Edan…Makelar di Pelabuhan Juwana Ini Bahkan Punya Kantor Khusus

Tim Saber Pungli mendatangi makelar yang beroperasi di sebelah Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Juwana, Rabu (30/8/2017). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Tim Saber Pungli Kabupaten Pati yang dipimpin Kabag Ops Polres Pati Kompol Sundoyo menemukan makelar yang mangkal di kawasan Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Juwana, Rabu (30/8/2017).

Makelar tersebut memiliki kantor yang jaraknya hanya beberapa meter dari Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Juwana. Saat ditanya petugas, dia mengenalkan diri dengan nama Kliwon.

Namun, setelah dicecar petugas, dia baru mengaku bila namanya Karyanto. Di kantor tersebut, Karyanto melayani berbagai macam pengurusan surat.

Salah satu pelayanan yang diberikan, antara lain SIUP, SIPI, surat laut, pengesahan surat ukur internasional, sertifikat garis muat, balik nama gros akte, dan halaman tambahan. Sayangnya, tidak ada pengunjung yang menggunakan jasanya saat Tim Saber Pungli memeriksanya.

Saat ditanya apakah Karyanto menyetor sejumlah uang kepada pegawai Kantor Pelabuhan Juwana untuk memuluskan profesinya sebagai makelar, dia hanya tersenyum dan tidak menjawabnya. Kompol Sundoyo lantas memerintahkan anggota Tim Saber Pungli untuk melakukan investagasi lebih lanjut.

“Kami memerintahkan kepada tim deteksi untuk melakukan investasi lebih lanjut apakah ada jaringan makelar yang melibatkan pegawai kantor pelabuhan. Sebab, kami menemukan adanya prosedur pengurusan surat di kantor pelabuhan yang sengaja tidak transparan,” ungkap Kompol Sundoyo.

Baca juga : Kantor Pelabuhan Juwana Digeledah Tim Saber Pungli

Menurutnya, informasi prosedur pengurusan surat ada indikasi dibuat tidak transparan, agar menggunakan jasa makelar yang sudah bekerja sama dengan pegawai. Hanya saja, pihaknya belum menemukan bukti yang menguatkan indikasi tersebut.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk mengurus surat-surat di kantor pelabuhan secara langsung, tanpa menggunakan jasa perantara. Bila sudah mengurus surat di kantor secara langsung tapi ada pungutan, dia meminta kepada masyarakat untuk tidak segan melaporkan kepada Tim Saber Pungli di Mapolres Pati.

“Pegawai sudah digaji negara. Kalau masih saja melakukan pungutan kepada masyarakat, artinya mereka menghianati negara. Ini harus diberantas sampai akar-akarnya,” tandas Kompol Sundoyo.

Editor : Ali Muntoha