnanto.

Karena dinilai menyalahi wilayah distribusi, selanjutnya barang bukti disita dan pengemudi serta pemiliknya dibawa ke Polres Blora. Diduga penyelundupan ini untuk mencari keuntungan ganda, karena kemungkinan harga pupuk di Blora lebih mahal dan mengalami kelangkaan.

Unit Resmob Sat Reskrim Polres Blora mengamankan truk beserta barang bukti pupuk bersubsidi dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) truk atas nama Riya Agil Pamungkas.

“Tersangka pemilik pupuk dijaring Pasal 21 ayat 2 jo pasal 30 ayat 3 Permendag RI nomor 15/M/DAG/PER/4/2013, jo pasal 6 ayat 1 sub b, UU Darurat RI nomor 7 th 1955 tentang Tindak Pidana Ekonomi,” terang Asnanto.

Editor : Akrom Hazami

 

Petani Tewas Tersetrum Listrik di Karangtalun Blora

Warga menunjukkan kabel listrik yang dipegang petani hingga mengakibatkan tersetrum di Desa Karangtalun, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora. (ISTIMEWA)

MuriaNewsCom, Blora – Seorang warga tewas tersengat listrik di rumahnya di Desa Karangtalun, RT 04/RW 01, Kecamata Banjarejo, Blora, Kamis (16/03/2017). Korban bernama Parjo Bin Padi (42). Yang bersangkutan meninggal dunia saat perjalanan ke puskesmas.

Parjo meninggal akibat tersenggol jek kabel listrik pompa air. Tepatnya sepulang dari sawah saat mau beristirahat. Dirinya sempat berteriak untuk meminta tolong ke tetangga rumahnya. Rupanya nyawa Parjo tidak tertolong saat dalam perjalanan menuju ke puskesmas, Jumat (17/03/17).

Dikutip situs resmi Polres Blora, saksi Mariyatun (30), mengatakan bahwa korban pada saat itu korban pulang dari sawah dan bermaksud untuk beristirahat. Kemudian dia mendengar suara teriakan. Spontan, dirinya bersama Parti (30) tetangga lain, menghampiri dan bermaksud menolong korban. Mereka hendak menarik korban dari kabel listrik tersebut.

“Korban menyenggol kabel listrik, sempat pingsan dan sadar sebentar, akan tetapi kemudian tidak sadarkan diri kembali. Kami sempat membawa korban ke puskesmas untuk mendapatkan pertolongan. Namun sayangnya nyawa korban sudah tidak tertolong dan korban telah meninggal dunia saat dalam perjalanan ke puskesmas,” kata Mariyatun.

Mendapat informasi adanya kejadian warga meninggal tersengat arus listrik, anggota Kepolsian Polsek Banjarejo Polres Blora langsung mendatangi TKP.

Dari hasil identivikasi oleh pihak Medis dari Puskesmas Banjarejo dan Kepolsian Polsek Banjarejo, dipastikan murni kejadian tewas tersengat arus listrik. Tidak ada bekas penganiayaan atau kejanggalan lain yang ditemukan pada tubuh korban.

Editor : Akrom Hazami