Gubernur Penasaran dengan Produksi Garam Darat di Jono Grobogan

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama Bupati Grobogan Sri Sumarni mengunjungi sentra pembuatan garam di Desa Jono, Kecamatan Tawangharjo. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Usai menghadiri penutupan TMMD Reguler ke-99 tahun 2017 di lapangan Desa Karangsari, Kecamatan Brati, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melangsungkan agenda lain bersama Bupati Grobogan Sri Sumarni. Yakni, mengunjungi sentra pembuatan garam di Desa Jono, Kecamatan Tawangharjo.

Sejak beberapa waktu lalu, Ganjar sudah mengetahui adanya pembuatan garam yang bahan bakunya bukan diambilkan dari air laut tersebut. Hal itu membuatnya merasa penasaran dan ingin melihat langsung proses pembuatan garam tersebut.

“Kabupaten Grobogan punya potensi luar biasa yang belum tentu dimiliki daerah lain. Pembuatan garam dari air sumur tanah inilah keunikan yang dimiliki Grobogan,” katanya.

Saat berada di lokasi, Ganjar sempat berdialog dengan petani garam. Setelah itu dilanjutkan melihat hamparan pembuatan garam yang sudah berlangsung ratusan tahun tersebut.

Ganjar menyatakan, adanya garam di Jono ini bisa jadi salah satu solusi mengatasi kelangkaan garam yang terjadi saat ini. Untuk itu produksi garam di Jono harus perlu ditingkatkan dan dibantu pemasarannya.

“Pembuatan garam di sini saya rasa luar biasa sekali. Soalnya, dari air tanah bisa diproses jadi garam. Bahkan, rasa garam dari Jono ini cukup gurih dan agak beda dengan garam laut. Potensi ini harus terus dikembangkan,” katanya.

 

Editor : Akrom Hazami