Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Patmi, Warga Larangan Pati Meninggal Saat Ikuti Aksi Dipasung Semen di Jakarta



Reporter:    /  @ 13:57:45  /  21 Maret 2017

    Print       Email

Suasana rumah duka di Desa Larangan, Tambakromo, Pati, Selasa (21/3/2017). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Patmi (48), salah satu peserta aksi cor kaki asal Desa Larangan, Kecamatan Tambakromo, Pati meninggal dunia saat mengikuti aksi “Dipasung Semen” di Jakarta. Patmi meninggal dunia menjelang sampai di rumah sakit (RS) St Carolus, Salemba.

Dari informasi yang dihimpun, Patmi meninggal dunia pada Selasa (21/3/2017) sekitar pukul 02.55 WIB. Saat itu, Patmi sedang mengantri untuk buang air kecil. Namun, ia mengeluh kurang enak badan, sempat terjatuh dan tidak sadarkan diri.

Tim medis lantas segera memberikan pertolongan pertama. Namun, badan Patmi mendadak dingin sehingga dirujuk ke rumah sakit. Nahas, Patmi meninggal dunia menjelang sampai di rumah sakit.

“Ibu Patmi berangkat ke Jakarta bersama dengan Dasmi dan Suparmi. Sebelum meninggal dunia, cor semen yang sudah berada di kaki korban sudah dicopot. Informasinya, jenazah dikirim dari Jakarta pukul 11.00 WIB diperkirakan sampai di rumah duka pukul 22.00 WIB,” ujar Pj Kades Larangan, Suko.

Sesuai informasi yang ia terima, Patmi tidak memiliki penyakit bawaan dan berangkat ke Jakarta dalam keadaan sehat. Menurut dokter, Patmi meninggal dunia karena penyakit jantung.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →