Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Waduh, Proses Pengisian Jabatan Wakil Bupati Grobogan Tidak Bisa Mulus, Ini Sebabnya



Reporter:    /  @ 21:04:48  /  16 Maret 2017

    Print       Email

ILUSTRASI

MuriaNewsCom, Grobogan – Proses pengisian jabatan Wakil Bupati Grobogan yang sudah setahun kosong memang sudah mulai dibahas anggota DPRD setempat lewat Pansus I. Namun, dalam pelaksanaan di lapangan, proses pengisian ternyata tidak bisa berjalan mulus.

Sebab, tiga partai koalisi yang mengusung pasangan Sri Sumarni-Edy Maryono dalam Pilkada lalu semuanya mengajukan nama. Dua di antara tiga partai ini menjagokan ketuanya. Yakni, PKB yang mengusung HM Nurwibowo dan Partai Hanura (Setiawan Djoko Purwanto).

“Rekomendasi dari DPP diberikan kepada Ketua DPC Hanura Grobogan Pak Djoko. Kami akan memperjuangkan karena ini bagian dari kehormatan partai,” kata Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPC Hanura Grobogan Sumarli.

Satu partai koalisi lagi yakni PAN mengusung mantan Ketua DPC Sardjono. Sedangkan satu partai lagi yakni PDIP tidak ikut memunculkan nama karena sudah dapat jatah bupati.

Ketua DPC PAN Grobogan Sutarno mengatakan rekomendasi dari DPP ditujukan kepada mantan Ketua DPC PAN Grobogan Sardjono. Saat ini Sardjono tercatat masih menjadi anggota DPRD Grobogan. “Kami juga mengusulkan nama calon wakil bupati,” katanya.

Beberapa waktu sebelumnya, pihak PKB sudah lebih dulu memunculkan nama yang akan diajukan untuk sebagai calon wakil bupati. Rekomendasi dari DPP sudah didapat beberapa bulan setelah meninggalnya Wakil Bupati Grobogan terpilih Edy Maryono yang berasal dari PKB.

“Rekomendasi DPP sudah kita dapatkan beberapa waktu lalu. Kami saat ini ikut prosedur saja,” kata Ketua DPC PKB Grobogan HM Nurwibowo.

Munculnya tiga nama akan menghambat tahapan pengajuan calon wakil bupati pada pihak DPRD Grobogan. Sebab, sesuai prosedur yang sudah digodog Pansus I, hanya ada dua nama kandidat yang bisa diajukan bupati.

“Sekarang prosedur pengisian wakil bupati sudah jelas. Nama calon yang diajukan harus dua, tidak bisa lebih,” kata Anggota Pansus I Budi Susilo.

Sekretaris DPC PDIP Grobogan Agus Siswanto mengaku telah mengetahui adanya tiga partai pengusung yang mengajukan nama. Terkait kondisi itu, Agus akan segera menjalin komunikasi lagi dengan partai koalisi.

“Saya sudah mengikuti situasi tersebut. Secepatnya, akan kami komunikasikan lagi dengan partai koalisi. Soalnya, syarat nama yang diajukan hanya dua,” ujar Agus yang juga menjabat Ketua DPRD Grobogan itu.

 

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →