Tabung Elpiji Meledak, Suami-Istri di Ngagel Pati Dilarikan ke Rumah Sakit

Petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kebakaran, Desa Ngagel, Dukuhseti, Jumat (18/8/2017). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Warga Desa Ngagel RT 1/RW 4, Kecamatan Dukuhseti, Saripudin (45) dan istrinya, Masuroh (38) mengalami luka bakar dan dilarikan ke rumah sakit, setelah kebakaran terjadi di rumahnya, Jumat (18/8/2017).

Dari informasi yang dihimpun, kebakaran bermula saat korban memindah bensin dari jeriken ke botol untuk dijual. Pemindahan itu menggunakan selang kecil yang disalurkan dari jeriken ke botol.

“Saat pemindahan berlangsung, jeriken ditinggal ke kamar mandi. Setelah keluar dan dicek, muncul percikan api yang diduga dari loberan pengisian bensin. Pemindahan itu berada di dekat kompor gas,” ungkap Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan.

Selang beberapa detik setelah muncul percikan api, tabung gas elpiji meledak. Ledakan membuat api berkobar dan menyambar rumah bagian belakang hingga terbakar.

Sejumlah parabotan rumah tangga yang terbakar, antara lain satu unit sepeda motor Supra 125, mesin cuci, padi sebanyak satu ton, dan tabung gas sebanyak sepuluh buah. Kerugian material akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp 75 juta.

Korban yang awalnya ingin menyelamatkan barang-barang berharga justru ikut tersambar api dan mengalami luka bakar. Saripudin mengalami luka bakar di sekujur tubuh, sedangkan istrinya mengalami luka bakar ringan.

Editor: Supriyadi