Haryanto Siapkan Jawaban ke Hakim MK Soal Gugatan Pilkada Pati

Bupati Pati Haryanto menjawab persoalan gugatan Pilkada Pati ke Mahkamah Konstitusi. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Haryanto ,Calon Bupati terpilih, yang kini juga masih menjabat sebagai Bupati Pati, mengaku sudah menyiapkan jawaban terkait dengan gugatan Gerakan Masyarakat (Geram) Pati yang mempersoalkan selisih hasil pemilukada di Mahkamah Konstitusi (MK). Dia mempercayakan kuasa hukumnya, KPU dan MK sendiri.

“Saya pasrahkan ke MK. Saya yakin, hakim MK bisa memutuskan secara objektif. Begitu juga KPU, saya yakin KPU selama ini bekerja sesuai dengan undang-undang. Saya juga sudah menyerahkan persoalan itu kepada kuasa hukum saya. Nanti kita lihat hasilnya,” ujar Haryanto, Senin (20/3/2017).

Jawaban yang dipersiapkan diakui normatif dan sesuai dengan landasan hukum. Salah satunya, persoalan hasil suara di mana Geram menyebut hasil kotak kosong mencapai 700.000, sedangkan paslon Haryanto-Arifin 300.000 suara.

“Kalau dikira saya dapat suara 300.000 dan kotak kosong 700.000, saya punya formulir C.1 sebanyak 2.295. Boleh dihitung menggunakan jari kalau saya dikira dapat 300.000 suara. Itu alasannya dari mana saya tidak tahu. Yang jelas, hasil C.1 saya kumpulkan semuanya asli, itu sudah ditetapkan KPU,” tuturnya.

Pada sidang Rabu (22/3/2017) mendatang, MK akan menggelar sidang jawaban dari KPU Pati. Dia berharap, KPU Pati bisa memberikan argumen sesuai dengan fakta-fakta dan kenyataan.

Ditanya soal tudingan kecurangan, Haryanto justru mempertanyakan letak kecurangannya. Sebab, selama ini ia mengaku sudah mengikuti tahapan pilkada sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

“Ngapain saya curang. Kalau ada yang melaporkan kecurangan itu ditambah-tambahi itu boleh saja, asal pelapor bisa menyajikan data yag sebenarnya. Saya tidak merasa curang. Bahkan, saya sangat hati-hati dan sudah menginstruksikan kepada tim sukses untuk tetap berpegang pada regulasi yang ada,” tandasnya.

Editor : Kholistiono