Tahun Ini, 3 Kejuaraan Tenis Lapangan Bergengsi Dihelat di Pati

 Ketua PELTI Pati Joni Kurnianto (kanan) memberikan piala kepada para juara lomba tenis lapangan Bupati Cup 2015. (MuriaNewsCom/Lismanto)


Ketua PELTI Pati Joni Kurnianto (kanan) memberikan piala kepada para juara lomba tenis lapangan Bupati Cup 2015. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PELTI) Kabupaten Pati merilis, sedikitnya ada tiga kejuaraan tenis lapangan bergengsi yang dihelat di Pati pada semester kedua tahun ini. Ketiganya adalah Bupati Cup yang dihelat pada 26 Agustus, Kejurnas Tenis Junior Apkomindo-PELTI Pati Open pada 17 Oktober, dan Senior Ganda Putra Pelti Pati Open yang dijadwalkan awal Desember 2016.

“Sebetulnya ada lima agenda tahun ini, yakni Porkab, Piala Gubernur, Bupati Cup, Kejurnas Junior Apkomindo-PELTI Pati Open, dan Senior Ganda Putra PELTI Pati Open. Hanya saja, ketiga kejuaraan yang akan datang kami anggap akan lebih meriah karena atlet-atlet berprestasi nasional ikut serta,” ujar Ketua PELTI Kabupaten Pati Joni Kurnianto, Kamis (4/8/2016).

Kejuaraan tersebut sudah didaftarkan di Pengurus Pusat (PP) PELTI. Kedatangan PELTI Pati diakui cukup mengejutkan, karena baru pertama kali ada pengurus PELTI di tingkat kabupaten yang datang ke PELTI Pusat.

“PP PELTI sangat antusias dengan niat kami untuk menggelar kejuaraan tenis lapangan. Karena itu, pada pertandingan Bupati Pati Cup 2016 bulan ini, sejumlah pengurus PELTI Pusat akan hadir. Semoga saja bisa berjalan lancar,” harap Joni.

Dalam Kejuaraan Bupati Cup pada 26-28 Agustus 2016, sistem pertandingan menggunakan sistem gugur dengan ketentuan The Best of Seventeen Game, Tie break bila skor 8-8, sedangkan pertandingan mengugnakan bola tecknifibre. Para peserta lomba atau yang mewakili diharapkan bisa mengikuti temu teknik yang dilaksanakan di Ruang Rapat Gabungan DPRD Pati, Sabtu (20/8/2016) pukul 09.00 WIB.

Adapun sumber dana kejuaraan tenis Bupati Cup 2016 berasal dari APBD Kabupaten Pati, PELTI Kabupaten Pati, serta donatur dari perusahaan daerah, swasta, maupun perseorangan. “Dengan adanya kejuaraan, atlet-atlet bidang tenis lapangan dari Pati diharapkan bisa muncul di panggung nasional, bahkan internasional,” pungkasnya.

 Editor : Kholistiono

Lomba Dayung Perahu Naga, Cara Warga Lestarikan Tradisi Sedekah Laut

 Sejumlah atlet dayung perahu terlihat antisias mengikuti lomba dayung Silugangga Cup di Desa Kedungpancing, Juwana. (MuriaNewsCom/Lismanto)


Sejumlah atlet dayung perahu terlihat antisias mengikuti lomba dayung Silugangga Cup di Desa Kedungpancing, Juwana. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Lomba dayung perahu naga yang dihelat di bantaran Sungai Silugangga, Desa Kedungpancing, Juwana, Selasa (12/7/2016) menjadi cara bagi penduduk setempat untuk melestarikan tradisi sedekah laut.

Penduduk setempat bersyukur atas karunia yang diberikan Tuhan melalui sumber daya alam berupa laut yang menghidupi. Karena itu, warga biasanya menggelar beragam acara yang diadakan setiap bulan Syawal untuk sedekah laut.

“Masing-masing daerah di Juwana punya tradisi tersendiri untuk menggelar sedekah laut. Di Desa Kedungpancing, lomba dayung perahu sudah menjadi tradisi setiap tahun. Kali ini, kami juga nanggap kesenian ketoprak,” ujar Kepala Desa Kedungpancing, Didik Narwadi.

Dari tradisi sedekah laut, kata Didik, lomba dayung perahu naga diharapkan bisa menjadi ikon destinasi wisata budaya baru di Juwana. “Kami juga ingin mengenalkan olahraga dayung kepada masyarakat dan pengunjung,” ucapnya.

Setelah berjibaku mengayuh perahu sepanjang 250 meter, akhirnya tiga tim ditetapkan sebagai juara terbaik. Juara pertama diraih Tim Sarkali, peringkat kedua disabet Tim Fajar, dan peringkat tiga diperoleh Tim Garuda Hitam.

Mereka mendapatkan piala dan uang pembinaan, dari juara pertama Rp 2 juta, peringkat dua Rp 1,5 juta, dan peringkat tiga Rp 1 juta. “Uangnya memang tidak seberapa bila dibagi satu tim yang terdiri dari 12 orang, yaitu 10 pendayung, satu pengemudi, dan satu penabuh drum. Namun, kami senang jadi sang juara,” ungkap Eko Sugiarto, salah satu atlet Tim Sarkali.

Ia mengatakan, salah satu kunci sukses untuk menjadi juara dalam olahraga dayung perahu adalah semangat, keyakinan dan kekompakan tim. Berbekal tiga kunci tersebut, Tim Sarkali akhirnya berhasil menyabet piala bergilir lomba dayung Silugangga Cup.

Editor : Kholistiono

 

Lomba Perahu Naga Ramaikan Sedekah Laut Kedungpancing Juwana

 Sejumlah peserta tengah mengikuti lomba dayung perahu naga di Sungai Silugangga, Desa Kedungpancing, Juwana, Selasa (12/7/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)


Sejumlah peserta tengah mengikuti lomba dayung perahu naga di Sungai Silugangga, Desa Kedungpancing, Juwana, Selasa (12/7/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Lomba kayuh dayung perahu naga yang digelar di Sungai Silugangga, Desa Kedungpancing, Juwana, Selasa (12/7/2016), berlangsung meriah. Kegiatan yang diikuti 16 tim atlet dayung tersebut untuk memeriahkan sedekah laut yang diadakan setiap setahun sekali. Berbeda dengan tahun lalu, perahu yang digunakan untuk lomba kali ini dihiasi dengan kepala naga pada bagian ujung perahu.

Kepala Desa Kedungpancing, Didik Narwadi mengatakan, lomba kayuh dayung tahun lalu menggunakan perahu tradisional. Hiasan naga pada perahu tahun ini diharapkan bisa memantik semangat atlet olahraga dayung di Juwana.

“Ada 16 tim yang ikut berlomba. Atlet berasal dari warga Desa Kedungpancing dan beberapa di antaranya berasal dari warga tetangga yang berada di sepanjang bantaran Sungai Silugangga,” ujar Didik.

Dalam bertanding, tiga perahu naga mulai dari garis start dan melaju sepanjang 250 meter untuk sampai di garis finish. Hal itu diulang hingga 16 tim ikut lomba semua. Didik berharap, lomba dayung dalam acara sedekah laut di Desa Kedungpancing bisa menjadi ikon wisata budaya di Kabupaten Pati bagian timur, terutama Juwana. Sebab, minat olahraga dayung perahu tradisional saat ini mulai kurang diminati.

Editor : Kholistiono

 

Sengitnya Persaingan di Turnamen Voli Andescot Semi Open Cup Wonogiri

iklan-sukun-res voli

 

MuriaNewsCom, Kudus – Suasana sengit antartim terus terjadi di turnamen voli Andescot Semi Open Cup 2016 yang digelar Sukun Premiere di Dusun Turi, Pucung Eromoko, Wonogiri, 9-14 Juli 2016.

Meski tak diikuti juara bertahan Meteor Ngraci, turnamen yang diikuti 12 tim tersebut cukup seru. Seperti berseterunya dua tim yang sudah menjadi musuh bebuyutan, yakni Tim Uniantoro dan Tambakromo.

Panitia Turnamen Andescot Semi Open Cup 2016 Marji mengatakan, kedua tim tersebut saat ini sudah lolos dari babak penyisihan. Keduanya memiliki gengsi karena selalu bentrok dalam turnamen tahunan tersebut.

”Keduanya tim kuat. Baik tim puti ataupun putra selalu bertemu di semifinal,” katanya.

Hal tersebut, lanjutnya, juga terjadi di tahun ini. Di tim putra, keduanya kembali bertemu di Babak Empat Besar. Itu terjadi setelah mereka berhasil mengalahkan lawan pertamanya.

”Turnamen Andescot tahun ini memang lebih sedikit. Dari 12 tim yang berpartisipasi, hanya ada delapan tim putra. Jadi mereka akan melaju ke semifinal setelah mengalahkan lawan di awal laga,” ujarnya.

Sementara, di tim putri hanya diikuti empat tim. Dengan jumlah tersebut, Tim Uniantoro langsung berhadapan dengan Tambakromo di laga awal. ”Karena langsung bertemu di laga pembuka, tentunya pertandingan akan langsung sengit. Apalagi keduanya sama kuat,” terangnya.

Marji menambahkan, sesuai rencana, turnamen akan berlangsung hingga 14 Juli mendatang di lapangan voli Dusun Turi, Pucung Eromoko, Wonogiri setiap pukul 19.00 WIB hingga selesai. Acara tersebut sekaligus menjadi perekat para pemuda terutama para pencinta voli.

”Semoga saja pertandingan tak ada kendala dan bisa berjalan lancar sesuai rencana,” harapnya.

Editor : Akrom Hazami

 

Berlian Muda Tantang Vokan Semarang di Final Sukun Bintaraya Cup 2016

Tim Berlian Muda (putih) saat bertanding melawan tuan rumah Bintaraya di Kejuaraan Sukun Bintaraya Cup. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Tim Berlian Muda (putih) saat bertanding melawan tuan rumah Bintaraya di Kejuaraan Sukun Bintaraya Cup. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

Kudus – Tim Berlian Muda Kudus berhasil melaju ke final Sukun Bintaraya Cup 2016. Itu terjadi setelah tim yang disupport PR Sukun tersebut menekuk tuan rumah Bintaraya 3-1, Sabtu (4/6/2016) malam.

Bertanding di lapangan voli Bintaraya Getas Pejaten, Kudus, Berlian Muda sempat terseok seok mnghahdapi Bintaraya di set pertama. Bahkan, mereka kalah banyak dengan skor 12-25.

Meski begitu, di set kedua Berlian Muda langsung meningkatkan tempo permainan. Mereka seolah sengaja kalah untuk melihat permainan sang juara bertahan. Alhasil Berlian Muda bisa memenangkan set kedua dengan skor 25-20.

Sementara, diset ke tiga, berlian muda masih di atas angin. Mereka tak bergeming menghadapi perlawan Bintaraya. Berlian Muda pun kembali unggul setelah menang 25-17.

Di set keempat, Berlian Muda tampil menggila. Mereka seolah ingin segera memastikan tiket ke final. Smash keras dan teknik tinggi diperlihatkan para pemain Berlian Muda. Alhasil mereka berhasil memetik poin 25-17 dan memastikan tiket ke final Minggu (5/6/2016) malam nanti.

Hal yang sama juga didapatkan Tim Vokan Semarang. Menghadapi PU Pengairan Purwodadi, Vokan berhasil tampil apik meski bermain lima set.

Di set pertama, PU Pengairan purwodadi kalah dengan skor 23-25 dari Vokan Semarang. Namun di set kedua, Vokan Semarang berhasil membangkitkan kepercayaan dirinya dan berhasil menang 25-17.

Kemangan tersebut membuat gelora semangat Vokan semarang di set ketiga meningkat. Mereka pun langsung tancap gas dan berhasil menang 25-22.

Namun, di set ke empat, PU Pengairan Purwodadi kembali menggebrak. Mereka berhasil mengejar ketertinggalan setelah menang dengan skor 25-18. Hanya, di set kelima, PU Pengiaran Purwodadi kembali tumbang  dengan skor 14-16. Vokan pun berhak lolos ke final bersama Berlian Muda.

Ketua penitia Sukun Bintaraya Cup, Parwoto mengatakan, laga final akan dilakukan Minggu (5/6/2016) malam nanti. Sebelum final para peserta yang kalah di semifinal akan kembali bermain untuk menentukan tempat ketiga.

”Pertandingan tempat ketiga akan dimulai pukul 18.30 WIB. Setelah itu akan dilanjutkan dengan final antara Berlian Muda dengan Vokan Semarang,” katanya.

Untuk itu, ia meminta para penonton yang membeli tiket bisa hadir. Ini lantaran, setelah final, pihak panitia akan mengundi doorprize yang sudah disediakan PR Sukun.

”Pengundian akan dilakukan usai final. Saya harap semua penonton bisa mengikuti hingga akhir,” tambahnya.

Editor: Supriyadi

Hadang Tuan Rumah Sukun Bintaraya Cup di Semifinal, Berlian MudaTurunkan Pemain Proliga

Dua tim saat bertanding pada kejuaraan Sukun Bintaraya Cup 2016 (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Dua tim saat bertanding pada kejuaraan Sukun Bintaraya Cup 2016 (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Kudus – Untuk menghadapi tuan rumah Bintaraya pada semifinal Sukun Bintaraya Cup 2016, pada Sabtu (4/6/2016) malam nanti,  tim Berlian Muda telah menyiapkan amunisi. Dengan support PR Sukun, Berlian Muda mulai mendatangkan pemain berpengalaman, salah satunya pemain Proliga.

Berlian Muda memandang perlu untuk menambah amunisi, guna menjaga asa merebut gelar juara dari tangan Bintaraya. Apalagi, berhembus kabar, Bintaraya sudah deal untuk mendatangkan beberapa pemain Samator.

Sekertaris Berlian Muda, Suharno mengatakan, sejauh ini, tim tuan rumah memang sempat menurunkan beberapa pemain nasional dengan jam terbang cukup tinggi. Karena itu, ia juga memanggil beberapa pemain yang sempat membela Proliga.

Beberapa di antaranya adalah Bayu Ananta yang sempat membela tim PON Jateng dan sempat bermain untuk Jakarta Elektrik. Selain Bayu Ananta, Berlian Muda juga mengundang Bayu ’Jastro’. Pemain dengan smash keras yang pernah membela Bank Jateng di Proliga.

”Selain duo Bayu itu, kami juga memanggil Dodi, Ardi, Irfan, dan Eko. Mereka juga pemain yang memiliki jam terbang tinggi dan sempat membela Dishub Jateng di even nasional. Bahkan mereka juga sempat turun di Proliga,” katanya.

Dengan materi tersebut, Suharno yakin, Berlian Muda bakal memberi perlawanan sengit terhadap Bintaraya. Apalagi, ia masih memiliki pemain lokal yang kemampuannya di atas rata-rata.

”Di lokal kami memiliki banyak pemain andal. Mereka ada Sofwan ”Bodong”, Habib, Celtic, dan Okto yang siap diturunkan kapanpun,” terangnya.

Meski begitu, Berlian Muda enggan menyiapkan strategi khusus melawan Bintaraya. Meski dimasuki pemain profesional, ia percaya kemampuan tim yang dibesutnya tersebut. Apalagi, mulai dari babak penyisihan hingga perempatfinal timnya sudah menunjukkan performa yang apik.

Editor : Kholistiono

Jangan Lewatkan Semifinal Sukun Bintaraya Cup Malam Ini, Doorprize Sudah Menanti

f-sukun voli 3

MuriaNewsCom, Kudus – Sabtu (4/6/2016) malam ini, kejuaraan Sukun Bintaraya 2016 memasuki babak semifinal. Untuk itu, bagi pecinta voli, jangan lewatkan kesempatan ini. Beberapa pertandingan panas bakal tersaji malam nanti.Tidak hanya itu, penonton juga bakal dimanjakan dengan banyaknya doorprize yang sudah disiapkan PR Sukun sebagai sponsor utama dan bakal diundi saat final, Minggu (5/6/2016).

Ketua panitia Sukun Bintaraya Cup, Parwoto mengatakan, pihak panitia sudah menyiapkan tiga ribu tiket untuk pertandingan semifinal dan final Sukun Bintaraya Cup. Tiket tersebut juga diperuntukkan untuk umum.”Untuk tiket semifinal kami jual dengan harga Rp 10 ribu per lembar. Sedangkan saat final harganya naik menjadi Rp 15 ribu,” katanya.

Karena itu, ia meminta penonton untuk tidak membuang tiket yang didapat meski pertandingan usai. Ini lantaran, tiket tersebut bakal menjadi bukti saat pengambilan doorprize.”Jadi ada sebagian tiket yang diambil panitia untuk pengambilan doorprize. Karena itu, tiket tak boleh hilang, karena sebagai bukti pengambilan doorprize,” ungkapnya.

Kasi Promosi PR Sukun, Hasanudin membenarkan adanya doorprize tersebut. Bahkan, ia memastikan doorprize tak akan mengecewakan para penonton. Terlebih, doorprize yang disiapkan jenisnya ada banyak.”Jumlahnya ada banyak, lebih dari sepuluh. Karena itu, kesempatan untuk mendapatkan doorprize terbuka lebar,” ujarnya.

Selain doorprize biasa, ia juga menyiapkan doorprize utama, kambing. Dengan begitu, selain bisa menikmati pertandingan voli, para penonton juga berkesempatan mendapat kambing. ”Ya, untuk doorprize utamanya kambing. Karena itu, kami harap semua pencinta voli yang memiliki tiket siap-siap. Siapa tahu dapat doorprizenya,” tambahnya.

 

4 Tim Ini yang Bakal Ramaikan Semifinal Sukun Bintaraya Cup

Tim yang berlaga pada kejuaraan Sukun Bintaraya Cup 2016 (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Tim yang berlaga pada kejuaraan Sukun Bintaraya Cup 2016 (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Kudus – Empat tim berhasil lolos ke babak semifinal kejuaraan Sukun Bintaraya Cup 2016. Empat tim tersebut adalah Berlian Muda, Vokan Semarang, PU Pengairan Purwodadi, dan tuan rumah Bintaraya.

Ketua panitia Sukun Bintaraya Cup, Parwoto menyampaikan, pertandingan semifinal akan berlangsung pada Sabtu (4/6/2016) malam nanti. ”Untuk pertandingan pertama, akan mempertemukan tim Vokan Semarang dengan PU Pengairan Purwodadi yang akan dimulai pukul 18.30 WIB di Lapangan Bintaraya Getas Pejaten.Kemudian, pertandingan akan dilanjutkan antara Berlian Muda melawan tuan rumah Bintaraya. Mengenai jadwal pertandingan, akan dimulai pukul 20.00 WIB hingga selesai,” katanya.

Mereka yang menang, akan kembali diadu untuk memperebutkan gelar juara dan runner up Sukun Bintaraya Cup 2016, Minggu (5/6/2016) malam. Sementara bagi yang kalah juga akan kembali diadu untuk menentukan peringkat tiga dan empat.”Di pertandingan semifinal nanti pasti akan seru. Keempat tim pastinya tak akan ada yang mau mengalah. Karena itu, sayang jika harus terlewatkan,” ungkapnya.

Parwoto pun yakin Lapangan Bintaraya bakal semakin penuh dengan penonton dan pencinta voli dari keempat tim. Dua dari empat tim, yakni Berlian Muda dan Bintaraya merupakan tim yang memiliki nama besar di Kudus. ”Karena nama besarnya sudah ada, mereka yang suka dengan voli pasti tak ingin ketinggalan. Karena itulah, saya yakin suporter akan jauh lebih banyak,” pungkasnya.

 

Editor : Kholistiono

Badak Kudus Akui Keunggulan Bintaraya di Perempatfinal Sukun Bintaraya Cup

Pertandingan yang mempertemukan Badak Kudus dengan Bintaraya pada Perempatfinal Sukun Bintaraya Cup (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Pertandingan yang mempertemukan Badak Kudus dengan Bintaraya pada Perempatfinal Sukun Bintaraya Cup (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

   MuriaNewsCom, Kudus – Badak Kudus kalah 1-3 ketika bertemu dengan Bintaraya pada perempetfinal Sukun Bintaraya Cup pada Jumat  (3/6/2016) malam. Tim yang disupport PR Sukun tersebut harus mengakui keunggulan tuan rumah Bintaraya.

Pada pertandingan yang digelar di Lapangan Voli Bintaraya Getas Pejaten, Badak Kudus sebenarnya mampu memberikan perlawanan sengit. Namun, di set pembuka, Badak Kudus harus kalah 19-25 dari Bintaraya.

Kalah di set pertama, Badak kemudian bangkit dengan mengubah strategi. Permainan yang apik di antara kedua tim membuat kejar-kejaran angka tak bisa dihindari. Kerja keras dari Badak akhirnya membuahkan hasil. Badak berhasil menang di set kedua dengan skor 27-25.

Namun, pada set ketiga, Bintaraya mulai menggebrak dengan permainan kerasnya. Beberapa kali Badak Kudus dipaksa mengikuti irama permainan Bintaraya. Badak Kudus pun kalah dengan skor 19-25.

Hal yang sama kembali terjadi di set keempat. Badak Kudus kembali dalam  tekanan di awal set. Meski sempat bangkit dan mengejar ketertinggalan, namun, terpaksa mengakui keunggulan Bintaraya dengan skor 19-25.

Pelatih Bintaraya Parwoto mengaku gembira dengan hasil yang didapat. Ini lantaran kemenangan tersebut membuat tim binaannya melaju ke babak semifinal.”Ini cukup menggembirakan. Kami bangga dengan perjuangan para pemain. Apalagi kami akui tim Badak adalah tim yang kuat. Kami pun sempat dipaksa bekerja keras menghadapi smash dan teknik tinggi mereka,” katanya.

Di sisi lain, pelatih Badak Kudus Jafar Prasetyo pun mengakui ketangguhan tim tuan rumah Bintaraya.Terlebih lagi, Bintaraya yang merupakan juara bertahan berhasil menunjukkan kesolidan antarpemain.”Kami mengakui kemenangan Bintaraya. Mereka tim yang solid dan memiliki materi pemain dengan skill yang membanggakan,” imbuhnya.

Sementara itu, Tim Porvit Kudus juga dipaksa menelan pil pahit saat berhadapan PU Pengairan Purwodadi. Tim yang berdomisili di Jati tersebut dihajar 1-3 saat memperebutkan tiket ke semifinal Sukun Bintaraya Cup semalam. Yakni, 22:25, 25:20, 20:25, dan 20:25.

Pelatih Porvit Kudus Agung Pribadi mengatakan, kekalahan Porvit di perempatfinal salah satunya karena salah strategi. ”Ini lantaran, mayoritas pemain Porvit Kudus yang bertanding adalah pelajar,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

 

Atlet Balap sepeda Blora Wakili Jateng di PON Jabar

Dedik Handika saat berlaga di salah satu kejuaraan (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

Dedik Handika saat berlaga di salah satu kejuaraan (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

 

MuriaNewsCom, Blora – Satu atlet balap sepeda asal Blora Dedik Handika berhasil menjadi wakil Jawa Tengah di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX. Itu setelah poin yang diraih Dedik dalam cabang balap sepeda nomor downhill berhasil mengungguli poin perolehan Ulil Absor, atlet asal Jepara.

Total poin standing yang diraih Dedik Handika (210) di dua seri kejuaraan tersebut lebih bagus dibanding Ulil Absor yang mengumpulkan nilai 170.

”Dengan hasil tersebut, Dedik dinyatakan berhak promosi sekaligus lolos PON, sedangkan Ulil Absor terdegradasi,” ujar Suma Novendi, Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Blora, Kamis (02/5/2016).

Atlet balap sepeda asal Jateng yang akan tampil di PON Jabar, kata dia, sebelumnya diberlakukan sistem promosi dan degradasi (Promdeg). Dalam sistem promdeg itu, atlet by number yang bakal berlaga di PON bersaing satu dengan lainnya di dua seri kejuaraan.

Meski Ulil Absor terdegradasi namun atlet asal Jepara ini tetap masuk dalam program Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) PON Jateng. Ia kini menjadi atlet cadangan. Sehingga jika sewaktu-waktu ada atlet yang cedera dan berhalangan tampil, Ulil Absor yang akan menggantikannya.

Selain Dedik Handika, atlet Blora yang lolos PON adalah dari cabang atletik yakni Elsa Pambudi, Iswandaru Kusumo Putro dari cabang tenis lapangan, Krisna Wahyu Permana (Tolak Peluru), Ahmad Azlan (lari 100 meter dan estafet 4 x 100 meter), Noce Matital (Maraton), Ari Swadana (Maraton), Septiana Dita Dari (lari 5000 meter dan 10.000 meter) serta Bektiningsih (Lari halang rintang 800 m, 1500 m dan 3.000 meter). Selain itu dari cabang dayung meloloskan Diana Nurlalita, Norika Ayu Yulandari dan Arya Wibowo dari cabang panahan dan Agustina Sari (Panjat Tebing).

Editor: Supriyadi

Laga Panas di Hari Pertama Sukun Bintaraya Cup

Sukun-Bintaraya-Cup-Iklan

 

MuriaNewsCom,Kudus – Hari pertama pertandingan bola voli tingkat Jawa Tengah, Sukun Bintaraya Cup Minggu, 29 Mei 2016, besok dipastikan meriah. Pasalnya, dalam laga di hari pertama, juara bertahan Bintaraya akan dihadang oleh tim tangguh Perkasa Sakti di laga kedua.

”Pertandingan akan seru di hari pertama, sang juara Bintaraya akan dihadang tim tangguh Perkasa Sakti. Dalam pertandingan itu, tidak dapat diprediksi mana yang lebih unggul. Sebab keduanya merupakan tim yang tangguh,” katanya.

Sebagaimana diketahui, Bintaraya adalah juara bertahan pada tahun lalu. Selain itu, Bintaraya juga sebagai tuan rumah dalam pertandingan Sukun Bintaraya Cup.

Sementara, kekuatan Perkasa Sakti juga tak bisa dientengkan. Tim yang disuport PR Sukun tersebut sudah memiliki nama besar hingga tingkat Jawa Tengah. Buktinya mereka berhasil memenangi banyak pertandingan. Praktis, pengalaman pertandingan juga sangat memperngaruhi irama pertandingan yang akan dimulai pukul 21.00 WIB di Venus Outdoor Bintaraya.

Di sisi lain, laga pembuka Sukun Bintaraya Cup juga tak kalah ramai. Apalagi, di pertandingan tersebut bakal mempertemukan Tim Kuba asal Demak dengan Bahurekso asal Kaliwungu Kudus.

”Pertandingan sepeti apa belum dapat diketahui. Kuba tahun lalu ikut, dan termasuk tim yang tangguh. Sedangkan lawannya, Bahurekso merupakan pendatang baru di laga ini,” imbuhnya.

Pertemuan Kuba melawan Bahurekso, sekaligus menjadi laga pertama pertandingan. Usai pembukaan yang direncanakan pukul 18.30, kedua tim akan bertemu untuk bertanding.

”Pastinya kedua tim tidak akan mau mengalah. Terlebih, pertandingan itu, merupakan pertandingan dengan sistem gugur,” imbuhnya. (*)

Editor: Supriyadi

Tim Futsal Wartawan Blora Juarai Bupati Lamongan Cup 2016

Tim Wartawan Blora berfoto bareng setelah berhasil menyabet gelar juara Bupati Lamongan Cup 2016. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

Tim Wartawan Blora berfoto bareng setelah berhasil menyabet gelar juara Bupati Lamongan Cup 2016. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

 

MuriaNewsCom, Blora – Tim Futsal Wartawan Blora berhasil menyabet juara pertama Turnamen Futsal Antarwartawan Bupati Lamongan Cup 2016 setelah menumbangkan as tim asal Surabaya. Pertandingan final yang berlangsung di Lamongan Sport Center (LSP), Sabtu (28/5/2016), Umbaran Wibowo dkk menumbangkan Tim Surabaya dengan skor telak 10-4.

Tim Blora pun berhak memboyong tropi piala bergilir Bupati Lamongan, uang tunai Rp 50 juta dan hadiah tambahan yang disumbang Bupati Fadeli berupa televisi flat 48 inchi.

Gelar juara yang disandang Blora semakin lengkap dengan diraihnya top skore oleh pemain Blora, Priyo, dengan menyematkan 9 gol. ”Ini semua berkat doa dari kawan-kawan semua,” ujarnya.

Kemenangan Tim Wartawan Blora di Lamongan ini seakan imbal balik atas prestasi  yang pernah diraih Tim Lamongan di Blora di tahun 2012. Saat Turnamen Futsal Antarwartawan digelar di Blora, Tim Lamongan meraih juara, sedangkan tuan rumah Blora hanya nangkring di peringkat ketiga.

Sedangkan di perhelatan kali ini, Tim Lamongan harus puas mendapat peringkat tiga usai mengandaskan Gresik 3-2. Di pertandingan semifinal sebelumnya, Lamongan kalah 1-2 dari Tim Surabaya. Adapun Gresik tumbang menghadapi Blora dengan skor 4-8.

Pertandingan final Blora versus Surabaya berlangsung seru. Blora unggul 3-1 di babak pertama. Tim Surabaya berupaya mengejar ketertinggalannya di babak kedua. Apalagi Surabaya sudah tahu kelemahan lawannya. Blora dan Surabaya sebelumnya pernah bertemu di laga penyisihan grup.

Ketika itu kedua tim bermain imbang 4-4. Tim Surabaya juga pernah mengalahkan Blora di babak penyisihan di Turnamen Futsal Antarwartawan Bupati Tuban Cup 2014 dengan skor 3-2. Surabaya pun meraih juara di Tuban setelah mengalahkan Rembang 2-1.

Harapan untuk menyamai gol Blora nyaris menjadi kenyataan manakala Surabaya memasukan dua gol di babak kedua. Namun skor 6-3 itu tak bertahan lama.  Gencarnya serangan Surabaya berbanding terbalik dengan pertahanannya. Lepas dari tekanan, pemain Blora justru memperbesar skor 10-4 hingga pertandingan selesai.

”Syukur Alhamdulillah akhirnya kami bisa meraih juara pertama. Ini juga memecahkan mitos Blora selalu kandas di semifinal dan hanya meraih juara ketiga di beberapa turnamen yang pernah diikuti,” kata Sekretaris PWI Blora Haji Kudnadi Saputro yang ikut mendampingi timnya bertanding di Lamongan.

Editor: Supriyadi

Cetak Sejarah! Atlet Panahan Pati Sabet Perunggu Popda Jateng 2016

Novia Enteria Wijayanti, atlet panahan Pati yang berhasil menyabet medali perunggu pada Champion Panahan Popda Jateng 2016. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Novia Enteria Wijayanti, atlet panahan Pati yang berhasil menyabet medali perunggu pada Champion Panahan Popda Jateng 2016. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Untuk pertama kali dalam sejarah, atlet panahan asal Pati berhasil menduduki peringkat ketiga dalam “Champion Panahan” Pekan Olahgara Daerah (Popda) Jawa Tengah 2016. Dalam kurun waktu delapan tahun terakhir, Kabupaten Pati tak pernah membawa pulang medali dalam kejuaraan panahan.

Adalah Novia Enteria Wijayanti (13), siswi SMP Negeri 1 Pati asal Desa Saliyan, Kelurahan Pati Lor yang berhasil membawa pulang medali perunggu pada ronde nasional jarak 50 meter single round putri. Prestasi itu diraih, setelah Novia berhasil menumbangkan puluhan atlet panahan dari berbagai daerah di Jawa Tengah.

Dalam enam kali sesi, Novia berhasil mengumpulkan 221 poin. Poin tertinggi dicetak Novia pada sesi ketiga dengan skor 42. Sayangnya, pada lima sesi lainnya, Novia harus mengakui keunggulan dua atlet panahan asal Karanganyar dan Surakarta hingga menempatkan Novia menduduki peringkat tiga.

Hal itu diakui Novia, mengingat kedua lawan beratnya merupakan atlet panahan yang disiapkan untuk pra Pekan Olahraga Nasional (PON) dan dididik di Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP). Sementara itu, Novia belajar sebatas di klub panahan di Pati.

“Saya bersyukur bisa meraih medali perunggu, karena lawannya memang atlet berat dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Lawan paling berat dari Karanganyar, Erna Wardayanti yang berhasil mengumpulkan skor 261 dan Nawang Cristella dari Surakarta yang mengumpulkan skor 239,” ujar Novia saat disambangi MuriaNewsCom di kediamannya, Jumat (27/5/2016).

Ketua Pengkap Persatuan Panahan Nasional Indonesia (Perpani) Kartono mengaku bangga dengan prestasi Novia. Ia berhasil mengharumkan nama baik Pati di bidang olahraga panahan yang selama ini minim atlet.

“Kami ucapkan selamat pada Novia yang berhasil membawa pulang medali perunggu. Kami berharap agar selalu giat berlatih dan mengajari atlet baru, biar ada regenerasi atlet panahan berbakat di Pati,” ucapnya.

Sementara itu, atlet panahan Pati tingkat putra, Alexander Dismas Fajar (14) yang merupakan siswa SMPN 2 Pati belum berhasil mendapatkan juara. Alex harus mengakui keunggulan lawan dengan menduduki peringkat delapan dari puluhan atlet panahan di seluruh Jawa Tengah.

Editor : Akrom Hazami

 

Persibat Batang Disebut Calon Lawan yang Istimewa

psir 2 e

Salah satu pemain PSIR sedang menendang bola (MuriaNewsCom/Kholistiono)

 

MuriaNewsCom, Rembang – Pada laga ketiga Indonesia Soccer Championship (ISC) seri B, PSIR Rembang bakal bertandang ke markas Persibat Batang di Stadion M Sarengat, pada Sabtu (21/6/2016).

Terkait laga itu, sejauh ini Pelatih PSIR Haryanto masih belum sepenuhnya mengetahui kekuatan lawan. Namun menurutnya, Persibat Batang merupakan calon lawan yang istimewa. Hal ini terlihat pada hasil akhir, ketika Persibat bertandang ke markas PSIS, dan mampu membuat tim tuan rumah harus puas dengan hasil imbang 0-0.

“Untuk kekuatan lawan di laga ketiga nanti, kita lihat cukup istimewa. Hal ini kalau dilihat hasil akhir, karena Persibat mampu bermain imbang tanpa gol dengan PSIS. Meskipun, Persibat bermain di kandang lawan,” ujarnya.

Namun demikian, dirinya juga sudah mempersiapkan tim dengan baik, sehingga ketika bermain di markas Persibat nanti, anak asuhannya bisa bermain dengan baik dan diharapkan bisa mendapatkan poin yang baik juga.

“Transisi pemain yang sebelumnya masih terlihat agak lemah, sudah kita perbaiki. Anak-anak kita intruksikan agar jangan sampai terjadi gap, baik itu ketika menyerang ataupun bertahan,” ungkapnya.

Melihat hasil permainan ketika menghadapi PPSM pekan lalu, katanya, anak asuhnya bermain cukup bagus. Hal itu terbukti bisa bermain unggul hingga menit 91. Meskipun, pada injury time, timnya kebobolan, sehingga harus berbagi angka 1-1.

Editor : Akrom Hazami

 

 

 

Persiku Tak Beruntung Hadapi Persekap Pekalongan

persiku e

Pelatih Persiku Hidayat (MuriaNewsCom)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Harapan Persiku memberikan kejutan saat menghadapi Persekap Pekalongan, di Stadion Widya Manggala Krida, Pekalongan, Rabu (18/5/2016), pupus. Di kandang Persekap, Persiku tak bisa berbuat banyak untuk mengalahkan tuan rumah.

Skor pertandingan 2-1, untuk kemenangan Persekap. Tentu saja, pencapaian kali ini berbanding terbalik dengan mereka saat jadi tuan rumah. Ketika itu, Persekap dipermalukan Persiku. Skornya pun telak, 5-0.

Pelatih Persiku Kudus Hidayat sebelumnya telah meminta para penggawa Macan Muria bisa mengeluarkan semua yang dimiliki saat melawat ke kandang Pesekap Pekalongan di Stadion Widya Manggala.

Ini lantaran, dalam pertandingan-pertandingan sebelumnya, Persiku nampak terlambat panas. Akibatnya kemenangan tidak bisa diraih karena permainan kurang bergairah. Seperti halnya saat melawan Persipa Pati Minggu lalu di Stadion Wergu Kudus. Persiku tidak mampu mencetak angka hingga pertandingan selesai. “Hal itu lebih disebabkan terlambat panasnya para pemain,” katanya.

Keberadaan striker andalan Persiku Joko Purnomo juga tak banyak memberikan angin segar. Meski sebenarnya penampilan Joko turut membuat mesin tim kian sangar. Terlebih Joko sudah beradaptasi dengan pemain lainnya.

Asisten pelatih Persiku Kudus Widhoro Heryanto juga mengatakan, sebelumnya Persiku memang optimistis menekuk Persekap Pekalongan. Pada pertandingan itu, tim pelatih sebenarnya sudah mematangkan strategi baru. Hal itu akan digunakan untuk variasi serangan agar mampu membuahkan hasil.

Ia mengakui, strategi khusus tersebut sengaja disiapkan guna melawan Persekap. Strategi tersebut merupakan strategi yang dikembangkan pelatih saat melawan Persipa. “Namun, strategi itu belum bisa bicara banyak menghempaskan amunisi Persekap,” katanya.

Editor : Akrom Hazami

Persikaba Pecundangi Persak Kebumen

Permainan Persikaba saat menjamu Persak Kebumen di Stadion Kridosono. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

Permainan Persikaba saat menjamu Persak Kebumen di Stadion Kridosono. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

 

MuriaNewsCom, Blora – Persikaba menang atas tamunya Persak Kebumen, Rabu (18/5/2016), di Stadion Kridosono. Dalam pertandingan tersebut, Persikaba berhasil menyarangkan dua gol ke gawang Persak yang dikawal oleh Fajar S.

Pada 45 menit pertama, Persikaba tertinggal satu gol oleh Persak. Gol yang dicetak oleh pada menit 26 oleh pemain Persak nomor punggung 26. Pada menit ke 30 Persikaba hampir saja menyamakan skor melalui tendangan penalti yang ditendang oleh Deka Israj. Namun, tendangan tersebut tidak berhasil bersarang di gawang Persak. Pada menit ke 38 Deka keluar dari lapangan pertandingan yang digantikan oleh Wisnu Wardana.

Nanang Kushardiyanto, pelatih Persikaba mengaku bahwa pada babak pertama terjadi kesalahan kordinasi sehingga satu gol bersarang di gawang Persikaba. Hal itu mencoba ia dibenahi olehnya pada babak kedua.

Terbukti, pada babak kedua, Persikaba tampil lebih percaya diri. Pada menit ke 49 Sukirno Bagong berhasil menyarangakan gol melalui tendangan kerasnya ke gawang Persak. Pada menit ke 49, Persikaba menambah pundi-pundi golnya melalui tendangan keras Agil Pramono dari luar kotak penalti.

Sukirno Bagong, pada menit ke 78 hampir saja menambah pundi-pundi gol ke gawang Persak. Namun, masih membentur mistar gawang.

“Pada babak kedua kami menyarankan kepada pemain agar lebih tenang dan mengimbangi pola permainan lawan,” kata Nanang Kushardiyanto.

Sementara, Restu Gunawan, manajer tim Persak Kebumen mengungkapkan, pihaknya menerima hasil pertandingan pada kali ini. namun, ia menyayangkan keputusan wasit yang menurutnya tidak fair.

“Pada pertandingan melawan Persikaba, kami menargetkan imbang. Karena sebelumnya, kami menjamu Persikaba dan kami kalah,” ujarnya.

Editor : Akrom Hazami

 

 

 

Video – Persijap Sikat PSIM Yogyakarta di Kandang

 

MuriaNewsCom, Jepara – Laga ketiga Persijap Jepara di ajang Indonesia Soccer Championship (ISC) seri B diselesaikan dengan sempurna. Melawan PSIM Yogyakarta, anak asuh Yusack Sutanto menang dengan skor tipis 1-0.

Tampilan ciamik ditunjukkan skuad Laskar Kalinyamat. Pertandingan berlangsung sengit karena kedua tim melakukan jual beli serangan.

Sejak kick off babak pertama, para pemain Persijap melakukan serangan. Sejumlah peluang didapatkan baik dari Persijap maupun tim lawan, PSIM Yogyakarta.

Gol semata wayang dicetak oleh striker Persijap Agung Supriyanto di menit ke-11. Proses gol yang dicetak striker andalan Persijap ini cukup baik. Agung mendapatkan umpan dari rekannya lalu disundul dan mampu ditepis oleh kiper PSIM Yogyakarta. Tepisan kiper bernama Tito Rama tak sempurna hingga mampu disontek Agung lagi dan membuahkan gol.

Usai gol  diciptakan, tempo permainan semakin menarik. Tim lawan beberapa kali melakukan upaya serangan untuk menyamakan kedudukan. Namun hingga pertandingan usai, skor tetap 1-0 untuk tuan rumah Persijap Jepara.

Atas hasil ini, pelatih Yusack puas atas penampilan para pemainnya. Meski begitu, masih ada beberapa hal yang perlu dievaluasi.

“Setelah gol dicetak justru agak lengah. Lawan memiliki kesempatan untuk menyerang. Tapi saya puas dengan hasil ini,” kata Yusack usai laga, Sabtu (14/5/2016)

Instruksi dari Yusack kepada pemain Persijap terlihat dijalankan dengan baik. Dalam laga ini, Yusack menggunakan formasi 2-5-3. Formasi awal tersebut digunakan untuk lebih menekankan pada kekuatan menyerang dengan menempatkan Agung Supriyanto, Korinus dan Gipsi.

Agung berada di ujung tombak sedangkan Korinus dan Gipsi menjadi penyerang lubang. Strategi ini cukup berhasil, meski Gibsi dan Korinus diganti dengan pemain lain di tengah pertandingan.

Editor : Akrom Hazami

 

Baca juga : Babak Pertama, Persijap Unggul Tipis atas PSIM Yogyakarta 

 

SMAN 3 dan SMK 1 Rembang Juarai Voli Pantai 

jawara (e)

Ketua panitia sedang memberikan piagam penghargaan kepada pemenang voli pantai (MuriaNewsCom/Kholistiono)

 

MuriaNewsCom, Rembang – Pelaksanaan kompetisi voli pantai antarpelajar tingkat Kabupaten Rembang baru saja usai, Sabtu (14/5/2016) siang ini. SMAN 3 Rembang sukses menjadi jawara untuk kategori putri, setelah mengandaskan lawannya pada final yaitu SMAN 1 Pamotan.

Sementara untuk tingkat SMA kategori putra, SMK 1 Rembang sukses menggondol juara setelah mengalahkan tim SMK Muhammadiyah Rembang. Kompetisi bergengsi ini dilaksanakan di Pantai Karangjahe, Desa Punjulharjo, Rembang.

“Untuk kompetisi pelajar tingkat SMA, berlangsung selama dua hari, yakni pada 11-12 Mei 2016. Sedangkan untuk tingkat SMP, dilaksanakan pada 13-14 Mei 2016,” ujar Muslim, Ketua Panitia kejuaraan voli pantai antarpelajar tingkat kabupaten.

Sementara untuk tingkat SMP, yang berhasil meraih juara kategori putra yakni SMP 1 Pamotan, yang berhasil menundukkan tim dari SMP 2 Rembang. Kemudian, untuk juara kategori putri, yakni juara  adalah SMP 2 Sulang dan peringkat II SMP 1 Rembang.

Muslim juga menjelaskan, jika pertandingan yang berlangsung tersebut dilakukan dengan sistem setengah kompetisi.  Selanjutnya, masing-masing juara tersebut, nantinya bakal diikutkan dalam kejuaraan daerah ataupun kejuaraan junior. “Jika memang nantinya ada kompetisi voli pantai tingkat pelajar tingkat provinsi, tentunya mereka yang juara akan mewakili Rembang,” ungkapnya.

Secara lengkap, berikut ini kami sajikan tim-tim yang berhasil meraih empat besar dalam kejuaraan voli pantai antarpelajar tingkat Kabupaten Rembang :

 

Kategori SMA Putra  

SMK 1 Rembang Juara

SMK Muhammadiyah  Peringkat II

SMK Al Mubarok  Peringkat III

SMK 2 Rembang  Peringkat IV

 

Kategori SMA Putri

SMA 3 Rembang  Juara

SMA 1 Pamotan Peringkat II

SMA 1 Kragan  Peringkat III

SMA 1 Lasem Peringkat IV

 

Kategori SMP Putra

SMP 1 Pamotan Juara

SMP 2 Rembang Peringkat II

SMP 1 Sulang Peringkat III

SMP 2 Pamotan  Peringkat IV

 

Kategori SMP Putri 

SMP 2 Sulang  Juara

SMP 1 Rembang  Peringkat II

SMP 1 Pamotan  Peringkat III

SMP 3 Lasem  Peringkat IV

Editor : Akrom Hazami

 

 

 

Strategi Jitu Persijap Hadapi PSIM Yogyakarta

persijap 1 (e)

Sejumlah pemain Persijap melakukan pemanasan di jeda laga melawan PPSM Magelang beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Persijap Jepara akan bertanding melawan PSIM Yogyakarta, dalam lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) seri B di Stadion Gelora Bumi Kartini (SGBK), Sabtu (14/5/2015) sore nanti. Persijap sudah menyiapkan strategi jitu untuk menghadapi tim tamu itu.

Pelatih Persijap Yusack Sutanto membeberkan strategi yang akan digunakan. Lantaran main di kandang, dia tetap menggunakan strategi langsung menyerang, dengan tidak memberikan kesempatan bagi tim lawan melakukan serangan dengan gampang.

“Melawan PSIM di kandang ini anak-anak harus main menyerang. Semua pemain sudah saya instruksikan untuk tampil lepas, all-out,” kata Yusack kepada MuriaNewsCom, Sabtu (14/5/2016).

Menurut dia, laga ketiga kompetisi ISC-B ini timnya optimistis mampu memenangkan pertandingan ini. Meski begitu, dia mengaku tidak memiliki persiapan khusus. Hanya latihan rutin dilakukan dan memberikan semangat yang tinggi kepada skuad Laskar Kalinyamat.

“Semua pemain dalam kondisi prima. Sehingga siap untuk diturunkan kapan saja dalam pertandingan nanti,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapten Persijap Agung Supriyanto mengingatkan rekan-rekannya agar mewaspadai PSIM Yogyakarta. Sebab, dalam statistik, PSIM lebih unggul ketimbang Persijap.

Keunggulan itu didapati dari dua laga kandang PSIM. Dalam dua laga itu, PSIM berhasil memasukkan empat gol dan kemasukan satu gol. Sedangkan Persijap baru memasukkan tiga gol dan kemasukan satu gol dari laga kandang kontra PPSM Magelang dan tandang kontra PSIR Rembang lalu.

“Kami sudah siap bermain maksimal. Kami berharap bisa menjalankan semua instruksi pelatih agar mampu menang,” kata Agung.

Editor : Akrom Hazami

 

 

 

Jadwal Pertandingan PSIR di Grup 4 ISC Seri B 

psir 2 (e)

Pemain PSIR saat bertanding, beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom/Kholistiono)

 

 

MuriaNewsCom, Rembang – Sabtu (14/5/2016) besok merupakan laga kedua bagi PSIR Rembang pada kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) seri B. Pada ISC seri B ini, PSIR berada di grup 4 bersama beberapa tim lainnya, yakni Persijap, Persipur, PPSM, Persibat, dan PSIS.

Nah bagi Anda yang ingin mengetahui jadwal pertandingan PSIR di ISC seri B 2016 ini, berikut kami sajikan jadwal lengkapnya.

 

Putaran Pertama

Sabtu (7/5/2016)

PSIR Vs Persijap

Sabtu (14/5/2016) PPSM Vs PSIR

Sabtu (21/5/2016) Persibat Vs PSIR

Sabtu (28/5/2016) PSIR Vs PSIS

Minggu (5/6/2016) Persipur Vs PSIR

6 Juni-15 Juli 2016: Jeda Kompetisi

Sabtu (16/7/2016) PSIR Vs PSIM

 

Putaran Kedua

Sabtu (30/7/2016) PSIR Vs Persibat

Sabtu (6/8/2016) PSIR Vs PPSM

Sabtu (13/8/2016) Persijap Vs PSIR

Sabtu (20/8/2016) PSIS Vs PSIR

Minggu (28/8/2016) PSIR Vs Persipur

Sabtu (3/9/2016) PSIM Vs PSIR

Editor : Akrom Hazami

 

 

Tim Futsal Wartawan Blora Tak Gentar Hadapi Surabaya

Tim futsal wartawan Blora saat menggelar latihan. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

Tim futsal wartawan Blora saat menggelar latihan. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

 

MuriaNewsCom, Blora – Tim futsal wartawan Blora merupakan satu-satunya tim futsal wartawan asal Jateng yang akan bertanding pada Turnamen Futsal antarwartawan memeperebutkan Piala Bupati Lamongan, Jawa Timur .

Tim Blora, masuk dalam Grup B yang dihuni oleh tim asal Surabaya, Tuban, Jombang dan Blora. Para kontestan tersebut merupakan hasil undian yang berlangsung di salah satu ruang pertemuan di Setda Lamongan, Rabu (11/5/2016).

Sedangkan di Grup A terdiri dari tim tuan rumah Lamongan,  Gresik, Bojonegoro dan Mojokerto. ”Tahun ini kami berada di Grup yang dihuni tim-tim yang lumayan ringan, kecuali Surabaya,” ujar Umbaran Wibowo salah seorang penggawa tim Blora, Kamis (12/5/2016).

Meski bercokol tim kuat Surabaya, namun diperkirakan tidak menjadi batu sandungan tim Blora lolos ke pertandingan putaran berikutnya. ”Kami sudah pernah bertanding dengan tiga tim yang ada di Grup B itu di event yang pernah kami ikuti. Surabaya tim kuat. Mereka menjadi juara di turnamen futsal wartawan di Tuban tahun lalu. Mereka diperkuat sejumlah pemain Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) Jatim. Namun untuk Tuban dan Jombang, kami optimisi bisa mengatasinya,” ujar Pippo salah seorang pemain tim futsal wartawan Blora.

Sesuai aturan yang berlaku, dua tim terbaik di setiap grup akan lolos ke pertandingan putaran berikutnya. Blora menargetkan lolos mendampingi tim Surabaya di babak penyisihan di turnamen memperebutkan Piala Bupati Lamongan tersebut. Blora menjadi tim satu satunya asal Jateng yang diundang mengikuti turnamen ini.

Kick Off turnamen Futsal antar wartawan Bupati Cup 2016 akan berlangsung 21 Mei nanti bertempat di Sport Centre Lamongan. Adapun pertandingan semifinal dan final diagendakan digelar 28 Mei.

Editor: Supriyadi

Hebat, 13 Atlet Takraw Jepara Masuk Tim PON Jawa Tengah

Ilustrasi. (MuriaNewsCom)

Ilustrasi. (MuriaNewsCom)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Cabang olahraga sepak takraw di Kabupaten Jepara memang cukup menjadi andalan. Pasalnya, deretan prestasi mampu diraih oleh para atlet yang mengandalkan kemampuan kaki ini. Saat ini 13 atlet sepak takraw asal Jepara dipastikan bakal masuk dalam skuad tim Pekan Olahraga Nasional (PON) Jawa Tengah, dalam laga PON di Jawa Barat mendatang.

Hal itu seperti yang disampaikan Wakil Ketua Persatuan Sepaktakraw Indonesia (PSTI) Jawa Tengah, Mustakhim. Menurutnya, sebanyak 6 atlet sepak takraw putra dan 7 atlet sepak takraw putri Jepara masuk dalam tim PON Jawa Tengah yang bakal berlaga di PON Jawa Barat mendatang. Mereka bergabung dengan atlet Jawa Tengah lain.

“Saat ini keenam atlet putra asal Jepara bersama 6 atlet asal daerah lain di Jawa Tengah sedang melakukan latihan instensif di Salatiga dalam program Pelatda. Sedangkan atlet putri menjalani pemusatan latihan di Semarang. Mereka mengikuti pelatihan yang dilakukan hingga Oktober mendatang,” ujar Mustakhim kepada MuriaNewsCom, Rabu (11/5/2016).

Menurut dia, untuk atlet putri saat ini belum semuanya bisa mengikuti Pelatda. Sebab satu atlet sampai saat ini belum mendapatkan ijin dari kesatuan angkatan darat di Jawa Barat. Adapun satu atlet putri lain yang mendapat tugas di salah satu satuan di Polres Jepara sudah bisa bergabung sebab sudah mendapatkan ijin dari Kapolres.

“Untuk putra, tidak ada masalah. Di putri satu atlet saat ini masih menunggu ijin dari kesatuannya,” terangnya.

Dia menambahkan, sebagian atlet dalam tim PON Jateng  yang diisi oleh atlet Jepara, memberikan kebanggaan tersendiri. Sebab hal itu sekaligus menjadi bukti konsistensi dalam pembinaan cabang olahraga ini. Takraw Jepara selalu mengirimkan wakilnya di tim PON. Di tingkat nasional, atlet takraw Jepara juga kerap berprestasi.

Editor: Supriyadi

41 Tim Ikuti Turnamen Voli Pantai di Rembang 

Dua tim sedang bertanding dalam kompetisi voli pantai tingkat SMP dan SMA di Pantai Karangjahe Rembang (MuriaNewsCom/Kholistiono)

Dua tim sedang bertanding dalam kompetisi voli pantai tingkat SMP dan SMA di Pantai Karangjahe Rembang (MuriaNewsCom/Kholistiono)

 

MuriaNewsCom, Rembang – Sebanyak 41 tim bola voli pantai kategori SMP dan SMA mengikuti turnamen bola voli pantai tingkat Kabupaten Rembang di Pantai Karangjahe, Desa Punjulharjo, Rembang.  Kegiatan tersebut berlangsung selama empat hari, yakni 11-14 Mei 2016. Untuk kategori SMA, pertandingan akan berlangsung tanggal 11-12 Mei, sedangkan untuk SMP dilangsungkan pada 13-14 Mei.

Menurut Muslim, Kasi Keolahragaan Bidang Pemuda dan Olahraga pada Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Dinbudparpora) Kabupaten Rembang, dari 41 tim yang ikut dalam turnamen tersebut, terdiri dari 24 tim putra dan 17 tim putri.

“Rinciannya, untuk tingkat SMP Putra ada 11 tim, Putri 7 tim, sedangkan tingkat SMA Putra ada 13 tim serta kategori Putri ada 10 tim,” ujarnya kepada MuriaNewsCom.

Lebih lanjut dia mengatakan, untuk yang berhasil menjadi juara, pada tahun tidak bisa diikutkan dalam even serupa tingkat Provinsi Jawa Tengah. Hal ini menyusul, even tersebut ditiadakan. Namun tim akan dipersiapkan untuk tahun 2018.

“Untuk Prestasi tahun lalu di tingkat provinsi,  tim voli pantai putra Rembang berhasil menduduki peringkat 2. Namun, untuk  tim putri harus kandas di babak delapan besar,” pungkasnya.

Editor : Akrom Hazami

 

 

Tim Voli Putra Diklat Kudus Mantapkan Skill

Foto

Para pemain Diklat foto bersama.

 

MuriaNewsCom, Kudus – PR Sukun terus mensupport perkembangan olahraga voli di Kudus, di antaranya dengan memfasilitasi tim voli putra Diklat Kudus.

Sore kemarin (4/5/206) tim voli putra yang rata-rata berusia 17 – 20 tahun tersebut menggelar pertandingan persahabatan dengan tim Gapsty di lapangan SMK Islam Jepara. Tim Gapsty merupakan salah satu tim voli ternama yang berasal dari Desa Sinanggul, Mlonggo, Jepara.

Dalam pertandingan persahabatan tersebut tim putra Diklat Kudus harus mengakui kemenangan tim Gapsty Jepara dengan skor 3 – 2.

Editor : Akrom Hazami

 

 

Ketua KONI Jateng Berharap Grobogan Punya Sport Center

Ketua KONI Jawa Tengah Hartono menyerahkan pataka pada Ketua KONI Grobogan Fatchurrahman. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Ketua KONI Jawa Tengah Hartono menyerahkan pataka pada Ketua KONI Grobogan Fatchurrahman. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Ketua KONI Jawa Tengah Hartono berharap agar beragam prestasi olahraga yang sudah diraih atlet Grobogan supaya bisa terus ditingkatkan. Hal itu disampaikan Hartono usai melantik pengurus KONI Grobogan periode 2016-2020, Senin (2/5/2016) di pendapa kabupaten.

”Prestasi olahraga Grobogan selama ini cukup membanggakan. Lihat saja, dalam dua Poprov terakhir, Grobogan bisa mencapai peringkat keempat,” katanya.

Selain meningkatkan latihan dan pembinaan, peran Pemkab Grobogan juga dibutuhkan untuk menggapai prestasi yang lebih baik lagi. Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah mendorong Pemkab Grobogan untuk membuat sebuah gedung sport center yang lebih representatif. Dengan adanya fasilitas ini maka sarana untuk latihan bisa lebih fokus dan terjamin sehingga berimbas dengan meningkatnya prestasi atlit.

Menurut Hartono, beragam prestasi yang dicapai atlet Grobogan dalam beberapa tahun terakhir tidak bisa dipandang sebelah mata. Bahkan, potensi atlet beprestasi dari Grobogan itu juga menjadi aset berharga bagi KONI Jawa Tengah.

”Selama ini sudah banyak atlet dari Grobogan yang punya prestasi hebat hingga level nasional bahkan internasional. Seperti dari cabor karate, pencak silat, angkat besi, dan bola voli dan masih ada yang lainnya,” katanya.

Selain Hartono sejumlah pengurus teras KONI Jateng juga hadir dalam acara tersebut. Terlihat pula dalam kesempatan itu, Bupati Grobogan Sri Sumarni dan jajaran FKPD. Terlihat pula Plt Kadisporabudpar Grobogan Wiku Handoyo, mantan Ketua KONI Grobogan Sutomo HP. Acara pelantikan juga dhadiri pengurus cabang olahraga.

Editor: Supriyadi