Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Pekerjaan TKI masih jadi Idaman Warga Grobogan



Reporter:    /  @ 22:00:56  /  2 Juni 2017

    Print       Email

Anggota DPR RI Imam Suroso menyampaikan beberapa persoalan seputar TKI dalam acara sosialisasi peluang kerja ke luar negeri yang digelar di pendapa kabupaten, Sabtu (8/4/2017) (MuriaNewsCom / Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Meski banyak masalah yang menimpa TKI di luar negeri namun hal itu tidak mengurangi minat masyarakat Grobogan untuk mengaiz rezeki di negeri orang. Hal ini bisa dilihat dengan banyaknya orang yang mendaftarkan diri untuk bekerja jadi TKI. Bahkan, tidak jarang mereka rela mengeluarkan biaya besar sekalipun nantinya hanya ditempatkan menjadi pembantu rumah tangga.

”Sejauh ini, kerja jadi TKI masih banyak peminatnya, utamanya kaum perempuan. Setiap tahun, lebih 1.000 orang yang kerja jadi TKI di berbagai negara,” ujar Kasi Penempatan Penempatan Tenaga Kerja Dinakertrans Grobogan Sugiyarto, Jumat (2/6/2017).

Dijelaskan, pada tahun 2012 dan 2013 lalu ada sekitar 2.000 orang yang bekerja jadi TKI. Sementara pada tahun 2014 dan 2015 lalu tercatat ada sekitar 1.300  warga Grobogan yang kerja jadi TKI. Dari jumlah ini, sebanyak 75 persennya adalah perempuan.

Sebagian besar TKI asal Grobogan memilih bekerja di sejumlah negara yang berada di kawasan Asia Pacific. Seperti di Hongkong, Taiwan, Malaysia, Korea dan Singapura yang dirasa lebih dekat jaraknya dan gajinya dinilai cukup tinggi.

Menurut Sudiyarto, beberapa waktu lalu, negara tujuan utama TKI adalah kawasan Timur Tengah khususnya Arab Saudi. Namun, pengiriman TKI di Arab Saudi sudah tidak dilakukan karena ada moratorium pemerintah. Pilihan TKI saat ini beralih ke Taiwan dan Hongkong sebagai negara tujuan bekerja.

Untuk data tahun 2016, jumlah pencari kerja ke luar negeri ada 1.264 orang. Dari jumlah ini sebanyak 668 orang bekerja di Taiwan. Disusul kemudian ke Hongkong 317 orang dan Singapura 179 orang. Sedangkan sisanya tersebar di Malaysia, Uni Emirat Arab, Oman, Qatar, Brunai, dan Korea.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →