Mantap, Petugas IB Grobogan Raih Juara I Tingkat Provinsi

Inseminator yang bertugas di wilayah Kecamatan Grobogan Satrio Nugroho (pegang piala) berhasil meraih juara I tingkat Jawa Tengah. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Grobogan kembali berhasil meraih prestasi dalam bidang inseminator buatan (IB).

Hal ini menyusul keberhasilan Satrio Nugroho, salah seorang petugas IB atau inseminator yang bertugas di wilayah Kecamatan Grobogan berhasil meraih juara I tingkat Jawa Tengah. Predikat juara itu diraih untuk kategori lomba petugas inseminator berprestasi wilayah pengembangan.

“Terus terang kami cukup bangga dengan prestasi yang diraih petugas kita ini. Mudah-mudahan, hal ini makin memotivasinya untuk meningkatkan kinerja,” ungkap Kepala Disnakkan Grobogan Riyanto, Rabu (16/8/2017).

Menurutnya, untuk petugas IB yang jadi juara I, nantinya akan menjadi duta Jateng dalam lomba tingkat nasional tahun 2018 mendatang. Terkait kondisi itu, Riyanto bertekad agar pada tahun depan, petugas IB yang jadi duta Jateng tersebut bisa meraih juara I nasional.

Meski demikian, untuk meraih target itu bukan sesuatu yang mudah dicapai. Oleh sebab itu, dalam waktu dekat pihaknya akan segera melakukan persiapan secara serius mengingat ada beberapa aspek yang jadi penilaian.

Antara lain, capaian kinerja selama ini, keberhasilan kebuntingan sapi yang disuntik, catatan administrasi serta peran dalam kelompok tani ternak diwilayah kerjanya.

Riyanto menambahkan, sejauh ini, sudah banyak inseminatornya yang meraih juara tingkat provinsi. Kemudian, pada tahun 2010 dan 2011, sempat ada inseminatornya yang meraih juara I nasional.

Selain juara pertama untuk petugas IB, pihaknya juga meraih beberapa prestasi lain tingkat provinsi. Yakni, juara III kategori lomba petugas inseminator berprestasi wilayah swadaya atas nama Cacuk Pundianto.

Kemudian, juara III kategori lomba kelompok ternak berprestasi komoditas kambing yang didapat kelompok tani ternak Enggal Makmur dari Desa/Kecamatan Tanggungharjo. Selanjutnya, kelompok budidaya ikan Dewi Sri dari Desa Menduran, Kecamatan Brati berhasil jadi juara II kategori lomba bididaya ikan hias.

Satu lagi, kelompok budidaya ikan Mina dari Desa Dimoro, Kecamatan Toroh berhasil jadi juara II kategori lomba bididaya ikan lele/patin.

“Jadi totalnya kita dapat lima penghargaan tingkat provinsi. Tapi hanya satu saja yang meraih juara I. Prestasi ini saya rasa cukup istimewa,” jelasnya.

Editor : Ali Muntoha