Beraksi Pakai Jimat Sakti di KA Purwojaya, Pencuri Ini Malah Tertangkap di Purwokerto

Foto Ilustrasi. Pelaku kejahatan mempertanggungjawabkan perbuatannya. (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Purwokerto – Ada-ada saja yang dilakukan warga ini. Dengan berbekal jimat biar tak konangan mencuri, justru malah tertangkap. Hal itu terjadi di KA Purwojaya relasi Gambir-Purwokerto-Cilacap. Adalah Sugeng Subagyo (61), warga Bojong Rangkong, Jakarta Timur. Sugeng mengakui perbuatannya saat dimintai keterangan di Stasiun Purwokerto, Kamis (24/8/2017).

Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto Ixfan Hendriwintoko mengatakan, pihaknya berhasil menangkap pencuri dari atas KA Purwojaya. “Penangkapan terhadap pelaku berawal dari kecurigaan personel Polsuska (Polisi Khusus Kereta Api) yang sedang bertugas mengawal KA Purwojaya, yakni Gus Gigih dan Dika Rimba,” katanya di Purwokerto, dikutip Antara.

Pencuri itu beraksi dengan memegang jimat. Dengan tujuan biar tak tertangkap. Tapi yang terjadi, pencuri itu malah tertangkap petugas KA. Jimat itu berisi sisik penyu, bunga kantil, dan mata uang kuno. “Jimat itu diyakini pelaku sebagai pengasihan dan biar tidak diketahui kalau mencuri,” ujarnya.

Pelaku diketahui mondar-mandir dan melakukan aktivitas mencurigakan di dalam Kereta Eksekutif 3 KA Purwojaya. Pelaku yang pura-pura baru keluar dari toilet segera berjalan kembali ke tempat duduknya, yakni nomor 7B.

Saat berjalan, pelaku dengan cepat mengambil tas bukan miliknya dari rak barang di atas tempat duduk depan tempat duduknya. Petugas Polsuska bersama kondektur segera menangkap pelaku dan menurunkannya di Stasiun Purwokerto.

Saat digeledah, petugas menemukan barang bukti berupa tiga buku ukuran folio yang biasa digunakan pelaku untuk dimasukkan ke dalam tas korban sebagai pengganti laptop yang dia curi.

Selain itu, petugas juga menemukan kartu tanda penduduk (KTP) atas nama Tjandra Washita yang diduga palsu karena foto pada KTP tersebut merupakan wajah pelaku.

Petugas juga menemukan satu lembar surat izin mengemudi (SIM) bukan atas nama pelaku, dua obeng, 10 “Micro SD” yang diduga dari telepon pintar curian karena isinya berbeda-beda, serta. Ditemukan juga satu buah `power bank`, satu unit telepon pintar merek Xiaomi, dan dua buah `buff` atau penutup wajah,” pungkasnya.

Editor : Akrom Hazami