Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Belasan Anggota DPRD Grobogan Kembalikan Sebagian Dana Reses, Ini Sebabnya



Reporter:    /  @ 14:55:24  /  3 Juni 2017

    Print       Email

Anggota DPRD Grobogan saat melakukan kegiatan. (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Grobogan – Pengembalian sebagian dana untuk kegiatan reses tahun 2016 dilakukan sejumlah anggota DPRD Grobogan. Gara-garanya, ada laporan pertanggungjawaban yang dinilai tidak sesuai berdasarkan hasil audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.

Informasi yang didapat menyebutkan, jumlah anggota yang diminta mengembalikan dana reses ada belasan orang. Besarnya pengembalian dana tiap orang berbeda-beda. Yakni, dari kisaran Rp 5 juta hingga Rp 50 juta.

Dana reses yang harus dikembalikan tersebut sudah disetorkan pada kas daerah pada akhir April lalu. Besarnya dana reses tahun 2016 yang diterima tiap anggota DPRD sekitar Rp 66 juta. Dana ini digunakan untuk menyelenggarakan tiga kali reses dalam setahun.

Wakil Ketua DPRD Grobogan HM Nurwibowo ketika dikonfirmasi membenarkan adanya pengembalian dana reses tersebut. “Saya juga ikut mengembalikan dana reses sekitar Rp 27 juta. Pengembalian dana itu terkait tidak lengkapnya laporan pertanggungjawaban terkait makanan dan minuman saat menyelenggarakan reses,” jelasnya.

Dijelaskannya, pengadaan makanan dan minuman dilaksanakan anggota Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang ada di masing-masing lokasi reses yang jaraknya jauh dari pusat kabupaten. Untuk penyedia konsumsi di daerah pelosok yang dipakai reses banyak yang tidak memiliki kuitansi dan setempel. Hal itu membuat laporan pertanggungjawaban reses soal konsumsi dinilai tidak lengkap.

Terkait dengan pengembalian dana tersebut, pihaknya langsung mengadakan evaluasi sistem reses. Terutama, mengenai kelengkapan dokumen pertanggungjawaban reses yang harus dipenuhi.

“Saya minta semua anggota dan staf di sekretariat dewan mengevaluasi dokumen pertanggungjawaban reses. Hal ini untuk mengantisipasi agar pelaksanaan reses tidak ada kesalahan,” katanya.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →