Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

7 Ribu Pengunjung Hadiri Pameran Purbakala di Grobogan



Reporter:    /  @ 19:00:59  /  28 Maret 2017

    Print       Email

Pengunjung pameran purbakala di gedung Wisuda Budaya pada hari terakhir masih tetap ramai (MuriaNewsCom / Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Pelaksanaan pameran purbakala yang diselenggarakan Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP) Sangiran untuk pertama kalinya dinilai sukses. Indikasinya, dalam pameran yang berlangsung selama lima hari itu dibanjiri pengunjung.

“Kita baru pertama bikin pameran di Grobogan. Namun, animo pengunjung saya nilai luar biasa. Terima kasih pada semua pihak yang ikut mendukung pelaksanaan pameran purbakala ini,” kata Kepala BPSMP Sangiran Sukronedi, Selasa (28/3/2017).

Ia berharap, dari pelaksanaan pameran bisa mendatangkan manfaat bagi pengunjung. Setidaknya, mereka punya tambahan pengetahuan seputar dunia kepurbakalaan. Baik yang berasal dari Museum Sangiran maupun benda purbakala yang ditemukan di Desa Banjarejo, Kecamatan Gabus.

Pameran yang dilangsungkan di gedung Wisuda Budaya ini dibuka Jumat (24/3/2017). Pada hari pertama, jumlah pengunjung hanya berkisar 600 orang.

Kemudian pada dua hari berikutnya, Sabtu dan Minggu, jumlah pengunjung membeludak. Dalam dua hari tersebut, pengunjung per hari hampir mencapai angka 2.000 orang.

Banyaknya pengunjung pada dua hari ini disebabkan adanya penambahan jam buka pameran hingga pukul 21.00 WIB, khusus untuk Sabtu dan Minggu. Sebelumnya, pameran dibuka hingga pukul 18.00 WIB.

Pada Senin kemarin, jumlah pengunjung sekitar 1.600 orang. Sedangkan, pada Selasa ini atau hari terakhir, pengunjung yang melihat koleksi benda purbakala masih terus mengalir. Hingga pukul 17.00 WIB atau satu jam sebelum ditutup, pengunjung yang datang tercatat sudah lebih dari 1.500 orang.

“Menjelang penutupan, masih banyak pengunjung yang datang. Selama lima hari pameran disini, pengunjung selalu ramai,” kata penanggung jawab pameran Iwan Setiawan.

Iwan menyatakan, selain menyampaikan informasi langsung pihaknya juga membagikan buku sejarah Museum Sangiran pada pengunjung pameran. Total buku yang dibagi sekitar 200 eksemplar. 

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →