Duh, Korban First Travel Ternyata Ada yang Berasal dari Grobogan

Kepala Kantor Kemenag Grobogan Hambali. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Warga yang jadi korban Perusahaan Penyelenggara Ibadah Umroh (PPIU) First Travel ternyata tidak hanya berasal dari kota besar saja. Sejumlah warga dari Grobogan dikabarkan juga ikut jadi korbannya, meski jumlahnya tidak signifikan.

Kepala Kantor Kemenag Grobogan Hambali menyatakan, informasi yang didapat memang ada warga dari Grobogan yang sempat menadaftar ibadah umroh lewat PPIU tersebut. Hanya saja, jumlah pastinya belum diketahui karena belum ada yang laporan resmi ke kantornya.

”Memang ada orang Grobogan yang ikut jadi korban First Travel. Mereka langsung mengurus sendiri ke pusat dan tidak laporan ke sini,” kata Hambali, saat ditemui di kantornya, Senin (21/8/2017).

Hambali berharap, kasus yang menimpa korban First Travel itu bisa diselesaikan dengan baik. Harapannya, para korban nantinya bisa tetap berangkat menunaikan ibadah umroh atau setidaknya uangnya bisa dikembalikan.

Terkait kasus tersebut, Hambali meminta kepada masyarakat supaya mengambil hikmahnya. Untuk selanjutnya, masyarakat diminta lebih berhati-hati saat memilih PPIU ketika ingin menunaikan ibadah umroh.

”Pesan saya, masyarakat agar lebih hati-hati. Cari informasi tentang PPIU yang menawarkan jasanya. Atau supaya lebih jelas, bisa minta informasi ke kantor Kemenag untuk mengetahui PPIU yang resmi dan sudah terakreditasi lembaganya,” pesannya. 

Editor: Supriyadi