Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

400 Rumah Tak Layak Huni di Pati Bakal Dibedah Kemensos



Reporter:    /  @ 07:30:40  /  25 Maret 2017

    Print       Email

Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial pada Dinas Sosial Pati Dwi Suhartono. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Sebanyak 400 rumah tak layak huni di empat desa di Kabupaten Pati rencananya akan dibedah Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Keempat desa tersebut adalah Desa Pelemgede dan Wateshaji, Kecamatan Pucakwangi, Desa Srikaton, Kecamatan Kayen dan Desa Mojoluhur, Kecamatan Jakenan.

Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial pada Dinas Sosial Pati Dwi Suhartono mengatakan, masing-masing desa tersebut mendapatkan jatah bedah rumah sebanyak seratus unit. Rumah-rumah yang mendapatkan program bedah rumah sudah dilakukan verifikasi Dinsos Pati, sebelum mendapatkan bantuan Kemensos.

“Kami masih menunggu keputusan Kemensos untuk melaksanakan program bedah rumah. Sebab, kami tidak punya kewenangan untuk urusan kebijakan. Semua keputusan kegiatan ada pada kementerian,” ujar Dwi.

Program bedah rumah tahun ini sebetulnya sudah diajukan ke Kemensos pada 2016 lalu. Namun, sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan informasi lebih lanjut terkait keputusan Kemensos. Namun, pihaknya memastikan bila program tersebut akan berjalan tahun ini.

Dia menambahkan, warga yang mendapatkan program bedah rumah sudah melalui tahap verifikasi. Mereka dipilih dari warga berpenghasilan rendah, tanah milik sendiri, dan belum menerima bantuan bedah rumah, termasuk syarat administrasi pendukung.

Setiap rumah rencananya akan mendapatkan bantuan anggaran bedah rumah, mulai dari Rp 7,5 juta hingga Rp 15 juta. Kendati begitu, Dinsos Pati mengajukan kepada Kemensos untuk mengucurkan anggaran senilai Rp 15 juta per rumah.

Dana itu sebatas digunakan warga untuk melakukan renovasi pada bagian rumah yang mengalami kerusakan. Karena itu, rencana anggaran Rp 15 juta dari Kemensos diharapkan bisa dimanfaatkan dengan baik untuk memperbaiki rumah agar menjadi lebih layak huni.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →