Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Hati-hati, Jangan Asal Tolong Korban Lalu Lintas di Kudus



Reporter:    /  @ 08:00:17  /  31 Maret 2017

    Print       Email

Aksi pertolongan pertama pada korban kecelakaan lalu lintas di Kudus, Kamis. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Dalam Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD), masyarakat diminta terlibat langsung menyelamatkan korban kecelakaan lalu lintas. Tapi dalam menolong korban, ada metode yang harus dilalui.

Ketua Sistem Penanganan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) RSUD Kudus Aris Jukisno, mengatakan materi dasar tentang menyelamatkan korban laka lantas harus dikuasai dulu. Seperti halnya saat melihat kecelakaan di bagian kepala, masyarakat jangan sembarang mengangkatnya.

“Jika terjadi kecelakaan dan yang luka di kepala, maka harus waspada. Apalagi kepala bagian belakang yang mana banyak terdapat syarafnya. Jika salah angkat, maka bisa jadi sarafnya putus dan akan mengganggu dalam pertolongan,” kata Aris di Mapolres Kudus, Kamis (31/3/2017).

Tak hanya itu, kesalahan dalam memberikan pertolongan juga berakibat fatal. Bisa jadi, korban yang harusnya dapat diselamatkan oleh tim medis malah meninggal gara-gara salah menempatkan posisinya saja.

“Jika menemukan kecelakaan, jangan panik, hampiri dan lihat lukanya pertolongan bisa dilakukan pompa jantung, untuk membantu menyelamatkan korban. Namun jangan lupa hubungi kami untuk segera dapat menolongnya,” ujarnya.

Dia menyadari ada warga yang takut untuk menolong korban laka lantas. Apalagi, korban berlumuran darah dan biasa membuat masyarakat takut dengan darah. Dia meminta segera mungkin dapat menghubungi petugas.

“Kami dari SPGDT rumah sakit, pemadam, dishub dan sejumlah petugas lainnya siap dihubungi. Jadi selalu siap kapanpun,” jelasnya.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →