Seorang Guru Tewas Mengenaskan Terlindas Truk Gandeng di Trangkil Pati

Petugas dan warga tengah mengevakuasi mayat korban yang terlindas truk gandeng di jalan raya depan Pasar Trangkil, Rabu (22/3/2017). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Seorang guru bernama Sugiyanto (57), warga Desa Jetak, Kecamatan Wedarijaksa, Pati, tewas terlindas truk di kawasan Jalan Pati-Tayu, depan Pasar Trangkil, Rabu (22/3/2017).

Soleh, salah satu saksi mengatakan, korban saat itu mengendarai sepeda motor Supra X dengan kecepatan tinggi. Dia berusaha menyalip truk Hino 500 yang berada di depannya.

Pada saat yang sama, truk Hino juga hendak menyalip sepeda angin yang ada di depannya. “Naas, saat korban berusaha menyalip truk Hino dan truk Hino menyalip sepeda angin, muncul kendaraan Colt Diesel dari arah berlawanan,” ucap Soleh.

Korban yang kehabisan ruang untuk menghindar, akhirnya masuk di sela-sela antara badan truk dan gandengannya. Menurut saksi, korban berupaya mencari kesalamatan karena kehabisan ruang. Namun, truk gandeng justru melindasnya.

Petugas kepolisian yang mendapatkan informasi, langsung melakukan evakuasi. “Korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Saat kecelakaan terjadi, arus lalu lintas sangat padat. Korban meninggal, karena terlindas ban truk gandeng,” ungkap Kapolsek Wedarijaksa AKP Rochana Sulistyaningrum.

Saat dievakuasi, truk gandeng yang dikendarai Nur Cahyo (44), warga Desa Sembojo, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang tersebut memuat tanah. Pihak kepolisian mengimbau kepada pengendara untuk berhati-hati sebelum menyalip kendaraan yang ada di depannya.

“Pastikan jarak dan kecepatan sebelum menyalip. Jangan menyalip bila kendaraan dari arah berlawanan jaraknya terlalu dekat. Sebab, sebagian besar kecelakaan disebabkan kesalahan memperhitungkan jarak saat hendak menyalip,” imbau AKP Sulis.

Editor : Kholistiono