Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Jangan jadi Pengemis dan Pengamen di Kudus



Reporter:    /  @ 12:00:50  /  30 Maret 2017

    Print       Email

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup Kudus Sumiyatun saat memberikan pengarahan kepada warga Desa Demaan untuk dilarang mengemis. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Ratusan warga Desa Demaan, Kecamatan Kota, dikumpulkan oleh Pemkab Kudus, Rabu (29/3/2017) malam. Pemkab memberikan pengarahan kepada mereka agar tidak menjadi pengemis dan pengamen.

Warga dikumpulkan di aula balai desa yang bertempat di RT 4 RW 3. “Kami nyuwun panjenengan semua kerja dengan baik, jangan sampai ada orang tua yang mengajari anaknya untuk meminta-minta,” kata Sumiyatun, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup Kudus.

Peringatan itu tak hanya berlaku untuk orang tua dan anak saja, tapi juga pemudanya. Semuanya harus bekerja dengan yang baik. Dikatakannya, Kudus merupakan wilayah yang religius dan juga sejahtera. Jadi jika masih ada peminta minta dan juga pengamen, maka hal tersebut tidaklah pas.

“Selama ini sekolah sudah gratis, pengobatan gratis, kredit usaha ada KUP, jadi kurang bagaimana. Diharapkan mulai sekarang tak ada lagi pengemis dan peminta minta,” ujarnya.

Dia menjelaskan, kalau Kudus sudah mendapat penghargaan Adipura Kencana selama dua kali berturut-turut. Itu semua karena peran serta masyarakat yang baik dan rapi. Jika sampai masih ada pengemis atau pengamen yang muncul, maka Kudus kemungkinan gagal mendapatkan kembali tahun ini. Apalagi saat penilaian dilaksanakan.

Dalam kegiatan tersebut, nampak pula Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus Didik Sugiharto, Plt Satpol PP Kudus Eko Hari Djatmiko, Kepala Dinsos Ludhful Hakim, Kesbangpol Djati Sholehah dan sejumlah pejabat lain.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →