Panglima TNI Heran Ada Orang Ngaku Ulama Tapi Ingin Ubah Pancasila

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. (Foto : Setkab)

MuriaNewsCom, Semarang – Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengaku heran jika ada orang-orang yang mengaku ulama tetapi ingin mengubah pancasila.

Hal tersebut diungkapkan Gatot saat Tausiah Kebangsaan memperingati HUT Ke-72 RI di kawasan Bundaran Tugu Muda Semarang, Senin (14/8/2017) malam.

“Alangkah anehnya kalau sekarang muncul ulama dengan pakaian ulama, tetapi ingin mengubah pancasila. Pasti bukan ulama Indonesia,” katanya dikutip dari Antarajateng.com.

Panglima menduga “ulama” tersebut merupakan orang Indonesia yang pura-pura berpakaian ulama, membohongi rakyat, dibayar untuk merusak rakyat.

Ia menyatakan aneh jika ada ulama yang ingin mengubah Pancasila karena justru ulama yang merumuskan dan menyusun landasan berdirinya NKRI. “Ulama sudah mempersatukan, menyatukan, berjuang, dan menyiapkan landasan,” ujarnya.

Berdasarkan sejarah, lanjut dia, kiai dan ulama selalu menjadi ujung tombak perjuangan NKRI. “Setelah dimotori para kiai, semua ikut. Kristen ikut, Katolik ikut, Buddha ikut,” katanya.

Dalam kondisi terkini, kata dia, dunia mengakui ibadah Ramadan di Indonesia sebagai yang teraman di dunia. “Ada yang tidak senang, berusaha memecah belah. Jangan mau terprovokasi,” terangnya.

Oleh karena itu, kata Panglima, ulama dan santri berperan dalam mewujudkan kehidupan berbangsa yang majemuk ini.

Editor : Ali Muntoha

Wirausahawan Muncul di Kudus Berkat Pelatihan Intensif

kudus-iklan cukai-tyg 30 maret 2016-pkl 13.00 wib

 

Sosialisasi Peraturan Menteri Keuangan Nomor 20/PMK.07/2009 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 84/PMK.07/2008 tentang Penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau dan Sanksi Atas Penyalahgunaan Alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau dan Peraturan Bupati Kudus Nomor 32 Tahun 2013 tentang Pedoman Pengelolaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau di Kabupaten Kudus

 

MuriaNewsCom, Kudus – Sebagai lembaga atau instansi yang dipercaya mengelola Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), Balai Latihan Kerja Kudus (BLK) terus memacu diri untuk bisa bekerja secara efektif.

Aneka program yang diberikan di BLK Kudus dinilai sangat efektif. Terbukti banyak yang kemudian menjadi wirausahawan mandiri, dari hasil mengikuti kegiatan tersebut.

BLK memang saat ini semakin mudah melaksanakan kewenangannya, dalam menyerap anggaran DBHCHT. Dari program-program yang digelar, banyak sekali lulusan BLK yang sukses meniti karir sebagai wiraswasta.

Apalagi, mereka yang merupakan lulusan BLK mendapatkan pendampingan dari Pendamping Wira Usaha (PWU), dalam upaya mengembangkan kemampuan menjadi wirausaha. ”Karena kita melihat bahwa PWU ini memang telah berhasil menjalankan fungsinya. Mendampingi lulusan BLK untuk terus berkembang,” terang Kepala BLK Kudus Sajad.

Kegiatan ini juga sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 20/PMK.07/2009 misalnya. Pada pasal 7 ayat 1 huruf a disebutkan, pembinaan kemampuan dan keterampilan kerja masyarakat di lingkungan IHT dan/ daerah penghasil bahan baku IHT. Selain itu, juga disesuaikan dengan Peraturan Bupati Nomor 32 Tahun 2013. Pada lampiran III.A.3 disebutkan, program pembinaan lingkungan sosial, pada kegiatan b.1) a) Pengurangan pengangguran di lingkungan IHT melalui pelatihan dan bantuan sarana usaha bagi pencari kerja.

Sajad mengatakan, BLK memang terus berupaya memberikan layanan yang maksimal kepada masyarakat. Sebab, alokasi DBHCHT dari tahun ke tahun, memang diprioritaskan untuk meningkatkan kesejahteraan warga Kudus.

Keberadaan PWU ini sendiri, menurut Sajad, tidak hanya melakukan pendampingan saja. Melainkan juga menjadi agen wirausaha. Sehingga makin banyak warga yang kemudian berhasil mewujudkan cita-citanya menjadi wirausaha.

”Karena PWU memang sangat berperan untuk bisa mewujudkan hal ini. Dengan cara yang jitu dan bisa ,berhasil adalah dengan mencari kawan sebanyak mungkin guna membentuk jaringan. Semakin banyak kawan, maka secara otomatis bisa memperluas jaringan,” katanya.

Lulusan dari BLK memang banyak yang kemudian menjadi wirausaha. Mereka mengembangkan apa yang kemudian didapatnya dari pelatihan, menjadi suatu usaha tersendiri.

Selama mereka berusaha mengembangkan usahanya, maka ada PWU yang terjun langsung di desa. Di mana mereka terus berkomunikasi dan koordinasi dengan kepala desa.

”Apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, PWU diharapkan bisa memfasilitasi. Jika ini berjalan dengan baik, nantinya semua SKPD terkait akan siap berkoordinasi. Sehingga usaha masyarakat bisa berkembang,” imbuh Sajad. (ads)

Santri TBS Kudus Pawai Keliling Kota

Santri TBS melakukan pawai di salah satu sudut di Kabupaten Kudus

Santri TBS melakukan pawai di salah satu sudut di Kabupaten Kudus

 

MuriaNewsCom, Kudus – Madrasah Tasywiquth Thullab Salafiyah (TBS) Kudus memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-90  dengan beragam kegiatan. Baik dilakukan para siswa (santri) tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tasnawiyah (MTs), maupun Madrasah Aliyah (MA).

Beragam kegiatan yang digelar. Mulai dari khatam Alquran, tahlil umum, ziarah ke makam pendiri dan guru, serta khusus untuk MI TBS, juga menggelar pawai (kirab) keliling Kota Kudus, Minggu (27/3/2016).

“Pawai ini diikuti oleh seluruh santri MI TBS. Namun ada juga para alumni yang tergabung dalam Ikatan Siswa Abituren (Iksab) Cabang Yogyakarta yang datang sendiri ingin ikut menyemarakkan pawai,’’ terang kepala MI TBS Kudus, Salim S.Ag. M.Pd, pada rilis persnya ke MuriaNewsCom.

Dia mengemukakan, pawai ini dalam rangka mengakrabkan antara santri satu dengan lainnya dengan kegiatan yang santai tepat di peringatan Harlah. ‘’Terbukti, para santri sangat antusias mengikuti pawai ini,’’ ungkapnya.

Antusiasme para siswa itu ditunjukkan dengan beragam penampilan yang diperankan dalam pawai tersebut. Mulai dari yang mengenakan baju ulama muslim, busana daerah, polisi, tentara, dan juga ada yang membawa seragam pendekar silat Pagar Nusa.

“Dari beragam busana yang ditampilan itu, ada makna yang hendak disampaikan kepada masyarakat luas, yakni tentang keragaman yang menjadi cirri (penanda) dari lahirnya bangsa Indonesia,’’ tuturnya diamini perwakilan TBS lainnya, Maulana Malikuddin, Mbar Tomo, dan Chirzil Ala.

Selain itu, pawai ini sekaligus untuk menyapa masyarakat secara langsung, karena para santri TBS ini merata hampir dari semua desa yang ada di Kabupaten Kudus. ‘’Jadi, ini sebagai wujud terima kasih TBS atas kepercayaannya memasukkan putranya belajar di sini,’’ paparnya.

Pihak madarasah pun berterima kasih atas terselenggaranya pawai yang berjalan dengan lancar. “Terima kasih atas bantuan aparat kepolisian yang telah membantu pengamanan dan juga para wali santri yang telah membantu kegiatan pawai ini. Termasuk, mobil untuk pawai juga difasilitasi oleh para wali santri,’’ jelasnya.

Sementara itu, pawai tersebut melewati pertigaan dari madrasah TBS ke barat melalui Polytron, perempatan Jember, Jembatan Tambak Lulang, Kantor DPRD Kudus, Perempatan Jalur Lingkar Desa Jepang, Pasar Brayung, dan Pasar Brayung.

Selanjutnya melalui pertigaan Desa Tenggeles, Karang Bener, melalui depan Kampus Universitas Muria Kudus (UMK), perempatan Peganjaran, pertigaan Desa Gribig, dan finish kembali menuju madrasah TBS.

Editor : Akrom Hazami

Turnamen Voli I Love Volleyball 2016 Masuki Final

Suasana kegiatan Turnamen bola voli I Love Volleyball 2016 yang diselenggarakan oleh Sukun Spirit of Sport

Suasana kegiatan Turnamen bola voli I Love Volleyball 2016 yang diselenggarakan oleh Sukun Spirit of Sport

 

MuriaNewsCom, Kudus – Turnamen Voli I Love Volleyball 2016 yang diselenggarakan oleh Sukun Spirit of Sport mulai kemarin (25/3/2016), pada Sabtu (26/3/2016) memasuki babak semifinal.

Pada pertandingan pertama yang dimulai dari pukul 16.00 WIB, mempertemukan tim Truno Sakti dan tim Badak A. Pertandingan yang digelar di Sukun Sport Center tersebut sangat sengit. Kedua tim bertanding hingga 4 set. Kejar-kejaran skor berlangsung mulai dari set 1. Akhirnya tim Truno Sakti harus mengakui kekalahan mereka, setelah dikalahkan oleh tim Badak A dengan skor 3 – 1.

Di pertandingan kedua, giliran tim Badak B bertanding melawan tim Berlian Muda. Pertandingan yang dimulai sejak pukul 18.00 WIB ditutup dengan kemenangan Tim Berlian Muda dengan skor 3 – 0.

Final turnamen I Love Volleyball akan digelar Minggu (27/3/2016), dengan jadwal pertandingan perebutan peringkat tiga mempertemukan tim Truno Sakti vs tim Badak B mulai pukul 16.00 WIB dan perebutan juara tim Badak A vs tim Berlian Muda pada pukul 18.00 WIB.

Editor : Akrom Hazami

 

Ketua Dewan Kudus Punya Cerita Menarik soal Pilkades

Ketua DPRD Kudus Masan berbincang dengan CEO MuriaNewsCom dan Koran Muria Deka Hendratmanto, saat berkunjung ke kantor redaksi, Rabu (23/3/2016). (MuiraNewsCom/Akrom Hazami)

Ketua DPRD Kudus Masan berbincang dengan CEO MuriaNewsCom dan Koran Muria Deka Hendratmanto, saat berkunjung ke kantor redaksi, Rabu (23/3/2016). (MuiraNewsCom/Akrom Hazami)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Ketua DPRD Kudus Masan mengunjungi kantor redaksi MuriaNewsCom dan Koran Muria, Rabu (23/3/2016). Satu hal yang menarik adalah bagaimana kisahnya ikut serta dalam dalam proses pemilihan kepala desa (pilkades).

Diterima CEO MuriaNewsCom dan Koran Muria Deka Hendratmanto, Masan bercerita bagaimana dirinya terlibat dalam pilkades di desanya. ”Waktu itu ada pencalonan di desa saya. Sebagai orang yang ikut di dalamnya, saya membutuhkan banyak amunisi untuk bisa menang,” jelasnya.

Nah, dari usulan salah satu tim suksesnya, disarankan supaya pergi ke salah satu kiai yang ada di sebuah daerah. Menurut tim sukses tersebut, jika pergi ke sana, makan akan bisa menang. ”Meski saya tidak percaya, tapi saya ikuti saja kemauan tim sukses saya,” ujarnya.

Di tempat sang kiai, Masan diperlihatkan bagaimana dia bisa memenangkan proses pemilihan. Termasuk melihat bagaimana banyaknya uang yang dimiliki oleh kiai tersebut, yang bisa dijadikan salah satu sarana untuk menang.

”Saya juga diperlihatkan sebuah kamar yang katanya isinya uang semua. Tapi uangnya tidak kelihatan kalau dilihat secara kasat mata. Harus dibuka dulu aura mata saya, supaya bisa melihat. Tapi sekali lagi saya tidak percaya. Malah penasaran ingin melihat apakah memang benar isi kamar itu uang. Hanya saat saya minta izin masuk kamar, tidak diperbolehkan,” paparnya.

Tidak kekurangan akal, Masan kemudian izin ke toilet. Sambil pergi ke belakang itulah, dia menyempatkan diri untuk melihat isi kamar. Yang setelah dibukanya, memang tidak berisi apa-apa.

”Saya semakin tidak percaya. Karena tidak ada isinya. Mungkin karena mata saya belum dibuka auranya itu. Tapi yang membuat saya makin tidak percaya adalah saya disuruh investasi Rp 15 juta, supaya keinginan saya terkabul. Lah, ini bagaimana. Wong saya sedang butuh uang banyak, malah disuruh investasi. Akhirnya ya, batal saya percaya. Balik kanan pulang,” tuturnya.

Masan berkunjung ke kantor redaksi MuriaNewsCom dan Koran Muria hanay sendirian saja. Setelah sebelumnya berkunjung ke SMP 1 Undaan, Kecamatan Undaan, untuk mengecek kondisi sekolah yang sering kebanjiran itu.

Editor: Merie

UMK Kerja Sama dengan KAI

Rektor UMK (kiri) bertukar naskah kerja sama dengan Presiden DPP KAI usai ditandatangani.

Rektor UMK (kiri) bertukar naskah kerja sama dengan Presiden DPP KAI usai ditandatangani.

 

MuriaNewsCom, Kudus – Bertempat di Ruang VIP Gedung Djarum Foundation, Universitas Muria Kudus (UMK) resmi melakukan kerja sama dengan Kongres Advokat Indonesia (KAI), salah satu organisasi advokat yang ada di negeri ini, Rabu (23/3/2016).

Ada dua kerja sama yang ditandatangani dalam kesempatan itu, yakni antara UMK (tingkat universitas) dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KAI, serta antara Fakultas Hukum UMK dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) KAI Jawa Tengah.

Kerja sama antara UMK dan DPP KAI ditandatangani oleh Dr Suparnyo SH. MS. (Rektor UMK) dengan Adv H Tjoetjoe Sandjaja Hernanto, SH. MH. CLA. (Presiden DPP KAI), sedang penandatangan antara Fakultas Hukum UMK dan DPD KAI Jawa Tengah dilakukan Dr Sukresno SH. M.Hum (Dekan) dan Adv Wahyu Winarto SH (Ketua DPD KAI Jawa Tengah).

Presiden DPP KAI, Tjoetjoe Sandjaja Hernanto usai menandatangani kerja sama dengan kampus swasta itu, mengaku senang karena sudah resmi melakukan kerja sama dengan UMK.

“Kami memang melakukan kerja sama dengan kampus atau Perguruan Tinggi (PT) sebanyak-banyaknya. Untuk Jawa Tengah, UMK adalah kampus pertama yang melakukan kerja sama dengan KAI,’’ ucapnya dalam rilis pers yang diterima.

Kerja sama dengan berbagai kampus di tanah air ini dinilai penting, karena ada beberapa hal yang bisa dilakukan secara bersama-sama. “Paling tidak ada tiga bidang yang bisa dilakukan KAI bersama dengan kampus-kampus mitra, yaitu bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan masyarakat,’’ paparnya.

Secara khusus ia pun berpesan kepada para mahasiswa yang belajar di Fakultas Hukum, agar tidak merasa cukup dengan gelar sarjana yang disandang setelah lulus. “Gelar Sarjana Hukum saja tidaklah cukup. Harus jadi profesional, salah satunya dengan menjadi advokat,’’ ujarnya.

Rektor dalam acara yang dihadiri Drs Hendy Hendro HS. M.Si. (Wakil Rektor III), Drs. Muh Syafei M.Pd. (Wakil Rektor IV), dan pimpinan Fakultas Hukum UMK, mengemukakan, kerja sama dengan KAI ini semakin menambah deretan kerja sama yang terjalin dengan berbagai pihak. “Dalam dua tahun terakhir, UMK telah melakukan kerja sama dengan berbagai institusi, baik dalam maupun luar negeri,’’ katanya.

Suparnyo juga mengatakan, di UMK kini banyak mahasiswa yang dinilainya memiliki bakat sebagai advokat profesional. “Ada kader advokat yang saat ini kami miliki di Fakultas Hukum ini, yang dibuktikan dengan kemampuan mahasiswa Fakultas Hukum UMK memenangi berbagai Debat Konstitusi,’’ ungkapnya.

Sementara itu Dekan Fakultas Hukum Dr Sukresno menegaskan akan segera menindaklanjuti kerja sama yang terjalin antara UMK dengan KAI. ‘’Untuk mengawali, secepatnya kami akan membuka pendidikan advokat bekerja sama dengan KAI,’’ tuturnya.

Editor : Akrom Hazami

Diskusi Lingkungan Warnai Latgab Racana Pramuka UMK Kudus

Achmad Iswanto, ketua panitia Latgab. (ISTIMEWA)

Achmad Iswanto, ketua panitia Latgab. (ISTIMEWA)

 

MuriaNewsCom, Kudus – UKM Racana Whira-Shima Universitas Muria Kudus (UMK) akan menyelenggarakan Latihan Gabungan (Latgab) Racana se-Jawa Tengah pada 8 – 10 April 2016 mendatang. Latgab ini antara lain akan diwarnai dengan diskusi lingkungan yang mengusung tema ”Mewujudkan Gerakan Cinta Lingkungan melalui Pramuka”.

Achmad Iswanto, ketua panitia Latgab, mengutarakan diskusi menghadirkan Prof. Dr. Ir. S. Budi Prayitno, M.Sc. ketua Kwartir Daerah/Kwarda Jawa Tengah, M. Widjanarko direktur MRC Indonesia, dan dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) Jawa Tengah,” katanya, Selasa (22/3/2016).

Selain diskusi lingkungan, para peserta Latgab nantinya juga diajak melakukan penanaman pohon di Desa Wisata Rahtawu yang berada di Kecamatan Gebog, Kudus. ”Kami sengaja memilih lokasi di Rahtawu, karena dalam beberapa tahun terakhir, kondisinya cukup memprihatinkan,” ujarnya.

Kondisi yang memprihatinkan itu, lantaran di beberapa titik terjadi lahan-lahan yang gundul, sehingga daya dukung lingkungan mengkhawatirkan. ”Lantaran daya dukung lingkungan yang menurun, sempat terjadi longsor pada 2014 lalu,” ungkapnya.

Prihatin dengan kondisi itulah, maka pihak UKM Racana Whira-Shima UMK tidak sekadar mengajak para peserta Latgab hanya mendiskusikan permasalan lingkungan semata. ”Kami juga mengajak para peserta mengambil peran dalam upaya pelestarian lingkungan di alam nyata,” tegasnya.

Sementara itu, Latgab yang telah diagendakan jauh-jauh hari ini, memberikan sinyal yang bagus dan apresiasi positif dari Racana-Racana di berbagai daerah. ”Sudah banyak kawan-kawan Racana dari berbagai perguruan tinggi di Pati, Semarang, Solo, dan Tegal yang berkomunikasi dengan panitia dan menyatakan akan berpartisipasi dalam Latgab nantinya,” tuturnya.

Editor : Titis Ayu Winarni

Bupati Pamekasan Madura Kunjungi PR Sukun

Perwakilan PR Sukun menyambut kedatangan rombongan dari Pemkab Pamekasan Madura (Istimewa)

Perwakilan PR Sukun menyambut kedatangan rombongan dari Pemkab Pamekasan Madura (Istimewa)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Senin kemarin (21/3/2016) sejumlah perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur mengunjungi PR Sukun.

Dalam kunjungan kerja tersebut, dipimpin langsung Bupati Pamekasan Achmad Syafii  didampingi Ketua Komisi II DPRD Pamekasan Hosnan Ahmadi bersama Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Edy Suprapto, Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Ajib Abdullah dan  Kabag Humas Protokol Djoko Trisulo.

Selain itu, dalam kunjungan tersebut juga hadir Ketua APTI Cabang Pamekasan dan Ketua Komisi Urusan Tembakau Pamekasan (KUTP), serta perwakilan PR Sukun, Yusuf Wartono, Adrian Yusuf Wartono dan Syamsudin, karyawan bagian tembakau.

Dalam kunjungan kerja tersebut, rombongan berkoordinasi tentang kebutuhan tembakau oleh pabrikan di daerah Madura sepanjang tahun 2016 ini. Dengan mengetahui jumlah tembakau yang akan dibeli pabrikan, Pemkab Pamekasan bisa sedini mungkin mensosialisasikan kepada masyarakat tentang kebutuhan tembakau pada musim tanam dan panen.

Acara dilanjutkan dengan acara ramah tamah dan penyerahan kenang – kenangan untuk PR Sukun yang diterima oleh Yusuf Wartono. Sebaliknya, PR Sukun juga menyerahkan souvenir Pemkab Pamekasan Madura yang diwakili Kadin Perindustrian dan Perdagangan.

Selanjutnya, rombongan meneruskan kunjungan kerja ke beberapa perusahaan rokok di Kediri, Malang, dan Surabaya.

Editor : Kholistiono

Dengan Dana Cukai, Dinas Bina Marga Pastikan Infrastruktur Warga Kudus Akan Bagus

iklan cukai

 

Sosialisasi Peraturan Menteri Keuangan Nomor 20/PMK.07/2009 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 84/PMK.07/2008 tentang Penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau dan Sanksi Atas Penyalahgunaan Alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau, Pasal 7 Ayat (1) guruf f; penguatan ekonomi masyarakat di lingkungan IHT dalam rangka pengentasan kemiskinan, mengurangi pengangguran dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan Peraturan Bupati Kudus Nomor 32 Tahun 2013 tentang Pedoman Pengelolaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau di Kabupaten Kudus. Pada lampiran II A.3 Program Pembinaan Lingkungan Sosial, kegiatan b.5) b) Fasilitasi bagi UMKM di lingkungan IHT untuk ikut serta dalam pameran skala lokal, regional, nasional, dan internasional.

MuriaNewsCom, Kudus – Ada yang berbeda dari penerimaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang diterima Kabupaten Kudus pada tahun 2016 ini.

Perbedaaan itu adalah pada penerimanya, di mana Dinas Bina Marga Pengairan dan Energi Sumber Daya Mineral (BMPESDM) Kudus mendapatkan dana tersebut. Ini baru kali pertama terjadi, di mana sebelumnya dinas tersebut belum pernah mendapatkannya.

Dinas BMPESDM menerima dana cukai bersama dinas-dinas lainnya seperti RS dr Loekmono Hadi, Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB), Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans), dan Dinas Perindustrian Koperasi dan UMKM.

Selain itu, ada juga Kantor Satpol PP, Dinas Pertanian Perikanan dan Kehutanan, Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar, Kantor Lingkungan Hidup, Bagian Humas, Dinas Ciptakarya dan Tata Ruang, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, dan Bagian Hukum.

”Dana cukai yang diperuntukkan pada dinas kami, memang digunakan untuk kegiatan yang menyediakan infrastruktur yang dibutuhkan daerah. Terutama di wilayah yang berdekatan dengan industri hasil tembakau (IHT),” terang Kepala Dinas BMPESDM Kudus Sam’ani Intakoris.

Menurut Sam’ani, dana itu akan diperuntukkan bagi pembangunan infratrukstur dan pengairan, yang memang menjadi tugas pokok dan fungsinya. ”Memang itu nanti fungsinya. Kita akan memastikan bahwa infrastruktur yang ada, akan semakin lebih baik lagi,” jelasnya.

Sam’ani mengatakan, pihaknya memang sangat mengapresiasi penerimaan dana cukai yang diberikan kepada dinasnya. Hal ini dikarenakan, penggunaan dana itu akan benar-benar bermanfaat dan berguna langsung bagi warga.

”Selain itu, pembangunan infrastruktur ini kan bisa dilihat langsung oleh masyarakat. Baik itu jalan maupun jembatan, atau pengairan. Dan juga bisa diketahui apakah memang sudah sesuai dengan aturan atau tidak. Karena jelas bentuknya. Berupa fisik tadi,” tuturnya.

Infrastruktur yang bagus, memang menjadi target bagi Dinas BMPESDM Kudus. Karena itu, sejumlah pembangunan dan perbaikan terus dilakukan. Sam’ani mengatakan, tidak ada skala prioritas dalam pembangunan infrastruktur yang dilakukan pihaknya dengan menggunakan dana cukai.

”Yang jelas, bagaimana infrastruktur itu bisa mendukung para pekerja di IHT untuk pergi dan pulang ke lokasi tempatnya bekerja. Kemudian pengairan juga bisa berjalan dengan baik bagi para petani. Intinya, bagaimana warga bisa nyaman beraktivitas dengan infrastruktur yang sudah kita bangun dengan dana cukai,” paparnya.

Ke depannya, Sam’ani bertekad bahwa penggunaan dana cukai akan lebih dimaksimalkan lagi, untuk pembangunan infrastruktur yang ada. Sehingga semua yang menunjang aktivitas warga itu akan semakin bagus kondisinya.

”Kita juga ajak warga untuk bisa memelihara dan menjaga apa yang sudah kita bangun. Sehingga keberlangsungannya juga bisa terus menerus. Dan manfaat dari dana cukai ini, benar-benar terasa untuk semua warga Kudus,” imbuhnya. (ads)

Dana Cukai Kudus Buat Buruh Rokok Punya Usaha Mandiri

murianews-kudus-iklan cukai tyg 14 maret 2016-pkl 13.00 wib

Sosialisasi Peraturan Menteri Keuangan Nomor 20/PMK.07/2009 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 84/PMK.07/2008 tentang Penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau dan Sanksi Atas Penyalahgunaan Alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau,Pasal 7 ayat 1 huruf a Pembinaan kemampuan dan keterampilan kerja masyarakat di lingkungan Industri Hasil Tembakau (IHT) dan/daerah penghasil Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau di Kabupaten Kudus. Lampiran III.A.3, Program pembinaan lingkungan sosial, pada kegiatan b.1) bahan baku Industri Hasil Tembakau (IHT) dan Peraturan Bupati Kudus Nomor 32 Tahun 2013 tentang Pedoman Pengelolaan a) Pengurangan pengangguran di lingkungan IHT melalui pelatihan dan bantuan sarana usaha bagi pencari kerja.

MuriaNewsCom, Kudus – Salah satu fungsi dari penerimaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang diterima Kabupaten Kudus, adalah untuk bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Terutama adalah untuk kepentingan kesejahteraan buruh pabrik rokok yang ada di lingkungan industri hasil tembakau (IHT). Untuk mereka, salah satu fungsi penerimaan dana cukai diperuntukkan.

Upaya yang ditempuh Pemkab Kudus dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dari para buruh, adalah dengan mengikutsertakan mereka dalam berbagai kegiatan yang memanfaatkan dana cukai.

Pemberian kegiatan itu, dilakukan oleh Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Kudus. Banyak sekali jenis kegiatan yang sudah dilaksanakan di sini. Dan semuanya bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan, serta ketrampilan dari para peserta, yang kebanyakan adalah buruh pabrik rokok.

Ribuan orang sudah mengikuti kegiatan di BLK ini. Keahlian yang sudah dicapai, juga terbilang banyak. Dengan keahlian yang dimiliki sekarang, mereka para alumni banyak yang sudah memiliki usaha mandiri dan menekuni usaha baru.

Rangkaian pelatihan di BLK Kabupaten Kudus memang diprioritaskan untuk warga di lingkungan Industri Hasil Tembakau (IHT). Sebab, biaya yang di gunakan untuk menggelar pelatihan ini merupakan alokasi dari DBHCHT yang diterima Kabupaten Kudus.

Kegiatan ini sudah sesuai dengan dua regulasi tentang penggunaan dana cukai. Yakni, Peraturan Menteri Keuangan Nomor 20/PMK.07/2009 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 84/PMK.07/2008 tentang Penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau dan Sanksi Atas Penyalahgunaan Alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau, Pasal 7 ayat 1 huruf a Pembinaan kemampuan dan keterampilan kerja masyarakat di lingkungan Industri Hasil Tembakau (IHT) dan/daerah penghasil bahan baku Industri Hasil Tembakau (IHT) dan Peraturan Bupati Kudus Nomor 32 Tahun 2013 tentang Pedoman Pengelolaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau di Kabupaten Kudus. Lampiran III.A.3, Program pembinaan lingkungan sosial, pada kegiatan b.1) a) Pengurangan pengangguran di lingkungan IHT melalui pelatihan dan bantuan sarana usaha bagi pencari kerja.

Berkat kemauan keras para peserta dan dengan arahan pendamping dari BLK, kini banyak lulusan yang sekarang sudah memiliki usaha mandiri, dan beberapa diantaranya masih bekerja sebagai buruh rokok, tapi kini juga memmiliki usaha sampingan.

Selain buruh rokok, warga di sekitar Industri Hasil Tembakau (IHT) juga diperbolehkan mendaftar sebagai peserta pelatihan keterampilan di BLK. Hasilnya, banyak dari mereka yang awalnya hanya menjadi ibu rumah tangga, kini bisa membantu perekonomian keluarga dengan keahlian yang mereka kuasai.

Kepala UPT BLK Kudus Sajad menjelaskan, pelatihan di BLK tersebut, dibiayai dana cukai yang diterima Pemkab Kudus. Untuk pelaksanaannya, mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan 20/PMK.07/2009 dan Perbub No 22 Tahun 2010.

”Pelatihan yang diberikan BLK merupakan stimulan. Dengan demikian, para peserta pelatihan  akan lebih tergerak untuk maju dan mengembangkan usaha sesuai dengan keterampilannya masing-masing,” terang Sajad.

Sajad menyebutkan bahwa alumni dari BLK Kudus sudah banyak yang mampu bersaing di dunia kerja. Ia berharap kesuksesan para lulusan tersebut bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk ikut menimba ilmu secara gratis di BLK Kudus.

Ia mencatat, terdapat sekitar 35.000an peserta yang sudah mengikuti pelatihan di BLK dari tahun 2009 hingga 2015. Bahkan dari jumlah tersebut sudah banyak yang menjalankan usaha secara mandiri setelah mengikuti pelatihan.

”Sebanyak 60% sudah berwirausaha dari semua jurusan. 30 persen dipakai perusahaan dan 10 persen lainnya dalam pembinaan kita. Sedangkan pada 2016 ini, kuota yang dibuka sebanyak 5.232 peserta. Mulai Februari 2016 sudah dimulai dan masing-masing kejuruan sebagian besar sudah memenuhi kuota,” tuturnya. (ads)

Di-Twitter, Gubernur Diwaduli Pungli PDAM Grobogan

Bukti pungli PDAM Grobogan yang dikirimkan melalui akun media sosial Twitter

Bukti pungli PDAM Grobogan yang dikirimkan melalui akun media sosial Twitter

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Program penyaluran air bersih bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang dilaksanakan PDAM Grobogan, dipersoalkan warga. Karena program MBR itu diduga terjadi pungutan liar (pungli) terhadap warga yang mendapatkan program tersebut.

Gubernur Ganjar Pranowo diwaduli salah seorang warga terkait dugaan pungli di PDAM Grobogan sebesar Rp 150.000. Hal itu disampaikan melalui media sosial Twitter, Senin (14/3/2016).

Pemilik akun nDoro Sugi ‏@sugiyantondoro yang dikutip MuriaNewsCom berkicau. “Pak @ganjarpranowo  ini lho pungli MBR yang harusnya gratis, sampe saat ini air juga tidak mengalir,” katanya.

Pemilik akun itu juga mengirikam foto bukti adanya praktik pungli. Tujuannya agar Ganjar bisa lebih paham soal apa yang disampaikan. Serta berharap Ganjar bisa melakukan tindakan.

Ganjar sontak membalas keluhan warga. “Apa itu? @PdamGrobogan @PemkabGrobogan.” Gubernur memang membuka akses seluas-luasnya kepada masyarakat untuk melaporkan ketidakberesan yang terjadi di daerah melalui akun Twitter-nya.

Editor : Akrom Hazami

Wakil Bupati Grobogan Terpilih Tutup Usia

wakil bupati grobogan 2016-2021

MuriaNewsCom, Grobogan – Wakil Bupati terpilih Kabupaten Grobogan, Edy Maryono, dikabarkan meninggal dunia, Jum’at (11/3/2016) pagi.

Informasi yang dihimpun, Edy Maryono, menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Yakkum Purwodadi. Edy Maryono meninggal diduga dikarenakan terkena serangan jantung.

Namun, belum diketahui lebih lanjut kepastian penyebab meninggalnya Wakil Bupati terpilih Kabupaten Grobogan tersebut.

Edy Maryono merupakan pendamping Sri Sumarni pada Pilkada Grobogan 2015lalu. Pasangan ini mengalahkan incumbent pada pilkada lalu. Saat ini, pasangan tersebut belum dilantik seperti beberapa kepala daerah lainnya di Jawa Tengah yang sudah dilantik serentak oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo beberapa waktu lalu.

Editor : Kholistiono

Gowes Mengasyikkan Ala SSBC, Kamu Perlu Tahu Ini  

Anggota Sukun Special Bicycle Community (SSBC) Kudus melakukan foto bersama

Anggota Sukun Special Bicycle Community (SSBC) Kudus melakukan foto bersama

 

MuriaNewsCom, Kudus – Bersepeda merupakan salah satu olahraga yang banyak digandrungi berbagai kalangan. Berbagai komunitas sepeda pun banyak dijumpai di Kudus.

Salah satu komunitas sepeda di Kudus yang memiliki anggota lebih dari seratus orang adalah Sukun Special Bicycle Community (SSBC) Kudus.

Rabu (9/3/2016), SSBC mengadakan acara Gowes bersama di Muntilan,  dan Yogyakarta. Acara yang didukung PR Sukun  diikuti oleh 53 peserta. Para peserta berangkat dari Kudus mulai pukul 05.00 WIB menggunakan bus,  truk, dan minibus.

Sesampainya di SPBU Blabak Muntilan, mereka melakukan bongkar pasang sepeda dan melanjutkan perjalanan menuju pos I dan pos II. Pos I terletak di Merapi View dan Pos II terletak di Malioboro dengan rute yang ditempuh sepanjang kurang lebih 50 km.

Acara gowes ke luar kota ini digelar SSBC sebagai program tahunan sekaligus berwisata bersama dengan bersepeda. Tantangan dalam acara ini adalah menjaga ketertiban dan menjaga emosi di jalan.

Editor : Akrom Hazami

Jalan Sehat Meriahkan Musyda Muhammadiyah dan Aisyiyah Kudus

Jalan Sehat Meriahkan Musyda Muhammadiyah dan Aisyiyah Kudus

MuriaNewsCom, Kudus – Jalan sehat dalam rangka gebyar Musyawarah Daerah (Musyda) Muhammadiyah dan Aisyiyah Kudus ke-47 akan digelar Sabtu (5/3/2016). Acara tersebut dibuka untuk umum dan gratis.

Jalan sehat itu, dimulai dan finis di lapangan Muhammadiyah yang terletak di utara SMP Muhammadiyah 1 Kudus. Sejumlah doorprize menarik pun disediakan bagi peserta.

Ketua Panitia Musyda Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-47 Kudus Yusuf Superiyanto melalui Koordinator Jalan Sehat Alfis Safarudin mengatakan, jalan sehat ini diadakan untuk memeriahkan Musyda yang dilaksanakan pada 8-9 Maret mendatang. Salah satu rangkaian acara pendukungnya adalah jalan sehat ini.

Dari rilis yang diterima, rencananya, jalan sehat dimulai sekitar pukul 06.30 WIB di dengan start lapangan Muhammadiyah. Para peserta menempuh jarak sekitar lima kilometer. Jalan yang dilewati peserta, yakni dari lapangan Muhammadiyah menuju ke selatan perempatan Jember ke timur ke Jalan Sunan Kudus.

Dari jalan Sunan Kudus menuju Alun-alun Simpang Tujuh Kudus melewati gang samping Masjid Agung menuju Jalan Veteran. Dari Jalan Veteran ke barat menuju Jalan KH Ahmad Dahlan, kemudian ke selatan melewati Jalan KHR Asnawi dan kembali lagi ke lapangan Muhammadiyah.

Di lapangan Muhammadiyah itu juga ada bazaar. ”Saat di lapangan Muhammadiyah juga ada beberapa hiburan dari para siswa-siswi Muhammadiyah dan pembagian doorprize,” terangnya.

Masing-masing peserta nantinya mendapatkan kupon yang akan dibagikan saat jalan sehat. Kupon itu yang nantinya diundi saat pembagian doorprize. Hadiah yang dibagikan, di antaranya Tv LED 32’, TV LED 24’, mesin cuci, sepeda gunung, tablet, handphone, kompor gas, rice cooker, kipas angin, dispenser, dan lainnya.

Adapun peserta yang ikut jalan sehat Musyda Muhammadiyah ini, diperkirakan mencapai 3.000 orang. Selain dari siswa-siswi sekolah Muhammadiyah di Kudus, nantinya juga ada masyarakat Kudus yang ikut jalan sehat ini. Jadi tidak hanya simpatisan Muhammadiyah yang ikut jalan sehat ini, namun bebas bagi masyarakat umum. ”Apalagi jalan sehat ini gratis,” tambahnya.

Editor : Akrom Hazami

Gagas Melek Teknologi, Muslimat NU Jepara Gelar Pelatihan Teknologi Informasi

Muslimat Nahdlatul Ulama’ Jepara pada Kamis (3/3/2016) melaksanakan pelatihan teknologi Informasi di Aula lantai 2 Gedung NU Kabupaten Jepara. (ISTIMEWA)

Muslimat Nahdlatul Ulama’ Jepara pada Kamis (3/3/2016) melaksanakan pelatihan teknologi Informasi di Aula lantai 2 Gedung NU Kabupaten Jepara. (ISTIMEWA)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Di era Globalisasi seperti sekarang, teknologi menjadi hal yang lumrah bagi semua kalangan masyarakat. Untuk menyongsong masyarakat muslimat melek media, Muslimat Nahdlatul Ulama’ Jepara pada Kamis (3/3/2016) melaksanakan pelatihan teknologi Informasi di Aula lantai 2 Gedung NU Kabupaten Jepara. Penyelenggaraan pelatihan ini diselenggarakan dalam rangka harlah muslimat NU yang ke 70.

Dalam pelatihan tersebut, Muslimat NU menggandeng Telkom cabang Kudus sebagai narasumber serta Lembaga Pers Mahasiswa BURSA Fakultas Syari’ah dan Hukum UNISNU Jepara relawan untuk membantu peserta. Peserta pelatihan berasal dari perwakilan Pimpinan Anak Cabang Se-Kabupaten Jepara.

”Peserta dalam pelatihan ini seharusnya hanya berjumlah 20 orang. Namun, dalam kenyataannya peserta sangat antusias untuk mengikuti pelatihan ini. Sehingga wifi yang digunakan kurang sepadan dengan peserta,” Ujar Mayadina Rohma, ketua panitia pelaksana.

Nur Aini ketua Muslimat Nahdlatul Ulama’ Jepara mengungkapkan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengurus muslimat mulai dari anak cabang sampai dengan pengurus cabang serta memudahkan komunikasi organisasi melalui pemanfaatan teknologi informasi komunikasi.

Pelatihan ini direncanakan tidak berjalan satu kali ini saja, melainkan suatu saat ada follow up-nya. Peserta yang hadir dalam pelantikan tersebut diharapkan membagi ilmu dengan pengurus yang lain di cabang.

”Direncanakan untuk pertemuan kedepan peserta mempelajari mengenai blogger,” imbuh Mayadina Rohma yang baru-baru ini dilantik sebagai Dekan Fakultas Syari’ah dan Hukum.

Editor : Titis Ayu Winarni

Habib Lutfi Akan Meriahkan Pengajian Harlah IPNU-IPPNU  

Habib Lutfi bin Yahya dari Pekalongan yang akan memeriahkan pengajian di Batang

Habib Lutfi bin Yahya dari Pekalongan yang akan memeriahkan pengajian di Batang

 

MuriaNewsCom, Kudus – PR Sukun mendukung peringatan Harlah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) ke-62 dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) ke-61 yang akan diselenggarakan di halaman MWC NU Warangasem, Batang, pada Jumat (4/3/2016).

Berbagai rangkaian acara telah dipersiapkan panitia untuk memperingati acara yang digelar mulai pukul 06.00 WIB tersebut, di antaranya jalan sehat, pawai khitan massal, khitan massal, pembagian doorprize berupa sepeda gunung dan berbagai hadiah menarik lainnya. Puncak acara akan diselenggarakan pengajian untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, dan akan dihadiri oleh Habib Lutfi bin Yahya dari Pekalongan mulai pukul 19.30 WIB.

Editor : Akrom Hazami

Siswa SMA di Kudus Akan Dapat Rp 1,2 Juta

bos_sma

 

MuriaNewsCom, Kudus – Bantuan dana pendamping BOS telah disiapkan Pemkab Kudus tahun ini. Bantuan yang mencapai puluhan miliar itu, disiapkan sebagai sarana pembantu pendidikan untuk sekolah negeri.

Kepala Disdikpora Kudus Joko Susilo mengatakan puluhan miliar sudah siap untuk mendampingi dana BOS. Bantuan tersebut  merupakan bantuan dari Pemkab Kudus untuk kemajuan pendidikan di Kudus.

“Seperti tahun sebelumnya, pada tahun ini juga kami anggarkan bantuan dana pendamping BOS. Bantuan itu merupakan pendamping kebutuhan siswa yang tidak dianggarkan dalam BOS,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Kabid Dikmen pada Disdikpora Kudus Agus Nutarman mengatakan, bantuan untuk sekolah negeri tingkat menengah atas sudah siap. Seperti tahun sebelumnya, pada tahun ini juga dianggarkan per siswa di Kudus.

Untuk tingkat SMA negeri di Kudus, jumlah per siswa mendapatkan Rp 1,2 juta selama setahun. Jumlah sekolah SMA negeri di Kudus terdapat tujuh sekolah dengan total Rp 8.650.800.000.

“Untuk tingkatkan SMA di Kudus, jumlah siswanya tahun ini ada 7.209 siswa. Semuanya mendapatkan bantuan pendamping BOS yang dibiarkan tahun ini juga,” katanya.

Sedangkan, untuk sekolah negeri tingkat SMK, jumlah yang diterima lebih besar ketimbang SMA, yakni sejumlah Rp 1,4 juta tiap siswanya. Sedangkan jumlah siswa SMK yang terdapat di Kudus sejumlah 3.931 siswa yang tersebar di semua sekolah SMK negeri di Kudus.

“Kalau untuk SMK, total mencapai 5.503.400.000. Jumlah tersebut merupakan jumlah keseluruhan yang diterima dalam setahun,” jelasnya.

Editor : Akrom Hazami

Baca juga :

Kepada Yth Sekolah Swasta, Ini Trik Biar Dana Pendamping BOS Cair

Dewan Ancam Tak Loloskan Usulan Anggaran BOS Daerah Jika Hanya untuk Tingkatkan Gaji Honorer K2

Memori Februari, 5 Peristiwa yang Geger di Kudus

MuriaNewsCom, Kudus – Selama Februari 2016, ada beberapa peristiwa yang mengegerkan. Hal ini membekas di benak warga Kudus.  Berikut peristiwa itu :

  1. Penemuan Makam Mbah Jiwo

Makam yang diyakini sebagai makam mbah Jiwo, atau Habib Ahmad bin Abdullah Abu Bakar Arrumi, pada 5 Februari 2016 di Desa Dersalam Kecamatan Bae.

f-makam-misterius-2-e

Makam Mbah Jiwo yang baru-baru ini ditemukan warga (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

  1. Kios yang terdapat di Kudus Plaza yang disegel

Ada 15 kios yang terdapat di Kudus Plaza yang disegel, delapan di antaranya memang sudah tidak terpakai. Namun tujuh sisanya masih beroperasi untuk melakukan aksi jual beli.

Petugas Satpol PP melakukan penyegelan di Kudus Plaza. (MuriaNewsCom)

Petugas Satpol PP melakukan penyegelan di Kudus Plaza. (MuriaNewsCom)

 

  1. Banjir Menerjang

Banjir melanda sejumlah wilayah Kudus. Salah satunya di Kecamatan Kaliwungu, 12 Februari 2016. Sawah dan rumah warga tidak sedikit yang terendam banjir.

Warga menerjang banjir yang melanda Kecamatan Kaliwungu, Kudus. (MuriaNewsCom)

Warga menerjang banjir yang melanda Kecamatan Kaliwungu, Kudus. (MuriaNewsCom)

 

  1. Warga Kudus Digegerkan dengan Korban Perampokan Metromini di Jakarta

Korban tewasnya merupakan warga Dukuh Kemang RT 4 RW 5, Karangbener, Bae, Bagus Budi Wibowo (42). Korban merupakan karyawan PT Telkom. Kejadian pada Kamis (11/2/2016).

Rumah korban di Karangbener, Bae,Kudus. (MuriaNewsCom)

Rumah korban di Karangbener, Bae,Kudus. (MuriaNewsCom)

 

  1. Rokok Ilegal Ditertibkan

Selama dua hari mulai dari Rabu (17/2/2016) hingga Kamis (18/2/2016), Satpol PP Kudus menggelar razia rokok ilegal. Sejumlah toko di Wilayah Kecamatan Undaan jadi sasaran. Satuan Polisi Pamong Praja Kudus mengamankan ratusan bungkus rokol ilegal.

Anggota Satpol PP menunjukkan rokok ilegal. (MuriaNewsCom)

Anggota Satpol PP menunjukkan rokok ilegal. (MuriaNewsCom)

 

Editor : Akrom Hazami

Chapter Pajero Owners Club di Indonesia Bakal Ikut Rakornas

Komunitas Pajero Owners Club (POC) Central Java Chapter bakal mengadakan rakornas I di Noormans Hotel, Semarang, Sabtu (23/1/2016). (Istimewa)

Komunitas Pajero Owners Club (POC) Central Java Chapter bakal mengadakan rakornas I di Noormans Hotel, Semarang, Sabtu (23/1/2016). (Istimewa)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Komunitas Pajero Owners Club (POC) Central Java Chapter, bakal mengadakan acara Rakornas I, yang digelar di Noormans Hotel, Semarang, pada Sabtu (23/1/201) nanti.

Bukan hanya para pecinta mobil Pajero dari Jawa Tengah saja yang bakal hadir. Tapi juga dari seluruh chapter POC se Indonesia, juga akan hadir pada kesempatan itu.

Daerah lain yang juga akan hadir adalah Central Java Chapter, West Java Chapter, Manado Chapter, DI Yogyakarta Chapter, Mantap Chapter, Central Sulawesi Chapter, South Celebes Chapter, Grage Chapter, Jabodetabek Area Chapter, dan South Sumatra Chapter.

Rakornas ini akan mengusung beberapa agenda yang memang bakal menjadi kegiatan komunitas di masa mendatang. Kesempatan ini juga akan dijadikan ajang silahturrahim antaranggota komunitas.
Sementara para anggota pria melangsungkan rapat koordinasi, para ladies dan kids yang tergabung di dalamnya, akan melakukan tour by bus.

Tour ini sendiri, bergagendakan city tour Semarang dan museum kereta api Ambarawa. Komunitas yang disupport oleh PR Sukun ini, akan mulai berkumpul di Semarang mulai tanggal 22-24 Januari mendatang.

Editor: Merie

Icek Pastikan Gandeng Sugeng Prasetyo

Wakil Bupati Grobogan Icek Baskoro. (MURIA NEWS/DANI AGUS)

GROBOGAN – Teka-teki sosok yang akan digandeng Wakil Bupati Grobogan Icek Baskoro dalam Pilkada 9 Desember mendatang akhirnya terjawab. Usai menyerahkan bantuan traktor di Kantor Dinas Pertanian TPH Grobogan siang tadi, Icek menegaskan jika dirinya akan menggandeng Bendahara PC NU Grobogan Sugeng Prasetyo sebagai pasangan calon wakil bupati.

Lanjutkan membaca

Grebek Arena Judi Sabung Ayam, Polisi Amankan 4 Warga

AKP Eko Adi Pramono, Kasat Reskrim Polres Rembang. (MURIANEWS/AHMAD FERI)

REMBANG – Menyambut datangnya bulan suci ramadan, aparat kepolisian resor (Polres) gencar melakukan razia pemberantasan penyakit masyarakat. Kali ini, polisi melakukan penggrebekan di arena judi sabung ayam di Dusun Bencili, Desa Kebonagung, Kecamatan Sulang. Selain mengamankan sejumlah barang bukti, aparat juga berhasil mengaman empat orang warga di arena judi tersebut.

Lanjutkan membaca

Kena Hipnotis, Puluhan Juta Tabungan Siswa Raib

Kunadi (25), guru honorer SD Negeri Pengkol yang menjadi korban hipnotis saat melapor di Mapolsek Kaliori usai kejadian, Senin (15/6/2015). (MURIANEWS/AHMADFERI)

REMBANG – Nasib nahas menimpa ratusan siswa SD Negeri Pengkol Kecamatan Kaliori, sebab uang tabungan mereka sebesar Rp 83 juta dilaporkan hilang. Musibah ini bermula ketika salah seorang guru honorer di sekolah setempat, Kunadi (25) yang bertugas mengambil uang tabungan di bank diduga menjadi korban hipnotis. 

Lanjutkan membaca