Warga Troso Jepara Dibekuk BNN karena Jadi Kurir Sabu Jaringan Aceh

Ilustrasi

MuriaNewsCom, Semarang – Yayan Adrian (30), warga Desa Troso, Kecamatan Pecangakan, Kabupaten Jepara, dibekuk tim Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah. Warga Jepara ini diketahui sebagai kurir sabu jaringan Aceh.

Dari tangan Yayan petugas berhasil mengamankan barang bukti 100 gram sabu. Pengakuan tersangka, sabu itu diperoleh dari Aceh yang dikirim melalui jalur laut. Rencananya, sabu itu akan dikirim untuk diedarkan ke wilayah Jepara.

Kepala BNN Provinsi Jateng Brigjen Pol Tri Agus Heru mengatakan, tersangka tertangkap tangan saat mengambil paket sabu, Sabtu 12 Agustus 2017 lalu. Sabu tersebut diambil di bawah sebuah pohon palem, sekitar pukul 17.30 WIB.

”Ditangkap saat mengambil dua paket sabu. Setelah itu kami perdalam, dan diketahui sabu itu diperoleh dari penyelundupan via jalur laut,” katanya pada wartawan di markas BNNP Jateng, Jalan Madukoro, Semarang, Rabu (23/8/2017).

Tersangka juga digelangdang untuk menunjukkan persembunyian barang haram lain. Hasilnya, petugas berhasil kembali mengamankan satu paket bungkusan besar dan enam paket kecil dari rumah tersangka. Total barang bukti yang diamankan sebanyak 100 gram sabu.

Pelaku mengaku sudah sekitar dua bulan menjadi pengedar barang haram tersebut. Dari pengakuan pelaku, barang haram itu diperoleh dari Aceh, dan dikirim melalui jalur laut.

Tersangka juga mengakui jika narkoba itu diedarkan kepada teman-temannya yang sudah ia kenali. Meski demikian, BNN terus mencoba mengembangkan kasus ini, untuk mencari bandar besarnya.

Atas kasus ini, tersangka dijerat dengan pasal 114 subsider Pasal 112 Tahun 2009 tentang Penyalahgunaan Narkotika. Ancaman hukumannya minimal lima tahun dan maksimal hukuman mati.

Editor : Ali Muntoha