Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Hindari Penyalahgunaan, DPRD Grobogan Minta Dinas Ketahanan Pangan Kelola Mesin Pengering



Reporter:    /  @ 19:00:21  /  20 Maret 2017

    Print       Email

Kepala DKP Muhammad Hidayat (baju hijau) saat mendampingi Komisi B DPRD memeriksa mesin pengering gabah di Desa Dapurno, Kecamatan Wirosari, Sabtu (18/3). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Dinas Ketahanan Pangan (DKP) diminta mengambil alih pengelolaan mesin pengering gabah yang ada di kompleks Sistem Resi Gudang, Desa Dapurno, Kecamatan Wirosari.

Permintaan itu dilontarkan Ketua Komisi B DPRD Grobogan Budi Susilo berdasarkan masukan yang didapat serta hasil kunjungan ke lokasi.

“Hari Sabtu (18/3/2017) Komisi B sudah melakukan kunjungan ke tempat mesin pengering gabah tersebut bersama DKP. Kami minta pada Kepala DKP untuk mengelola penggunaan mesin pengering itu,” kata Budi di Grobogan, Senin (20/3/2017).

Menurutnya, mesin pengering gabah berkapasitas hingga 10 ton itu merupakan bantuan dari DKP Provinsi Jawa Tengah beberapa tahun silam. Untuk pengelolaanya diserahkan pada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Tani Mulia yang ada di wilayah tersebut.

Mesin pengering itu selama ini digunakan secara bergantian oleh para petani yang berada di bawah naungan gapoktan tersebut. Namun pada saat musim panen MT I akhir tahun 2016 hingga awal 2017 lalu dikabarkan sempat terjadi sedikit persoalan. Hal ini seiring  adanya orang dari luar gapoktan yang juga berkeinginan untuk menggunakan mesin pengering tersebut.

“Informasi yang kita terima, ada pihak di luar anggota gapoktan yang ingin pakai mesin pengering. Hal ini tentu bisa memicu konflik jika tidak disikapi. Oleh sebab itu, kami merekomendasikan supaya penggunaan mesin pengering diatur dinas terkait saja,” jelasnya.

Budi menambahkan, keberadaan mesin pengering memang sangat dibutuhkan petani. Khususnya, saat puncak panen MT I. Sebab, puncak panen ini biasanya berlangsung saat curah hujan tinggi sehingga untuk mengeringkan gabah butuh bantuan mesin pengering.

 

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →