Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Siswa SD di Grobogan Mulai Gandrungi Panahan



Reporter:    /  @ 11:00:43  /  21 Maret 2017

    Print       Email

Puluhan siswa sedang mengerahkan kemampuan menjadi yang terbaik dalam even Popda SD untuk cabor panahan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Meski kepengurusan Perpani baru terbentuk sekitar setahun, namun perkembangan olahraga panahan di Grobogan boleh dibilang cukup menggembirakan. Banyak siswa SD yang mulai menekuni cabang olahraga yang tergolong baru di Grobogan tersebut.

Indikasinya, bisa dilihat dari pelaksanaan even Popda tingkat SD yang mulai digelar, Senin (20/3/2017). Dalam ajang ini, sedikitnya ada 10 sekolah di beberapa kecamatan yang mengirimkan atletnya untuk mengikuti lomba.

“Total ada 22 siswa yang ikut lomba cabor panahan. Untuk cabor yang baru muncul, jumlah peserta sebanyak ini, saya rasa sudah cukup menggembirakan,” kata Ketua Perpani Grobogan Edy Susanto di Grobogan, Selasa (21/3/2017).

Pada even panahan tingkat SD yang dilangsungkan di Stadion Krida Bhakti ini dipertandingan tiga nomor. Yakni, jarak 5, 10, dan 15 meter, putra dan putri.

Setelah melalui pertandingan seru, atlet putra Galang Putra Palita dari SDN 07 Depok, Kecamatan Toroh berhasil keluar sebagai juara. Peringkat kedua dan ketiga, masing-masing diraih Erren Nur Saffia dari SDN 03 Nambuhan, Kecamatan Purwodadi dan Daffa Alfarezy dari SD IT Al Firdaus Purwodadi.

Di bagian putri, juara diraih Danica Fauztinova, atlet dari SDN 12 Purwodadi. Peringkat kedua dan ketiga, masing-masing diraih Clara Amelia dan Sindy Putri. Keduanya merupakan siswa SDN 07 Depok, Kecamatan Toroh

Menurut Edy, cabor panahan memang baru pertama kali ini dipertandingkan dalam ajang Popda. Selain level SD, beberapa hari sebelumnya sudah dipertandingkan untuk tingkat SMP dan SMA.

“Dibandingkan level SMP dan SMP, atlet panahan dari tingkat SD memang lebih banyak. Ke depan, sudah kita siapkan beragam program untuk memopulerkan cabor panahan pada siswa sekolah. Baik tingkat SD, SMP, dan SMA,” imbuh Edy.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →