Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Perbaikan Pilar Talang Air Peninggalan Belanda di Wirosari Grobogan Rampung Dikerjakan



Reporter:    /  @ 14:00:19  /  28 Maret 2017

    Print       Email

 

Salah satu pilar penyangga talang air di Kelurahan Wirosari, Kecamatan Wirosari yang ambrol tergerus air sudah selesai diperbaiki (MuriaNewsCom / Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Dinas terkait langsung melakukan upaya penanganan menyususl ambrolnya sebuah pilar jembatan kuno di Kelurahan Wirosari, Kecamatan Wirosari, Grobogan yang berfungsi sebagai talang air irigasi, beberapa hari lalu. Saat ini, proses penanganan darurat untuk mencegah kerusakan yang lebih parah sudah selesai dikerjakan.

“Pilar yang ambrol sudah kita tangani. Begitu, dapat kabar ada pilar ambrol langsung kita cek dan secepatnya kita lakukan penanganan,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Grobogan Subiyono.

Dijelaskan, bagian pilar yang ambrol berukuran 3 x 1 meter dengan ketinggian sekitar 2 meter. Penanganan dilakukan dengan membongkar bagian dasar pilar yang ambrol. Setelah itu pilar ditopang dengan kayu untuk pengamanan pekerja.

Kemudian, dilakukan pemasangan batu baru yang ukurannya disesuaikan dengan bangunan lama. Hal itu dilakukan agar kondisi arsitektur kuno bangunan talang air tidak hilang.

“Talang air ini merupakan bangunan peninggalan Belanda. Informasinya, bangunan ini dibuat sekitar tahun 1910,” jelasnya.

Menurut Subiyono, penanganan cepat perlu dilakukan karena talang air itu fungsinya cukup vital bagi areal persawahan di sekitarnya. Sejauh ini, areal sawah yang dipasok irigasi lewat talang air itu luasnya mencapai 566 hektar.

“Selain menjaga kelestarian bangunan kuno, penanganan kita kerjakan cepat karena banyak areal sawah yang butuh pasokan air,” imbuhnya.

 

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →