Ada Motor Berukir di Kontes Motor Sukun for Education

jepara-sukun-kontes motor-2 (e)

Linda, salah satu peserta ajang modifikasi motor dari Ponorogo, Jawa Timur, memperlihatkan motornya, yang dihelat SMK Al Hikmah Mayong Jepara bekerja sama dengan Sukun for Education, Minggu (15/5/2016). MuriaNewsCom (Wahyu KZ)

 

 

MuriaNewsCom, Jepara – Motor-motor yang mengikuti kegiatan kontes modifikasi motor tingkat nasional yang diselenggarakan SMK Al Hikmah Mayong Jepara bekerja sama dengan Sukun for Education, ternyata memang menampilkan keahlian mereka masing-masing.

Salah seorang peserta bernama Linda, (18), asal Ponorogo, Jawa Timur, mengaku sengaja mengikuti kontes motor tersebut bersama rekan-rekannya. Motor yang dibawa kali ini adalah jenis modifikasi ekstrem.

Yakni sebuah motor Honda tua keluaran tahun 1970-an, yang dimodifikasi menjadi motor yang memiliki tampilan keren. Bahkan Linda mengaku membawa tingkat filosofi tinggi saat memodifikasi motornya.

”Kalau saya sendiri sudah lama suka motor modif. Karena modif kelihatan indah. Kebetulan ini motor dimodif dengan motif ukir yang dipahat. Membutuhkan waktu lima bulan dan menghabiskan sekitar Rp 25 juta. Selain kelihatan indah, juga memiliki unsur memelihara budaya Jawa,” ungkapnya.

Motor modif yang dibawa Linda sangatlah mewah. Sebab warna yang diusung adalah warna keemasan atau gold. Selain itu dalam pahatan bodi motor juga memperlihatkan seni ukir yang luar biasa. Bahkan, nama motor Honda ditulis menggunakan aksara Jawa Honocoroko.

”Itulah yang kemudian saya sebut unik. Sehingga saya berharap bisa menarik minat para juri. Namun saya sangat senang bisa menyalurkan hobi lewat lomba ini,” tuturnya.

Lomba modifikasi yang digelar itu meliputi belasan kelas. Di antaranya modifikasi kelas fashion day matic yang dijuarai oleh Ela Rizka dari Pati, kelas fashion day nonmatic dijuarai Ichwan dari Pati, kelas matic funky dijuarai Ari Meridiana dari Lamongan.

Sedangkan untuk kelas bebek sport funky dijuarai oleh Christian Otong, kelas matic street racing dijuarai Hisyam dari Malang, kelas bebek street racing dijuarai Nungki, kelas sport street racing dijuarai oleh Widi, kelas mothai matic dijuarai Amir Mahrus dari Jepara.

Untuk kelas mothai nonmatic dijuarai Ritin Puji Astuti dari Semarang, kelas air brush dijuarai Boni dari Yogja, kelas custom modify dijuarai Puguh Andreas Pelo dari Bogor, kelas ceper cakep dijuarai Anas Fathurahman dari Pati, dan kelas extreme di juarai oleh Makin dari Jepara.

Selain itu, juga ada yang dinobatkan sebagai The King Of Moto Contest 2016 yakni Honda Tiger atas nama Puguh Andreas Pello dari Bogor. Selamat untuk pemenang. Sampai jumpa tahun depan.

Editor: Merie

 

 

Video – Kontes Motor Modif di Mayong Jepara Berlangsung Sukses

 

MuriaNewsCom, Jepara – Pelaksanaan kontes motor yang disponsori Sukun for Education dengan tema National Moto Contest XII Battle of Revenge, berlangsung meriah.

Ratusan motor modifikasi mengikuti acara yang digelar di halaman SMP Al-Hikmah Mayong Jepara, dari Sabtu-Minggu (14-15/5/2016). Di antara para peserta kontes, semuanya menampilkan motor modifikasi terbaik yang mereka miliki. Sehingga tampak motor-motor yang keren, cantik, dan ada yang lucu.

Agenda rutin yang digelar setiap tahun oleh SMK Al Hikmah Mayong tersebut menjadi agenda terbesar dan terkonsisten di Indonesia. Pasalnya, gelaran acara tersebut telah dilakukan selama 12 kali berturut-turut setiap tahunnya.

Ketua Yayasan Al-Hikmah Mayong Mustain mengemukakan, kegiatan tersebut merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka harlah yayasan. Khusus untuk kontes motor, dimaksudkan untuk meningkatkan kreativitas, khusunya bagi para siswa.

”Jadi dalam rangka memacu mereka agar lebih berkembang. Agar memiliki karakter yang bagus. Selain itu juga untuk memacu pengemar motor modifikasi yang ada di nusantara,” katanya kepada MuriaNewsCom, Minggu (15/5/2016).

Menurutnya, melalui wadah pameran dan lomba seperti ini, diharapkan setiap tahun dapat berkembang kegiatannya. Dan lebih banyak lagi yang ikut serta, terutama untuk peserta dari luar Jawa.

”Kami melihat kreativitas peserta yang ikut kegiatan ini, sangatlah bagus. Sehingga saya yakin ke depannya akan bisa meningkat lagi peserta dan kegiatannya,” jelasnya.

Editor: Merie

 

 

Yuk, Ikutan Lomba Modifikasi Motor Tingkat Nasional

sukun-lomba modif

 

MuriaNewsCom, Jepara – Sukun for Education me-support acara ”National Moto Contest XII Battle of Revenge”, yang rencananya akan digelar pada 14-15 Mei 2016 mendatang.

Kegiatan yang digelar dalam rangka Harlah Yayasan Pendidikan Islam Al Hikmah Mayong, Jepara, itu, bakal memperlombakan lomba modifikasi sepeda motor, dengan kelas nasional.
Acara yang digelar di SMK Islam Al Hikmah Mayong, Jepara, itu, akan menggelar berbagai lomba modifikasi motor. Ada beragam lomba modifikasi yang digelar di sana.

Lomba itu meliputi modifikasi kelas fashion day matic, kelas fashion day non matic, kelas matic funky, kelas bebek sport funky, kelas matic street racing, kelas bebek street racing, kelas sport street racing, kelas mothai matic, kelas mothai non matic, kelas air brush, kelas custom modify, kelas ceper cakep, dan kelas extreme.

Selain itu, lomba modifikasi motor itu digelar juga lomba robotik tingkat TK, SD, dan SMP/MTs se-Jawa Tengah. Kegiatan sendiri digelar pada hari Sabtu (14/5/2016).
Panitia juga menyediakan aneka doorprize menarik seperti sepeda motor, TV, dan berbagai hadiah elektronik lainnya untuk menyemarakkan acara tersebut.

Editor: Merie

Ini Alasan Diler Semegah Nasmoco Dibangun di Kota Pensiunan Pati

uplod jam 8 pagi nasmoco (e)

Bupati Pati Haryanto dan petinggi Toyota Astra Motor berfoto bersama dalam agenda grand opening Nasmoco Pati, Senin (25/4/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Kabupaten Pati selama ini dikenal sebagai kota pensiunan. Pasalnya, daerah ini cenderung sepi, roda perekonomian cenderung berjalan stagnan, dan nuansa bisnis masih terbilang tertinggal dari daerah lainnya.

Namun, hal itu sepertinya tidak berlaku untuk saat ini. Geliat ekonomi yang terus meningkat membuat PT New Ratna Motor memutuskan untuk membangun Nasmoco sebagai diler resmi mobil Toyota yang berdiri megah di Jalan Pati-Juwana Km 2,7 Pati.

Diler tersebut dibangun sesuai dengan standar internasional Toyota Astra Motor. Pun, para mekanik yang menangani servis mobil di Nasmoco Pati diakui sebagai master mekanik yang senior dan berpengalaman di bidangnya.

“Semua diler Nasmoco dibangun berdasarkan standar dari Toyota Astra Motor. Semua mekanik sudah teruji. Di Pati, kami datangkan para master mekanik yang sudah senior dan berpengalaman di bidang otomotif,” kata Vice President Director PT TOyota-Astra Motor, Henry Tanoto kepada MuriaNewsCom, Senin (25/4/2016).

Ia mengaku, Pati dipilih sebagai perluasan jaringan layanan Nasmoco lantaran wilayahnya punya potensi yang cukup besar dari sisi ekonomi. Pati dinilai tak hanya digerakkan oleh sektor pertanian dan perkebunan saja, tetapi juga industri bidang pengolahan makanan, mulai dari tepung tapioka hingga perikanan.

Selain itu, dari sisi geografis, Pati cukup strategis karena berdekatan dengan Kabupaten Jepara, Kudus, dan Rembang. Terlebih, Pati mudah diakses karena adanya jalur pantai utara Jawa yang membentang sepanjang 1.316 km.

Dengan melihat potensi ekonomi di Pati yang kian menggeliat, sekaligus memenuhi tuntutan pelanggan Toyota, Nasmoco akhirnya dibangun. Pihaknya berharap agar keberadaan Nasmoco juga bisa meningkatkan perekonomian di Pati.

Editor : Akrom Hazami

3 Bulan Nasmoco Pati Jual 400 Unit Mobil

 

 

uplod jam 23 nasmoco dol mobil (e)

Grand opening Nasmoco Pati yang berada di Jalan Pati-Juwana Km 2,7 Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Dalam kurun waktu tiga bulan selama 2016, Nasmoco Pati berhasil menjual sekitar 400 unit mobil Toyota di wilayah Keresidenan Pati. Angka itu lebih dari apa yang ditargetkan pihaknya Nasmoco sebanyak 100 unit per bulan.

“Kita tidak salah survei saat membangun Nasmoco di Pati. Keputusan untuk membangun Nasmoco di Pati sudah tepat. Dari target penjualan sebanyak 100 unit setiap bulan, kita bisa menjual 400 unit selama tiga bulan pada 2016,” ujar Managing Director Nasmoco Group Fatrijanto, usai mengikuti grand opening Nasmoco Pati, Senin (25/4/2016).

Dalam setahun, pihaknya menargetkan penjualan sebanyak 1.300 unit. Angka itu menyumbangkan 5 persen dari target penjualan di seluruh Jawa Tengah-DIY yang mencapai 26.850 unit.

Menjelang Lebaran, penjualan diperkirakan bakal naik 15 persen dari penjualan pada bulan biasa. Kendati begitu, kenaikan penjualan itu biasanya untuk menutup target yang biasanya merosot setelah Lebaran.

“Jelang Lebaran biasanya penjualan naik, tapi setelah Lebaran biasanya turun. Bila keduanya dijumlah, sebetulnya sama. Di Pati, kami optimistis bisa mencapai, bahkan melampaui target,” ungkapnya.

Dengan dibukanya Nasmoco Pati, PT New Ratna Motor kini punya 20 outlet resmi Toyota yang tersebar di Jawa Tengah dan DIY. Selain melayani penjualan, Nasmoco juga melayani servis dan suku cadang dari pelanggan yang ada di Pati, Rembang, Blora, dan sekitarnya.

Editor : Akrom Hazami

1.500 Rider Ramaikan Jelajah Bumi Kartini 2016

sukun (e)

Para pencinta trabas berfoto bareng dalam sebuah even. (FOTO: Sukun Executive Adventure Team)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Sukun Executive mensupport acara Jelajah Bumi Kartini 2016 yang akan digelar pada Minggu (17/4/2016) mendatang mulai pukul 08.00 WIB. Event trabas tingkat nasional ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Jepara yang ke-467.

Sekitar 1.500 rider yang berasal dari seluruh Indonesia akan menempuh rute sepanjang 60 km dengan start dan finish di lapangan Mayong Jepara.

Jalur trabas yang disediakan di event ini bervariasi yakni jalur dobel trek berbatu, sungai, tanjakan2 extreem dan banyak lagi, yang pasti semua jalur yang disediakan sangat menyenangkan dan akan menjadi tantangan bagi para rider.

Pihak panitia juga mempersiapkan hiburan Dangdut di sela-sela acara dan juga doorprize 1unit mobil new suzuki karimun wagon R, 3 unit motor Mio M3, 2 unit trail new, 1 motor bebek new.

Editor: Supriyadi

Peduli Sesama , Honda Brio Comunity Kudus Lakukan Kegiatan Touring Berbagi

FHBC (e)

Komunitas HBC Kudus berbagi di Panti Asuhan Darul Aitam Lasem (Istimewa)

 

MuriaNewsCom, Rembang – Komunitas otomotif atau klub mobil biasanya identik dengan gaya hidup mewah, dan identik dengan dunia malam , tapi lain halnya dengan Honda Brio Comunity (HBC) Chapter Kudus . Selain kegiatan yang berbau otomotif , meraka juga sering melakukan kegiatan sosial untuk membantu sesama.

Seperti yang dilakukan HBC Chapter Kudus Minggu (3/4/ 2016). Komunitas ini melakukan kegiatan sosial yang bertemakan “Touring Berbagi Bersama HBC Kudus”. Kegiatan ini Berlangsung di Panti Asuhan Darul Aitam, Lasem Rembang.

Berkumpul di SPBU Hadipolo Kudus mulai pukul 7.00 WIB, setelah itu 20 mobil anggota HBC Kudus Berangkat pukul 8.00 WIB dan sampai di Panti Asuhan Darul Aitam Lasem Pukul 11.00WIB. Setelah sampai,mereka disambut pengurus dan anak-anak panti asuhan.

Pada kesempatan itu, mereka menyerahkan bantuan berupa beras , susu , buku, alat tulis , mukena , sarung dan juga uang. Bantuan ini diterima langsung Ketua Panti Asuhan Darul Aitam Bapak Samrotul Huda.

Deni Eko Ketua HBC Kudus mengatakan, kegiatan sosial seperti itu bakal dilakukan secara rutin tiap bulan di lokasi yang berbeda.

“Kegiatan kemarin itu sebenarnya kolaborasi kegiatan otomotif berupa touring dan kegiatan sosial. Karena HBC juga tidak mau dipandang sebagai komunitas otomotif yang cuma bisa memamerkan kemewahan ke masyarakat. Jujur kita tidak bisa meninggalkan kegiatan otomotif yang terkesan pamer kemewahan , tapi kita juga imbangi dengan kegiatan sosial , seperti yang kita lakukan hari ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Samrotul Huda, Perwakilan Panti Asuhan Darul Waitam menyampaikan terima kasih untuk bantuan yang diberikan HBC Kudus. “Semoga hal ini menginspirasi banyak pihak untuk selalu peduli kepada sesama,” ungkapnya.

Editor : Kholistiono

Serunya Hari Jadi GCF Muria

Anggota GCF melakukan foto grup di salah satu hotel di Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Anggota GCF melakukan foto grup di salah satu hotel di Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Komunitas Grand Civic Family (GCF) Muria, menggelar ulang tahun ke 3 di salah satu hotel di Kudus, Sabtu (5/3/2016). Kegiatan itu berlangsung meriah dengan memunculkan hiburan musik DJ serta foto grouping.

Ketua Panitia ulang tahun GCF Muria, Kurniawan mengatakan, kegiatan tersebut juga disuguhkan dengan beberapa hiburan. Di antaranya adalah permainan serta hiburan musik live DJ dari Semarang.

“Untuk saling mengakrabkan serta membuat suasana cair, makanya dihadirkan sebuah games yang dapat diikuti oleh seluruh anggota serta undangan,” kata Kurniawan, kepada MuriaNewsCom.

Selain permainan dan hiburan musik, panitianya juga menyediakan lokasi untuk foto grup. Selain itu, peserta juga bebas berenang di kolam renang hotel itu.

Lantaran masih ada yang malu, beberapa anggota sengaja menceburkan anggota lainnya untuk berenang. Alhasil, banyak yang basah kuyup akibat ulah jahil para anggota.

“Mudah mudahan perayaan ke depan dapat berlangsung dengan lebih meriah lagi. Tentunya juga tidak luput dengan persaudaraan yang makin kencang dan juga lebih banyak,” harapnya.

Editor : Akrom Hazami

 

Baca juga : Ratusan Mobil Civic Padati Kudus 

Ratusan Mobil Civic Padati Kudus

Sejumlah mobil Civic terparkir di halaman salah satu hotel tempat penyelenggaraan ulang tahun GCF Muria, di Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Sejumlah mobil Civic terparkir di halaman salah satu hotel tempat penyelenggaraan ulang tahun GCF Muria, di Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Perayaan ulang tahun ketiga, komunitas Grand Civic Family (GFC) Muria, juga mengundang anggota komunitas serupa dari dalam dan luar kota. Bahkan, undangan untuk komunitas juga hadir dari kota se-Jateng, Jatim bahkan Yogyakarta.

Ketua Panitia ulang tahun ke-3 GFC Muria, Kurniawan mengatakan, perayaan ulang tahun kali ini juga mengundang komunitas dari berbagai daerah. Bahkan dari luar kota juga hadir untuk memeriahkan kegiatan tersebut.

“Kalau yang datang paling jauh ada dari Cirebon dan Sidoarjo. Termasuk juga daeral lain seperti Yogyakarta dan sekitarnya,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut diselenggarakan sehari semalam, Sabtu (5/3/2016). Hingga kini, kata dia, mobil yang datang sudah ada 250 unit.

Saking banyaknya mobil yang sudah datang, membuat halaman parkir hotel tempat penyelenggaraan, tak muat. “Kalau yang datang bisa lebih dari 600 peserta, sebab yang datang satu mobil tidak hanya satu orang saja,” ujarnya.

Editor : Akrom Hazami

Hal Unik Inilah yang Membuat Klakson Keong Makin Banyak Dicari

Andi pemilik kios "Henry Klakson" sedang melayani konsumennya. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Andi pemilik kios “Henry Klakson” sedang melayani konsumennya. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Berbagai jenis klakson kendaraan baik sepeda motor atau mobil saat ini banyak bermunculan dengan model dan ragam bunyi yang makin bervariasi. Baik yang mulai dari klakson keong zaman 1980-an, klakson bosch, hela atau sejenisnya yang berbentuk bulat. Jenis dan bunyi klakson juga menjadi kepuasan tersendiri bagi pengendara.

Pemilik toko klakson “Henry Klakson” yang berada di Jalan Hos Cokro Aminoto, Andi mengatakan bagi yang memahami perawatan klakson pastinya menginginkan suara klakson yang khas. Dan mayoritas, memilih klakson jenis keong.

Dia menilai, klakson itu menurut para pengendara mempunyai suara khas. Yakni nyaring dan mempunyai bas, dibanding klakson lainnya yang setipe. ”Klakson jenis keong itu, bila dibunyikaan suara nyaring dan suara bas itulah yang membuat telinga tidak sakit,” paparnya.

Berbeda dengan klakson jenis lainnya. Suaranya nyaring dan membuat sakit telinga. Bahkan membuat orang yang mendengarnya kaget.

Andi menjelaskan, untuk harga klakson keong berukuran besar ia mematok harga Rp 850 ribu per buah dan untuk biaya servisnya seharga Rp 500 ribu per buah. Sedangkan untuk klakson keong berukuran kecil seharga Rp 485 ribu sepasang, serta untuk biaya servis seharga Rp 325 ribu untuk satu pasangnya.

”Bila ingin awet, klakson jangan sampai kemasukan air ketika mencuci kendaraan. Jika terkena air lantaran tersemprot semburan air dari pompa atau kompresor, maka akan konslet. Sebab klakson keong mempunyai lubang yang terlalu lebar. Justru jika kena air hujan tidak apa-apa,” ujarnya.

Dia menambahkan, untuk klakson jenis keong berukuran besar masih berbahan besi. Sebab klakson tersebut buatan tahun 80-an dan terbilang kuno. Akan tetapi untuk klakson keong berukuran kecil, berbahan plastik. Bukan lantaran bahannya yang membuatnya unik. Namun dari bunyinya yang nyaring dan ngebas itulah yang sampai sekarang ini masih diminati oleh pengendara kendaraan. Baik motor atau mobil.

Editor : Titis Ayu Winarni

Rawat Ban Kendaraanmu dengan Ekstra di Musim Hujan, Biar Enggak Celaka!

Pengecekan terhadap kondisi ban mobil saat musim penghujan seperti sekarang, memang sangat penting dilakukan. Karena ban adalah salah komponen utama sebuah mobil bisa berjalan. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Pengecekan terhadap kondisi ban mobil saat musim penghujan seperti sekarang, memang sangat penting dilakukan. Karena ban adalah salah komponen utama sebuah mobil bisa berjalan. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Kecelakaan saat musim hujan, rata-rata disebabkan oleh kurangnya kewaspadaan pengendara terhadap kendaraan mereka. Salah satunya adalah kurangnya perawatan ban.

Sehingga kendaran roda empat atau dua, sering tergelincir lantaran ban tersebut sudah tipis. Atau juga tekanannya dinilai kurang stabil saat digunakan berkendara.

Pemilik Mahkota Ban, Jamiin di gerainya di Jalan Jendral Sudirman Nomor 285, Tumpangkrasak, Kecamatan Jati, Kudus, mengatakan, seharusnya saat musim hujan itu, perawatan ban harus ekstra.
”Yang terpenting ialah ban itu jangan sampai halus atau batikannya pudar. Bila itu masih dipakai, maka saat musim hujan akan bisa membahayakan. Sebab cengkeraman ban di jalan tidak bisa pakem atau licin,” kata Jamiin.

Selain itu, pihaknya juga menuturkan, tekanan angin dalam roda atau ban juga harus selalu diperhatikan. Karena hal itu untuk pengamanan atau menghindari hal-hal yang tidak diinginkan saat mengendarai mobil di saat hujan. ”Yaitu tekanan ban harus stabil dan selalu dikroscek saat bepergian,” ujarnya.

Dia menilai, tekanan angin ban yang stabil juga perlu. Sebab saat ban itu sering terendam di genangan air, maka setidaknya air hujan atau air yang menempel di ban bisa cepat hilang.
Untuk tekanan angin pada mobil pribadi, yakni berukuran 30 tekanan untuk ban depan dan 35 tekanan untuk ban belakang. Sedangkan untuk bus atau truk besar ukuran anginnya sebesar 100 tekanan untuk ban depan, dan 110 tekanan untuk ban belakang.

”Selain itu, untuk mobil colt yang bermuatan sekitar 2 ton, ukuran anginnya 50 tekanan untuk ban depan dan 60 tekanan untuk ban belakang,” tuturnya.

Sementara untuk keamanan yang lain, pihaknya menyarankan agar tidak menggunakan ban daur ulang. Supaya kenyamanan berkendara bisa dirasakan. Termasuk untuk mobil pribadi supaya tidak memakai ban roplakan, sebab ini berhubungan dengan kenyamanan berkendara.

”Namun bagi mobil untuk muatan barang sih, tidak apa-apa. Sebab hanya digunakan muatan barang saja. Selain itu, yang paling inti ialah selalu memperhatikan keadaan dan kondisi ban,” imbuhnya.

Editor: Akrom Hazami 

Market Otomotif di Pati Dinilai Kian Menggeliat

Nasmoco Pati yang berlokasi di Jalan Pati-Juwana Km 2,7 sudah membuka pelayanan bengkel. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Nasmoco Pati yang berlokasi di Jalan Pati-Juwana Km 2,7 sudah membuka pelayanan bengkel. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

PATI – Pangsa pasar atau market share bidang otomotif di Kabupaten Pati dinilai semakin menggeliat. Hal itu yang menyebabkan Nasmoco sebagai main dealer Toyota di wilayah Jawa Tengah dan DIY berani untuk membuka cabang di Pati.

Nasmoco Pati sendiri dibuka sebetulnya bukan hanya untuk melayani pelanggan di Pati saja, tetapi juga daerah di sekitarnya seperti Rembang, Lasem, Blora, Cepu, termasuk Jepara dan Kudus.

“Daerah di wilayah tersebut dulunya setiap kali membeli mobil Toyota selalu ke Semarang. Dari pangsa pasar di wilayah Karesidenan Pati yang semakin menggeliat tersebut, menjadi salah satu alasan Nasmoco hadir di Pati,” ujar Branch Manager Nasmoco Pati Hanafi Saleh kepada MuriaNewsCom, Sabtu (23/1/2016).

Ia mengatakan, market share Toyota di Karesidenan Pati saat ini hanya 23 persen. Karena itu, Nasmoco hadir di Pati juga untuk menggenjot market share dengan target 29 persen pada 2016.

“Dengan target itu, setidaknya kami menargetkan penjualan Toyota di Nasmoco Pati mencapai 110 unit per bulan dari berbagai tipe. Tahun ini, kami targetkan penjualan mencapai di angka 1.300 unit,” imbuhnya.

Ia menambahkan, saat ini market share paling besar masih dipimpin Avanza dengan proporsi mencapai 40 persen. Sementara itu, All New Inova yang diklaim hampir tak punya kompetitor mencapai 90 persen pada segmen MPV.

“Belum lagi ada Agya dengan harga yang merakyat bisa dijadikan pilihan sebagai city car di wilayah Karesidenan Pati,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Toyota Kijang Club Pati Larang Keras Anggotanya Ugal-ugalan

Toyota Kijang (e)

Anggota TKCI berfoto bersama di depan pintu masuk Kota Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

PATI – Banyaknya pencinta mobil Toyota Kijang di Pati, sebuah klub bernama Toyota Kijang Club Indonesia (TKCI) Pati didirikan. Dan salah satu misi utama komunitas adalah sosialisasi antar anggota tentang safety riding.
Salah satu aturan yang harus dipatuhi anggota TKCI adalah soal safety riding. Anggota TKCI tidak diperbolehkan berkendara ugal-ugalan yang berpotensi mengancam keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. ”Safety riding yang kami utamakan,” kata Arief Supriyadi, Ketua TKCI Pati kepada MuriaNewsCom.
Komunitas itu awalnya berdiri pada 14 Februari 2014. Namun, komunitas itu resmi sebagai sebuah klub yang memiliki anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) sejak Sabtu (16/1/2016). Komunitas itu diresmikan dengan berkumpulnya TKCI seluruh Jawa dan Bali.

”Minggu 17 Januari kemarin kami berkumpul bersama dan meresmikan komunitas. Sejak sekarang, kami sudah punya semacam klub resmi yang mewadahi pencinta mobil Toyota Kijang,” kata Arief.

Saat ini, TKCI di Pati diikuti sekitar 37 anggota. Klub ini membuka selebar-lebarnya bagi pemilik mobil Kijang yang ingin bergabung. ”Tidak ada syarat khusus. Intinya kita sesama pencinta mobil Kijang bisa berkumpul bersama,” tuturnya.

Salah satu kegiatan yang pernah dilakukan, antara lain menggelar touring bareng, jambore nasional seluruh pencinta mobil Kijang di Indonesia, bakti sosial di panti asuhan, dan bagi takjil.

”Salah satu yang paling unik dari TKCI, klub ini punya cabang paling banyak di Indonesia. Pati sendiri merupakan cabang ke 59 di seluruh Indonesia,” tambahnya. (LISMANTO/TITIS W)

Patut Ditiru! Forenshic Berikan Sanksi Anggotanya yang Arogan Kendarai Mobil

Anggota Forenshic berpose di depan mobil modif. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Anggota Forenshic berpose di depan mobil modif. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

PATI – Tak benar jika klub mobil diidentikkan dengan berkendara ugal-ugalan dan arogan. Klub mobil Formasi Orang-orang Keren dan Asik (Forenshic), misalnya.

Klub mobil ini berkomitmen untuk tidak ugal-ugalan dan arogan dalam mengendari mobil. Bahkan, aturan itu tertuang dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART).

Dengan begitu, setiap anggota yang diketahui berkendara dengan arogan akan dikenakan sanksi yang tegas dari komunitas. Hal inilah yang mesti ditiru komunitas otomotif lainnya.

“Kalau ada yang ugal-ugalan di jalan raya dan berpotensi mengganggu ketertiban lalu lintas, bisa saja kami berikan sanksi yang tegas. Itu sudah ditegaskan dalam AD/ART yang dibuat komunitas,” kata Wakil Ketua Forenshic Boim saat dimintai keterangan MuriaNewsCom, Senin (4/1/2016).

Sampai saat ini, Forenshic diikuti kurang lebih 30 anggota yang berasal dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, pegusaha, pegawai negeri hingga polisi. “Dari yang paling muda 20 tahun hingga paling tua 45 tahun,” tukasnya. (LISMANTO/AKROM HAZAMI)

“Otomotif Yes, Ugal-ugalan No”

Sejumlah mobil dari anggota Forenshic diparkirkan. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Sejumlah mobil dari anggota Forenshic diparkirkan. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

PATI – Sejumlah pencinta mobil di Pati yang membentuk wadah bernama “Formasi Orang-orang Keren dan Asik” atau disebut Forenshic mengajarkan kepada anggotanya untuk mencintai otomotif, bukan dengan cara berkendara ugal-ugalan.

“Komunitas ini dibentuk pada 2007 dengan mengumpulkan para pencinta otomotif mobil. Dari aktivitas nongkrong bareng, akhirnya komunitas ini dibentuk,” kata Boim, Wakil Ketua Forenshic kepada MuriaNewsCom, Senin (4/1/2015).

Dari sepuluh orang yang awalnya ikut mendirikan komunitas tersebut, sampai sekarang sudah mulai ada 30 anggota yang bergabung dalam Forenshic. Tak sekadar bicara otomotif, mereka acapkali menggelar bakti sosial.

“Kami memang menekankan untuk mencintai otomotif dengan cara yang baik, bukan berkendara dengan ugal-ugalan. Lebih dari itu, kami juga seringkali menggelar bakti sosial sebagai bentuk partisipasi kami di dunia sosial,” imbuhnya.

Dengan wadah itu, mereka berharap agar anggotanya bisa menyatu dengan masyarakat melalui wadah otomotif. Sebaliknya, sikap arogan dan ugal-ugalan dalam berkendara benar-benar dihindari klub pencinta mobil di Pati tersebut. (LISMANTO/AKROM HAZAMI)

Aki Basah VS Aki Kering, Untung Mana?

Petugas mengecek aki di salah satu bengkel di Kudus. (MuriaNewsCom)

Petugas mengecek aki di salah satu bengkel di Kudus. (MuriaNewsCom)

 

KUDUS – Bagi pemilik kendaraan, mendengar nama aki, jelas bukanlah hal yang baru.
Ya, benda kotak itu mempunyai fungsi penting pada kendaraan. Bahkan, gara-gara aki ngadat, juga sering membuat pemilik kendaraan.

Sebagaimana diketahui, aki terbagi dalam dua jenis. Pertama yakni aki basah. Dan kedua, aki kering.
Untuk aki basah. Sesuai dengan namanya, aki basah terkandung air di dalamnya. Aki kering, merupakan aki yang sifatnya kering atau tidak ada air di dalamnya.

Seorang mekanik sekaligus pemilik bengkel di Desa Klumpit, Kecamatan Gebog, Kudus, Takim mengatakan, selain perbedaan pada basah dan kering, aki basah dan kering juga memiliki keuntungan tersendiri bagi pemiliknya. “Ada kelebih dan kekurangan,” kata Takim.

“Kalau aki basah, harganya lebih terjangkau. Hanya kisaran Rp 110 ribu. Aki basah sudah dapat digunakan untuk kendaran sepeda motor,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Selain harga yang terjangkau, usia aki juga dipercaya lebih lama. Bahkan, Aki basah mampu bertahan hingga usia tiga tahun. Sebuah waktu yang menguntungkan bagi pemilik kendaraan.

Hanya, untuk mendapatkan usia aki yang lama, harus diimbangi juga dengan perawatan yang teliti. Air aki harus rutin dilakukan pengecekan. Jangan sampai di bawah harus atau sampai habis. Sekali saja terlena, maka usia aki dipastikan berkurang.

“Harga air aki murah, Rp 3 ribu paling. Itu dapat dipakai beberapa kali. Tapi setidaknya dua pekan sekali harus dicek,” ujarnya.

Saat listrik dalam aki habis, kata dia, bisa juga langsung di-charge. Waktunya sekitar empat hingga enam jam. Untuk Aki basah, kemungkinan hidup lebih banyak.

Sedangkan untuk Aki kering, harga yang dikeluarkan lebih mahal. Satu unit aki kering, harga di toko kisaran Rp 170 ribu. Perbandingan harga yang lebih banyak jika dengan aki basah.

Namun, dengan Aki kering, pemilik tidak usah capek mengeceknya. Sebab pemilik tidak usah melihat kadar airnya. Dengan pemakaian teratur, maka aki akan awet.

“Penggunaan dan jarak tempuh juga berpengaruh,” ujarnya.

Baik aki basah maupun aki kering, ketika hendak membeli harus melihat ukurannya. Sebab terdapat dua jenis ukuran aki yang berbeda dengan tiap kendaraan. (FAISOL HADI/AKROM HAZAMI)

PR Sukun Dukung Aksi Pajero Owners Community

Anggota komunitas pecinta mobil yang disupport PR Sukun, Pajero Owners Community (POC) Central Java Chapter 24 Desember berfoto bersama. (GAK SAH KREDIT) 

Anggota komunitas pecinta mobil yang disupport PR Sukun, Pajero Owners Community (POC) Central Java Chapter 24 Desember berfoto bersama.

 

KUDUS –  Salah satu komunitas pecinta mobil yang disupport PR Sukun, Pajero Owners Community (POC) Central Java Chapter 24 Desember mencoba lap gokart Kids Fun Park Yogyakarta.

Para anggota komunitas tersebut mencari best lap dengan gokart standard untuk bisa menggunakan gokart PRO. Ajang latihan ini dilakukan agar dapat mengikuti lomba Member Race yang rutin dilaksanakan tiap bulan oleh Kids Fun Park Yogyakarta.

Lomba Member Race rencananya akan diadakan 9 Januari 2016. Lomba ini dibagi menjadi 2 kelompok yakni kelompok Beginner dan kelompok Advanced yang berasal dari seluruh member PRO se- Indonesia.

Para pembalap nasional dan pembalap muda pun hadir, di antaranya pembalap slalom, drag race, rally, road race, dan lainnya.
POC CJC sebagai perwakilan POC Indonesia untuk member Race, juga akan mengadakan even rutin Race Antarchapter dan Antarkomunitas setiap 3 bulan sekali. Piala bergilir pertama rencananya akan diserahkan pada Februari 2016 mendatang. (AKROM HAZAMI)

Shockbreaker Sepeda Motormu Tak Nyaman? Mungkin Ini Penyebabnya

Ahmad Maulana Ibrahim menjajal fungsi shocbreaker yang standar pada saat di bengkel kendaraan di Kudus. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Ahmad Maulana Ibrahim menjajal fungsi shocbreaker yang standar pada saat di bengkel kendaraan di Kudus. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

KUDUS – Setiap pengguna kendaraan bermotor pastinya menginginkan modifikasi sepeda motornya terlihat mentereng. Baik itu modifikasi mesin atau juga bagian rangka. Khususnya yang terlihat mencolok ialah peninggian shockbreaker.

Pastinya peninggian shockbreaker akan tampak lebih gagah. Sehingga saat berkendara akan terlihat tinggi serta menungging.

Salah satu bengkel sepeda Motor Agus di Undaan mengatakan, biasanya bila shockbreaker ditambah anting shock, jadi terlihat gagah. “Tapi kegagahan tersebut juga akan mengganggu kenyamaan di saat berkendara. Khususnya bagi yang diboncengkan,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Agus, bila modifikasi itu lakukan maka akan menghilangkan fungsi dari shocbreaker yang sebenarnya. Yakni akan membuat ban terasa sering selip (ngesot-ngesot) serta terasa keras di saat perjalanan jauh dan ngebut.

Diketahui, sebelum shocbreaker itu dipasang anting shock atau peninggi, maka suspensi shocbreaker bagian belakang masih terasa lembut, dan empuk saat melewati jalan berlubang. Namun saat dipasang peninggi shockbreaker, maka pernya akan terasa keras. Bahkan tidak akan terasa pegasnya.

Hal senada juga diiyakan oleh Ahmad Maulana Ibrahim. Salah satu siswa Al Ma’ruf Kudus yang menganggap peninggian shockbreaker motor itu malah membuat tak nyaman. (EDY SUTRIYONO/AKROM HAZAMI)

Jangan Sampai Mobil untuk Liburan Tahun Barumu Payah, Perhatikan Hal Ini

Seorang mekanik memperbaiki mesin mobil di salah satu bengkel di Kabupaten Kudus. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Seorang mekanik memperbaiki mesin mobil di salah satu bengkel di Kabupaten Kudus. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

KUDUS – Meski suku cadang karbon brush yang gunanya untuk menghidupkan nyala mesin pada dinamo berbentuk sebesar biji kacang. Namun suku cadang berwarna hitam pekat serta berkabel sekitar 10 cm tersebut juga perlu diperhatikan berkala.

Sebab onderdil tersebut merupakan alat pembantu dinamo untuk bisa menyalakan mesin saat distarter. Karenanya para pemilik mobil harus selalu mengecek kendaraannya secara berkala. Baik itu saat masih normal atau sudah ada tanda tanda kemacetan ketika mesinnya dinyalakan.

Salah satu pemilik bengkel mobil di Gulang, Mejobo, Ngalim Sukarto mengatakan, meskipun mobil masih bisa distarter dengan baik, tapi pemiliknya juga harus peka. Yaitu harus bisa membandingkan proses starter mobil yang lancar atau kurang lancar.

“Bila proses starter itu terdapat bunyi ngek,ngek,ngek…. dan langsung mati, secara otomatis dinamo mobilnya harus dikroscek. Khususnya suku cadang karbon brushnya,” kata Sukarto.

Dengan adanya pengecekan secara berkala pada karbon brush tersebut, tentunya dapat membuat mesin mobil mudah dinyalakan. Terutama saat akan bepergian jauh.

“Untuk pengecekan dinamo, khususnya bagi suku cadang tersebut, untuk mobil yang dibuat tahun 1990 ke bawah, supaya dikroscek secara berkala. Yakni satu tahun sekali. Sedangkan untuk mobil yang dibuat tahun 2000 ke atas maka bisa di kroscek secara berkala tiga tahun sekali,” ujarnya.

Pengecekan tersebut juga tidak harus berdasarkan dengan kondisi tahun pembuatan mobi tersebut. Akan tetapi pengecekan harus bisa dilakukan secara berkala. Karena itu bisa membuat mobil terawat dengan baik.

“Yang penting pemilik mobil itu bisa selalu memperhatikan kondisi kendaraan. Bukan berarti harus dicek secara setahun sekali atau tiga tahun sekali. Akan tetapi pemilik mobil juga harus tanggap terhadap tanda-tanda starter penghidupan mesin tersebut,” tuturnya.

Dia menambahkan, untuk pengecekan dinamo khususnya penggantian bagi karbon brush tersebut memang terbilang murah. Yakni antara Rp 60 ribu hingga Rp 90 ribu. Akan tetapi suku cadang tersebut memang penting untuk melancarkan mesin bisa nyala. (EDY SUTRIYONO/AKROM HAZAMI)

Awas Jatuh Hati dengan Mobil Murah dan Nyaman Ini

mobil murah (e)

salah satu seri All New Innova yang memberikan kenyamanan kelas sedan dalam berkendara. (AYU KHAZMI/AKROM HAZAMI)

 

KUDUS – Generasi teranyar dari Toyota seri All New Innova makin mantap memuaskan konsumennya dengan berbagai keunggulan yang dibawanya. Terbukti dari seri yang dikeluarkan membawa banyak perubahan fitur untuk kenyamanan berkendara.

Wawan Sugiarto, Supervisor CV. Surya Indah Motor mengatakan banyak penambahan serta perubahan dari Innova generasi sebelumnya. “Seperti pada peredam bunyi mesin yang makin baik sehingga pengendara tidak akan mendengar dengungan mesin yang sangat mengganggu saat berjalan,” ujarnya.

Tidak hanya peredam bunyi pada mesin, akan tetapi di interior mobil juga dipasang peredam sehingga meminimalisasi rambatan suara terdengar pengendara. Kenyamanan ini terdapat pada mobil kelas mewah seperti sedan dengan harga yang tentunya sangat berbeda.

“Sebelumnya juga sudah ada peredam, namun untuk seri baru ini lebih disempurnakan yang akan membuat pengendara lebih nyaman layaknya mobil kelas atas,” jelasnya.

Kelebihan lain yang dimiliki All New Innova adalah terletak pada side kursi. Khusus tipe Q, kursi dual pada bagian tengah. Pada seri lain, bagian tengah diisi dengan 3 kursi. Hal tersebut difungsikan untuk menaruh kursi tambahan untuk bayi. Pada kedua sisi jok kursi juga terpasang pengaita agar kursi tambahan bayi lebih aman ketika terjadi goncangan.

Fungsi lainnya adalah sebagai jalan keluar masuk ke side kursi bagian belakang. “Jadi ada dua fungsi yang sangat membantu untuk kemudahan pengendara yang tidak dimiliki seri lain,” imbuhnya. (AYU KHAZMI/AKROM HAZAMI)

Penasaran? Ini 3 tipe yang Lengkapi Generasi All New Innova

All New Innova keluar dengan 3 pilihan tipe sesuai kebutuhan. (MuriaNewsCom/Ayu Khazmi)

All New Innova keluar dengan 3 pilihan tipe sesuai kebutuhan. (MuriaNewsCom/Ayu Khazmi)

 

KUDUS – Sebagai wujud loyalitas terhadap konsumen, PT Toyota Astra Motor kembali memperkenalkan mobil barunya. Masih membawa nama terdahulunya Innova, kini All New Innova diperkenalkan sebagai generasi ke 6 dengan banyak pembaruan. Selain penyempurnaan dibeberapa sisi, All New Innova juga memiliki 3 varian utama.

”Ketiga varian tersebut berdasarkan tipenya. Jika pada generasi ke-5 sebelumnya terdiri dari tipe J, E, G, dan V sekarang tipe G, V dan Q. Dengan tipe tertinggi Q dan terendah G,” ujar Wawan Sugiarto, Supervisor CV Surya Indah Motor.

Ketiga varian tersebut sebagai pilihan bagi konsumen sesuai dengan keinginan dan kebutuhan masing-masing. Sebab pada perbedaan tipe tersebut juga menawarkan kelengkapan yang berbeda-beda. Tipe tersebut juga masih dilengkapi dengan pilihan lain yaitu bensin dan diesel serta pilihan matik dan manual. ”Tergantung nanti konsumen ingin yang bagaimana, disesuaikan dengan budget,” imbuhnya.

Kelebihan lain dari Innova terbaru ini adalah hemat bahan bakar. Wawan mengatakan, untuk diesel mampu menghemat bahan bakar hingga 30 persen dibanding seri sebelumnya. Sementara untuk bensin 25 persen.

Sementara itu All New Innova juga terdiri dari 6 varian warna yaitu super white 2, silver metalic, dark gray mica metalic, attitude black, serta tambahan warna baru avant grade bronze dan alumina jade. (AYU KHAZMI/TITIS W)

Pemilik Kendaraan, Ini Info Penting Soal Lampu yang Dijamin Kamu Bakal Kesengsem

Penampakan kendaraan yang memakai Lampu HID Project. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Penampakan kendaraan yang memakai Lampu HID Project. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

KUDUS – Bagi pencinta kendaraan, tentunya tidak akan ada habisnya untuk menata kendaraan kesayangan supaya lebih keren. Tidak hanya untuk motor saja, pencinta mobil juga bakal melakukan hal yang sama agar tunggangannya memiliki kesan keren.

Bagi para pencinta kendaraan, Anda patut mencoba lampu ini. Lampu jenis HID Project. Lampu tersebut jelas bakal membuat kendaraan Anda lebih keren lagi.

Dengan memiliki kendaraan seperti yang diinginkan, tentunya membuat pemilik lebih betah berlama lama dengan kendaraan kesayangan.

Yugawara Aji, pemilik kios otomotif di Jalan Kudus Jepara mengatakan, lampu HID project merupakan lampu yang banyak diburu. Bukan hanya karena bentuknya, melainkan juga dengan cahaya yang ditampilkan menjadi lebih terang.

“Banyak yang sudah datang kemari. Mereka meminta kendaraan mereka untuk dipasang dengan lampu HID Proj ini,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Dalam satu paket lampu HID Project tersebut. Terdapat lampu utama yang terbuat dari lampu HID. Lampu tersebut sangat terang jika dibandingkan dengan lampu bohlam biasa, lampu helogen atau lampu LED sekaligus.

Keuntungan lain dengan lampu HID Project adalah rangkaian yang seperti Projector. Jadi cahaya yang dihasilkan lebih terang lagi, meski demikian Anda tidak usah khawatir bagi yang lawan arah, sebab dipastikan tidak akan silau.

Selain itu, dalam lampu tersebut juga terdapat rangkaian yang mempercantik kendaraan Anda, yakni berupa lampu Demon yang siaga di tengah, serta dua angle eyes yang melingkari Demon.

Pemasangan sendiri dilakukan oleh timnya,yang memakan waktu antara 3 sampai 4 jam.

“Untuk warna dapat sesuai selera. Ada Demon yang merah untuk kesan galak, hijau untuk adem, biru, ungu, kuning dan warna llainnya begitupun Dengan Angel eyes yang juga banyak warga yang dapat dipilih,” jelasnya.

Lampu tersebut, kata dia juga dapat dipasang untuk semua jenis kendaraan. Baik itu kendaraan roda dua hingga jenis mobil roda empat. (FAISOL HADI/AKROM HAZAMI)

Ini Lampu yang Buat Kendaraan Anda Tampil Lebih Sangar

Lampu (e)

Yuga Autolight

 

KUDUS – Bagi pecinta kendaraan, baik itu roda dua maupun roda empat tidak ada salahnya mencoba hal baru untuk diterapkan pada kendaraan Anda. Misalnya dengan mengganti lampu kendaraan dengan lampu Demon Eyes dan Angel Eyes.

Bukan hanya memberikan kesan kendaraan lebih sangar, melainkan juga membuat lebih percaya diri dalam menunggangi kendaraan yang Anda miliki.

Kedua jenis lampu tersebut dapat ditemukan di tempat aksesoris kendaraan. Seperti di Jalan Kudus-Jepara Km 03 Garung Kidul, Kecamatan Kaliwungu.

Yugawara Aji, satu dari pemilik toko modif lampu Yuga Autolight mengatakan. belakangan banyak peminat kendaraan yang merombak lampu kendaraan yang dimiliki. Baik dari motor dan mobil.
”Dengan lampu jenis itu, kendaraan dapat terlihat lebih galak. Selain itu juga, kendaraan yang lawan arah juga tidak silau karena jenis lampu yang ada garisnya dalam sinarnya yang dihasilkan,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Mengenai warna, dalam Demon menghadirkan berbagai macam warna, seperti biru, merah dan warna lainnya. Meski demikian, ketika lampu didinginkan yang keluar tetap warna putih yang sangat terang.

Sedangkan untuk lampu Angel Eyes,  warna yang dihadirkan lebih banyak. Di antaranya putih, hijau, biru dan warna lainnya. Lampu Angel Eyes memiliki bentuk khas. Yakni seperti lingkaran yang melengkung seperti gelang. (FAISOL HADI/TITIS W)

Besok, Ribuan Trabaser Akan Taklukkan Gunung Pati Ayam

Panitia Jelajah Pati 6 menggelar konferensi pers di Salza Convention Hall, Jumat (9/10/2015). (MuriaNewsCom/Lismanto)

Panitia Jelajah Pati 6 menggelar konferensi pers di Salza Convention Hall, Jumat (9/10/2015). (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

PATI – Ribuan trabaser dari berbagai daerah di Indonesia akan menaklukkan medan terjal dan ekstrem di pegunungan Pati Ayam, Minggu (11/10/2015) besok. Mereka akan memulai petualangan berbahaya itu dari Stadion Joyokusumo, Pati, sekitar pukul 08.00 WIB.

”Banyak tantangan yang akan ditemui peserta. Dua medan yang saya kira paling ekstrem ada di dua titik, yaitu Gunung Pati Ayam dan perkebunan Jolong. Namun, kami optimistis bisa menaklukkan medan-medan ganas itu,” ujar Ketua Pati Xtrail Widodo saat dihubungi MuriaNewsCom, Sabtu (10/10/2015).

Kendati akan melewati medan-medan berbahaya, tetapi Widodo mengaku itu bukan menjadi kendala dalam melaksanakan “Jelajah Pati 6” yang didukung Sukun Executive ini. Pasalnya, pihak panitia menyiapkan tenaga medis dan PT Jasa Raharja untuk menyelesaikan kemungkinan terjadi masalah di lapangan.

”Semua antisipasi sudah disiapkan, termasuk tenaga medis dan kerja sama dengan PT Jasa Raharja. Yang jelas, petualangan untuk menjelajah di tempat-tempat menantang di Pati siap dimulai besok,” imbuhnya.

Ia berharap, kegiatan itu bisa mengenalkan trabaser dari berbagai kota di Indonesia dengan medan-medan trail, sekaligus mengangkat wisata alam di Pati. ”Bersama dengan komunitas Xtrail, kita nanti juga akan melakukan konsolidasi di bidang sosial dan lingkungan,” tandasnya. (LISMANTO/TITIS W)

Warna Mobil Mencolok Kurang Diminati Konsumen

Marketing Mitsubishi Kudus berfoto dengan salah satu kendaraan di dealer.. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Marketing Mitsubishi Kudus berfoto dengan salah satu kendaraan di dealer.. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

KUDUS – Semakin berkembangnya dunia otomotif, memengaruhi semakin bervariatifnya model mobil, begitupun dengan warna mobil. Hal ini, tentunya membuat konsumen memiliki banyak pilihan untuk mendapatkan mobil sesuai selera.

Namun, dari banyak pilihan warna, ternyata warna mobil yang lebih mencolok justru kurang diminati konsumen. Seperti halnya di Kabupaten Kudus.

Kepala Marketing Mitsubishi Kudus Sigit Bayu Surya Topani mengatakan, di antara warna yang ditawarkan, masyarakat Kudus kurang berminat memilih warna-warna yang cerah.

“Seperti halnya warna hijau, biru dan sebagainya. Umumnya konsumen kurang berminat membelinya dengan alasan yang beda-beda,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Ia katakan, untuk urusan warna mobil, terdapat satu warna yang dinilai orang eksklusif, yakni warna merah. Warna mobil tersebut pada dasarnya biasa, namun lumayan banyak orang yang menyukainya. “Warna merah itu warna yang mahal, misalnya saja saat terbaret, bengkel cat bakal susah menentukan warna mana yang diambil untuk memolesnya,” jelasnya (FAISOL HADI/KHOLISTIONO)