Pencuri Toko Emas di Sragen Terekam CCTV

ILUSTRASI

MuriaNewsCom, Sragen — Pencurian bermotor di  Toko Emas Ragil Baru kompleks Pasar Kota Sragen, Jalan Ahmad Yani, Sragen, Rabu (30/8/2017) pukul 07.26 WIB, terekam kamera closed circuit television (CCTV).

Rekaman tersebut saat ini sudah diambil oleh polisi untuk keperluan penyelidikan. Pencurian di toko emas milik Warsini (60), warga Tegalsari Asri, Sragen Kulon, Sragen, itu mengakibatkan kerugian hingga Rp300 jutaan dari 2 kg emas yang dibawa kabur pencuri.

Aksi pencurian itu baru disadari oleh karyawan toko emas setelah kedua pelaku kabur menggunakan sepeda motor. Karyawan itu kemudian melaporkan kejadian itu kepada pemilik toko emas.

Pemilik toko emas langsung mengecek di rekaman kamera CCTV dan ternyata benar ada seorang laki-laki yang semula mengenakan jaket mengambil stoples berisi cincin dengan tangan kanannya. Atas kejadian itu pemilik toko langsung melapor ke Mapolsek Sragen Kota.

“Jumlah cincin emas yang hilang itu beratnya sampai 2 kg dan nilai kerugiannya sampai Rp300 jutaan lebih. [Pelaku] perempuannya agak tua dan laki-lakinya lebih muda. Ya, mereka seperti ibu dan anak. Pencurian itu indikasinya terencana karena pelaku laki-laki sudah dua hari berkeliaran di sekitar toko emas ini,” ujar Aris, salah satu anak dari pemilik toko emas itu, dikutip dari Solopos.com.

Berdasarkan laporan tersebut, tim Polres Sragen dan Polsek Sragen Kota dipimpin Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman langsung melakukan olah kejadian perkara di Toko Emas Ragil Baru Sragen. Kapolsek Sragen AKP Suseno mewakili Kapolres Sragen AKBP Arif Budiyanto saat dihubungi Solopos.com, Rabu, menyampaikan identitas kedua pelaku belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan.

Suseno tidak berani menduga-duga hubungan kedua pelaku itu. “Rekaman kamera CCTV menjadi alat bukti yang diambil polisi dan didalami untuk mengungkap pelaku. Ciri-cirinya, perempuan bertubuh tinggi besar menggunakan jilbab dan baju panjang seperti jubah lorek-lorek hitam putih. Laki-laki bertubuh tinggi, rambut lurus seleher, mengenakan jumper warna hitam gelap, dan kulit putih. Modusnya, perempuan mengalihkan perhatian penjaga toko emas kemudian yang laki-laki mengambil emas,” ujar Suseno.

 

Editor : Akrom Hazami