Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Polisi Amankan Musafir di Bumiayu Pati untuk Hindari Amukan Massa



Reporter:    /  @ 16:47:25  /  23 Maret 2017

    Print       Email

Agus (kaos merah), seorang musafir yang dikira penculik anak diamankan petugas Polsek Wedarijaksa, Kamis (23/3/2017). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Petugas Polsek Wedarijaksa mengamankan seorang musafir asal Desa Pingit, Pringsurat, Temanggung, Agus Budi Munawar (41) yang mengalami pingsan di Desa Bumiayu, Kecamatan Wedarijaksa, Pati, Kamis (23/3/2017).

Dia segera diamankan polisi untuk menghindari amukan massa yang saat ini terbawa isu adanya penculikan anak dari seorang pengemis atau gelandangan. “Isu penculikan anak saat ini memang terbawa oleh masyarakat. Karena itu, ketika ada laporan dari masyarakat, langsung kami amankan,” ujar Kapolsek Wedarijaksa AKP Rochana Sulistyaningrum.

Menurut keterangan Agus, dia berangkat ke Lasem untuk menyusul saudaranya. Namun, saudaranya sudah berangkat ke Jakarta. Agus akhirnya pulang, tetapi kehabisan bekal sehingga meminta tolong petugas Polsek setempat.

“Agus dititipkan Bus Jurusan Semarang oleh petugas Polsek Lasem. Sampai di Terminal Pati, dia pindah bus. Sayangnya, dia tidak tahu kalau bus yang ditumpangi jurusan Pati-Tayu,” ungkap AKP Sulis.

Saat sampai di Gapura Dukuh Bapoh, Bumiayu, Agus diturunkan sopir bus karena tidak membawa uang saat ditarik kondektur. Setelah turun, dia bermaksud mencari rumah kepala desa setempat untuk meminta makan karena lapar.

Belum sampai di rumah kades, Agus jatuh pingsan. “Musafir itu sempat dikira akan menculik anak. Agus yang hanya berbekal fotokopi KTP langsung kami amankan di kantor. Kami kasih makan dan berikan uang dari iuran sukarela anggota Polsek Wedarijaksa agar bisa pulang ke rumahnya di Temanggung,” tandas AKP Sulis.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →