PNS Pati Manipulasi Absen Sidik Jari, Bupati  Akan Tindak Tegas  

Bupati Pati Haryanto mengancam mengindak tegas PNS di Pati yang memanipulasi mesin sidik jari. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Bupati Pati Haryanto ancam tindak tegas pegawai negeri sipil (PNS) memanipulasi mesin absen sidik jari (fingerprint). Hal itu disampaikannya, di Pati, Senin (28/8/2017).

“Modusnya, mereka melakukan scan sidik jari, lantas memesan sejenis stempel yang identik dengan sidik jari asli. Setelah itu, pelaku menitipkan stempel sidik jari pada orang lain,” ungkap Haryanto.

Saat salah seorang PNS bolos, temannya menempelkan stempel sidik jari itu di mesin sidik jari. Mereka secara bergantian memanipulasi mesin sidik jari bila sedang tidak masuk kerja. Hal itu dilakukan, karena absensi berpengaruh pada tunjangan yang diterima PNS. Tak mau masalah itu menghambat kinerja pemerintahan, Haryanto mengancam akan menindak tegas pelaku.

“Itu namanya tidak jujur dan tidak adil pada pegawai lain yang disiplin. Mesin sidik jari dibuat agar mereka disiplin, tapi kalau diakali begini kami akan menindak tegas,” tuturnya.

Dalam waktu dekat, Haryanto meminta Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Pati untuk melakukan investigasi kepada PNS yang curang tersebut. Mereka yang kedapatan memanipulasi mesin sidik jari akan mendapatkan sanksi yang tegas.

Dia berharap, semua PNS di Pati bisa semangat untuk melayani masyarakat. Pasalnya, banyak masyarakat yang ingin menjadi PNS tapi gagal karena tidak lolos.

Bila sudah menjadi PNS, sudah menjadi kewajiban untuk bekerja dengan baik di pemerintahan. Sebab, pekerjaan PNS bukan semata-mata berorientasi gaji, tetapi juga pengabdian kepada negara dan masyarakat.

Editor : Akrom Hazami