Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

PMI Grobogan dapat Program Pemberdayaan Air Bersih dan Sanitasi Internasional



Reporter:    /  @ 10:00:04  /  31 Maret 2017

    Print       Email

Pertemuan berbagai stake holder dilangsungkan di kantor PMI Grobogan dalam rangka persiapan pelaksanaan program WASH, Kamis. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – PMI Grobogan pada tahun 2017 ini mendapat program pemberdayaan air bersih dan sanitasi atau secara internasional dikenal dengan Water, Sanitation and Hygiene (WASH). Program WASH ini dilakukan berkat kerja sama antara PMI pusat dengan Palang Merah Korea, dan Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC) serta Kyungnam and Gwangjoo Chunnan Chapter.

“Program WASH baru kali ini kita dapat. Rencananya, program ini kita tempatkan di Desa Kandangan, Kecamatan Purwodadi,” jelas  Kepala Markas PMI Grobogan Djasman, saat menggelar pertemuan dengan berbagai stake holder progam WASH, Kamis (30/3/2017).

Selain pengurus PMI, pertemuan membahas program WASH juga dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Grobogan Lely Atasti, perwakilan Muspika Purwodadi, dinas sosial, PDAM, dan Perangkat Desa Kandangan. Hadir pula Pengurus PMI Provinsi Jawa Tengah Goenawan Permadi, serta dua koordinator program WASH Marten Krisando Legowo dan Hery Diyanto.

Program WASH tersebut menyangkut pemberdayaan air bersih, sanitasi, dan promosi kesehatan yang berbasis masyarakat. Dalam program tersebut akan dilakukan perbaikan atau pengadaan sarana air bersih. Antara lain, pembangunan sumur bor, pipanisasi, dan pompa air.

Selain itu, pengadaan sarana untuk mendung kebersihan juga akan disiapkan. Seperti sarana mencuci tangan di sekolah, pembuatan drainase limbah, dan tempat sampah.

“Program ini akan kita laksanakan dalam waktu dekat. Namun, sebelumnya kita perlu melakukan pertemuan untuk menyosialisasikan, mendiskusikan, dan menyepakati berbagai hal yang dibutuhkan sebelum menjalankan program,” kata Djasman yang juga menjabat sebagai Pokja WASH Kabupaten itu.

Goenawan Permadi menambahkan, di level Jawa Tengah, program WASH akan dilaksanakan di Grobogan dan Kota Semarang pada kurun waktu 2017-2019. Sebelumnya, selama dua tahun program tersebut sudah dilaksanakan di Banjarnegara dan Blora.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →