Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Ditinggal Buka Puasa di Rumah Makan di Pati, Mobil Warga Semarang Pecah dan Uang Rp 10 Juta Raib



Reporter:    /  @ 15:37:37  /  1 Juni 2017

    Print       Email

Kondisi mobil korban setelah kaca mobilnya dirusak dan tas berisi uang Rp 10 juta digasak maling di Jalan Pati-Kudus Km 5, Margorejo, Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Warga Semarang, Ahmad Zaeno Bisri kehilangan uang Rp 10 juta saat mobilnya ditinggal buka puasa dan diparkir di depan Rumah Makan Padang Sakato, Jalan Raya Pati-Kudus Km 5, Desa Bumirejo, Margorejo, Pati, Rabu (31/5/2017) pukul 18.30 WIB.
Kaca mobil Toyota Etios H 8531 YF sudah dalam keadaan pecah, setelah pemiliknya selesai buka puasa. Setelah diperiksa, tas dalam mobil yang berisi uang Rp 10 juta bersama kartu BPJS dan obat-obatan raib.

Kabag Ops Polres Pati Kompol Sundoyo mengatakan, modus operandi pelaku dengan memecah kaca mobil korban yang sedang diparkir. Pelaku disebut cukup cerdik karena memanfaatkan situasi rumah makan yang tanpa petugas parkir.

“Kasus tindak kejahatan dengan memecah kaca mobil memang sudah beberapa kali terjadi di Pati. Pelaku memanfaatkan warung atau rumah makan yang tidak ada tukang parkirnya. Setelah kaca berhasil dipecah, pelaku mengambil barang berharga dalam mobil. Biasanya yang diincar uang tunai,” ujar Kompol Sundoyo, Kamis (1/6/2017).

Kepada polisi, korban menuturkan kronologi tindak kejahatan yang menimpa dirinya. Saat itu, dia melakukan perjalanan dari Kecamatan Wedarijaksa menuju Semarang untuk pulang.

Ketika sudah memasuki waktu buka puasa, dia memutuskan untuk buka puasa di Rumah Makan Padang Sakato di Jalan Pati-Kudus Km 5. Usai makan, korban bergegas ke mobil untuk melanjutkan perjalanan ke Semarang.

Dia terkejut setelah melihat kaca mobilnya pecah dan tas dalam mobil berisi uang tunai hilang. Korban langsung melapor kepada petugas Polsek Margorejo.

“Imbauan yang kami sampaikan, pengemudi mobil harus lebih berhati-hati dalam memarkir kendaraan. Disarankan untuk memilih warung atau rumah makan yang dijaga tukang parkir, satpam atau dalam jangkauan penglihatan kita,” imbau Kompol Sundoyo.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →